Alamanda (Allamanda cathartica L.
Syarat Tumbuh
Alamanda dapat ditemukan pada daerah sekitar sungai atau tempat terbuka yang terkena banyak
sinar matahari dengan hujan yang cukup dan kelembaban tinggi sepanjang tahun. Tanaman ini
tidak mampu tumbuh pada tanah yang bergaram atau terlalu basa dan tanaman ini juga tidak
tahan suhu rendah. Suhu -1 C dapat mematikan tanaman tersebut karena tanaman ini sangat
sensitif terhadap suhu dingin.
Alamanda tumbuh dengan baik dan menghasilkan bunga pada intensitas matahari penuh tanpa
halangan. Jika diberi halangan maka produksi bunganya menurun. Tanaman ini tumbuh baik
dengan kondisi tanah berpasir, kaya bahan organik, serta beraerasi baik. Secara keseluruhan,
alamanda adalah tanaman yang mudah tumbuh pada kondisi yang sesuai sehingga pada beberapa
daerah juga dipandang sebagai gulma.
Iklim yang tepat untuk pertumbuhan alamanda adalah daerah dengan iklim tropis. Pada daerah
dengan iklim tropis, alamanda dapat tumbuh hampir di sebagian besar lingkungan dengan
laju pertumbuhan yang cukup cepat. Di habitataslinya, alamanda hidup pada ketinggian 0-700
meter dari permukaan laut (dpl) dengan curah hujan 1000 hingga 2800 mm per tahun. Karena
pertumbuhannya yang cepat, alamanda umum digunakan sebagai ornamen untuk menghias pagar
dan tembok.
Budidaya
Menyambung Tanaman Alamanda. Cara budidaya tanaman hias bunga alamanda yang pertama
adalah dengan cara menyambung. Menyambung yang dimaksudkan disini adalah memadukan
tanaman hias alamanda yang memiliki perbedaan warna dan disambung. Contohnya, jika anda
memiliki tanaman alamanda yang mempunyai warna bunga berwarna kuning maka anda
sambung dengan tanaman hias bunga alamanda yang mempunyai warna oranye atau warna ungu,
dengan cara satu tanaman yang dijadikan tanaman pokok kemudian anda potong dan berikan
tanaman alamanda yang berbeda anda sambung.
Menanam Alamanda secara hidroponik. Cara budidaya tanaman hias alamanda berikutnya
adalah melalui cara menanam secara hidroponik tanpa menggunakan media tanah. Cara
membudidayakan tanaman alamanda secara hidroponik bisa anda lakukan dengan menyediakan
kerikil, pot bunga tanggung, pasir, gambut dan pecahan genteng.
Setelah itu, anda tinggal menaruh media pecahan genteng dalam pot bunga, kemudian berilah
pasir dan tanam tanaman alamanda tersebut dengan posisi yang benar, dan berikutnya adalah
berilah gambut diatas pasir dan setelah itu baru batu-batu kerikil kecil. Lakukan
penyiraman setiap pagi dan sore hari karena tanaman alamanda ini adalah tanaman yang
merambat maka baiknya berilah kayu atau kawat penyangga agar kuat.
Tanam dengan akar tinggal. Selanjutnya adalah tanam dengan akar tinggal, cara inilah yang
sering digunakan untuk membudidayakan tanaman alamanda dengan teknik akar
tinggal. Caranya cukup mudah yaitu adalah batang alamanda yang sudah tua pastinya akan
meninggalkan akar yang terdapat pada ruas-ruas batang tanaman alamanda. Potong batang
tanaman alamanda dan tancapkan pada media tanah yang basah, siram dengan air yang pas,
secukupnya dan teratur pagi dan sore.
Menanam Alamanda dengan biji. Cara membudidayakan tanaman alamanda adalah dengan cara
menanam dengan biji. Caranya pilihlah biji alamanda yang terbaik dan bagus. Kemudian anda
tanaman atau anda tabur biji tanaman alamanda di media tanah dengan selalu menyirami biji
tersebut selama 2 minggu sampai 3 minggu secara berturut-turut, lakukan pengontrolan agar
cepat bertunas.
Ketika umur tunas alamanda mencapai 2 minggu alangkah baiknya anda pisahkan alamanda
yang bertunas dan belum bertunas. Kemudian tanam di pot-pot kecil. Lakukan pengontrolan
setiap seminggu atau sampai 2 minggu sekali.
Mawar (Rosa)
Syarat Tumbuh
Klim Iklim itu terbagi dalam sebagian sisi, yakni : Angin, dalam budidaya Mawar, angin tak
mengubah dalam pergantian bunga mawar. Curah hujan, untuk pergantian bunga mawar yang
baik kisaran curah hujan yaitu 1500-3000 mm/th.. Tengah penyinaran matahari yang dibutuhkan
oleh tanaman Mawar pada 5-6 jam/hari. Di daerah cukup cahaya matahari, mawar bakal rajin
serta lebih cepat berbunga dan berbatang kokoh.
Media Tanam. Media tanam yang dibutuhkan dalam budidaya Mawar yaitu seperti berikut :
Penanaman diakukan melalui langkah selekasnya pada tanah melalui langkah permanen di kebun
atau didalam pot. Tanaman mawar pas pada tanah liat berpasir (kandungan simak 20-30 persen),
subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi serta drainase baik. Pada tanah latosol, andosol
yang mempunyai tanda sinyal fisik serta kesuburan tanah yang cukup baik.
Ketinggian Tempat. Mawar tumbuh baik pada : Ketinggian 560-800 m dpl, suhu hawa minimal
16-18 derajat C serta maksimum 28–30 derajat C. Ketinggian 1100 m dpl, suhu hawa minimal
14-16 derajat C, maksimum 24–27 derajat C. Ketinggian 1400 m dpl, suhu hawa minimal 13, 7-
15, 6 derajat C serta maksimum 19, 5-22, 6 derajat C. Di daerah tropis seperti Indonesia,
tanaman mawar bisa tumbuh serta produktif berbunga di dataran rendah hingga tinggi
(pegunungan) rata-rata 1500 m dpl. Hingga tanaman Mawar pas buat jadi juga sebagai tanaman
agrobisnis andalan.
Budidaya
Memilih Bibit. Bibit bunga mawar bisa diperoleh dengan cara stek batang, mencangkok ataupun
dengan [Link] kalian ingin yang lebih mudah dan cepat tanpa harus menunggu lama, kalian
bisa membeli bibit langsung dari toko bibit bunga mawar. Pilih bibit bung yang telah berumur 6
bulan.
Lahan. Buat lubang dengan kedalaman kurang lebih 35 cm pada lahan yang telah kalian
persiapkan dengan diameter lubang kurang lebih 15 cm.
Penanaman Bibit. setelah selesai mempersiapkan lahan, tanam bibit bunga mawar kedalam
lubang yang telah dibuat. Jangan lupa beri air pada bibit yang baru ditanam samapai dirasa cukup
basah.
Perawatan. Untuk menghasilkan bunga mawar yang baik dan sesuai dengan harapan maka perlu
dilakukan perawatan. Berikut perawatan bunga mawar yang dapat kalian lakukan. Cabut rumput
dan gulma yang tumbuh disekitar bunga mawar. Beri pupuk pada bunga mawar. Pemupukan
dilakukan secara rutin 3 sampai 4 bulan sekali. gunakan pupuk NPK dengan takaran 5 gram
Siram bunga mawar minimal 1 kali dalam sehari pada waktu pagi hari ataupun sore hari saat
cuaca tidak panas agar bunga tetap segar. Siram dengan air secukupnya. Pangkas bunga mawar
agar dapat menghasilkan tunas-tunas baru dan untuk menjaga tanaman dalam kondisi sehat
Jawer Kotok (Coleus atropurrieus)
Syarat Tumbuh
Syarat Tumbuh: Iler dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter
di atas permukaan laut. Iler bisa didapat disekitar sungai atau pematang sawah dan tepi-tepi jalan
pedesaan sebagai tumbuhan liar.
Budidaya
Sejatinya tak butuh usaha lebih guna membudidayakan tanaman jawer kotok, karena dengan cara
dipotong, dan kemudian distek pada batangnya, maka ia akan bisa mudah tumbuh dan
berkembang, tanpa perawatan khusus. Ketika telah tumbuh sehat, daun dari tanaan ini juga akan
bertumbuh lebat. Sehingga disarankan agar acap memotong batangnya supaya bisa tetap
dipandang mata tanpa harus khawatir risiko patah akibat terlalu tinggi dan terkena angin.
Asoka (Saraca asoca)
Syarat Tumbuh
(asoka) dapat tumbuh baik pada tanah sangat gembur, dengan ketinggian 0 – 400 meter di atas
permukaan laut. Tanaman ini dapat bertahan hingga suhu 45°C, dimana terdapat 2 jenis
kebutuhan cahaya, yaitu sinar matahari langsung dan tempat dengan kondisi lembab/gelap
dengan kelembaban sekitar 70% .
Budidaya
Pembibitan Bunga Asoka. Untuk mendapatkan bibit tanaman bunga soka bisa didapatkan dengan
cara vegetatif. Anda bisa mengambil bagian batang pohon asoka yang sudah berumur kemudian
dijadikan sebagai bibit tanaman. Pilih rampalan yang mempunyai setidaknya panjang 15 cm,
kemudian tancapkan rampalan ini di media semai yang berada dalam iklim lembab dan teduh.
Tujuanya agar batang yang digunakan sebagai bit cepat mengeluarkan akar dan tumbuh tunas
baru. Hal ini akan memudahkan Anda ketika akan menanam bunga ini.
Penanaman Bunga Asoka. Setelah bibit sudah mulai mengeluarkan akar, langkah selanjutnya
adalah proses penanaman. Tetapi sebelum menanam bunga asoka tentu perlu mempersiapkan
media tanam terlebih dahulu. Media tanam bisa dibuat dari campuran tanah dengan pupuk
organik (pupuk kandang atau pupuk kompos).
Campurlah kedua bahan di atas dengan perbandingan 1:1. Anda bisa menggunakan media pot
atau polybag, buatlah lubang dengan kedalaman sekitar 5 sampai dengan 10 cm. Tanam bibit
dengan keadaan tegak lurus, kemudian tutup lubang dengan tanah. Ratakan tanah sambil ditekan
sedikit agar bisa menahan tanaman agar tidak miring. Sebaiknya ketika proses menanam ini
dilakukan waktu sore atau pagi ketika matahari tidak terlalu terik.
Perawatan Bunga Asoka. Perawatan bunga soka cukup mudah untuk dilakukan. Pada saat
pertumbuhan awal Anda cukup melakukan penyiraman setiap pagi. Sedangkan ketika bunga
sudah mulai tumbuh bisa diberikan pupuk tambahan sebulan sekali, hal ini untuk menjaga
ketersediaan unsur hara pada media tanam.