0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan2 halaman

Panduan Penyelenggaraan Makanan Darurat

Dokumen tersebut membahas tentang pengertian, tujuan, dan karakteristik makanan darurat. Pengertian makanan darurat adalah makanan yang disediakan untuk waktu darurat yang ditetapkan oleh kepala wilayah setempat. Tujuannya adalah mencegah kekurangan gizi pada korban bencana. Karakteristik makanan darurat meliputi standar makanan minimal 1500-1800 kkal per hari dan air bersih 2L/orang, menu sederh

Diunggah oleh

Frc Ikaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan2 halaman

Panduan Penyelenggaraan Makanan Darurat

Dokumen tersebut membahas tentang pengertian, tujuan, dan karakteristik makanan darurat. Pengertian makanan darurat adalah makanan yang disediakan untuk waktu darurat yang ditetapkan oleh kepala wilayah setempat. Tujuannya adalah mencegah kekurangan gizi pada korban bencana. Karakteristik makanan darurat meliputi standar makanan minimal 1500-1800 kkal per hari dan air bersih 2L/orang, menu sederh

Diunggah oleh

Frc Ikaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.1.

Pengertian
Penyelenggaraan makanan darurat merupakan peyelenggaraan makanan yang
dipersiapkan pada waktu terjadi keadaan darurat yang ditetapkan oleh Kepala Wilayah
setempat. Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, pada dasarnya penyediaan makanan
darurat sifatnya sementara dan dalam waktu yang relatif singkat (1 – 3 hari).
Prinsip dasar penyediaan makanan matang apa bila bencana terjadi memusnahkan
sebagian besar perlindungan dan peralatan penduduk, sehingga massyarakat tidak mungkin
untuk menyelenggarakan makanannya sendiri. Tugas penyediaan makanan dilakukan oleh
team yang dibentuk oleh Kepala Wilayah atau Camat/Bupati yang bertindak sebagai
koordinator pelaksanaan penanggulangan bencana alam, yang dipusatkan pada pos komando
yang ditetapkan.

Tujuan bantuan pangan makanan darurat

Menurut PAHO (tanpa tanggal) bantuan pangan bertujuan untuk mencegah kekurangan
gizi pada penduduk yang terkena bencana. Untuk merencanakan pengobatan dan manajemen
kasus gizi buruk diperlukan prioritas yang ada sebelum bencana atau yang telah menjadi akut,
dan akan menjadi jelas selama operasi bantuan. Langkah-langkah untuk memastikan program
bantuan pangan yang efektif yaitu :

1. Memperkirakan jumlah makanan yang tersedia.

2. Menghitung kebutuhan makanan dari penduduk yang terkena bencana.

3. Menentukan jatah makanan sesuai dengan karakteristik penduduk dan diperkirakan durasi
efek bencana.

[Link] Makanan Darurat


(1) Standar makanan minimal mengandung 1500 – 1800 kkal sehari, dan minimal harus
ada kebutuhan air bersih 2L/org. Dipilih makanan sumber hidrat arang dalam jumlah
cukup besar, cepat dipersiapkan serta mudah didapat.
(2) Menu sederhana, disesuaikan dengan bantuan pangan yang tersedia dan
memperhitungkan kecukupan gizi masyarakat golongan rawan, setidaknya susu untuk
anak balita.
(3) Frekuensi makan berkisar antara 2- 3 kali sehari, atau tanpa makanan selingan.
(4) Waktu penyelenggaraan bervariasi satu minggu hingga 3 bulan
(5) Jumlah klien yang dilayani sering berubah karena pendekatanya dan mekanismenya
belum lancar
(6) Perlu tenaga kerja yang cakap dan berpengalaman dalam mengelola makanan banyak
(7) Sistem tiket untuk perdistribusian makanan matang

Anda mungkin juga menyukai