0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan1 halaman

Contoh Refleksi Diri dalam Psikiatri

Dokumen tersebut merupakan refleksi diri mengenai pengalaman belajar di stasiun psikiatri. Pembelajaran utama adalah mengasah kemampuan empati untuk memperoleh informasi dari pasien secara lebih mendalam melalui pembicaraan. Harapannya adalah dapat menerapkan empati dan pendekatan holistik dalam mengobati pasien secara utuh yang melibatkan pengobatan fisik dan mental.

Diunggah oleh

Achmad Dana Firman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan1 halaman

Contoh Refleksi Diri dalam Psikiatri

Dokumen tersebut merupakan refleksi diri mengenai pengalaman belajar di stasiun psikiatri. Pembelajaran utama adalah mengasah kemampuan empati untuk memperoleh informasi dari pasien secara lebih mendalam melalui pembicaraan. Harapannya adalah dapat menerapkan empati dan pendekatan holistik dalam mengobati pasien secara utuh yang melibatkan pengobatan fisik dan mental.

Diunggah oleh

Achmad Dana Firman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REFLEKSI DIRI

1. Kesan awal
Psikiatri tidak seperti stase lain, untuk menegakkan diagnosis masih sgt tergantung dg
pemeriksaan penunjang lain, psikitari hampir bisa ditegakkan hanya dengan anamnesis dan
terdapat minimal sekali pemeriksaan penunjangnya,tidak invasive, mengikuti aturan hirarki dari
PPDGJ. Modal penting di stase psikiatri adalah mendengarkan dan merespon perkataan pasien,
mencari gejala2 yg ada lewat arus bentuk isi pikir pasien lewat pembicaraannya. Mneyingkirkan
kemungkinan gangguan organic lain nya.

2. Apa yg dipelajari
Selama berada disini, saya dituntut mampu untuk mengasah empati saya, karena dalam
anamnesis pasien psikiatri harus ada umpan balik positif dari pasien agar kita mengetahui
kemajuan pengobatan, jika anamnesis tanpa empati, info yang ingin digali tidak akan bisa
didapatkan, pasien akan menutup diri terdiri dahulu karena merasa dokter tidak peduli natau
tidak ingin tau penyakitnya. Pasien tidak akan menjelaskan semua keluhannya secara spontan,
maka dari itu psikiatri dituntut untuk mencari tau lebih dalam, seolah masuk kedalam fantasi
pasien tanpa harus membantah dan mendukung nya.

3. Harapan
Agar saya khususnya bisa membawa ilmu yang selama ini didapatkan, mengambil pembelajaran
dari kesalahan2 yg dilakukan sehinga tidak terulang atau meningktakan kemampuan diagnosis
penyakit jiwa. Lebih menggunakan empati. Lebih memperhatikan kesehatan mental pada pasien
penyakit fisik seklaipn, farmakoterpai dan psikoterapi sebagai pengobatan yng berjalan
bersaaaan, mengobati pasien seperti manusia secara utuh (badan dan jiiwa)

Anda mungkin juga menyukai