NIPAGIN
(Kodeks Komestika Indonesia disi II Vol.1 Hal.254 : 1993)
Nama Resmi : Methilparaben
Nama : Methil p-hidroksibenzoat
Rumus Molekul : C8H8O2.(HOPE 6𝑡ℎ 2009,hal.443).
Titik Lembur :125-1280 C (HOPE 6𝑡ℎ 2009,hal.443)
Pemerian :Hablur atau serbuk hablur halus,warna putih atau tidak berwarna,tidak
berbau atau bau khas ,lemah rasa sedikit membakar.
Kelarutan : Mudah larut dalam etanol (95%) P dan eter P, sukar larut dalm air benzen P
Dan karbontetraklorida P.
NIPASOL
(Kodeks Kosmetika Indonesia Edisi II Vol.1 Hal .406: 1993)
Nama Resmi : propilparben
Nama kimia : propil hidroksibenzoat
Rumus molekul : 𝐶10 𝐻12 𝑂3(HOPE 6𝑡ℎ 2009,hal.596).
Titik Lebur : 95𝑜 -99𝑜 C(HOPE 6𝑡ℎ 2009,hal.596).
Pemerian : serbuk hablur ,warna putih.
Kelarutan : mudah larut dalam etonal (95%)P,metonal P, D dan eter P sangat sukar larut
dalam air
Stabilitas : larutan propilparben cair pada pH 3-6 dapat di sterilkan dengan autoklaf
tanpa dekomposisi. Pada Ph 3-6 larutan cairannya stabil (kurang dari 10%
dekomposisi). Sementara pada pH 8 atau lebih maka kan cepat mengalami
hidrolisis (HOPE 6ᵗᵗͪ 2009,hal: 597).
Inkompabilitas : Aktifitas propilparaben sebagian akan berkurang dengan adanya surfaktan
non-ionik. Propilparaben berubah warna dengan adanya besi dan mudah
terhidrolisis oleh asam lemah dan basa kuat (HOPE 6ᵗᵗͪ 2009,hal: 597).
Kegunaan : Sebagai pengawet antimikroba
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
Propileng glikol ( Farmakope Indonesia, Edisi III hal:534, 1979)
Nama Resmi : Propileng glycol
Nama Lain : Propilen glikol
Pemerian : larut dengan air, larut dengan etanol 95% larut dalam kloroform P, larut dalam 6
bagian ai, tidak larut dalam eter minyak tanah dan minyak lemak.
Kegunaan : Surfaktan
Penyimpanan : Wadah tertutup baik
Kadar : 10-25% sebagai konsolven pada sediaan oral. (HOPE 6ᵗᵗͪ 2009,hal: 597).
Triethanolamin (Kodeks kosmetika Indonesia vol,1 hal: 481 1993)
Nama Resmi : Triethanolamin
Nama Lain : TEA
Pemerian : Cairan tidak berwarna atau berwarna kuning pucat, jernih, tidak berbau,
Kelarutan : pengatur Ph
Kader lexin