0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Power Charger Capacitor CT-Scan

Laporan ini membahas tentang power charger capasitor pada generator CT-scan. Ringkasannya adalah: 1) CT-scan digunakan untuk mendiagnosis penyakit medis dengan menggunakan sinar-X. 2) Rectifier berfungsi mengubah arus AC menjadi DC untuk mengisi capasitor bank pada generator. 3) Capasitor bank menyimpan listrik untuk meningkatkan arus riak catu daya.

Diunggah oleh

windy arlin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Power Charger Capacitor CT-Scan

Laporan ini membahas tentang power charger capasitor pada generator CT-scan. Ringkasannya adalah: 1) CT-scan digunakan untuk mendiagnosis penyakit medis dengan menggunakan sinar-X. 2) Rectifier berfungsi mengubah arus AC menjadi DC untuk mengisi capasitor bank pada generator. 3) Capasitor bank menyimpan listrik untuk meningkatkan arus riak catu daya.

Diunggah oleh

windy arlin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTEK UJIAN AKHIR SEMESTER

POWER CHARGER CAPASITOR PADA GENERATOR CT-SCAN

OLEH

NAMA : WINDY ARLIN OKTAVIA NDURU

NIM : 171069

AKADEMIK TENIK ELEKTRO MEDIS

STIKes YBS MEDAN

TA 2019/2020

1
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

CT ditemukan secara independen oleh seorang insinyur Inggris bernama Sir Godfrey
Hounsfield dan Dr Alan Cormack. Hal ini segera menjadi andalan untuk mendiagnosis penyakit
medis. Untuk pekerjaan besar ini mereka ini, Hounsfield dan Cormack bersama-sama
dianugerahi Hadiah Nobel pada tahun 1979. CT scanner pertama mulai diinstal dan dioperasikan
secara luas pada tahun 1974. Penggunaan zat-zat radioaktif merupakan bagian dari teknologi
nuklir yang relatif cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini disebabkan zat-zat
radioaktif mempunyai sifat-sifat yang spesifik, yang tidak dimiliki oleh unusr-unusr lain. Dengan
memanfaatkan sifat-sifat radioaktif tersebut, maka banyak persoalan yang rumit yang dapat
disederhanakan sehingga penyelesaiannya menjadi lebih mudah.

Salah satu sifat dari radiasi nuklir yaitu mampu untuk menembus benda padat. Sifat
ini banyak digunakan dalam teknik radiografi yaitu pemotretan bagian dalam suatu benda dengan
menggunakan radiasi nuklir seperti sinar-x, sinar gamma dan neutron. Hasil pemotretan tersebut
direkam dalam film sinar-x. Zat radioaktif banyak digunakan dalam bidang ndustry dan
kedokteran. Dalam bidang kedokteran, radiografi digunakan untuk mengetahui bagian dalam dari
organ tubuh seperti tulang, paru-paru dan jantung. Dalam radiografi dengan menggunakan film
sinar-x, maka obyek yang diamati sering tertutup oleh jaringan struktur lainnya, sehingga
didapatkan pola gambar bayangan yang didominasi oleh struktur jaringan yang tidak diinginkan.
Hal ini akan membingungkan para dokter untuk mendiagnosa organ tubuh tersebut. Untuk
mengatasi hal ini maka dikembangkan teknologi yang lebih canggih yaitu CT-Scanner
(Computed Tomography Scanner) dengan menggunakan radiasi nuklir seperti neutron, sinar
gamma dan sinar-x.

Rectifier atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Penyearah Gelombang adalah
suatu bagian dari Rangkaian Catu Daya atau Power Supply yang berfungsi sebagai pengubah
sinyal AC (Alternating Current) menjadi sinyal DC (Direct Current). Rangkaian Rectifier atau
Penyearah Gelombang ini pada umumnya menggunakan Dioda sebagai Komponen Utamanya.
Hal ini dikarenakan Dioda memiliki karakteristik yang hanya melewatkan arus listrik ke satu

2
arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Jika sebuah Dioda dialiri arus Bolak-balik
(AC), maka Dioda tersebut hanya akan melewatkan setengah gelombang, sedangkan setengah
gelombangnya lagi diblokir. Pada generator CT-Scan rectrifier berfungsi untuk mengubah arus
AC menjadi arus DC agar dapat mengisi Capasitor Bank pada generator.

Kapasitor Bank adalah kumpulan dari beberapa kapasitor yang biasanya memiliki spesifikasi
yang sama dan dihubungkan secara seri atau pararel supaaya didapatkan suatu nilai kapasitas
tertentu. Penggunaa paling banyak kapasitor bank adalah untuk memperbaiki power factor pada
arus listrik AC, sedangkan pada arus DC khususnya power supply untuk meningkatkan arus riak
catu daya serta meningkatkan jumlah energi yang tersimpan karena fungsi utama kapasitor
memang sebagai komponen yang dapat menyimpan arus listrik.

1.2 Rumusan masalah

1. Pengertian Ct-scan
2. Pengertian rectifier
3. Pengertian IC
4. Pengertian inductor
5. Pengertian kapasitor
6. Pengertian resistor
7. Pengertian optocoupler
8. Pengertian relay
9. Pengertian transistor
10. Pengertian diode zenner
11. Mengukur trafo

1.2Tujuan

1. Menjelaskan Definisi Ct- scan


2. Pengertian rectifier
3. Pengertian IC
4. Pengertian inductor
5. Pengertian kapasitor
6. Pengertian resistor

3
7. Pengertian optocopler
8. Pengertian relay
9. Pengertian transistor
10. Pengertian diode zenner
11. Mengukur trafo

BAB II
TEORI DASAR
2.1. Defenisi Ct-Scan
Alat CT scan adalah generator pembangkit sinar-x yang bila dioperasikan oleh operator akan
mengeluarkan sinar-x dalam jumlah dan waktu tertentu. CT Scan adalah suatu prosedur yang
digunakan untuk mendapatkan gambaran dalam dari berbagai sudut kecil dari organ tulang
tengkorak dan otak serta dapat juga untuk seluruh tubuh. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk
memperjelas adanya dugaan yang kuat antara suatu kelainan, yaitu :

a. Gambaran lesi dari tumor, hematoma dan abses.


b. Perubahan vaskuler : malformasi, naik turunnya vaskularisasi dan infark.
c. Brain contusion.
d. Brain atrofi.
e. Hydrocephalus
f. Inflamasi

Berat badan klien merupakan suatu hal yang harus dipertimbangkan. Berat badan klien yang
dapat dilakukan pemeriksaan CT Scan adalah klien dengan berat badan dibawah 145 kg. Hal ini
dipertimbangkan dengan tingkat kekuatan scanner. Sebelum dilakukan pemeriksaan CT scan
pada klien, harus dilakukan test apakah klien mempunyai kesanggupan untuk diam tanpa
mengadakan perubahan selama 20-25 menit, karena hal ini berhubungan dengan lamanya
pemeriksaan yang dibutuhkan.
Harus dilakukan pengkajian terhadap klien sebelum dilakukan pemeriksaan untuk
menentukan apakah klien bebas dari alergi iodine, sebab pada klien yang akan dilakukan
pemeriksaan CT Scan disuntik dengan zat kontras berupa iodine based kontras material sebanyak
30 ml. Bila klien ada riwayat alergi atau dalam pemeriksaan ditemukan adanya alergi maka

4
pemberian zat kontras iodine harus distop pemberiannya. Karena eliminasi zat kontras sudah
harus terjadi dalam 24 jam. Maka ginjal klien harus dalam keadaan normal. Berikut ini
merupakan istilah-istilah lain dari CT-Scan yang biasa digunakan, di antaranya :

a. Computed / Computerized Tomography (CT)


b. Computed Axial Tomography (CAT)
c. Computerized Aided Tomography
d. Computerize Transverse Axial Tomography (CTAT)
e. Recontructive Tomography (RT)
f. Computed Transmission Tomography (CAT)

Pada akhirnya, ditetapkan oleh "Radiology and American Journal of Roentgenology" dengan
istilah Computed Tomography (CT)

2.2. pengertian rectifier


Rectifier adalah alat yang digunakan untuk mengubah sumber arus bolak-balik (AC)
menjadi sinyal sumber arus searah (DC). Gelombang AC yang berbentuk gelombang sinus hanya
dapat dilihat dengan alat ukur CRO. Rangkaian rectifier banyak menggunakan transformator step
down yang digunakan untuk menurunkan tegangan sesuai dengan perbandingan transformasi
transformator yang digunakan. Penyearah dibedakan menjadi 2 jenis, penyearah setengah
gelombang dan penyearah gelombang penuh, sedangkan untuk penyearah gelombang penuh di
bedakan menjadi penyearah gelombang penuh dengan center tap (CT), dan penyearah
gelombang penuh dengan menggunakan dioda bridge.

2.3. pengertian IC

Integrated Circuit atau disingkat dengan IC adalah Komponen Elektronika Aktif yang
terdiri dari gabungan ratusan, ribuan bahkan jutaan Transistor, Dioda, Resistor dan Kapasitor
yang diintegrasikan menjadi suatu Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bahan
utama yang membentuk sebuah Integrated Circuit (IC) adalah Bahan Semikonduktor. Silicon
merupakan bahan semikonduktor yang paling sering digunakan dalam Teknologi Fabrikasi

5
Integrated Circuit (IC). Dalam bahasa Indonesia, Integrated Circuit atau IC ini sering
diterjemahkan menjadi Sirkuit Terpadu.

2.4Pengertian inductor

Induktor adalah salah satu komponen yang cara kerjanya berdasarkan induksi magnet.
Induktor biasa disebut juga spul dibuat dari bahan kawat beremail tipis. Induktor dibuat dari
bahan tembaga, diberi simbol L dan satuannya Henry disingkat H.

2.5pengertian kapasitor

Kapasitor adalah komponen elektronika yang mempunyai kemampuan menyimpan


elektron-elektron selama waktu yang tertentu atau komponen elektronika yang digunakan untuk
menyimpan muatan listrik yang terdiri dari dua konduktor dan di pisahkan oleh bahan penyekat
(bahan dielektrik) tiap konduktor di sebut keping.

2.6 Pengertian resistor

Resistor merupakan salah satu komponen yang paling sering ditemukan dalam Rangkaian
Elektronika. Hampir setiap peralatan Elektronika menggunakannya. Pada dasarnya Resistor
adalah komponen Elektronika Pasif yang memiliki nilai resistansi atau hambatan tertentu yang
berfungsi untuk membatasi dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian Elektronika.

2.7 Pengertian optocoupler

Optocoupler adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penghubung


berdasarkan cahaya optik. Pada dasarnya Optocoupler terdiri dari 2 bagian utama yaitu
Transmitter yang berfungsi sebagai pengirim cahaya optik dan Receiver yang berfungsi sebagai
pendeteksi sumber cahaya.

2.8 Pengertian relay

Relay adalah Saklar (Switch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen
Electromechanical (Elektromekanikal) yang terdiri dari 2 bagian utama yakni Elektromagnet
(Coil) dan Mekanikal (seperangkat Kontak Saklar/Switch). Relay menggunakan Prinsip

6
Elektromagnetik untuk menggerakkan Kontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil
(low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi.

2.9 Pengertian transistor

Transistor adalah komponen semikonduktor yang memiliki berbagai macam fungsi seperti
sebagai penguat, pengendali, penyearah, osilator, modulator dan lain sebagainya. Transistor
merupakan salah satu komponen semikonduktor yang paling banyak ditemukan dalam
rangkaian-rangkaian elektronika.

2.10 Pengertian diode zenner

Dioda Zener (Zener Diode) adalah Komponen Elektronika yang terbuat dari Semikonduktor
dan merupakan jenis Dioda yang dirancang khusus untuk dapat beroperasi di rangkaian Reverse
Bias (Bias Balik). Pada saat dipasangkan pada Rangkaian Forward Bias (Bias Maju), Dioda
Zener akan memiliki karakteristik dan fungsi sebagaimana Dioda Normal pada umumnya.

2.11 Pengertian Tranformator

Transformator atau sering disingkat dengan istilah Trafo adalah suatu alat listrik yang
dapat mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain. Maksud dari pengubahan taraf
tersebut diantaranya seperti menurunkan Tegangan AC dari 220VAC ke 12 VAC ataupun
menaikkan Tegangan dari 110VAC ke 220 VAC.

7
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Rancangan Penelitian
Jenis metode penelitian yang digunakan adalah Metode survei yaitu suatu metode yang
digunakan untuk mendapatkan hasil riset dalam bentuk opini atau pendapat dari orang lain yang
berinteraksi langsung dengan objek yang diamati. Dan adapun metode penelitian lainnya adalah
metode Deskriptif dan Kuantitatif yang dimana metode ini adalah metode utama dalam
pengambilan data ilmiah

3.2. Subjek Penelitian

Nama : rectifier

Merk :-

Type :-
[Link] :-
Ruangan : Lab Radiologi ATEM Medan
Produk :

3.3. Blok Diagram Alat

Jalajala Trafo 1 Trafo 2 CN121/ input


PLN pada board
KER KER
KER
RECTIFIER KAPASITOR
BANK
KER
KER
MAIN BOARD

KER

8
3.4 Prosedur Pengukuran

1. Ukur jala jala PLN

2. Hubungkan Trafo1 dengan jala-jala PLN

3. Hubungkan Trafo1 ke Trafo2

4. Ukur tegangan output Trafo2

5. Hubungkan Trafo2 ke cn121 pada board rectifier

6. Ukur tegangan cn121

7. Amati relay dan posisi relay

8. Ukur tegangan pada relay 1 dan relay 2

9. Ukur tegangan pada Tp1-Tp7 dan Tp11-Tp12

10. Ukur output power board rectifier pada cn122

11. Amati indicator LED

Anda mungkin juga menyukai