0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan10 halaman

Pengaturan USB Device di Android Studio

Dokumen ini memberikan instruksi lengkap untuk menghubungkan perangkat Android ke Android Studio melalui kabel USB untuk menampilkan aplikasi hasil kompilasi secara langsung pada perangkat. Langkah-langkahnya meliputi penginstalan driver USB, mengaktifkan debugging USB pada perangkat, menambahkan kode konfigurasi ke build.gradle, dan memilih perangkat sebagai target deploy setelah dihubungkan.

Diunggah oleh

budio34
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan10 halaman

Pengaturan USB Device di Android Studio

Dokumen ini memberikan instruksi lengkap untuk menghubungkan perangkat Android ke Android Studio melalui kabel USB untuk menampilkan aplikasi hasil kompilasi secara langsung pada perangkat. Langkah-langkahnya meliputi penginstalan driver USB, mengaktifkan debugging USB pada perangkat, menambahkan kode konfigurasi ke build.gradle, dan memilih perangkat sebagai target deploy setelah dihubungkan.

Diunggah oleh

budio34
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1| Android Studio dan USB Device

ANDROID STUDIO DAN USB DEVICE

1. Android Studio mengizinkan kita menampilkan aplikasi hasil kompilasi kode prorgam java dalam
dua cara. Menggunakan emulator Android atau Android Virtual Device (AVD) yang telah kita
bahas sebelumnya, atau menghubungkan Gadget Android kita langsung ke PC melalui kabel
USB.

2. Keuntungan menggunakan cara kedua dengan menghubungkan Gadget Android ke PC via kabel
USB adalah penghematan memory PC dan kecepatan pengecekan kualitas hasil aplikasi yang
dibangun melalui Android Studio. Karena tidak diperlukan lagi memory untuk menjalankan
emulator Android dalam layar PC.

3. Hubungkan gadget Android anda ke PC melalui USB data. PC akan membaca driver untuk
diinstall. Klik Install Driver. Contohnya adalah OPPO

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


2| Android Studio dan USB Device

4. Jika Gadget Android tidak menyediakan instalasai driver ke Windows secara otomatis ketika
dihubungkan dengan kabel data USB ke PC, maka kita harus mencari situs web yang
menyediakan driver device Android kita untuk kita install secara manual.

5. Setelah melakukan instalasi driver Gadget Android ke Windows, gadget kita perlu diaktifkan
Developer Option settingnya serta melakukan enable debugging optionnya. Untuk
mengaktifkan gadget Android anda mendukung pengembanga aplikasi tap icon pada gadget
SettingsAbout phoneBuiild number. Tap sebanyak 8 kali secara terus menerus sambil
melihat tulisan yang akan muncul hingga menyatakan sekarang anda sudah menjadi developer
(“You are now a developer).

6. Setelah muncul informasi anda menjadi developper maka akan muncul menu tambahan pada
SettingsMoreDeveloper option. Enable kan pilihan USB Debugging menjadi ON (button
hijau). Jika sudah maka gadget anda siap untuk dihubungkan ke PC via kabel data USB sebagai
display real hasil pengembangan aplikasi Android studio.

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


3| Android Studio dan USB Device

7. Setelah melakukan setting di Android sehingga USB Debuggingnya menjadi ON (Enable) kita juga
perlu melakukan penambahan kode setting di file Gradle Scripts[Link] (Module App)

android {
buildTypes {
}
debug {
debuggable true
}
}
}

8. Kode lengkap file setting [Link] dapat dilihat di bawah ini.

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


4| Android Studio dan USB Device

apply plugin: '[Link]'


android {
compileSdkVersion 24
buildToolsVersion "25.0.0"
defaultConfig {
applicationId "[Link]"
minSdkVersion 24
targetSdkVersion 24
versionCode 1
versionName "1.0"
testInstrumentationRunner "[Link]"
}
buildTypes {
release {
minifyEnabled false
proguardFiles getDefaultProguardFile('[Link]'), 'proguard-
[Link]'
}
debug {
debuggable true
}
}
}

dependencies {
compile fileTree(dir: 'libs', include: ['*.jar'])
androidTestCompile('[Link]:espresso-core:2.2.2', {
exclude group: '[Link]', module: 'support-annotations'
})
compile '[Link]:appcompat-v7:24.2.1'
compile '[Link]:support-v4:24.2.1'
compile '[Link]:design:24.2.1'
testCompile 'junit:junit:4.12'
}
9. Sambungkan gadget android ke PC melalui kabel data USB. Maka pada gadget akan muncul pop
up konfirmasi apakah gadget ini akan dijadikan sebagai device yang menampilkan hasil kode
program dari Android Studio (“Allow USB debugging?”). Klik OK untuk setuju. Jika muncul
konfirmasi kedua maka klik OK kembali untuk setuju.

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


5| Android Studio dan USB Device

10. Kita dapat melakukan pengecekan apakah Gadget Android kita sudah terhubunga dengan
Android Studio melalui USB melalui menu ToolsAndroidAndroid Device Monitor. Akan
ditampilkan form Android Device Monitor dan diperlihatkan sebuah device oppo-a51w-d
dengan status Online dan versi 5.1.1 Lolipop (API level 22) yang menandakan gadget android
kita sudah terhubungan dengan baik dan siap untuk dijadikan device debug Android Studio.

11. Jalankan button Run App di Android Studio untuk mulai membuild kode program maka akan
muncul dialog Select Deployment Target. Sekarang terdapat dua device yang muncul Connected
Device OPPO A51 yang terhubung dengan USB dan emulator Android Nexus 5 API 25 yang
merupakan Virtual Device di Memory PC. Pilih Device OPPO A51w. Klik Button OK

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


6| Android Studio dan USB Device

12. Android Studio yang kita install pertama kali menggunakan API Level 24 Nouget sedangkan
Device yang kita hubungkan dengan USB adalah OPPO A51 menggunakan API Level 22 Lolipop
maka akan muncul pesan kesalahan midSDK(API 24) > deviceSDK(API 22). API device lebih
rendah dari settingan target device.

13. Untuk menghilangkan error ini perlu dilakukan dua hal. Mendownload file SDK API Level 22
Lolipop dari SDK Manager Android Studio dan melakukan setting target minimal di Gradle
Setting.

14. Klik menu ToolsAndroidSDK Manager, atau klik button SDK Manager untuk melakukan
downloa file SDK API Level 22 Lolipop.

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


7| Android Studio dan USB Device

15. Akan ditampilkan form dialog Default Setting. Check (contreng) Android 5.1 Lolipop API Level 22.
Klik OK untuk mulai Download. Perhatikan statusnya not Installed sedangkan Android 7.0
(Nouget) sudah terinstall (Update Available). Dapat juga klik Launch Standalone SDK Manager
khusus untuk form dialog SDK Manager tanpat tercampur setingan yang lain.

16. Akan ditampilkan konfirmasi Source Android API Level 22 yang dipilih untuk didownload. Check
option ACCEPT dan klik Butoon NEXT untuk mulai mendownload. Pastikan PC terhubung dengan
internet dengan baik.

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


8| Android Studio dan USB Device

17. Tunggu indikator download selesai. Jika selesai klik OK, akan kembali ke form SDK manager
dengan status API Level 22 pada SDK manager telah berubah menjadi Installed. Klik Button OK.

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


9| Android Studio dan USB Device

18. Setelah berhasil melakukan download file SDK API Level 22 Lolipop, kita juga merubah seting di
file [Link] (Module App) minSDKVersion 24 menjadi 22. Sedangkan targetSDKVersion
tetap 24.
apply plugin: '[Link]'

android {
compileSdkVersion 24
buildToolsVersion "25.0.0"
defaultConfig {
applicationId "[Link]"
minSdkVersion 22
targetSdkVersion 24
versionCode 1
versionName "1.0"
testInstrumentationRunner "[Link]"
}
19. Setelah dirubah minSDKVersionya akan otomatis muncul Link SYNC NOW. Klik Link Sync Now.
Bisa juga melalui menu FileSycnhronize (Ctrl-Alt-Y). Tunggu hingga Gradle Building selesai
untuk menyimpan setingan baru tersebut.

20. Klik Run App kembali untuk mulaui build APK Android, Pilih Connected Device OPPO, klik OK

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)


10 | A n d r o i d S t u d i o d a n U S B D e v i c e

21. Tunggu hingga Gradle Building dan Installing APK Selesai dan muncul aplikasi AflowZ Startup
muncul di gadget Android (Device) OPPO.

22. Jika aplikasi berjalan dengan sukses dengan mencobanya di device android kita dan muncul icon
launcher AflowZ Startup, maka kita telah berhasil melakukan setting USB Device.

23. Selamat Mencoba, semoga sukses Bro...

astimen@[Link] - IndonesiaKu Cemerlang (IKC)

Anda mungkin juga menyukai