0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
261 tayangan2 halaman

Contoh Critical Appraisal Jurnal Medis

Penelitian ini mengevaluasi prognosis pasien herpes uveitis anterior dengan menggunakan data primer berupa kuisioner yang dikirimkan kepada pasien dan data sekunder dari rekam medis pasien. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat depresi pasien dipengaruhi oleh karakteristik dan keparahan penyakit masing-masing tanpa memerlukan intervensi lanjutan. Bukti ini dapat dijadikan acuan untuk memberikan pengobatan dan edukasi kepada pasien herpes

Diunggah oleh

Tyagita Khrisna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
261 tayangan2 halaman

Contoh Critical Appraisal Jurnal Medis

Penelitian ini mengevaluasi prognosis pasien herpes uveitis anterior dengan menggunakan data primer berupa kuisioner yang dikirimkan kepada pasien dan data sekunder dari rekam medis pasien. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat depresi pasien dipengaruhi oleh karakteristik dan keparahan penyakit masing-masing tanpa memerlukan intervensi lanjutan. Bukti ini dapat dijadikan acuan untuk memberikan pengobatan dan edukasi kepada pasien herpes

Diunggah oleh

Tyagita Khrisna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CRITICAL APPRAISAL

Validitas
1. Apakah terkumpul sampel Ya (V) Peneliti mengelompokkan
yang jelas dan representatif sampel yaitu pasien dengan
pada satu titik dalam Tidak ( ) herpes uveitis anterior dengan
perjalanan penyakit mereka berbagai karakteristik yang
? disebutkan seperti dermatitis,
keratitis, dll.
2. Apakah follow up Ya ( ) Penelitian ini menggunakan
dilakukan cukup panjang data primer (kuisioner) dan
dan lengkap ? Tidak (V) data sekunder (rekam medis)
dan kuisioner dikirim kepada
subjek dan subjek mengisinya
dirumah lalu subjek mengirim
kembali hasil kuisioner pada
peneliti.
3. Apakah kriteria outcome Ya ( ) Peneliti mengetahui data
yang objektif dilakukan pasien dan pasiennya.
secara “blind” ? Tidak (V)
4. Jika subgrup dengan Ya ( ) Penelitian ini hanya
prognosis yang berbeda, mendeskripsikan hasil
apakah dilakukan Tidak (V) kuisioner dan data sekunder
penyesuaian terhadap faktor lalu membandingkan dengan
prognosis yang penting ? penelitian yang sudah ada
sebelumnya.
5. Apakah terdapat validasi Ya ( ) Pada penelitian dijelaskan
terhadap kelompok pasien bahwa tidak perlu dilakukan
independen ? Tidak (V) intervensi lanjutan karena
prognosis ini juga tergantung
dari karakteristik dan
keparahan penyakit pasien itu
sendiri.
Importance
1. Seberapa besar Cukup besar Penentuan prognosis penyakit
kemungkinan outcome ini ini juga ditentukan dari
terjadi untuk jangka karakteristik dan keparahan
panjang ? penyakit itu sendiri.
2. Seberapa presisi estimasi Cukup presisi Peneliti menyebutkan bahwa
prognosis ? tidak diperlukannya intervensi
lanjutan untuk menentukan
tingkat depresi pada pasien
herpes uveitis anterior.
Applicable
1. Apakah pasien dalam Ya (V) Sebagian besar karakteristik
penelitian ini serupa dengan apsien herpes uveitis anterior
pasien kita ? Tidak ( ) adalah sama.
2. Apakah bukti ini akan Ya (V) Hasil penelitian ini dapat
memberikan pengaruh dijadikan acuan kita untuk
penting secara klinis Tidak ( ) memberikan strategi
tentang sesuatu yang akan pengobatan dan edukasi
anda tawarkan atau kepada pasien herpes uveitis
sampaikan kepada pasien anterior.
anda ?

Anda mungkin juga menyukai