STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
TERAPI SPIRITUAL DZIKIR
Topik Penerapan terapi modalitas berupa terapi
spiritual dzikir pada pasien
Pe nge rt ia n Ter ap i ya ng me ngg un aka n me di a dz iki r
me nginga t Al la h yang
Tujuan 1. bertujuan untuk memfokuskan pikiran.
Dengan bacaan do’a dan dzikir orang akan
menyerahkan segala permasalahan kepada
Allah, sehingga beban stress yang
dihimpitnya mengalami penurunan
2. Dzikir dapat mengusir, menundukkan dan
membakar setan, karena dzikir bagaikan
benteng yang sangat kokoh yang mampu
melindungi seorang hamba dari serangan
musuh musuhnya
3. Dzikir dapat menghapus dosa dan
menyelamatkannya dari adzab Allah,
karena dengan berdzikir dosa akan menjadi
suatu kebaikan yang besar, sedang kebaikan
dapat, menghapus dan menghilangkan dosa
Waktu pelaksanaan Setelah salat, saat berduduk santai,
prosedur 1. Persiapan Alat dan lingkungan
2. Persiapan perlengkapan ibadah (seperti
tasbih, sajadah)
3. ingkungan yang hening sehingga dapat
berkonsentrasi
4. duduk santai dan rileks
5. Pilihlah kalimat spiritual yang akan
digunakan/ seperti kalimat-kalimat istigfar
6. Duduk santai rileks
7. bernapaslah sacara alami dan mulai
mengucapkan kalimat spiritual yang dibaca
secara berulang-ulang
8. akukan selama 10 menit
9. Jika sudah selesai, jangan langsung berdiri
duduklah dulu dan beristirahat, buka pikiran
kembali, barulah berdiri dan melakukan
kegiatan kembali.
Kriteria evaluasi 1. mengkaji proses dan hasil dari terapi
spiritual menggunakan catatan aktivitas
terapi yang telah dilakukan.
2. menganalisis sesi yang telah dilakukan
untuk melihat kefektifan terapi.
3. menganalisis hasil dan catatan terapi
sehingga perawat dapat mengetahui
progres teknik yang dilakukan klien dalam
mengembangkan sesi.