0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
194 tayangan6 halaman

Fungsi dan Konstruksi Stern Tube Kapal

Stern tube adalah tabung yang terletak di antara buritan kapal dan kamar mesin yang menghubungkan poros baling-baling dengan mesin induk. Stern tube melindungi poros, menempatkan bantalan poros, dan mencegah kebocoran air laut atau minyak pelumas ke laut. Stern tube memiliki bentuk khusus dan dilengkapi dengan bantalan dan sistem pelumasan untuk menopang poros baling-baling dan memastikan putaran halusnya.

Diunggah oleh

sahawadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
194 tayangan6 halaman

Fungsi dan Konstruksi Stern Tube Kapal

Stern tube adalah tabung yang terletak di antara buritan kapal dan kamar mesin yang menghubungkan poros baling-baling dengan mesin induk. Stern tube melindungi poros, menempatkan bantalan poros, dan mencegah kebocoran air laut atau minyak pelumas ke laut. Stern tube memiliki bentuk khusus dan dilengkapi dengan bantalan dan sistem pelumasan untuk menopang poros baling-baling dan memastikan putaran halusnya.

Diunggah oleh

sahawadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ARTICLES

Stern Tube: Memahami Stern Tube di


Kapal
Published
12 months ago
on
05/02/2019
By
Ricky


Views: 474
[Link] – Mari berbagi… kali ini saya akan berbagi apa
itu Stern Tube dan fungsi dari Stern tube itu sendiri yang ada diatas
kapal. Disini bukan berarti saya lebih pandai dan tahu dari pembaca,
tetapi marilah kita sama-sama belajar. Dibawah setiap berita ataupun
artikel terdapat kolom komentar dimana anda pun dapat berbagi
pendapat, masukan ataupun kritik yang menurut anda kurang, salah atau
kurang tepat sesuai pengetahuan anda. Ya silahkan saja agar kita sama-
sama belajar untuk tambahan pengetahuan kita, bagi banyak orang dan
tentunya dengan harapan dapat berguna di lingkungan kerja kita sehari-
hari diatas kapal.
Sebagai orang mesin (Engine department) entah itu perwira mesin,
oiler, wiper, mandor mesin, ETO atau bahkan mungkin orang deck:
Master, CO, 2O dlsb sudah tentu pernah mendengar kata ini. Ya.. Stern
Tube, tapi apakah kita tahu apa fungsi sebenarnya dari Stern tube itu
sendiri? Atau mungkin bahkan bertanya dimana sebenarnya letak Stern
tube itu berada di kamar mesin? Bagaimana juga dengan konstruksinya?
Seperti kita ketahui, ada beberapa bagian kapal yang terletak diluar
lambung kapal. Bagian-bagian itu seperti Propeller (baling-baling), Rudder
(kemudi). Propeller atau baling-baling merupakan bagian dari sistem
propulsi kapal dimana saat bekerja akan berputar untuk menggerakkan
kapal maju ataupun mundur. Baling-baling sendiri membutuhkan daya
untuk dapat berputar yang didapat dari Main engine (mesin induk) yang
terletak didalam kamar mesin. Ini artinya baling-baling yang berada diluar
lambung kapal terhubung dengan mesin induk yang ada di kamar mesin.
Keduanya dihubungkan dengan shaft propeller (Poros baling-baling).
Gerak yang dihasilkan dari mesin utama diubah menjadi daya dorong ke
baling-baling untuk mendorong/menggerakkan kapal melalui poros baling-
baling tadi.
Jika dilihat dari beratnya, mesin utama dan baling-baling sangatlah berat,
keduanya berada di dalam kapal tentu akan
mempengaruhi stabilitas kapal. Nah.. untuk alasan inilah digunakanlah
Stern Tube (tabung poros) dan poros baling-baling (Shaft propeller).
Secara singkatnya, poros baling-baling digunakan untuk menghubungkan
mesin kapal dan baling-baling. Tabung poros (Stern Tube) adalah
tabung (lubang) sempit yang ada di struktur lambung kapal
yang terletak antara ujung buritan kapal sampai ujung sekat
kamar mesin dimana poros baling-baling melewatinya untuk
menghubungkan mesin induk dan baling-baling.
Kita akan lanjut ke fungsi dari Stern Tube, kontruksinya serta apasaja
yang ada pada Stern tube tadi. Namun sebelumnya, dibawah ini untuk
mencegah salah pengertian kita akan singkat Stern Tube menjadi ST.
Sedikit penjelasan; singkatan ST untuk arti dari peralatan lain dikapal juga
ada yakni Stern Thruster. Stern Thruster biasanya digunakan untuk kapal-
kapal offshore ataupun kapal penumpang misalnya yang berfungsi untuk
memudahkan olah gerak kapal. Untuk kapal offshore berfungsi atau
digunakan untuk on DP/DP mode (Dynamic Positioning).

Gambar Posisi Stern Tube


Beberapa fungsi dari ST sebagai berikut:

 Melindungi poros dari benturan – benturan benda keras yang ada


di sekitar poros.
 Sebagai tempat dudukan bantalan poros baling-baling (shaft
propeller).
 Sebagai media pelumasan poros propeller.
 Dengan bearing, ST juga berfungsi sebagai penyekat terjadi
kebocoran.
Konstruksi ST

Konstruksi ST memiliki bentuk dan pengaturan khusus untuk akomadasi


ruang poros baling-paling (shaft propeller), terletak antara ujung buritan
kapal sampai ujung sekat kamar mesin. Berbentuk ramping hingga ke
ujung buritan dan poros baling-baling juga berada di tingkat/tempat yang
sama. Ujung depan ST ditunjang oleh aft peak bulk head dan ujung
belakang dari ST ditunjang oleh rangka buritan kapal.
Konstruksi Stern Tube, Bearing, Pelumasan dan Cooling.
Bearing ST, Bantalan dan Seal

Berat total dari poros baling-baling didalam ST diangkat atau ditunjang


oleh bearing yang dikenal dengan ST bearing, sedangkan berat total dari
ST dan bearing ditunjang oleh rangka kapal diujung buritan. Ada dua ST
bearing atas/bawah (lower/upper bearing) yang menunjang ST tadi,
fungsinya adalah agar poros baling-baling (propeller shaft) berputar
dengan baik (smooth rotation). Pada ST terdapat juga sistem pelumasan
oli dari/ke bearing yang berfungsi untuk melumasi bearing saat poros
baling-baling berputar. Oli yang digunakan untuk melumasi bearing ST
juga didinginkan oleh media air (fresh water).
Konstruksi Bearing ST dan Sealnya.

Selain bearing, part yang tidak kalah penting di ST adalah oil sealing
glands yang dikenal dengan stern glands (ST Seal) yang berfungsi untuk
mencegah masuknya air laut kedalam kapal atau sebaliknya mencegah
keluarnya oli pelumas keluar/laut sehingga menyebabkan terjadinya polusi
karena kebocoran oli dari pelumasan bearing ST tadi.
Kesimpulan

1. Stern Tube adalah tabung (lubang) sempit yang ada di struktur


lambung kapal yang terletak antara ujung buritan kapal sampai
ujung sekat kamar mesin dimana poros baling-baling melewatinya
untuk menghubungkan mesin induk dan baling-baling.
2. Fungsi Stern Tube:
 Melindungi poros dari benturan – benturan benda keras yang
ada di sekitar poros baling-baling.
 Sebagai tempat dudukan bantalan poros baling-baling (shaft
propeller).
 Sebagai media pelumasan poros propeller.
 Dengan bearing, ST juga berfungsi sebagai penyekat terjadi
kebocoran air laut masuk kedalam kapal atau kebocoran
minyak pelumas keluar ke air laut sehingga terjadi polusi.
3. Konstruksi ST memiliki bentuk dan pengaturan khusus untuk
akomadasi ruang poros baling-paling (shaft propeller), terletak
antara ujung buritan kapal sampai ujung sekat kamar mesin.
Berbentuk ramping hingga ke ujung buritan dan poros baling-baling
juga berada di tinkat/tempat yang sama. Ujung depan ST ditunjang
oleh aft peak bulk head dan ujung belakang dari ST ditunjang oleh
rangka buritan kapal.
4. Terdapat bearing di ST (lower and upper bearing) yang berfungsi
untuk menjaga poros baling-baling berputar dengan smooth.
5. Terdapat sistem pelumasan oli maupun sistem pendingin di ST
untuk melumasi bearing ST dan pendingin sebagai media
pendingin oli yang melumasi bearing ST.
Secara garis besar inilah Stern Tube yang ada diatas kapal. Saran, kritik,
tanggapan, masukan… apasaja silahkan anda dapat berbagi melalui
kolom komentar dibawah. Semoga bermanfaat.

Anda mungkin juga menyukai