Warunk Upnormal masuk jadi salah satu
jajaran bisnis paling banyak di-request di
Santara.
Menjadi salah satu bisnis kuliner modern
PALING terkenal
Dengan jumlah 100 outlet. Tersebar di
seluruh Indonesia.
Bandung Jakarta Bogor Depok Bekasi
Tangerang Banten Cimahi Cilacap Subang
Cirebon Tasikmalaya Palembang Lampung
Banjarmasin Samarinda Sumenep Bali
Makassar Purwokerto Solo Semarang
Yogyakarta Surabaya Malang Kediri
Pekanbaru Sumedang Karawang Jambi
Medan Pontianak Gresik Gorontalo Tegal
Banjarbaru Jember Kudus Sidoarjo
Warunk Upnormal menaikkan level makanan
lokal dengan versi yang lebih modern dan
kekinian.
Tentang CRP GROUP
CRP Group atau Cita Rasa Prima
Indonesia Berjaya (CRPIB) merupakan
salah satu perusahaan yang bergerak di
bidang kuliner yang didirikan pada
tahun 2013 dengan brand pertama : Nasi
Goreng Rempah Mafia.
DNA CRP Group adalah untuk
membawa makanan lokal Indonesia
pada level yang berbeda, dengan
keinginan besar dalam memahami
comfort food Indonesia dan
menciptakan sebuah tingkatan baru dari
pengalaman untuk segmentasi pasar
khusus.
TUJUAN CRP Group untuk pasar
Indonesia adalah untuk menghadirkan
kebahagiaan melalui pengalaman
bersantap. Hal tersebut diterapkan
dalam elemen bisnis yang membantu
konsumen secara nyaman untuk tetap
terhubung dengan brand.
Group telah fokus mengerucutkan
konsumsi umum orang Indonesia
dalam keseharian. Harga yang
ditawarkan oleh CRP Group ditetapkan
dengan tepat dan dikemas dengan
konsep strategi branding yang unik.
Produk CRP Group bersumber dari 100%
bahan local, dipasok secara berlimpah,
tanpa campur tangan impor dan tanpa
resiko fluktuasi. Dikemas secara
terpusat dan produk yang terstandar
memungkinkan tenaga kerja untuk
memasak dan menyajikan produk
tanpa keahlian khusus.
Di dalam, perusahaan memiliki aktivitas
Marketing Intelligence (MI) dengan
tujuan utama untuk memahami
kecenderungan trend dan selera
konsumen. Target utama brand – brand
CRP berada di area usia 10 hingga 34
tahun, yang merupakan pasar terbesar
dari seluruh populasi Indonesia.
Tentang Warunk
Upnormal
Bermula dari keinginan untuk
menciptakan tempat nongkrong yang
menyajikan makanan murah meriah
dengan suasana yang nyaman, maka
muncullah Warunk Upnormal.
Dengan konsep warkop pinggir jalan
yang menyajikan Indomie sebagai produk
“khas”nya dan kopi sebagai minumannya
dengan nuasa yang lebih nyaman dan
modern, Warunk Upnormal yang pertama
pun berdiri pada Juni 2014 sebagai brand
kedua dari CRP Group.
Mengusung produk khas warung kopi
seperti Indomie, roti bakar, susu segar,
dan kopi gayo, Warunk Upnormal
menguatkan diferensiasinya dengan
berbagai ragam menu yang membuat
konsumen tidak bosan-bosannya untuk
berkunjung.
Dengan lebih dari 200 menu yang
disajikan, Warunk Upnormal terus
berupaya berinovasi dengan berbagai
bumbu, rempah, dan resep khas
tradisional tanah air dengan tujuan
memperkenalkan rasa tradisional yang
kaya ke masyarakat modern.
Sebut saja Indomie Sambal Matah,
Indomie Rebus Khas Medan, Indomie
Sambal Roa, hingga Nasi Tongkol Balado,
Warunk Upnormal memiliki misi untuk
“mengeksplor” seluruh wilayah Indonesia
melalui menu yang disajikan.
Kini Warunk Upnormal sudah
melebarkan sayapnya dengan jumlah
lebih dari 40 cabang di berbagai 25 kota
dan masih akan terus berekspansi agar
seluruh masyarakat Indonesia dapat
menikmati asyiknya kebersamaan
dengan beragam produk yang kaya akan
rasa dan didukung oleh aktivasi seru
Warunk Upnormal yang terus menerus
berkembang.
Profil Owner
Pria kelahiran Palembang lulusan Universitas
Parahyangan Bandung ini Telah menekuni
dunia marketing sebagai konsultan
pemasaran sejak awal.
Diawali tahun 2013, Rex bersama rekan
seperjuangannya yaitu Danis Puntoadi, Stefi
Kurniadi, Sarita Sutedja dan beberapa orang
lainnya meninggalkan bisnis konsultan
pemasaran dan banting setir membuat bisnis
kuliner Nasi Goreng Rempah Mafia dengan
modal awal 100 juta.
Tidak butuh waktu lama, si jagoan bisnis
Rex Marindo dan timnya berhasil
membesarkan nama Nasi Goreng
Rempah Mafia, hingga bisa mendirikan
puluhan cabang.
Setelahnya, Rex dan timnya mendirikan
Bakso Boedjangan, yang kini cabangnya
juga menjamur. Hingga tahun 2015,
mereka meluncurkan Warunk
Upnormal.
Dalam waktu 5 tahun, ada 100 cabang
Warunk Upnormal yang didirikan
bersama dengan puluhan cabang bisnis
kuliner lainnya milik Rex Marindo dan
tim.
Satu misi darinya untuk melejitkan
bisnis kuliner adalah: Bring local food to
the next level.
dan kini.. Warunk Upnormal akan
membuka cabang ke-106 nya di Bali!
Yuk Kita
Urun Dana
Buka Cabang Baru Warunk Upnormal
● Akan dibuka di Kuta, Bali daerah yang ramai
penduduk dan wisatawan
● Lokasi di pusat kota dekat dengan berbagai destinasi
wisata dan fasilitas umum
● Berada di area Co-Living yang terdapat penginapan,
coworking space, Tourism Information Center.
Mekanisme Kerjasama
Anda bersama member investor Santara
lainnya akan bersama-sama menjadi investor
untuk pembukaan cabang baru Warunk
Upnormal
Untuk operasional bisnis dikelola penuh oleh
manajemen Warunk Upnormal. Untuk proses
administrasi akan diwakili oleh Santara dan
perwakilan investor..
Sebagai investor, Anda akan mendapatkan
update mengenai perkembangan usaha dan
laporan keuangannya.
Dan tentunya, di akhir periode Anda akan
mendapatkan bagi hasil usahanya.
1. Anda dan investor di Santara Urun Dana untuk
membuka cabang baru Warunk Upnormal di Bali
2. Santara menyalurkan dana ke Warunk Upnormal
3. Warunk Upnormal mengelola dana untuk
membuka cabang baru
4. Warunk Upnormal mengelola kegiatan usaha
cabang baru tersebut
5. Usaha berjalan dan banyak pelanggan
6. Warunk Upnormal menyerahkan bagi hasil
keuntungan penjualan ke investor.
ESTIMASI BIAYA PEMBUKAAN
CABANG BARU
NO INVESTASI TOTAL HARGA UNIT SATUAN TOTAL
Biaya Investasi Tetap
(Fix)
1 Commitment Fee Rp 10,000,000 1 Paket Rp10.000.000
2 Brand License Fee Rp 600,000,000 1 Paket Rp600.000.000
Jasa Standarisasi Rp 40,000,000 1 Paket Rp40.000.000
3 Arsitektural Design
Bangunan
Paket Dekorasi dan Rp 200,000,000 1 Paket Rp200.000.000
4 Kunjungan Renovasi
Bangunan*)
Paket IT Infrastruktur Rp 250,000,000 1 Paket Rp250.000.000
5 (CCTV, POS, dan
Networking) *)
Paket Mesin Kopi La Rp 150,000,000 1 Paket Rp150.000.000
6
Marzocco
7 Paket Merchandise*) Rp 10,000,000 1 Paket Rp10.000.000
Rp1.260.000.000
Perkiraan Biaya
Investasi
Civil & MEP Works ¹) - Rp 3,000,000 450 m² Rp1.350.000.000
1 2/3 Ruko dengan 3
Lantai
2 Furnitures & Fixtures Rp 400,000,000 1 Paket Rp400.000.000
Kitchen & Bar Rp 600,000,000 1 Paket Rp600.000.000
3
Equipment
4 Utensils (Cutleries) Rp 250,000,000 1 Paket Rp250.000.000
Operasional & House Rp 150,000,000 1 Paket Rp150.000.000
5
Keeping Equipment
Rp2.750.000.000
Perkiraan Biaya Awal
Sewa Tempat (Asumsi Rp 175,000,000 2 Tahun Rp350.000.000
2
Sewa per Tahun)
3 Biaya Bahan Baku Awal 3 bulan Rp300.000.000
Biaya Training 1 paket Rp250.000.000
4 Karyawan di Bandung
2 bulan (25 orang)
Rp900.000.000
TOTAL INVESTASI AWAL Rp4.910.000.000
NOTES :
● Seluruh forecasting di atas hanyalah sebuah
simulasi semata, bukan sebagai janji kepastian
bisnis.
● Perkiraan Biaya investasi ini tidak mutlak
melainkan tergantung beberapa kondisi
● Perkiraan Waktu BEP Investasi adalah 36 Bulan
● Buka setiap hari Jam buka operasional Outlet
(Pk. 09.00 -23.00)
● Biaya tersebut di atas Tidak Termasuk Biaya
Transportasi Dan Akomodasi Untuk Jasa
Standarisasi Arsitektural Design Bangunan
● Tidak termasuk biaya non operasional seperti
perizinan, preman, ormas, pemindahan
pedagang di depan outlet, penaikan daya listrik
dan air
● Biaya Jasa Management 4% per bulan (dibayar
setiap tgl. 7 tiap bulannya)
● Hak penggunaan Brand adalah 6 tahun
● Karyawan di siapkan oleh Mitra dan wajib
training di Bandung atau kota yang ditunjuk oleh
kantor pusat
● Tidak termasuk uang saku dan gaji karyawan
selama training di Pusat
● Pajak Daerah NPWPD 10% Wajib diurus dan
dibayarkan oleh mitra
Dana Investasi : [Link]
Omset Per Tahun : [Link]
Profit Per Tahun: [Link]
Bagi Hasil Investor 60%
Bagi Hasil per Tahun : [Link]
Proyeksi Yield : 32,7%
1. Ada masa lead time untuk
pembangunan/renovasi gedung sebelum
operasional
2. Merupakan cabang baru, jadi
kemungkinan butuh waktu untuk
mendapatkan jumlah pelanggan yang
stabil
3. Bagi Hasil 1 Tahun Sekali
Resiko dan Mitigasi
1. RESIKO USAHA
Bisnis kuliner merupakan bisnis dengan
persaingan yang sangat ketat. Selain itu pasar yang
mudah jenuh juga menjadi tantangan agar bisnis
tetap survive.
Solusi : Terus berinovasi dan memberikan nilai
tambah pada produk Warunk Upnormal
2. RESIKO INVESTASI
Berinvestasi pada bisnis riil dengan sistem bagi
hasil memiliki resiko untung dan rugi. Karena
besaran bagi hasil mengikuti performa bisnis.
Besar kemungkinan hasil bisnis, tidak sama
dengan proyeksi.
Solusi : Melalukan pengawasan dan langkah
preventif begitu ada sinyal penurunan
performance.
3. RESIKO LIKUIDITAS
Saat ini belum ada pasar sekunder atau bursa
untuk jualbeli saham UKM. Sehingga apabila Anda
ingin exit atau mencairkan modal investasi Anda
membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Solusi : Berinvestasi untuk jangka menengah.
Santara saat ini hanya memfasilitas
penampungan informasi bagi investor yang ingin
mencairkan modal dan mencarikan investor yang
ingin membelinya.
4. RESIKO KELANGKAAN PEMBAGIAN DEVIDEN
Pembagian Deviden atau bagi hasil Warunk
Upnormal ini adalah 1 tahun sekali.
5. RESIKO DILUSI KEPEMILIKAN SAHAM
Adanya kemungkinan penurunan persentase
kepemilikan saham yang terjadi karena
bertambahnya jumlah saham total. Namun hal
ini terjadi jika ada penambahan penawaran
saham baru, dan sejauh ini belum ada rencana
untuk kearah itu.
6. RESIKO KEGAGALAN SISTEM ELEKTRONIK
Dengan sistem yang masih terus
dikembangkan, ada beberapa resiko atau
kemungkinan terjadi kegagalan sistem
elektronik yang bisa saja menghambat fungsi
dan operasional.
Saya mau ikutan punya
Warunk Upnormal! Caranya
gimana?
Anda bisa ikut melakukan melakukan
urun dana untuk merealisasikan
bisnis ini.
Slot urun dana ini dibuka mulai dari
5.000.000 rupiah
hingga maksimal 450.000.000 rupiah
per orang.
Hingga maksimal
Rp 450.000.000