RESUSITASI JANTUNG PARU NEONATUS
(AHA 2015)
/AP/IV/2018 Revisi: 0 Hal 1 dari 2
Ditetapkan Oleh:
SPO dr. Rustam Effendi
Direktur
PENGERTIAN : Resusitasi adalah usaha dalam memberikan ventilasi yang
adekuat, pemberian oksigen dan curah jantung yang cukup
untuk menyalurkan oksigen ke otak, jantung dan alat-alat vital
lainya.
TUJUAN : 1. Memberikan ventilasi yang adekuat
2. pemberian oksigen dan curah jantung yang cukup untuk
menyalurkan oksigen kepada otak, jantung, dan alat vital
lainya
KEBIJAKAN : SK Nomor /SKPA/DIR/RSPKT.P/ / tentang Kriteria Resiko
Nutrisional
PROSEDUR : 1. Saat menemukan neonatus dengan frekuensi jantung ,60
kaliper menit meskipun telah di rangsang dan di berikan
ventilasi tekanan positif selama 30detik atau seperti
indikasi (sumbatan jalan napas, kondisi depresi
pernapasan, kerusakan neurologis dan syok
hipovolemik), aktifkan sistem code blue/ minta bantuan
KRITERIA RESIKO NUTRISIONAL
001/P/PMKP/IX/2016 Revisi: 0 Hal 2 of 3
teman sejawat atau tenaga medis
2. Bawa neonatus ke tempat datar dan keras, tetap jaga
kehangatan neonatus
3. Hisap lendir/bersihkan jalan napas
4. Lalu lakukan kompresi dan ventilasi dengan
perbandingan 1 siklus (2 detik)terdiri dari 3 kali kompresi
: 1 kali ventilasi dan dilakukan selama 1 menit (90 kali
kompresi dan 30 kali ventilasi) suara keras satu-dua-tiga
pompa (30 kali siklus)
5. Posisi tangan :
1) 1 penolong : 2 jari di bagian tengah dada tepat di
bawahgaris puting
2) 2 penolong :kedua ibu jari di bagian garis puting dan
jari yang lainya melingkar ke punggung neonatus.
6. Kedalaman kompresi 4 cm(1.5 inci)
7. Setelah 60 detik (1 menit) evaluasi untuk menilai
frekuensi jantung, pernapasan dan saturasi oksigen.
8. Catat pada lembar catatan perawat hasil tindakan
keperawatan.
UNIT TERKAIT : 1. IGD
2. HCU
3. PERINATAL
KRITERIA RESIKO NUTRISIONAL
001/P/PMKP/IX/2016 Revisi: 0 Hal 3 of 3