0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan8 halaman

Akses Pintu Aman dengan NFC dan Arduino

Diunggah oleh

Beno Comp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan8 halaman

Akses Pintu Aman dengan NFC dan Arduino

Diunggah oleh

Beno Comp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No.

1 (2017) ISSN : 2301-8364

Implementasi Teknologi NFC Untuk Akses


Pintu Masuk dan Keluar
Ahmad Sadik Djamar, Sherwin R.U.A Sompie, M. Dwisnanto Putro
Teknik Informatika Universitas Sam Ratulangi Manado, Indonesia.
Ahmadsadik988@[Link], aldo@[Link], dwisnantoputro@[Link]

Abstrak – Keamanan dalam akses membuka pintu maupun wifi yang memerlukan otentikasi dan penyamaan
sebuah ruangan merupakan faktor yang sangat koneksi terlebih dahulu sebelum bisa digunakan dan
mempengaruhi akan pentingnya peranan kunci yang biasanya memakan waktu yang cukup lama. Berbeda
dapat memberikan keamanan pada ruangan. Kunci dengan NFC otentikasi antar perangkat dilakukan hanya
sangat dibutuhkan dalam suatu keamanan sebagai beberapa detik saja. NFC beroperasi dalam radius sekitar 4
pengaman yang digunakan untuk membuka pintu cm dan menyediakan koneksi nirkabel antara perangkat
ruangan. Pintu merupakan salah satu akses masuk dan anda dan yang lain. Hal ini memungkinkan untuk
keluar ruangan yang membutuhkan tingkat keamanan komunikasi dua arah, dengan kedua perangkat yang terlibat
tinggi untuk mencegah tingkat pencurian dan mampu mengirim dan menerima informasi.
kehilangan ketika ditinggal oleh pemiliknya, dan juga Keamanan dalam akses membuka pintu sebuah ruangan
mencegah apabila kunci di duplikat banyak cara yang merupakan faktor yang sangat mempengaruhi akan
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. pentingnya peranan kunci yang dapat memberikan
Dalam penelitian ini memanfaatkan teknologi NFC keamanan pada ruangan. Kunci sangat dibutuhkan dalam
( Near Field Communication ) untuk akses pintu masuk suatu sistem keamanan sebagai pengaman yang digunakan
dan keluar merupakan solusi untuk mengatasi masalah dalam membuka pintu ruangan. Pada penelitian ini
keamanan ruangan. Karena tag NFC memiliki id yang digunakan NFC tag sebagai kunci untuk akses masuk dan
tidak dapat diduplikat beda dengan kunci pada keluar sebuah ruangan. selain itu sistem ini juga dapat
umumnya. Sistem ini dibuat menggunakan memberikan informasi kepada admin atau pengguna yang
mikrokontroler Arduino, NFC reader, selenoid doorlock memiliki akses ke ruangan tersebut agar bisa mengetahui
untuk membuka pintu, dan LCD Untuk menampilkan waktu user masuk dan keluar ruangan. Kebutuhan akan
nama dan id pengguna, Esp8266 untuk suatu sistem yang dapat memberikan keamanan sangat
menghubungkan Arduino dengan server. Untuk dibutuhkan banyak orang. Banyak cara yang dilakukan
menyimpan data log NFC via web server, dengan nama untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya
domain [Link]. Dengan adanya memanfaaatkan teknologi pada sistem keamanan akses
penggunaan NFC di pintu masuk diharapkan orang buka pintu. Pintu merupakan salah satu akses masuk dan
yang masuk dan keluar ruangan dapat di - identifikasi keluar ruangan yang membutuhkan tingkat keamanan
terlebih dahulu sebelum diperbolehkan masuk atau tinggi untuk mencegah tingkat pencurian atau kehilangan
keluar ruangan. ketika di tinggal oleh pemiliknya. Dan juga mencegah
Penelitian ini menghasilkan aplikasi sistem akses apabila kunci di duplikat, karena tag NFC memiliki id yang
pintu masuk dan keluar menggunakan NFC yang bisa berbeda dan tak bisa di duplikat. Maka dari itu
mengetahui waktu user masuk dan keluar ruangan,dan memanfaatkan teknologi NFC merupakan solusi untuk
siapa saja yang memiliki hak untuk masuk dalam mengatasi masalah keamanan ruangan.
sebuah ruangan.
II. LANDASAN TEORI
Kata kunci : NFC, Arduino UNO, Akses, Pintu Masuk, A. Near Field Communication
Webserver, Esp8266 . NFC (Near Field Communication) adalah sebuah
teknologi terbaru dalam perpindahan data berbasis
I. PENDAHULUAN teknologi RFID (Radio Frequency Identification) yang
Near Field Communication (NFC) adalah salah satu menggunakan konektivitas tanpa kabel sehingga sangat
teknologi komunikasi terbaru memanfaatkan gelombang memungkinkan komunikasi data antar perangkat elektronik
radio. Teknologi Near Field Communication sampai dalam jarak dekat menggunakan perantara induksi medan
sekarang semakin berkembangnya teknologi yang dimiliki magnet yang terdapat dalam perangkat elektronik tersebut.
mampu menggantikan beberapa peranan sistem yang sudah NFC juga memungkinkan penggunanya untuk melakukan
berjalan saat ini seperti pada proses pembayaran dan transaksi secara contactless, sentuhan. NFC berkomunikasi
ticketing pada suatu ruangan-ruangan tertentu dibutuhkan via induksi medan magnet, dimana dua device terletak
kunci fisik saja tetapi sebuah kunci virtual yang mempunyai dalam area yang berdekatan yang secara efektif membentuk
keamanan lebih dan dapat dikontrol oleh pemilik sebuah transformator dengan inti udara. NFC merupakan
ruangannya. teknologi yang dapat menulis dan membaca data yang
Dengan semakin majunya teknologi dalam komunikasi dilakukan dalam koneksi. Kecepatan transfer data yang
data antar perangkat ini maka manfaat yang dihasilkan dari dapat dilakukan menggunakan NFC beragam, antara lain
NFC makin beragam, bahkan beberapa diantaranya sudah 106 Kbps, 212 Kbps dan 424 Kbps. Keunikan dari NFC ini
mulai diterapkan diberbagai penjuru dunia. NFC sendiri terletak pada kemampuannya untuk mengubah mode
menyederhanakan komunikasi data antar perangkat operasinya menjadi reader/writer, peer topeer, atau card
biasanya harus mengkoneksikan menggunakan Bluetooth emulation. [6]
E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No. 1 (2017) ISSN : 2301-8364

Cara kerja NFC yaitu pengguna harus mempunya chip


NFC (NFC tag) dan menempelkan perangkat tersebut pada
Alat pembaca NFC ( NFC Reader).

B. Implementasi
Implementasi dapat di artikan sebagai
pelaksaan/penarapan. Menurut Nurdin Usman (2002)
dalam bukunya yang berjudul “Konteks Implementasi
Berbasis Kurikulum”, Implementasi adalah muara
aktivitas, aksi, tindakan atau adanya mekanisme suatu
sistem. Implementasi bukanlah sededar aktivitas, tetapi
adalah suatu kegiatan yang terncana untuk mencapai tujuan
kegiatan. Jeffri L. Pressman dan Aaron [Link] Gambar 1. Arduino Uno R3
(Charles [Link], 1996) mengartikan Implementasi sebagai
suatu proses interaksi antara suatu perangkat tujuan dan E. Arduino IDE
tindakan yang mampu untuk meraihnya. Implementasi Arduino IDE merupakan sebuah program untuk
adalah kemampuan membentuk hubungan-hubungan lebih menuliskan kode sumber ke dalam mikrokontroler arduino.
lanjut dalam rangkaian sebab-akibat yang menghubungkan Arduino IDE menggunakan Software Processing yang
tindakan dengan tujuan. Dalam kenyataannya, digunakan untuk menulis program ke dalam arduino.
implementasi adalah merupakan proses untuk Bahasa pemrogramannya sendiri merupakan
melaksanakan ide, program, atau seperangkat aktivitas baru penggabungan antara bahasa C++ dan java dikarenakan
dengan harapan orang lain dapat menerima dan melakukan struktur bahasa pemrograman dan penggunaan library yang
perubahan tersebut (Fulan, 2004). [3] mirip dengan C++ dan java (Sulaiman, 2012).Software IDE
arduino terdiri dari 3 (tiga) bagian :
C. Mikrokontroler
Menurut Setiawan (2011) Mikrokontroler adalah suatu 1. Editor program, untuk menulis dan mengedit
IC dengan kepadatan yang sangat tinggi, dimana semua program dalam bahasa processing. Listing
bagian yang diperlukan untuk suatu kontroler sudah program pada Arduino disebut sketch.
disatukan dalam satu keping, biasanya terdiri dari CPU 2. Compiler, modul yang berfungsi mengubah
(Central Processing Unit), RAM (Random Access bahasa processing (kode program) ke dalam kode
Memory), EEPROM/EPROM/PROM/ROM, I/O, Serial & biner karena kode biner adalah satu–satunya
Parallel, Timer, Interupt Controller dan berfungsi sebagai bahasa program yang dipahami oleh
pengontrol rangkaian elektronik serta umunya dapat mikrokontroler.
menyimpan program di dalamnya. [3] 3. Uploader, modul yang berfungsi memasukkan
kode biner ke dalam memori mikrokontroller.
D. Arduino UNO R3 Struktur perintah pada arduino secara garis besar terdiri
Arduino adalah suatu perangkat prototype elektronik dari 2 (dua) bagian yaitu void setup dan void loop. Void
berbasis mikrokontroler dan open source, perangkat keras setup berisi perintah yang akan dieksekusi hanya satu kali
dan perangkat lunaknya mudah digunakan. perangkat ini sejak arduino dihidupkan sedangkan void loop berisi
ditujukan bagi siapapun yang tertarik/ memanfaatkan perintah yang akan dieksekusi berulang-ulang selama
mikrokontroler secara praktik dan mudah. Bagi pemula arduino dihidupkan. [5]
dengan menggunakan board ini akan mudah mempelajari
pengendalian dengan mikrokontroler, bagi desainer
pengontrol menjadi lebih mudah dalam membuat prototype
ataupun implementasi. Arduino dapat digunakan
“mendeteksi” lingkuangan dengan menerima masukkan
dari berbagai sensor (misal : cahaya, suhu, inframerah,
ultrasonic,jarak,tekanan,kelembaban) dan dapat
“mengendalikan” peralatan sekitarnya (misal: lampu,
berbagai jenis motor, dan aktuor lainnya. Board arduino
uno menggunakan mikrokontroler ATmega328. Secara
umum posisi/letak pin-pin terminal I/O pada berbagai
board arduino posisinya sama dengan posisi/letak pin-pin
terminal I/O dari arduino yang mempunyai 14 pin digital
yang dapat di set sebagai Input/Output (beberapa di
antaranya mempunyai fungsi ganda). [5]
Gambar 2. Text Editor Arduino IDE

F. Web Server
Web server adalah sebuah software yang
memberikan layanan berbasis data dan berfungsi
menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada
klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan
nama web browser. (Mozilla Firefox, Google
E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No. 1 (2017) ISSN : 2301-8364

Chrome) dan mengirimkan kembali yang hasilnya 1. Hardware


dalam bentuk beberapa halaman web dan pada a.
Arduino UNO R3
umumnya akan berbentuk dokumen html. b.
NFC reader V3
c.
Selenoid DoorLock
G. Komunikasi Serial d.
LCD 16 x 2
Komunikasi serial adalah proses pengiriman data e.
Papan PCB (Printed Circuit Board)
bit per bit tiap satuan waktu, secara berurutan, melalui f.
Relay
saluran komunikasi atau jalur bus komputer. Hal ini g.
Kabel Jumper
berbeda dengan komunikasi paralel, yang berbeda bit h.
AC/DC Adaptor
dikirim secara keseluruhan dalam satu waktu, melalui i.
Esp8266
bebrapa data yang terhubung. Komunikasi serial 2. Software dan tools
digunakan untuk semua komunikasi jarak jauh dan a. Arduino IDE 1.8.1
jaringan komputer, dimana biaya kabel dan proses b. cPanel
simkronisasi membuat komunikasi paralel tidak
praktis. E. Perancangan dan Pembuatan
Merancang Prototype NFC yang akan dibangun. Pada
III. METODOLOGI PENELITIAN Tahap ini akan dilakukan pembuatan miniatur pintu untuk
mensimulasikan cara kerja prototype NFC, kemudian
A. Kerangka Pikir melakukan penyambungan hardware agar saling terhubung
dan terkoordinasi satu dengan yang lain, semua komponen
prototype akan terhubung ke mikrokontroler. Selanjutnya
melakukan penulisan kode sumber ke mikrokontroler, dan
Perancangan Pembuatan
membuat aplikasi antar-muka untuk menampilkan
Identifikasi Pengumpula Analisa
Masalah n Data Kebutuhan
dan
Pembuatan
Prototype
NFC
Uji Coba informasi, menambah, dan menghapus data id tag NFC.

a. Perancangan Antarmuka
Untuk antarmuka atau GUI (Graphical User
Interface) di bangun menggunakan cPanel,
Gambar 3. Metodologi penelitian dengan Bahasa pemrograman PHP. Program
memliki halaman login admin yang memiliki hak
B. Identifikasi Masalah untuk mengakses website dengan alamat domain
Keamanan dalam akses membuka pintu sebuah [Link]. Program dirancang
ruangan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi akan menggunakan 4 (empat) buah form, yaitu :
pentingnya peranan kunci yang dapat memberikan
keamanan pada ruangan. kunci sangat dibutuhkan dalam 1. Form utama untuk melihat history siapa dan
suatu sistem keamanan sebagai pengaman yang digunakan waktu pengguna masuk dan keluar ruangan.
dalam membuka pintu. Maka dari itu pada penelitian ini 2. Form pengguna menambah, menghapus, dan
digunakan NFC tag sebagai kunci untuk akses masuk dan edit data id yang telah terdaftar di dalam
keluar ruangan menggantikan kunci manual. database.
3. Form mode untuk mengubah mode masuk
C. Pengumpulan data dan keluar sesuai keinginan pengguna.
Pengumpulan data yang dilakukan secara Studi 4. Form keluar untuk keluar dari administrator
literatur merupakan pengumpulan data memalui media website dan kembali ke halaman login.
buku, paper riset, maupun jurnal. Pada Tahap ini akan
dilakukan penelusuran dan pembelajaran terhadap berbagai Untuk mengedit administrator web server
macam literature seperti buku, jurnal, skripsi, tugas akhir, menggunakan tools cPanel dengan mengetikkan
dan referensi-referensi melalui internet yang berkaitan [Link]
dengan pemrograman C / C++ untuk arduino,cara kerja .com:2082/dan memasukkan username :
alat yang akan digunakan dan Bahasa pemrograman PHP Ahmadsad dan password : 7hyHDg60g5
dan tools cPanel untuk tampilan web.
F. Perancangan Sistem
D. Analisis kebutuhan Secara garis besar cara kerja sistem ini dapat dilihat
Menganalisis kebutuhan yang diperlukan untuk pada gambar 7 di bawah. Dimana bentuk masukan data
melakukan penelitian, serta menganalis kebutuhan untuk (input) adalah kartu NFC tag, dan keluaran (output) adalah
membangun Prototype NFC. Penulis menggunakan alat tampilan GUI, LCD, buzzer dan selenoid.
penelitian berupa hardware untuk membangun prototype
dan komputer untuk melakukan penulisan kode sumber
program. Deskripsi alat penelitian yang digunakan dalam
tahap penelitian adalah sebagai berikut:
E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No. 1 (2017) ISSN : 2301-8364

jika tidak maka LCD bertuliskan tidak terdaftar.

G. Perancangan database
Database yang digunakan dalam sistem menggunkan
database berformat sql dibuat menggunakan php my
admin. Dibawah ini adalah penjelasan dari masing-masing
tabel yang di bangun.

1. Table name : log nfc


Pada tabel lognfc berisi history user menscan tag
nfc ke reader dan juga waktu user masuk dan
keluar ruangan.

Tabel 1. Lognfc

2. Tabel name : nfc data


Pada tabel nfc data berisi data id nfc yang telah
di daftar sebelumnya

Tabel 2 . nfc data

H. Pembuatan Prototype NFC


Langkah pertama yang dilakukan adalah membangun
Gambar 4. Diagram Alir cara kerja sistem
prototype NFC. Pada tahap ini, peneliti merangkai
sambungan mulai dari mikrokontroler ke NFC reader,
Penjelasan dari diagram alir sistem Pertama
LCD, Buzzer, ESP 8266, Relay, dan Selenoid DoorLock.
mikrokontroler otomatis mencari akses point dan
Untuk mempermudah penyambungan, maka digunakan
menghubungkan ke server,jika gagal maka ESP8266
PCB (Printed Circuit Board) untuk penyambungan antara
secara otomatis tetap mencari akses point sesuai yang
Arduino dan LCD menggunakan kabel jumper.
telah di program. jika ya maka tampilan di LCD
Penyambungan keseluruhan komponen disajikan dalam
menunjukkan tulisan Tempelkan NFC anda selanjutnya
bentuk wiring diagram dan dapat dilihat pada gambar 5.
arduino memproses data (data dikirim ke server)
mengecek data di server jika ya maka data tersimpan
dalam database lcd menampilkan id dan nama
pengguna buzzer bunyi dan selenoid terbuka/tertutup,
E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No. 1 (2017) ISSN : 2301-8364

Gambar 5. Penyambungan keseluruhan prototype


E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No. 1 (2017) ISSN : 2301-8364

Rangkian prototype menggunakan alat asli bisa dilihat pada Setelah kartu didekatkan pada reader, maka
gambar dibawah ini : modul NFC akan menerjemahkan data id tag dan
mengirimkannya ke arduino untuk di proses. Lalu
kemudian mikrokontroler akan mengirim data
tersebut ke web server untuk diproses ke dalam
database. Setelah data dikirim, maka data akan
dicocokan dengan database apakah id tersebut
sudah terdaftar di dalam database. Apabila id
terdaftar maka server mengirim balik data tersebut
ke mikrokontroler, kemudian mikrokontroler
memproses dengan tampilan di LCD id dan nama
pengguna kemudian solenoid terbuka kemudian
admin dapat mengetahui siapa yang masuk atau
keluar pada saat itu tergantung mode yang dipilih.
Berikut adalah gambar di saat solenoid terbuka
Gambar 6. Gambar alat setelah dirangkai
atau tertutup dan tampilan di web server siapa
yang masuk atau keluar pada jam tersebut.
Gambar tampilan webserver dapat dilihat di bawah ini :

Gambar 7. Tampilan web server

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 9. Selenoid Terbuka

A. Pengujian Sistem
Setelah modul NFC dan Aplikasi sudah dibangun,
langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian sistem
keseluruhan. Penulis akan mencoba menggunakan sampel
kartu NFC tag, baik yang sudah didaftarkan, maupun yang
belum didaftarkan untuk melihat respon dari aplikasi ke
arduino. Gambar 10. Tampilan di web server user yang
a. Pengujian sampel tag (Terdaftar) masuk
Berikut ini merupakan pengujian sampel yang
pertama, yaitu kartu NFC tag. NFC tag akan Penjelasan pada gambar 10. Admin dapat
didekatkan ke reader NFC untuk melihat apakah id mengetahui id tag NFC dan user dengan nama (Alo)
sudah terdaftar ke dalam sistem atau belum terdaftar. memasuki ruangan pada tanggal 16-06-2017 jam
Jika id tag berhasil terbaca, maka arduino akan 11:22:57. Apabila user dengan nama (Alo) mau
memberi respon balik atas data NFC yang sudah keluar ruangan maka admin atau user tersebut harus
diterima. Sebelum kartu di dekatkan didekatkan pada mengganti mode dari masuk menjadi keluar melalui
reader. admin harus login di web server dengan form mode yang telah disediakan gambar bisa dilihat
alamat domain : [Link] . dan dibawah ini :
memasukkan username : “admin” dan password :
“admin” kemudian dekatkan tag pada reader seperti
gambar dibawah ini :

Gambar 11. Tampilan mengganti mode

Setelah mode diganti jadi keluar, untuk mengunci


pintu user mendekatkan tag NFC ke reader kemudian
mikrokontroler memproses seperti yang telah
dijelaskan di atas dan solenoid akan terkunci seperti
Gambar 8. NFC tag didekatkan pada reader pada gambar dibawah ini :
E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No. 1 (2017) ISSN : 2301-8364

jam tersebut alo tidak bisa akses masuk atau keluar


ruangan lagi.

Gambar 15. Tampilan id yang terdaftar dengan


waktu batas akses

d. Pengujian waktu terbacanya NFC tag dan dikirim


ke server
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui waktu
Gambar 12. Selenoid Terkunci saat NFC tag di scan dan id dikirim ke server, tes yang
dilakukan bisa dilihat pada tabel dibawah ini :
Kemudian web server menunjukan waktu dan
tanggal user dengan nama (alo) keluar seperti Tabel 3. Kecepatan id nfc saat dikirim ke server
gambar dibawah ini :

Gambar 13. Tampilan di web server user keluar

b. Pengujian sampel NFC tag (Tidak Terdaftar)


Pengujian sampel kedua adalah menggunakan Dari hasil tabel di atas maka didapatkan
tag lain yang. Tag NFC akan di dekatkan ke reader kesimpulan bahwa kecepatan id NFC saat dikirim ke
untuk melihat informasi apakah tag sudah terdaftar ke server tidak menentu, bisa 4 detik bisa juga 7 detik
dalam database. Setelah kartu didekatkan ke reader, bahkan lebih tergantung dari konektsi internet yang
mikrokontroler memberi respon error bahwa id tidak terhubung.
terdaftar di dalam database, ketika database tidak
menemukan id tag maka solenoid tak terbuka dan e. Pengujian NFC tag dan penghalang pada reader.
tulisan di LCD “Tidak terdaftar” dan nomor id tag Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui saat
tersebut. NFC tag discan pada reader dan ada penghalang di
reader, apakah terbaca atau tidak. Bahan-bahan yang
digunakan adalah Kertas, Plastik, Besi, Kaca Mika,
Kasing hp berbahan bahan karet. Hasil pengujian
dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4. NFC tag dan penghalang pada reader

Gambar 14. Tampilan di lcd id tidak terdaftar.

c. Pengujian sampel tag menggunakan waktu akses


tertentu.
Pengujian sampel ketiga adalah menggunakan tag
yang terdaftar pada server yang telah di setting hanya
bisa masuk atau keluar ruangan pada jam yang telah
di set pada server. Misalkan sebuah id tag dengan Kesimpulan dari pengujian di atas adalah
nama alo hanya bisa akses masuk atau keluar ruangan meskipun ada penghalang tag dapat merespon reader,
pada jam 8 sampe 10, maka alo hanya bisa masuk kecuali beberapa penghalang tertentu yang agak tebal
pada jam tersebut, apabila belum jam atau sudah lewat maka reader tidak akan merespon saat tag discan.
E-Journal Teknik Informatika Vol. 11, No. 1 (2017) ISSN : 2301-8364

V. PENUTUP SEKILAS TENTANG PENULIS


A. Kesimpulan Saya bernama Ahmad Sadik
Setelah melakukan penelitian ini maka dapat diambil Djamar . Lahir pada tanggal 16
kesimpulan : Desember 1994 di Manado.
1. Sistem ini memerlukan waktu kurang lebih 4-5 Saya mulai menempuh
detik untuk membaca data id dan mengirim ke pendidikan di SD Inpres Banda
server. Neira (2000-2006). Kemudian
2. Sistem dapat mengetahui waktu user yang masuk melanjutkan ke SMP N 2 Bacan
dan keluar ruangan melalui web server . (2006-2009). Setelah itu saya
3. Pada saat tag discan dan data dikirim ke server, menempuh pendidikan di SMA N 1
apabila data tersebut terdaftar maka solenoid Bacan (2009-2012). Setelah lulus,
terbuka / tertutup, jika id yang discan pada tag di tahun 2012 saya melanjutkan pendidikan di Universitas
tidak terdaftar maka solenoid tidak terbuka. Sam Ratulangi Manado, mengambil Program Studi S-1
4. Jika koneksi internet tidak stabil maka pengiriman Teknik Informatika di Jurusan Elektro Fakultas Teknik.
data ke server sangat lama atau gagal. Selama masa kuliah, saya menjalani kerja praktek di kantor
5. Meskipun ada penghalang pada reader saat nfc PTI UNSRAT.
tag di scan reader dapat merespon kecuali ada
penghalang tertentu seperti bahan karet tebal
maka reader tidak dapat merespon tag yang
discan.

B. Saran
1. Tampilan GUI diperluas lagi untuk dapat
menampilkan informasi lebih bnyak dan jelas.
2. Prototype dapat di implementasikan langsung
secara real, agar dapat digunakan untuk user yang
membutuhkan.
3. Menambah fitur saat mengakses masuk dan keluar
secara otomatis, tak perlu lagi mengubah mode
secara manual.
4. Menambah fitur membuka pintu dari web server
melalui halaman admin.

DAFTAR PUSTAKA
[1] Abdul Kadir (2015). Buku Pintar Pemrograman
Arduino. Cetakan Pertama. Penerbit MediaKom
Yogyakarta Indonesia.
[2] Andrianto Heri, Darmawan Aan. Arduino belajar
cepat dan Pemrograman Penerbit Informatika
[3] Danta, Bravera “Implementasi Teknologi RFID untuk
Identifikasi dan Autentikasi pada Gerbang Masuk di
Universitas Sam Ratulangi Manado” Skripsi Tugas
Akhir.
[4] Hidayatullah Fahmi, Sunaryono Dwi, Hariadi Ridho
Rahman. “Rancang Bangun Sistem Keamanan Keluar
Masuk Parkir dengan Kartu cerdas Mifare dan
Teknologi Near Field Communication (NFC) Studi
kasus Parkir Jurusan Teknik Informatika”. Skripsi
Tugas Akhir
[5] Kontu H.F. Ryan , “Perancangan Sistem Pembaca
Surat Tanda Nomor Kendaraan Dengan Teknologi
NFC” Skripsi Tugas Akhir
[6] Qonnita Aisyah,[Link] Nasution,Surya.
Nugroho Jati,Agung. “Perancangan Implementasi
Sistem Akses Kontrol pada Pintu Berbasis Teknologi
Near Field Communication dengan Mikrokontroler
Arduino Uno”. Skripsi tugas akhir

Anda mungkin juga menyukai