Tutorial
HEC
RAS
Kasus
Aliran
Permanen
pada
Saluran
dengan
Tampang
Sederhana
• Problem
penelusuran
banjir
pada
sungai
dengan
tampang
prismatik
atau
seragam
dengan
data
sbb.:
• Panjang
ruas
4,5
Km
dibagi
dalam
3
ruas
(ada
4
data
tampang
sungai)
• Tampang
sungai
dasar
segi
tiga,
satu
meter
di
atas
dasar
lebar
100
m
dan
10
m
di
atas
dasar
lebar
150
m
• Kemiringan
memanjang
sungai
tidak
seragam
o Jarak
dari
hulu
0
1,5
3,0
4,5
(Km)
o Elevasi
dasar
+2,83
+2,79
+2,76
+2,72
(m)
• Koefisien
kekasaran
Manning
seragam
dan
tidak
berubah
dengan
kedalaman
aliran,
o n
Manning
=
0,03
• Kurva
debit
pada
tampang
paling
hilir
o h(m)
1
5
10
18
25
35
100
o Q(m3/d)
2,939
3,511
3.895
4.334
4.662
5.031
5.931
• Debit
Permanen,
Q
=
50
m3/d
• Hidrograf
banjir
inflow
(data
Q
tiap
jam):
o 0
1
2
3
4
5
6
7
o 5.13
14.02
34.98
55.94
52.89
35.64
24.25
16.71
o 8
9
10
11
12
13
14
15
o 11.76
8.49
6.33
4.90
3.96
3.37
2.93
2.65
o 16
17
18
o 2.48
2.36
2.28
Langkah-‐langkah:
1. Buka
HEC
RAS:
2. Pada
menu
File,
tekan
New
Project
3. Pilih
lokasi
penyimpanan,
misalnya
disc
C:
atau
D:
dan
foldernya
4. Isikan
pada
isian
di
bawah
File
Name
yang
sudah
tertulis
*.prj
dengan
nama
Project
saudara,
misalnya
[Link]
5. Isikan
judul
atau
penjelasan
untuk
Project
tersebut,
misalnya
“Saluran
dengan
Tampang
Seragam”
6. Tekan
“OK”
7. Akan
keluar
Kotak/
Jendela
konfirmasi,
jika
setuju,
tekan
“OK”
8. Saudara
bisa
menambahkan
keterangan
pada
kotak
isian
Project
Description,
misal
“Mencoba
kasus
aliran
pada
tampang
seragam”
atau
yang
lain
9. Melalui
menu
Edit>Geometric
Data
atau
tombol
Shortcut
Edit/Enter
Geometric
Data,
saudara
siap
memasukkan
data
tampang
sungai
10. Setelah
Kotak/
Jendela
Geometric
Data
keluar,
langkah
pertama
adalah
menggambarkan
ruas-‐ruas
sungai.
Untuk
ini
tekan
tombol
River
Reach
(Add
a
new
river
reach
to
the
schematic),
setelah
itu
akan
tampak
perubahan
pada
cursor
yaitu
menjadi
bentuk
pen
/
pensil.
11. Tekan
mouse
pada
tempat
yang
saudara
inginkan
untuk
lokasi
titik
tampang
sungai
paling
hulu,
kemudian
gerakkan
mouse
ke
lokasi
titik
berikutnya
dan
tekan
lagi.
Hasilnya
adalah
mendapatkan
satu
ruas
sungai.
Selanjutnya
teruskan
untuk
titik-‐titik
tampang
berikutnya.
Tekan
dua
kali
untuk
titik
tampang
sungai
paling
hilir.
Setelah
ini
akan
keluar
kotak
yang
meminta
untuk
mengisi
nama
sungai
(River)
dan
nama
ruas
(Reach).
Isikan
sesuai
keinginan
saudara.
Misal
sungai
“Lat”,
ruas
“Awal”.
Kemudian
tekan
“OK”.
Nama
sungai
dan
ruas
akan
tertulis
di
gambar
dalam
kotak
Geometric
Data.
12. Untuk
memasukkan
data
geometri
tampang
saudara
perlu
menekan
tombol
Cross
Section.
Pengisian
data
tampang
mulai
dari
tampang
paling
hilir
diawali
dengan
nomor
1.
Setelah
saudara
menekan
tombol
tersebut
akan
keluar
kotak/
jendela
Cross
Section
Data.
Tekan
menu
Option>Add
a
new
Cross
Section.
Pada
kotak/
jendela
HEC-‐RAS
yang
muncul
isikan
nama/
nomor
tampang
tersebut,
misalnya
“1”.
13. Isikan
penjelasan
pada
kotak
isian
Description,
misalnya
“ujung
hilir”,
kemudian
isikan
data
tampang.
Data
tampang
yang
pertama
pada
kasus
di
atas
adalah
data
tampang
paling
hilir
dengan
koordinat
titik
tampang
paling
kiri
adalah
0,(+2.72
+
10)
atau
0,12.72.
Isikan
data
x
pada
Tabel
Cross
Section
X-‐Y
Coordinates
kolom
Station
baris
no
1
yaitu
dengan
“0”
dan
pada
kolom
Elevation
dengan
data
y,
yaitu
12.72.
14. Dengan
cara
yang
sama
untuk
titik-‐titik
tampang
berikutnya
diperoleh
koordinat
titik
2(25,3.72),
titik
3(75,2.72),
titik
4(125,3.72),
dan
titik
5(150,12.72).
Isikan
pada
baris-‐baris
yang
sesuai
di
bawahnya.
15. Setelah
tabel
koordinat
titik-‐titik
tampang
terisi
semua,
isikan
data
panjang
ruas
di
hilir
tampang
(Downstream
Reach
Length),
untuk
tampang
paling
hilir
pada
kolom
LOB
(left
over
bank),
Channel
dan
ROB
(right
over
bank)
diisi
0
semua.
16. Isikan
angka
koefisien
kekasaran
dasar
Manning
pada
kolom-‐kolom
LOB,
Channel
dan
ROB
dengan
0.03
17. Terakhir
isikan
koordinat
x
(Station)
untuk
tebing
kiri
(Left
Bank)
dan
tebing
kanan
(Right
Bank)
dalam
kasus
ini,
berturut-‐turut
diisi
dengan
0
dan
150.
18. Tekan
tombol
“Apply
Data”.
Selesailah
pengisian
data
untuk
tampang
sungai
paling
hilir.
19. Dengan
cara
yang
sama
masukkan
data
tampang
untuk
tampang
sebelah
hulunya
berturut-‐
turut
dengan
nama/
nomor
tampang
2,
3,
dan
4.
Jangan
lupa
hitung
dulu
koordinat
titik-‐titik
tampang.
20.
Langkah
berikutnya
adalah
pengisian
kondisi
batas.
Untuk
itu
pada
kotak/
jendela
utama
HEC-‐RAS
–
River
Analysis
System,
tekan
menu
Edit>Steady
Flow
Data
atau
tombol
short
cutnya.
21. Pada
kotak/
jendela
Steady
Flow
Data
yang
keluar,
isikan
pada
Tabel
Profile
Names
and
Flow
Rates,
pada
kolom
PF1
dengan
besar
debit
aliran
yaitu
50
m3/d.
22. Tekan
tombol
Reach
Boundary
Conditions.
Pada
kotak/
jendela
Steady
Flow
Boundary
Conditions
yang
keluar,
pilih
isian
pada
kolom
Downstream,
kemudian,
untuk
sementara,
pilih
dan
tekan
tombol
Normal
Depth.
Masukkan
perkiraan
kemiringan
dasar
sungai
pada
tampang
paling
hilir,
misalnya
dengan
0.001.
Kemudian
tekan
OK.
23. Pada
aliran
sub-‐kritik
tidak
diperlukan
mengisi
upstream
boundary.
Selanjutnya
tekan
OK
pada
kotak/
jendela
Steady
Flow
Boundary
Condition.
Kemudian
pada
kotak/
jendela
Steady
Flow
Data,
tekan
tombol
“Apply
Data”.
Sekarang
saudara
siap
me-‐run
program
HEC-‐RAS.
24. Pada
kotak/
jendela
utama
HEC-‐RAS,
tekan
menu
Run>Steady
Flow
Analysis
atau
tombol
shortcutnya.
Pada
kotak/
jendela
Steady
Flow
Analysis
tekan
tombol
“Compute”,
lihat
apakah
proses
berjalan
dan
selesai
tanpa
eror
atau
tidak.
Hal
ini
dapat
dilihat
pada
kotak/
jendela
laporan
running.
Jika
sudah
tutup
jendela
tersebut.
25. Selanjtunya
lihat
hasil
run
melalui
menu
View
atau
melalui
shortcut
yang
tersedia.
Saudara
bisa
melihat
profile
memanjangnya,
ataupun
hasil
per
cross-‐section
dalam
bentuk
gambar
maupun
tabel.