0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan7 halaman

SAP Bahaya DBD dan Pencegahannya

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang Satuan Acara Penyuluhan (SAP) mengenai Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD). SAP ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada keluarga pasien tentang pengertian, gejala, penanganan, dan pencegahan DBD. Materi penyuluhan meliputi pengertian DBD, cara penularan, gejala, derajat, penanganan, dan pencegahannya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan7 halaman

SAP Bahaya DBD dan Pencegahannya

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang Satuan Acara Penyuluhan (SAP) mengenai Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD). SAP ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada keluarga pasien tentang pengertian, gejala, penanganan, dan pencegahan DBD. Materi penyuluhan meliputi pengertian DBD, cara penularan, gejala, derajat, penanganan, dan pencegahannya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

BAHAYA DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

DISUSUN OLEH :
KARTIKA DWI PERMATASARI
1910721002

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
PROGRAM PROFESI NERS
2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Pokok Pembahasan : Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD)


Sub pokok pembahasan : Pencegahan dan Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Sasaran : Keluarga dan Klien dengan DBD
Hari/tanggal : Senin,23 Desember 2019
Tempat : RSUD Kota Bogor
Pukul : 12.30-12.45
Penyuluh : Kartika Dwi Permatasari

A. Tujuan
1) Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit tentang Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD)
diharapkan keluarga pasien mengetahui tentang cara pencegahan dan penanganan Demam Berdarah
Dengue.

2) Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit diharapkan keluarga pasien mampu :
a) Menjelaskan pengertian Demam Berdarah Dengue
b) Mengetahui cara penularan Demam Berdarah Dengue
c) Menyebutkan tanda dan gejala Demam Berdarah Dengue
d) Mengetahui penanganan Demam Berdarah Dengue
e) Mengetahui pencegahan Demam Berdarah Dengue

B. Materi (terlampir)
Materi penyuluhan yang akan disampaikan meliputi :
1) Pengertian Demam Berdarah Dengue
2) Cara Penularan Demam Berdarah Dengue
3) Tanda dan Gejala Aedes Aegypty
4) Derajat Demam Berdarah Dengue
5) Penanganan Demam Berdarah Dengue
6) Pencegahan Demam Berdarah Dengue
C. Media
1) Lembar balik
2) Leaflet
D. Metode Penyuluhan
1) Ceramah
2) Tanya jawab

E. Setting Tempat
: Penyuluh

: Peserta

: Penguji

F. Pengorganisasi
1) Penyuluh : Kartika Dwi P
2) Penguji : Ani Rosdiani, [Link]

Pembagian Tugas
1) Penyuluh :
a) Mengarahkan seluruh jalannya acara penyuluhan dari awal sampai akhir
b) Menyajikan materi penyuluhan
c) Memfasilitasi peserta untuk bertanya
2) Penguji : Mengamati jalannya acara penyuluhan dari awal sampai akhir dan memberikan
penilaian/evaluasi.

G. Kegiatan Penyuluhan
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Peserta

1 Pembukaan 1. Memberi salam 1. Menjawab salam


(3 menit) 2. Memperkenalkan diri 2. Mendengarkan dan
3. Menggali pengetahuan memperhatikan
keluarga pasien 3. Menjawab pertanyaan
tentang Demam
Berdarah Dengue
4. Menjelaskan tujuan 4. Mendengarkan dan
Penyuluhan memperhatikan
5. Membuat kontrak 5. Menyetujui kontrak
waktu waktu
2 Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tentang : 1. Mendengarkan dan
(10 menit) a) Pengertian Demam memperhatikan
Berdarah Dengue penjelasan Penyuluh
(DBD)
b) Cara Penularan
Demam Berdarah
Dengue
c) Tanda dan Gejala
Aedes Aegypty
d) Derajat Demam
Berdarah Dengue
e) Penanganan Demam
Berdarah Dengue
f) Pencegahan Demam
Berdarah Dengue
2. Memberikan kesempatan 2. Aktif bertanya
untuk bertanya
3. Menjawab pertanyaan 3. Mendengarkan
peserta
3 Penutup 1. Menyimpulkan materi 1. Mendengarkan dan
(2 menit) yang disampaikan oleh Memperhatikan
penyuluh
2. Mengevaluasi peserta atas 2. Menjawab pertanyaan
penjelasan yang yang diberikan
disampaikan dan penyuluh
menanyakan kembali
mengenai materi
penyuluhan
3. Salam Penutup 3. Menjawab salam

H. Evaluasi Lisan
1. Apa pengertian Demam Berdarah Dengue (DBD) ?
2. Bagaimana cara penularan DBD ?
3. Apa saja tanda gejala DBD ?
4. Bagaimana penanganan DBD ?
5. Bagaimana cara pencegahan DBD ?

I. Materi

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

A. Pengertian Demam Berdarah Dengue (DBD)


Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue
yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti (Susilaningrum dkk, 2013).

B. Cara penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)


1. Demam berdarah dengue hanya dapat ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypty betina,yang
tersebar luas di rumah-rumah dan tempat-tempat umum (Sekolah,Pasar,Terminal,Warung dsb)
2. Nyamuk ini mendapatkan virus dengue waktu menggigit/menghisap darah orang yang sakit DBD
atau orang yang tidak sakit tetapi dalam darahnya terdapat Virus Dengue.
3. Orang yang darahnya mengandung Virus Dengue tetapi tidak sakit dapat pergi kemana-mana dan
menularkan virus itu kepada orang lain di tempat yang ada nyamuk Aedes Aegyptynya.
4. Virus dengue yang terhisap nyamuk Aedes Aegypty akan berkembang biak dalam tubuh nyamuk.
5. Bila nyamuk tersebut menggigit/menghisap darah orang lain,virus tersebut akan dipindahkan
bersama air liur nyamuk ke orang tersebut.
6. Orang yang digigit nyamuk Aedes Aegypty yang mengandung virus dengue gejala sakit/demam
setelah 4-7 hari (masa inkubasi)
7. Bila orang yang ditularkan tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik,ia akan segera menderita
DBD (demam berdarah dengue)

C. Tanda dan gejala Demam Berdarah Dengue


1. Demam tinggi 2 – 7 hari disertai menggigil. kurang nafsu makan, nyeri pada
persendiaan,serta sakit kepala.
2. Pendarahan dibawah kulit berupa : Bintik-bintik merah pada kulit dan mimisan
(epistaksis).
3. Nyeri perut ( ulu hati ) tapi tidak ada gejala kuning,ada mual dan muntah.
4. Terjadi syok atau pingsan pada hari ke 3-7 secara berulang-ulang. Dengan tanda syok
yaitu lemah, kulit dingin , basah dan tidak sadar (Soegeng, 2006).
D. Derajat Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pembagian Derajat menurut (Soegijanto, 2006):
1) Derajat I : Demam dengan uji torniquet positif.
2) Derajat II : Demam dan perdarahan spontan, pada umumnya dikulit atau perdarahan
lain.
3) Derajat III : Demam, perdarahan spontan, disertai atau tidak disertai hepatomegali dan
ditemukan gejala-gejala kegagalan sirkulasi meliputi nadi yang cepat dan lemah,
tekanan nadi menurun
4) Derajat IV : Syok Berat.

E. Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD)


1) Segera bawa ke faske fasilitas kesehatan terdekat.
2) Beri minum sebanyak mungkin.
3) Beri kompres hangat pada saat demam.
4) Beri obat penurun demam.

F. Cara pencegahan Demam Berdarah Dengue


Untuk mencegah penyakit DBD, nyamuk penularnya (Aedes aegypti) harus diberantas sebab
vaksin untuk mencegahnya belum ada. Cara yang tepat dalam pencegahan penyakit DBD adalah
dengan pengendalian vektornya, yaitu nyamuk Aedes aegypti.
Cara yang tepat untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti adalah memberantas jentikjentiknya
di tempat berkembangbiaknya. Cara ini dikenal dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD (PSN-
DBD). Oleh karena tempat-tempat berkembang biaknya terdapat di rumah-rumah dan tempat-tempat
umum maka setiap keluarga harus melaksanakan PSN-DBD secara teratur sekurang-kurangnya
seminggu sekali.
` PSN-DBD tersebut dapat digambarkan pada bagan berikut :
Gambar 2.1.

Nyamuk Dewasa
Foggi Fogging (dengan insektisida)

Kimia
Jentik nyamuk
Fisika Fisika
Biologi

Bagan cara pemberantasan nyamuk (PSN DBD)


Cara Pencegahan yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1) Kimia
Dengan cara pemberian abatisasi(abate), pengasapan dan fogging.
2) Fisik
3) Dalam sekurang-kurangya seminggu sekali, maka cegahlah dengan cara 3 M plus :
a) Menguras bak mandi
b) Menutup tempat penampungan air
c) Mengubur atau menyingkirkan benda- benda yang dapat digenangi air seperti ban
bekas,kaleng bekas,vas bunga,penampungan air dsb.
d) Menggunakan obat nyamuk sebelum tidur dan sebelum bepergian
e) Mengganti air vas bunga, tempat minum burung atau tempat lainnya yang sejenis
seminggu sekali.
f) Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar / rusak.
g) Menutup lubang pada potongan bambu / pohon dengan tanah.
h) Menaburkan bubuk Larvasida.
i) Memelihara ikan pemakan jentik di kolam / bak penampung air.
j) Memasang kawat kasa.
k) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar.
l) Menggunakan kelambu.
m) Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk.
4) Biologi
Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan
cupang), dan bakteri (Bt.H-14) yaitu agen yang aktif mengendalikan nyamuk .

J. Sumber
[Link]
pertolongan-pertama-dan-pengobatannya

Susilaningrum, Rekawati, dkk. 2013. Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta: Salemba
Medika

Soegeng, Soegijanto. 2006. Demam Berdarah Dengue. Surabaya: Airlangga University


press.

Anda mungkin juga menyukai