0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
576 tayangan31 halaman

Panduan Menulis Essay CCIP 2024

Teks ini memberikan panduan lengkap tentang persiapan mengisi delapan pertanyaan essay dalam aplikasi beasiswa CCI Program. Essay tersebut mencakup topik seperti program studi dan konsentrasi minat, pengalaman terkait, tujuan profesional dan pribadi, penyelesaian masalah, kontribusi masyarakat, budaya Amerika yang ingin dikenal, dan budaya Indonesia. Saran terkait penyusunan kalimat dan contoh jawaban juga diberikan untuk memu

Diunggah oleh

agnes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
576 tayangan31 halaman

Panduan Menulis Essay CCIP 2024

Teks ini memberikan panduan lengkap tentang persiapan mengisi delapan pertanyaan essay dalam aplikasi beasiswa CCI Program. Essay tersebut mencakup topik seperti program studi dan konsentrasi minat, pengalaman terkait, tujuan profesional dan pribadi, penyelesaian masalah, kontribusi masyarakat, budaya Amerika yang ingin dikenal, dan budaya Indonesia. Saran terkait penyusunan kalimat dan contoh jawaban juga diberikan untuk memu

Diunggah oleh

agnes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CCIP : ALL ABOUT ESSAY

Assalamu'alaikum,

Sesuai janji gua di blog sebelumnya yang mana gua mau bahas soal pengisian
essay CCIP tahun 2017-2018, oleh karena itu pada blog kali ini gua mau
bahas secara detail (harapannya sih:) soal maksud esssay dan cara mengisi,
tapi sekali lagi ini berdasarkan opini penulis dan mohon maaf juga gua tidak
bisa share essay gua ke teman-teman semua karena itu adalah Plagiarism dan
sangat dilarang di dunia pendidikan (ngeles berbobot ini:). Pada formulir CCIP
2017-2018 ada 8 pertanyaan (essay) dan gua yakin pertanyaannya hampir
sama kek essay-essay beasiswa lainnya, jadi gua sarankan
ambil source sebanyak-banyaknya dari penulis yang lain juga. Ok, mari kita
bahas satu per satu:

1. Within your proposed of study, what do you want to study? Please


describe in detail your specific concentration area of interest within your
field of study!
(Dalam ilmu yang kamu ajukan, apa sih yang ingin kamu pelajari? tolong
jelaskan secara detail?)
Kira-kira seperti itulah garis besarnya, jadi pada bagian ini teman-teman harus
menjelaskan ilmu yang ingin teman-teman pelajari nantinya dan mengapa
butuh ilmu itu. Seperti contoh gua yang waktu itu kerja di NGO (Non
Government Organization) tepatnya di Panti Asuhan, gua jelasin bahwa gua
apply Business Management and Administration dengan konsentrasi ilmu
di Non Profit Leadership and Administration atau bahasa mudahnya itu
Manajemen Organisasi Sosial. Gua jelasin butuh ilmu itu karena di dalam ilmu
atau program studi itu membahas soal Kepemimpinan NGO, Keuangan dan
Cara Mengaturnya, Hukum dan Hak-Hak dan Kewajiban NGO, Manajemen
Voluntir dan Wirausaha untuk NGO. Gua jelasin satu per satu mengapa gua
butuh Manajemen Voluntir dll.
Jadi gua sarankan temen-temen juga kepo soal jurusan atau program studi
yang pingin temen-temen ambil, mata kuliah apa aja yang akan kita dapat
kalau ambil ilmu itu, ini akan membuat temen-temen lebih punya pandangan.
Bingung cara memulai kan ya? sama gua juga dulu bingung cara memulai
kata-katanya. Ok, gua kasih masukan:
"I propose (jurusan) as my field of study with concentration area in (program
studi). As (jabatan kerja), I want to learn (ilmu yang ingin dipelajari) because
(alasannya), dsb)"

2. Please describe your related experience within this field of study. How
would this program of study build on your past education, training and or
experience? If you are new to this field, why did you choose this field?
(Tolong jelaskan pengalaman Anda terhadap program studi ini. Bagaimana sih
program studi yang dipilih masih ada sangkut pautnya dengan pendidikan
terdahulu, pelatihan dan pengalaman Anda? Jikalau program studi ini baru,
mengapa memilih ini?)
Yang intinya adalah "mengapa memilih program studi ini", berikanlah alasan
yang kuat bahwa temen-temen sangat butuh ilmu ini. Kalau semisal udah
bekerja, berikan alasan kenapa di dalam pekerjaan temen-temen ilmu ini
dibutuhkan, semisal kek gua yang kerja di panti, gua jelasin tuh gua tuh bahwa
"di panti gua melakukan ini, itu, dsb, karena ada problem ini gua butuh tuh ilmu
itu demi perbaikan, dan bla bla bla". Bagi yang pingin pindah jurusan
(khususnya pelamar dari S1) jelaskan mengapa ilmu baru ini penting untuk
pekerjaan saat ini, kalau gua boleh dibilang pindah program studi tapi tidak
total dan gua jelasin bahwa gua di panti melakukan pekerjaan yang
sebelumnya belum pernah diajarkan di sekolah formal dan saya butuh teori itu
karena dengan adanya teori, pekerjaan yang dibutuhkan akan ada landasan.
Gua juga menjelaskan aktivitas saya di kampus tetapi yang masih tergolong ke
jurusan ini dan bermanfaat untuk orang lain. Mungkin temen-temen juga bisa
menjelaskan aktivitas sosial-sosial yang lain juga, tapi jangan kebanyakan ya
apalagi sampai alay. #stopbeingalay OK.
Gua bantu cara menyusun kalimatnya, "Today, I am working as ......... I am
responsible for/My jobs are ...... My previous education is ...... Indeed, it helps
me a lot at my current job but.......... On (day) I also dedicate myself to .......)

3. Please describe your future professional and personal goals. How


would CCI Program help you to achieve these goals?
(Tolong jelaskan tujuan kamu baik secara profesional (profesi) dan pribadi.
Bagaimana program CCI dapat membantu meraih tujuan-tujuanmu?)
Di sini temen-temen harus menjelaskan tujuan-tujuan temen-temen ke depan.
Tujuan dalam hal pekerjaan dan pribadi. Contohnya gue, tujuan ikut beasiswa
ini karena ingin lebih profesional dalam menjalankan pekerjaan gue sebagai
social worker dan gue jelaskan juga maksudnya profesional itu. Gue juga
menyampaikan bahwa gue pengen kursus gua lebih keren, ha ha. maksudnya
lebih banyak ide dan tekhnik dalam pengajaran, dll
Secara personal gua juga menyampaikan bahwa gua pingin meningkatkan
bahasa gua yang masih belepotan dan kawan-kawannya.
Bagaimana bisa CCI bisa merealisasikan itu semua? Ya gua balik lagi dengan
program-program yang mereka tawarkan seperti pelatihan bahasa Inggris, dkk.
Gua juga jelaskan kenapa dengan program-program itu bisa membantu
merealisasikan tujuan-tujuan saya. Ok semua!
*Secret (Jadi ga secret berarti soalnya udah share:), Gua sampaikan juga
bahwa gua pingin mendirikan American Corner atau English Corner, dengan
tujuan untuk memperbaiki hubungan kedua negara tersebut mengingat selama
ini kita (gua juga kok:) punya banyak prasangka buruk soal Amerika dan aku
pingin membantu terutama orang Indonesia untuk lebih tahu soal Amerika lebih
sehingga saling memahami satu sama lain. Apa untungnya sih hidup saling
membenci, iya ga sih? Karena beda Agama? karena Trump? Gua jawab:
itulah yang menyebabkan hidup ini berwarna. "Karena Perbedaan itu
Anugerah", *Slogan TNI.
4. Please describe a problem or challenging situation in your educational,
professional or personal life and describe how you resolved it and what
you learned from this situation?
(Tolong jelaskan masalah atau situasi yang susah di dalam hidup, pendidikan
atau pekerjaanmu dan juga jelaskanlah bagaimana kamu mengatasinya? dan
juga apa yang bisa dimabil pelajaran dari masalah ini!)
Dalam hal ini yang dinilai bukan seberapa besar masalah atau susahnya hidup,
tapi lebih ke probelm solving yaitu bagaimana mengatasi masalah tersebut.
Pokonya cari aja masalah yang temen-temen paling kreatif dalam menemukan
jalan keluarnya. Ok
Kalo bagian yang ini gua tidak bisa share karena terlalu tragis, ha ha. Alias ga
kuat ngetik takut keinget lagi masalah itu. Bahaha, padahal males ngetiknya :)
Untuk amanat ceritanya gua cukup ngetik, "The lesson is .........." dengan quote
huruf tebal.

5. If you participate in this program, how do you think your contribution


to your community will be different in five years?
(Jika kamu kepilih, apa kontribusi yang bisa kamu berikan untuk komunitasmu
dan hal tersebut bisa mengubah situasi saat ini dalam waktu lima tahun ke
depan?)
Yang intinya adalah apa kontribusi yang bisa kamu berikan untuk perubahan?
Jangan terlalu stuck dengan komunitas, komunitas bukan berarti harus
masyarakat umum, tapi bisa juga keluarga, lingkungan kerja,intinya membawa
perubahan untuk orang lain.
Sampaikan saja dan yakinkanlah bahwa dirimu akan membawa perubahan
yang baik untuk community mu dengan tujuan-tujuan yang sudah kamu
sebutkan sebelumnya, intinya bahwa essay saling berkesinambungan satu
sama lain.

6. What part of US culture are you eager to experience? Why?


(Apa budaya Amerika yang ingin kamu cicipi?)
"Cicipi" hadeh itu apaan? makanan emang dicicipin? intinya yang ingin kamu
experience atau alami. Untuk yang ini simpel tapi selalu membuat keraguan.
Yang intinya apa US culture yang menarik hati temen-temen dan mengapa?
Eksplore jauh soal Amerika sehingga temen-temen punya pandangan yang
lebih luas, bukan yang selama ini kita lihat di Tipi-tipi doang. Karena enggak
semua yang di TV itu benar tapi ada benarnya juga sih. Pye sih? Gimana sih?

7. What would you like to share about your country and its culture with
the people you meet who may have limited knowledge about it?
(Apa yang ingin temen-temen ceritakan soal Indonesia dan budayanya?)
Yang ini juga bikin galau soalnya Indonesia itu Wow, sumpah deh gua waktu itu
bingung mau promosi yang mana. Awal-awal sih mungkin kek orang awam ya
gua jawabnya, kek mau mempromosikan soal Bali, dan kawan-kawannya.
Justru yang ini salah temen-temen, ga salah sih tapi kurang tepat, karena Bali
udah terkenal kenapa musti dipromosiin. Yang dipromosikan itu justru yang
unik dan orang-orang belum tahu soal itu dan kalau bisa itu asli dari daerah
kalian. Ga harus soal wisata kok, bisa jadi permaian tradisional, kebiasaan unik
masyarakat, dll.
Ok, intinya jangan yang Mainstram!

8. What do you think will be most challenging for you about being away
from your home for a year and living in shared housing with diverse,
multinational participants? What steps will you take to overcome these
difficulties?
(Apa hal yang paling berat jika pergi jauh dari kampung halaman dan tinggal
dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda-beda, Apa
langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi masalah ini?)
Paling jawaban umum orang ya Culture shock dan Homesick, apa lagi? he he.
Kalau ada ide bagus silahkan tambahkan atau bisa jadi ada hal lain selain itu
silahkan disampaikan dan juga jangan lupa cara mengatasi masalah tersebut.
Cara mengatasinya? gua sampaikan gua akan ikut banyak kegiatan baik
pribadi, program atau kampus, kalau udah tingkat parah ya telpon
atau message mereka, kan sekarang udah banyak tuh sosmed yang gratis.
he he. Kalau soal Culture Shock gua sampaikan bahwa gua akan selalu
open-minded dan jadi orang yang selalu Easy-going.

Persiapan Meraih Beasiswa Community College Initiative (CCI)


Program

Saya pernah membahas tentang beasiswa ke Amerika Serikat melalui


Community College Initiative (CCI) Program pada postingan sebelumnya.
Beasiswa ini dibuka setiap tahun-nya dengan batas akhir pengumpulan
berkas aplikasi di sekitar bulan Desember. Nah, pada artikel ini, saya
akan membahas tentang tahap persiapan melamar beasiswa CCI-Program. Jika
ada pertanyaan seputar beasiswa ini, silakan memberi komentar dan saya
dengan senang hati akan membantu menjawab pertanyaan tersebut. Namun,
harap membaca terlebih dahulu sebelum bertanya ya. =)

Tahap awal proses melamar beasiswa CCI-Program adalah sebagai berikut:

Cari informasi mengenai persyaratan lengkap


Lebih jelas dan gampang adalah mengunjungi website
AMINEF [Link], pilih menu Grants for Indonesians, Programs,
Fellowships, lalu pilih Community College Initiative Program.
Selanjutnya akan muncul semua informasi lengkap dari A-Z mengenai CCIP.
Bacalah secara seksama apa saja persyaratan yang harus dilengkapi.
Seringkali ada yang bertanya, "Kak, persyaratannya apa saja?" atau "Kan
yang sudah berpengalaman pasti tahu persyaratannya apa saja." Betul
sekali jika alumni CCIP pasti mengetahui persyaratannya, namun alangkah
baiknya melakukan pencarian informasi terlebih dahulu secara mandiri.
Mungkin ada perubahan atau tambahan persyaratan baru. Apabila ada hal yang
kurang dipahami, bisa menghubungi kantor AMINEF atau bertanya kepada
alumni.

TOEFL ITP/IELTS
Syarat utama beasiswa CCIP ini adalah menguasai bahasa Inggris,
dibuktikan dengan hasil tes TOEFL/IELTS. Lebih baik tes terlebih dahulu
sebelum mendekati batas akhir pengumpulan berkas karena hasil tes bisa
diambil sekitar 10-14 hari setelah tanggal tes, tergantung institusi
masing-masing. Itupun kalau hasilnya memenuhi syarat minimal. Jika tidak,
ya harus mengulang tes sampai hasilnya sesuai dengan yang disyaratkan.
Banyak universitas yang menyediakan layanan tes TOEFL. Untuk tes IELTS,
bisa mencari informasi di IALF (Indonesia Australia Language Foundation).

Buat daftar dokumen yang dibutuhkan


Untuk mempermudah pengecekan, buatlah daftar dokumen apa saja yang
dibutuhkan dan centanglah/coretlah dokumen yang sudah disiapkan. Jadi,
tidak ada dokumen yang tertinggal ketika mengirim berkas aplikasi
beasiswa CCIP. Dan uruslah sendiri dokumen-dokumen yang diperlukan,
sekaligus latihan karena nantinya kita akan hidup di negeri orang dimana
semua hal diurus sendiri tanpa perantara.

Legalisir Ijasah
Ijasah akademis yang dilampirkan harus dilegalisir. Siapkan beberapa
lembar copy ijasah yang akan dilegalisir untuk persiapan jika suatu saat
membutuhkan legalisir ijasah. Sekali lagi, persiapkan hal ini jauh hari
demi kelancaran proses lamaran beasiswa CCI-Program.

Jasa penerjemah tersumpah


Salah satu persyaratan dokumen yang dibutuhkan adalah ijasah SMA dan
Diploma/S1 yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Anda harus mencari
penerjemah tersumpah dan tidak diperbolehkan menerjemahkan sendiri.
Untuk ijasah S1/Diploma, cobalah untuk bertanya pada almamater anda.
Beberapa universitas melayani terjemahan ijasah bagi para alumni.

Pengisian form aplikasi


Mengisi form aplikasi beasiswa CCIP membutuhkan persiapan yang matang.
Selain mengisi data diri, ada beberapa pertanyaan/essay yang harus
dijawab secara spesifik dan tepat. Saya membutuhkan waktu hampir 2 minggu
untuk melengkapi form aplikasi karena harus mencari celah waktu di antara
pekerjaan kantor dan kegiatan di komunitas. Jadi, anda harus bisa membagi
waktu untuk melengkapi form aplikasi demi terwujudnya cita-cita traveling
ke Amerika Serikat. Eh, maksud saya cita-cita belajar di Amerika Serikat.
Hehe.

Cek ulang kelengkapan berkas

Sebelum mengirim berkas aplikasi, selalu lakukan pengecekan ulang. Apakah


form aplikasi sudah terisi lengkap, essay sudah terjawab dengan tepat,
dokumen yang diminta sudah lengkap, dan lain-lain. Perlu diperhatikan
juga lama waktu pengiriman berkas dan pilihan layanan jasa pengiriman
paket yang tepat. Pengiriman berkas dari daerah Indonesia Timur tentu
memerlukan waktu lebih lama dari daerah lain di area Pulau Jawa, jadi harus
diperkirakan dengan baik supaya berkas diterima AMINEF tepat waktu.

Tahap selanjutnya:

Paspor

Bagi yang belum memiliki paspor pada saat melamar beasiswa ini, tidak ada
salahnya untuk mempersiapkan paspor apapun hasilnya nanti. Mengurus
paspor tidaklah sulit asal dokumen yang diperlukan lengkap. Nah, karena
mengurus paspor juga memerlukan waktu, jadi lebih baik bergerak cepat
mempersiapkan segala sesuatu yang mungkin terjadi. Jika sewaktu-waktu
diminta data paspor, anda sudah menyiapkannya.

Wawancara

Setelah berkas aplikasi terkirim, tibalah memasuki masa penantian yang


mendebarkan. Tahap selanjutnya setelah lolos seleksi berkas aplikasi
adalah wawancara. Jika terpilih mendapat undangan wawancara, jangan
terlalu senang terlebih dahulu karena perjuangan panjang yang sebenarnya
baru dimulai. Usahakan tetap tenang dan pelajari lagi form aplikasi anda
dengan baik. Tarik napas, hembuskan dan hapalkan isian essay anda.

Dokumen pendukung, tambahan essay, dll


Lolos tahap wawancara? Selamat anda harus berjuang lebih keras lagi!!
Berdasarkan pengalaman saya, setelah pemberitahuan lolos wawancara anda
akan diminta untuk melengkapi beberapa dokumen pendukung. Anda harus
menyerahkan dokumen-dokumen ini dalam waktu sesegera mungkin. Itulah
mengapa saya katakan bahwa anda harus berjuang lebih keras karena bisa
saja anda menerima email di pagi hari dan harus melengkapi dokumen yang
diminta serta harus dikirim kembali pada siang atau sore hari itu juga.
Semboyannya adalah lebih cepat lebih baik.

Maju selangkah untuk mencapai dua langkah


Setelah permintaan dokumen pendukung dan lain sebagainya sudah dikirimkan,
kembali lagi ke masa penantian yang dijamin akan membuat galau seutuhnya.
Saat-saat ini sebaiknya diisi dengan banyak berdoa, berpuasa, dan beramal.
stalking-an. Hehehe. Cari tahu informasi tentang pengalaman mereka selama
proses persiapan hingga sampai di negeri Paman Sam. Beberapa alumni
CCI-Program membagikan pengalaman mereka melalui blog atau vlog. Bagi
pengguna Facebook, bisa mencari kata kunci @WeAmerindo atau AMERINDO,
kalau sudah ketemu jangan lupa "like" ya. Di halaman AMERINDO, banyak
informasi, pengalaman, dan ragam kegiatan yang sudah dilakukan oleh
grantee dari Indonesia. Pokoknya, cari terus informasi
sebanyak-banyaknya untuk mempersiapkan diri menjadi salah satu penerima
beasiswa CCI-Program. Intinya jangan berpangku tangan dan hanya menunggu
apa yang akan terjadi.

Tes Kesehatan
Jika sudah sampai pada tahap tes kesehatan, bisa diartikan sudah menempuh
separuh perjalanan. AMINEF akan mengirim email dan menjelaskan tentang
tes kesehatan dan vaksin yang diperlukan. Kala itu saya harus general
check-up serta suntik vaksin Polio, DPT, dan MMR (kepanjangan dari
singkatan vaksin-vaksin ini bisa dicari di Google ya

Visa J-1
Setelah tes kesehatan dinyatakan lolos dan menerima email pemberitahuan
bahwa anda terpilih sebagai CCIP grantee, sampailah anda pada proses
pengurusan visa J-1. Anda akan diminta untuk mengisi online form
pendaftaran DS-2019 pada website resmi konjen Amerika Serikat. Dihimbau
untuk mengisi form aplikasi visa ini sendiri tanpa bantuan orang lain.
Tidak usah bingung bagaimana cara pengisian formnya, AMINEF akan
memberikan petunjuk pengisian form secara terperinci. Pokok'e AMINEF jos
tenan rek!

Wawancara Visa di Kedutaan Amerika Serikat


Jadwal wawancara akan diberikan oleh AMINEF secara kelompok. Yang harus
diperhatikan adalah datang lebih awal sebelum jadwal wawancara karena
pasti antrian mengular naga panjangnya. Membawa dokumen yang diperlukan
saja. Barang-barang lain yang tidak diperlukan sebaiknya tidak dibawa
karena proses keamanan di kedutaan AS super ketat. Pada saat wawancara,
usahakan untuk menjawab pertanyaan dengan jelas dan tepat. Santai dan
jangan gugup supaya wawancara berjalan lancar. Dalam hal ini, pihak AMINEF
tidak bertanggung jawab apabila pengajuan visa J-1 anda ditolak karena
selama wawancara adalah murni percakapan antara pewawancara dan anda.

Pre Departure Orientation (PDO)


Sebelum berangkat ke Amerika Serikat, seluruh grantee akan dikumpulkan
dan diberi pengarahan tentang CCI-Program. Persiapan apa saja yang harus
dibawa, tata cara perkuliahan di Community College, bagaimana budaya dan
gaya hidup di Amerika Serikat, penjelasan tentang hak dan kewajiban selama
menjadi grantee, dan masih banyak lagi. PDO ini dirancang untuk
mematangkan para grantee sebelum keberangkatan sehingga dapat
mempersiapkan diri untuk menyongsong pengalaman hidup yang tak terlupakan
di Amerika Serikat.

Tiket pesawat menuju Amerika Serikat dan Peraturan Maskapai


Pengalaman saya setelah Pre Departure Orientation (PDO) adalah menyiapkan
apa saja yang akan dibawa ke Amerika Serikat. Tiket pesawat menuju Amerika
Serikat akan dibantu persiapannya oleh AMINEF. Setelah anda mendapatkan
konfirmasi tiket, pastikan anda cek ulang dengan peraturan maskapai
sesuai tiket yang anda peroleh. Setiap maskapai mempunyai kebijakan
tersendiri. Contohnya adalah ukuran koper yang diperbolehkan dibawa ke
kabin pesawat dan bagasi. Saya membeli koper dengan ukuran 31" dengan
maksud semua keperluan akan saya masukkan dalam satu koper saja. Namun,
pesawat yang akan saya tumpangi hanya memperbolehkan ukuran 28" untuk
masuk ke dalam bagasi pesawat. Akhirnya saya harus membeli lagi koper yang
baru.

Tahap akhir:

Menghitung hari menuju Amerika Serikat


Akhirnya bisa bernapas lega pada tahap ini. Bangga dengan hasil kerja
keras sendiri meski bukan yang paling sempurna. Saran saya, pada saat
penantian berangkat ke Amerika Serikat, tulislah hal-hal apa saja yang
ingin anda capai selama berada di Amerika Serikat. Waktu amat sangat
berharga ketika anda tinggal di sana, maka pergunakan sebaik-baiknya agar
tidak menyesal ketika tiba saatnya kembali ke tanah air.
Inilah sekilas tentang proses persiapan beasiswa CCI-Program berdasarkan
pengalaman saya. Susah di awal namun menghasilkan sesuatu yang indah pada
saatnya. Perjuangan akan terus saya lanjutkan meski sekarang telah
menyelesaikan CCI-Program. Mungkin suatu saat saya akan kembali ke
Amerika Serikat untuk meneruskan apa yang belum saya capai ketika tinggal
di sana. Amen!

Timeline: Beasiswa CCIP 2018-2019

1 November - 1 Desember 2017


PROSES PERJUANGAN KERAS MERAIH MIMPI
Kegiatan :  Beasiswa CCIP resmi dibuka (info lengkap:
klik disini)
 Melengkapi semua dokumen persyaratan
 Mengerjakan essay dengan serius satu bulan
penuh

Persyaratan Dokumen :  Application form yang berisi data diri, pilih


program studi, riwayat pendidikan, pengalaman
kerja, volunteer, dan essay
 Sertifikat TOEFL ITP minimal 500, tapi jika
mendapat lebih dari 450 pun dan sertifikat tidak
official ETS pun boleh melamar, tapi dengan
catatan akan tes TOEFL di AMINEF jika essay-nya
lolos saat interview
 Fotokopi Ijazah SMA/SMK yang dilegalisir
 Translate Ijazah SMA/SMK tersumpah
 Fotokopi SKHUN SMA/SMK yang dilegalisir
 Translate SKHUN SMA/SMK sederajat tersumpah
 Fotokopi Ijazah D3/S1 yang dilegalisir *
 Translate Ijazah D3/S1 tersumpah *
 Fotokopi Transkrip D3/S1 yang dilegalisir *
 Translate Transkrip D3/S1 tersumpah *
 Fotokopi Passport / KTP
 Surat Keterangan Bekerja (bahasa Indonesia)

Keterangan :  Syarat mengikuti beasiswa ini secara singkat


mempunyai penglaman kerja dan minimal lulusan
SMA/SMK
 Jika lulusan S1, pilihan program studi harus
berbeda dengan pendidikan sebelumnya tapi
relate dengan pekerjaan
 Jika lulusan D1/D2/D3, program studi boleh
sama/beda dengan pendidikan sebelumnya dan harus
relate juga dengan pekerjaan
 Persyaratan dokumen dikirim melalui pos
(hardcopy)
 Sebelum dikirim simpan baik-baik softcopy
dokumen dan scan dokumen-dokumen yang diperlukan

Sharing : (1) Pengalaman Belajar dan Rekomendasi Buku


TOEFL ITP
(2) Suka Duka Melengkapi Berkas Beasiswa CCIP
(3) Pengenalan Beasiswa CCIP & 3 Rahasia Menulis
Essay
(4) Mengupas Tuntas Essay Beasiswa CCIP Part 2

26 Desember - 02 Januari 2017


SUJUD SYUKUR ATAS UNDANGAN WAWANCARA
Kegiatan :  Mendapatkan email yang menjadi sumber
kebahagiaan
 Mempersiapkan dokumen yang harus dikirim
(softcopy)
 Membalas email untuk mengkonfirmasi
kehadiran dan melampirkan dokumen yang
diminta

Persyaratan Dokumen :  Softcopy Application form


 Softcopy dokumen hasil scan fotocopy
legalisir pendidikan
 Softcopy dokumen hasil scan fotocopy passport
/ KTP
 Softcopy Curriculum Vitae

Keterangan : Softcopy yang dilampirkan dalam email berbentuk


PDF dan total keseluruhan dokumen tidak melebihi
2 MB

Sharing : Tips Belajar Speaking English dan Persiapan


Panel Interview Beasiswa CCI Program

10-15 Januari 2018


RINCIAN DAN TUGAS MENUJU WAWANCARA
Kegiatan :  Mendapatkan email terkait detail waktu
wawancara
 Mendapatkan tugas tambahan sebelum wawancara
 Mengirimkan softcopy melalui email dan print
dokumen yang harus dibawa saat wawancara

Persyaratan Dokumen : Softcopy yang dikirim melalui email :


 Application Report FINAL (essay berbeda)
 Biographical sketch
 Nomor rekening bank

Keterangan : Softcopy di email dalam bentuk Microsoft Word

Sharing : (1) Tiga Rahasia Sukses Menulis Essay Beasiswa


CCI Program
(2) Tips Belajar Speaking English dan
Persiapan Panel Interview Beasiswa CCI Program

17 Januari 2018
BIG DAY! INTERVIEW FOR CCI PROGRAM
Kegiatan :  Datang sebelum waktu yang ditentukan dan
kenalan dengan calon partisipan lainya
 Relaks dan lakukan yang terbaik agar bisa
meraih mimpi untuk kuliah di luar negeri

Persyaratan Dokumen : Hardcopy yang harus dibawa saat interview


 Surat Keterangan Bekerja format dari AMINEF
 Compliance Statement ditanda tangan diatas
materai 6000
 Dokumen lainnya yang kira-kira dapat
mendukung saat interview seperti bukti
sertifikat, portofolio, dll (opsional)

Keterangan : Success is where preparation and opportunity


meet :)

Sharing : Tips Belajar Speaking English dan Persiapan


Panel Interview Beasiswa CCI Program

30 Januari – 08 Februari 2018


LAMPU HIJAU MENJADI NOMINATED
CANDIDATES
Kegiatan : Melengkapi semua dokumen persyaratan untuk
dikirim ke Amerika

Persyaratan Dokumen :  Application Form CCIP 2018


 Fotokopi Ijazah SMA/SMK yang dilegalisir
 Translate Ijazah SMA/SMK tersumpah
 Fotokopi SKHUN SMA/SMK yang dilegalisir
 Translate SKHUN SMA/SMK sederajat tersumpah
 Fotokopi Ijazah D3/S1 yang dilegalisir *
 Translate Ijazah D3/S1 tersumpah *
 Fotokopi Transkrip D3/S1 yang dilegalisir *
 Translate Transkrip D3/S1 tersumpah *
 Fotokopi Passport (WAJIB)

Keterangan : Persyaratan dokumen dikirim melalui pos


(hardcopy) dan juga melalui e-mail (softcopy).

Sharing Experiences : Suka Duka Melengkapi Berkas Beasiswa CCIP

08 Februari 2018 – 12 Maret 2018


PENGUMUMAN NOMINATED CANDIDATES &
MEDICAL CHECK UP
Kegiatan : Melengkapi dokumen MCU untuk dikirim ke Amerika

Persyaratan Dokumen :  Medical Form CCIP 2018


 Surat Keterangan sudah imunisasi Polio & DPT
(Puskesmas)
 Surat Keterangan sudah melakukan MCU
 Surat Keterangan sudah vaksin MMR ke-1
 Surat Keterangan hasil TST (TB Skin Test),
IGRA, atau Rontgen X-Ray (Pilih salah satu/dua)
 Surat Keterangan sudah vaksin DPT ke-4
 Surat Keterangan sudah vaksin MMR ke-2

Keterangan :  Persyaratan dokumen fotocopy-nya dikirim


melalui pos (hardcopy) dan juga scan-nya
dikirim melalui e-mail (softcopy).
 Semua surat keterangan diusahakan diterbitkan
dalam Bahasa Inggris, jika tidak gunakan jasa
terjemahan tersumpah.

Sharing : Panduan Lengkap Medical Check Up Beasiswa CCIP


agar Memiliki Persiapan Matang dalam
Menghadapinya

04 Mei 2018 – 09 Mei 2018


PENGUMUMAN & KONFIRMASI EMAIL
SELECTED CANDIDATES
Kegiatan : Membalas E-mail kebahagiaan ini, karena kita
sudah 95% pasti berangkat ke USA

17 Mei 2018 – 04 Juni 2018


APLIKASI ONLINE & INTERVIEW VISA
PELAJAR AMERIKA
Kegiatan :  Mengerjakan aplikasi online visa non-imigran
DS160
 Interview Visa di Kedutaan Besar Amerika

Dokumen Aplikasi :  Pas Foto 5x5 cm


Online  Passport dan KTP
 Kartu Keluarga
 Ijazah dari SMP s.d S1
 Info riwayat pekerjaan
 SEVIS (akan di-info-kan AMINEF)

Dokumen Interview  Passport dan KTP


Visa  Confirmation Page DS160
 Pas Foto 5x5 cm (4 lembar)
 Invitation letter (diberikan AMINEF)
 DS2019 (diberikan AMINEF saat briefing)

Sharing : Mendapatkan U.S. Visa untuk Exchange Student


(J1)

17 Mei 2018 – 04 Juli 2018


PRE-DEPARTURE ORIENTATION
Kegiatan : Pelatihan yang sangat bermanfaat, bermakna dan
takkan pernah terlupakan untuk memahami hal apa
saja yang harus dipersiapkan sebelum berangkat,
memahami tantangan dan keseruan yang akan
dialami di Amerika, dan memperkuat ikatan antar
penerima beasiswa CCI Program tahun 2018.

Sharing : Coming soon!

Mengupas Tuntas Essay Beasiswa Part


2: Penjelasan dan Contoh Essay CCIP
2018
 Home
 CCIP's Timeline
 Jakarta

Mengupas Tuntas Essay Beasiswa Part


2: Penjelasan dan Contoh Essay CCIP
2018
1:31 PM

Posting ini merupakan lanjutan dari posting sebelumnya mengenai cara


penulisan essay beasiswa, namun sekarang pembahasannya akan sedikit lebih
teknis. Posting ini diawali dengan video tentang bagaimana cara menjawab
essay beasiswa dengan penjelasan dari Kak Budi Waluyo founder Sekolah
TOEFL dan SchoolingMe. Pada video tersebut dijelaskan bahwa dalam menulis
essay, kita harus memahami lebih dalam maksud dari sebuah pertanyaan
beasiswa. Biasanya dalam satu pertanyaan terdapat beberapa tujuan
pertanyaan yang diharapkan dapat dijawab dengan tepat oleh pelamar
beasiswa, dan kita harus memisahkan pertanyaan yang memiliki perbedaan
tujuan tersebut dan kemudian kita jawab satu per satu kemudian digabungkan
dalam satu ide pokok utama.

Berdasarkan buku “College Essay Esential: A Step-by-Step Guide to


Writing a Succesful College Admisions Essay”, ada 2 jenis struktur dalam
menjawab essay yang harus kita pahami: (1) Narative Structure: Essay ini
bersifat kronologi dan memiliki hukum sebab-akibat dimana satu momen
pengalaman mempengaruhi kepada pengalaman selanjutnya. (2) Montage
Structure: Essay ini dimana kita menulis berbagai momen pengalaman tapi
sangat mendukung satu ide utama dalam paragraf. Untuk contoh dari kedua
struktur tersebut, defir berikan pada jawaban essay CCIP 2018 dibawah.

Naaah jika sudah tahu fundamental how to write essay seperti yang di
jelaskan pada dua paragraf diatas, selanjutnya mari kita bahas tentang
essay CCIP 2018 ini yang terdiri dari 15 pertanyaan jika dipecah atau 8
pertanyaan utuh jika tidak dipecah atau 6 pertanyaan jika dikategorikan.
Defir mengerjakan essay CCIP 2018 ini satu bulan penuh pada November 2017
dan mengerjakannya dengan cara mencicil jawaban, target 1 pertanyaan
untuk 2 hari dapat diselesaikan, tapi dalam prakteknya ada yang 1 hari
menjawab 1 pertanyaan dan yang susah ada yang 3 hari untuk menjawab 1
pertanyaan. Defir sarankan untuk mengerjakan dari yang termudah ke yang
tersulit (boleh acak).

Defir akan membahas essay CCIP 2018 ini per kategori, yaitu (1) Field of
Study (2) Goals (3) Leadership (4) Adversity (5) Diversity (6) Time
Management. Naaaah jika sudah mengetahui kategori diatas, mulailah dari
sekarang perbanyaklah referensi membaca mengenai ke-6 hal tersebut dan
cari pengalaman yang dapat mendukung pada setiap kategori tersebut.
Sehingga nanti dalam pengerjakannya akan lancar. Yuk kita bahas satu per
satu!

Field of Study: Motives & Related


Experiences
#1: Within your proposed field of study, what do you want to study? Please
describe in detail your specific concentration areas of interest within
your field of study.
#2: Please describe your related experience within this field of study.
How would this program of study build on your past education, training,
and/or experience?

Untuk masing-masing pertanyaan diatas, kita harus menjawab masing-masing


minimal 2 paragraf yang tujuan dari pertanyaan tersebut adalah untuk
mengetahui apakah ketertarikan kita terhadap program dan konsentrasi
jurusan itu sesuai atau tidak dengan tujuan dari CCIP dan ketersedian
education tools dan penempatan kuliah di college nanti. Menurut defir
essay ini merupakan essay yang paling vital atau sangat penting dalam
penilaian kita layak atau tidak menjadi penerima beasiswa.

Untuk pertanyaan #1, di essay ini kita harus menjelaskan konsentrasi


jurusan apa yang diambil beserta alasan kuat yang dijawab dengan cara
straight to the point dan logic. Berikut contoh jawaban yang defir tulis
dengan montage structure dan silahkan jadikan referensi namun jauhi
plagiarisme yaaa:

I am eager to learn more about Business Management and Administration


specifically in Marketing at a community college in the United States.
I choose marketing field because it allows me to tap into my passion and
most importantly, I think marketing is one of the essential elements in
every business as not only it can build brand awareness, but also it can
increase sales, grow businesses and engage customers. Besides, I have
always dreamed of studying abroad to advance and update my training in
marketing and my communication skill in English. I need to learn the
specific courses in a community college which focus on social media
marketing, promotion, public relation, sales management, etc. These kinds
of particular subjects are barely available in Indonesia, especially in
my previous education in my major of marketing. Plus, I need to experience
education atmosphere in the English-speaking country to develop my
critical thinking in academic writing and my speaking proficiency in
English. I believe CCI program is the perfect opportunity for me to
practice and learn new skills with the international language.

Furthermore, this program offers an internship abroad which is important


for me to improve myself as both an individual and as a future professional.
When I was in college, the importance of intern program gave me inspiration
for the current digital era, and I have learned about social media
marketing which I had never known before. I have shared and applied this
knowledge to my current job as Consultant for Small Medium Enterprises
(SMEs). According to data from Ministry of Cooperative and SMEs,
Indonesia's SMEs contribute about 55.6% of the GDP, and the share of SMEs
with e-commerce capabilities is 8%. The data shows that SME is one of the
pillars of Indonesian economy as it can generate a positive impact on
economic development as well as reduce the number of unemployed and
poverty. For developing SMEs, the government has a program to drive 6
million SMEs Go Digital by 2020, and I want to be part of the success of
the program, so I hope I could sharpen myself in marketing especially in
social media marketing with CCI program.

Untuk pertanyaan #2, Di essay ini kita harus menjelaskan pengalaman yang
berhubungan dengan jurusan yang kita ambil. Jika sudah S1, maka jurusan
yang dipilih harus berbeda dengan pendidikan terakhir tapi pengalaman
profesional, kegiatan sosial dan non formal lainnya sangat berhubungan
dengan jurusan yang diambil. Jika SMA-D3, maka jurusan boleh sama dengan
pengalaman yang mendukung. Poin utama dari essay ini adalah sinktonisasi
dan koheren antara jurusan yang dipilih dan pengalaman kita serta
menjelaskan bahwa jurusan yang kita pilih sangat mendesak, dibutuhkan dan
penting untuk kita dalam mengembangkan diri, karir, dan sosial. Berikut
contoh jawaban yang defir tulis dengan narative structure dan silahkan
jadikan referensi namun jauhi plagiarisme yaaa:

I have started to fall in love with marketing since in the college, and
I had rewarding experiences in this discipline on my previous education
at Polytechnic of APP Jakarta. I am grateful that I had been on The Dean’s
List every semester and won several marketing competitions. My most
memorable project at the contest was about producing an innovative product
from the culinary heritage of Indonesia called ‘rujak’ which is seasonal
fruits with spicy palm sugar dressing and served on stone mortar,
remodeling to be the Rujak Chips Mr. Chipo. My team and I were excited
to learn how to create a marketing strategy as well as how to give service
excellently and sale directly our product to the customer in the
competition. We created not only the selling value such as a delicious
taste, unique branding, and attractive packaging but also the promotion
idea like beautiful display stand, sales outfit, production video,
product's mascot and jingle. Eventually, because of our product design,
creative marketing plan and high selling in the contest, we got the 1st
winner in Innovative Product Competition at the campus level and the 2nd
winner in Business Plan Competition at the national level. These
achievements helped me find something I am truly passionate about, and
this is the reason why I choose marketing on this proposal which I believe
CCI program would give me more insight into this discipline.

After graduated, I had worked as a Consultant for Small and Medium


Enterprises in a government department in Purwakarta, the 2nd smallest
regency of West Java. Even though I do not directly work in a marketing
department or an advertising agency, but I actively involved in helping
small business grow by giving them advice about marketing and business
management. It is remarkable for me to assist business owners and to
provide the best solution for improving their business operation and
marketing, and it made me realize that I need to develop my competency
in order to be able to support them more, especially in digital marketing.
According to Deloitte's research in 2016, only 9% of 57.9 million MSMEs
in Indonesia use the internet to sell their products with an integrated
social media or e-commerce platform. In fact, the World Bank research
mentions, the involvement of SMEs digitally become one of the drivers to
achieve the target of 7% Indonesia's economic growth in 2025. The data
makes me think the opportunity for SMEs to explore and utilize social media
and e-commerce platforms to support their business. However, I still have
insufficient knowledge in this field. Thus, I need to learn more from the
expert. I hope I will be able to enhance and increase my ability in
marketing through CCI program for gaining bright future of my career path
and be able to contribute more to the society.

After I entered the business world, I became increasingly fascinated by


how marketing worked and realized a lot of marketing skills which I have
to improve for pursuing my dream by joining CCI program. I demandingly
need to find internationally-standardized platforms to develop myself
personally and to upgrade my capacity as tomorrow’s marketing expert.
Thus, I believe this program could be one of them which would provide my
needs such as developing my communication skill in English, learning
marketing from the expert, consulting for career development,
experiencing marketing internship abroad or volunteerism in general
business, and having networks from around the world. I hope this program
will bring me priceless life-changing experience and generate bold
motivation to play my roles as an Indonesian youth who could not only
succeed in a professional career but also give positive impacts to society.
Finally, I am very excited and highly motivated to become a participant
in CCI program.

Goals: Short-term and Long-Term


#3: Please describe your short-term goals that you want to accomplish
during the CCI Program in each of the following areas. (a) Professional
and/or educational goals; (b) Personal development goals; (c) Learning
about U.S. culture and sharing your culture with others.

Pada essay ini, kita harus menjelaskan seraca rinci rencana jangka pendek
kita, artinya kita harus memiliki gambaran jelas mengenai apa yang akan
dilakukan, target prestasi pendidikan yang ingin didapatkan, serta budaya
apa yang mau kita pelajari dan bagikan selama kita di Amerika serikat.
Untuk jawaban minimal 1 paragraf per kategori. Dalam membuat goals,
usahakan masuk akal dan tidak berlebihan alias SMART (Specific,
Measurable, Attainable, Realistic dan Timely).

#4: Please describe your long-term goals that you want to accomplish in
the first few months upon returning home after the CCIP. (a) Professional
and/or educational goals; (b) Personal development goals; (c) Sharing
what you have learned and giving back to your local community after the
CCI Program; (d) How would the CCI Program help you to achieve these goals?

Pada essay ini, terkait impian jangka panjang terkait apa yang ingin
dicapai setelah pulang ke Indonesia dari segi karir, pendidikan dan
pengembangan diri. Jelaskan pula rencana apa yang akan dilakukan setelah
kembali dari Amerika dan bagaimana kita menggunakan keterampilan dan
pengetahuan didapatkan dari mengikuti CCIP dan kontibusi apa yang akan
kita berikan di masyarakat setelah mengikuti program beasiswa ini. Tips:
Buat goal yang SMART dan jelaskan alasan kenapa CCIP ini bisa membantu
mencapai itu semua.

Leadership: Characteristics and


Experiences
#5: (a) What are three leadership traits or characteristics that are
important to you? (b) Give an example of a time that you demonstrated
at least one of these traits and improved a situation.

Pada essay ini, usahakan kita memiliki referensi yang banyak mengenai
kepemimpinan dan juga paling penting memiliki pengalaman menjadi pemimpin
dalam sebuah organisasi. Dari pengalaman dan pemahaman yang kita miliki
mengenai kepemimpinan ini, bisa kita elaborasi sehingga essay pada bagian
ini bisa lebih bermakna. Berikut contoh jawaban yang defir tulis dengan
montage structure dan silahkan jadikan referensi namun jauhi plagiarisme
yaaa:

In my opinion, the most essential of leadership characteristics are


inspiring, cooperative and competence. First, the inspirational leaders
always have a clear vision which is inspiring people to achieve goals
together. They also show the quality of integrity for succeeding the
organization's objectives and overcoming the community's problems. That
is why they own the trust of the people. Driven by that, I have worked
hard to keep polishing this leadership trait by demonstrating my clear
vision, mission, and commitment to be a leader. The result is I had been
elected as the leader of several organizations which focused on community
and youth empowerment since in I was the middle school. For example, I
was the chief of boy scout movement and vice president of students' council
in junior high school, the chief of Paskibra and the president of students'
council in senior high school, and the president of TPL-IKM Communication
Forum in college. Yes, they were mostly small-scoped organizations, but
they indeed have taught me a lot of lessons about how to become a good
future leader for inspiring people to accomplish our goals altogether and
empowering them to deal with the challenging situations of the community.
Second, ……………………………………..
Last, ………………………………………... In my experience, I mostly have
met followers who have a high commitment to the organization but a low
competency for doing their jobs. For example, when I was a leader for
industrial scholarship awardee in college, the members of technology and
information division had limited skills in journalism and website, but
they wanted to overcome this situation by consulting with me as a leader.
In this case, I helped them with coaching style; I gave time listening
to their problems and offering advice for participating in training with
the former member of the division who has competency in operating website
and with a lecturer who is expert in journalism. After we organized this
workshop on our campus, the division members actively update well-written
news in facebook groups and website. Their posting was always helpful for
educating all member of the community. In the end, I understand leadership
is about the progress of follower for getting a job done successfully and
achieving organization goals together.

Adversity: Challenging Situation


#6: Please describe a problem or challenging situation in your
educational, professional, or personal life and describe how you resolved
it and what you learned from this situation. How did you demonstrate
flexibility during this challenging time?

Pada essay ini, kita harus memaparkan pengalaman dari tantangan,


rintangan atau hambatan yang pernah dialami baik itu berkaitan dengan
masalah pribadi, sekolah, kampus atau pekerjaan. Dalam menulis essay ini
kita tidak harus memiliki cerita yang sangat luar biasa, namun kejujuran
sangat diutamakan dalam penulisan essay penyelesaian masalah ini. Ketika
menulis bagian ini dan membacanya kembali, kita harus bisa memberikan
elemen kata-kata emosional sehingga pembaca merasakan kesedihan atau
semangat dalam perjuangan menyelsaikan tantangan ini. Berikut contoh
jawaban yang defir tulis dengan narative structure dan silahkan jadikan
referensi namun jauhi plagiarisme yaaa:

Because of the economic condition of my family, I had to allow my family


to take a role in deciding my future because my parents said that I could
never go to the college. I had to study mechanical engineering at a
vocational high school which provided a scholarship and good prospect for
jobs after graduation. Although I am not passionate about that field of
study, I had to support my family by going to that school. For the first
time, I was far away from home by bringing hope and expectation from my
family. I was frightened to take care of myself in a boarding house and
to keep motivated for studying. I overcame this situation by setting goals
to accomplish during the study. I wrote these goals in a paper and put
it on the wall of my room. The goals that I wrote are (1) get the high
grades and be the best student in the class every semester, (2) get a
scholarship for financial support, (3) be the leader of the school
organizations, and (4) win the regional and national competition. Believe
it or not, although I am not passionate about my field of study, I achieved
all of these goals anyway because I had big motivation and consistent
effort.

I had the moment of truth which I got during my internship in the last
semester of my vocational high school. It made me realized the significant
role of passion and the meaning of doing an actual job. I realized that
my future should be decided by myself as well as my profession because
I will spend the most of my time for the rest of my life doing it. I couldn't
imagine how it feels if I always do such thing, but I have no passion for
that. It is not too late for me to change my major. At that time, I decided
to get a full scholarship for going to college with a major that I am
excited to pursue. I knew that my passion is business and management
because I always enjoy involving in activities of the various organization
since in middle school, and activities related to selling something like
books, cloth, jacket, etc. during my vocational high school. The
accomplishment that I wrote before helped me a lot to gain the opportunity
for college’s scholarship. I am very grateful that I got a TPL-IKM
scholarship from Industry Ministry of the Republic of Indonesia to learn
more about marketing management in college. I told my family about my
passion and my achievement, and I promised them to be independent. They
agreed for me going to college and said that they are really proud of me.

Diversity: Multicultural
#7: (a) Living in shared housing with diverse, multinational
participants is challenging! Give an example of a time that you had a
conflict with a colleague and describe what you learned about how to be
successful in resolving conflict.

Since I was little, I always have a big passion for discovering other parts
of the world which I believe it would show me different kinds of people
and cultures and eventually will provide me proper understanding
regarding the cultural diversity in the global society. Fortunately, I
got an opportunity to start exploring my curiosity in Indonesia which is
the world’s largest developing archipelago country and has more than 300
tribes with different cultures. I was selected as one of 30 awardees of
TPL-IKM scholarship batch 6 in Polytechnic of APP Jakarta. This program
gathered outstanding students from all over Indonesia to learn and live
together; I experienced studying in the same class and living together
in a dormitory with them for three years. It felt like an adventure of
Indonesian culture every day.
The conflict situation of the Industrial scholarship grantees was mostly
disagreement in the discussion forum. That circumstance was always
challenging for me as a leader of FKM TPL-IKM APP (Industrial Scholarship
Grantee Communication Forum) because every member has a different voice
tone and accent in speaking as well as different mindset and unique
characters. For example, we discussed for preparing a cultural
performance for TPL-IKM Awardee National Forum at Polytechnic of ATK
Yogyakarta. As a leader, I had to take the role as a mediator of discussion
to accommodate all members' recommendations. Every group member had ideas
to be featured in the showcase such as members from Sumatera and Borneo
wanted to perform their traditional dance, members from Ambon and Papua
aspired to sing together with an ethnic instrument, and a member from Java
and Sulawesi hoped to present drama and poetry. In this lengthy debate,
a group member from Papua and Ambon seemed to dominate the discussion and
got what they want, and the other groups appeared disappointed and had
to accept this condition. In that situation, I convinced them about the
importance of collaboration and the significance of the open-mindedness
regardless of our religions, races, culture, and skin-colors. If we all
stand together, we definitely can make a better decision to give the best
cultural performance in that event. They agreed and showed me harmony by
the combination of their ideas for the show. The result is the moment of
the concert musical drama which contains traditional dance, song and
poetry had successfully opened my eyes and my mind about how beautiful
differences are and how diverse our cultural society in Indonesia is.

After I had been through this experience with the representatives from
all over Indonesia, I hope for the next I would get an opportunity to
experience study abroad and make a lot of beautiful moment with
multinational participants across the globe in the United States. I always
dream of traveling the world to become a humble and compassionate human
being, and I will never get tired of putting my best efforts to make that
particular dream of mine into reality.

#7: (b) Consider this scenario: You like to study at night; your
roommate likes to practice his guitar at night. How would you handle this
situation?

If we have a different view of something or a contrary habit at the same


time which disturb each other, the key to resolve this situation is
open-mindedness, communication, and negotiation. In this case, I want to
study at night, but my roommate wants to practice his guitar at night.
I will communicate our situation and my concern with him, and I will stand
in his shoes about what he wants and what his motive is. I predict the
alternatives that will happen are (1) I will reschedule my time for
studying, (2) he will change the time for practicing his guitar, or (3)
we do all of them at the same time but in the different room. However,
I want to achieve a win-win solution for our situation. I hope whatever
the result of our negotiation will make the best solution that is
acceptable to both of us, and leaves feeling that we are satisfied, in
some way, after this communication process.

Considering the scenario that will happen, I would really appreciate if


he doesn't mind to change the time for practicing his guitar or figure
out where he will practice guitar at night. I would be thankful to him
for understanding my study habit time. It is important to appreciate what
he gives to me and ask him what he wants for the exchange because I want
him happy too about the result and I never want to be a friend who always
put myself first.

But if I have to reschedule my time for studying, it is not a big deal


for me because I can use my daily habit like waking up in the early morning
as the advantage to learn college material or other. I think the morning
study shift has a more positive attitude towards my studies because I have
more energy which my brain is fresh and can absorb more information.
Furthermore, I will persuade my roommate as a requirement of changing my
study shift with asking him to study together and choose a place where
we are comfortable to learn together like our study room, library, or park.
For the night schedule, I will practice guitar too because I have the
similar hobby with him. With spending a lot of time together, I hope it
will give more opportunities to value our friendship and to make more best
moments during community college initiative program.

Time Management
#8: Consider this scenario: You have just woken up. You have an exam
tomorrow which you have not started studying for. You have a class
scheduled today from 2 pm to 5 pm. You have also signed up for a
volunteering activity in the evening with your cohort. You have a group
project for a class that is due in two days. What are your priorities
and how would you organize your schedule?

Because I have a tight agenda for the day, I will organize my schedule
by defining the important level of every activity to prioritize what the
urgent task has to be done soon, and I will work hard to commit to that
schedule. I realize that doing all the plan according to the timetable
is not going to be easy, but I think it is valuable training for me to
improve my time management skill. So after I wake up in the morning, I
will do my best to overcome procrastination, and immediately do my daily
routines like take a shower, eat breakfast, and most importantly write
this schedule.

My first agenda is working my homework such as preparing the tomorrow's


exam and doing a project class together. In the morning from 7 am until
10 am, I am going to study all of the exam materials by reading a subject’s
textbook and making mind-map to gain more understanding of the course.
I want to get an excellent grade on this exam because it is proof that
I can master the subject and I am taking seriously about my responsibility
as CCI program’s grantee. Perhaps I will be distracted by things that
are not important such as notification on social media or email, so I plan
to overcome this obstacle by reminding myself to do one thing at a time.
After finishing the study, the next priority is working on a group project
for a class which has a deadline on the day after tomorrow. I will invite
all group members to come to the meeting for processing our group project
at 11 am. In this appointment, I will encourage all members to actively
give contributions which produce more ideas and creative approaches to
succeeding this project because teamwork has the incredibly vital role
for being a high-performing group to planning, working and completing the
task successfully. I hope I could be a productive student who can face
these challenges and accomplish these the to-do lists.

The next to-do lists are that I have to attend the class at 2 pm and the
volunteering program in the evening. I need to be ready to equip my stuff
and bring the positive attitude and energy for these activities. In the
classroom, I will get in early to sit in the front row of the class as
close to the professor as possible because I want to hear better as well
as see better. As an ESL student, I plan to be an active listener who can
focus and pay attention to classroom lectures and absorb the information
accordingly. It will be amazing learning experiences for me to listening
lecturer in English, to ask questions when I have thought and to
participate actively in discussion. After the class and back to home, in
the nighttime, I will serve in the act of community service or volunteering
which allows me to get involved with new things and develop social,
technical, and academic skills that could not be learned in a classroom
environment. I really need to do this volunteering work because it can
be priceless life lessons for me to experience selfless service which
brings fulfillment to my life. With recognizing the fundamental of every
activity, I hope it will give me comprehension about my priority for
helping me to make the effective time management plan. Because time is
a precious gift, once it was gone, it would not come again for any reason.
I will always present my best effort to make my time meaningful.
Finally, Selected Candidate!
Meluluhkan Hati Para Juri di Panel
Interview Beasiswa Amerika CCIP
Hai, apa kabar para pembaca dan/ scholarship hunter? Lancarkah hari
pertama puasa dibulan ramadan-nya? Dan bagaimana nih persiapannya untuk
melamar beasiswa Amerika khususnya untuk CCIP tahun ini? By the way, saya
punya kabar gembira, tepat pada tanggal 4 Mei 2018 kemarin, saya sudah
resmi menjadi selected candidate for 2018 community college initiative
program. Bagaimana perasaannya sampai ke tahap ini? Sangat bersyukur dan
bahagia sekali dong pastinya <3 bagaimana tidak, perjuangan selama 7 bulan
guys untuk dapatkan tiket pesawat gratis dan dibiayai untuk tinggal, makan,
kuliah/belajar meningkatkan kemampuan profesional ini di Amerika :')
Worth it banget kaaaann!? Memang yaa benar-benar BESARNYA USAHA =
BESARNYA HASIL.

Sebelumnya, izin cerita sedikit yaaa... Defir itu lagi challenge diri
sendiri untuk bisa posting blog satu bulan sekali, yang dulu biasanya satu
tahun itu saya cuma nulis satu/dua posting saja, akhirnya tahun ini sangat
ada peningkatan pesat karena bisa berbagi pengalaman perjuangan luar
biasa mendapatkan beasiswa ke semuanya. Alhamdulillah yaaa sampai
sekarang masih bisa konsisten untuk menjalankan tantangan dan pembahasan
sekarang adalah tentang Persiapan Matang untuk Wawancara Beasiswa
Amerika.

Baca posting sebelumnya: Persiapan Sukses Seleksi


Administrasi Beasiswa ke Amerika

Apabila teman-teman nanti sudah lolos seleksi essay dan administrasi


beasiswa, jangan terlalu senang dulu yaaa karena ada tembok besar yang
menghalangi dan kita harus bisa melewati dengan berbagai macam cara yang
kita persiapkan dengan baik. Pada tahun angkatan saya saja, terdata dari
pengamatan melalui Group WhatsApp CCIP 2018, dari sekitar 40
candidates yang lolos seleksi administrasi, yang lulus seleksi
interview hanya 23 nominated candidates saja, kemudian disaring lagi
melalui medical check up menjadi 20 selected candidates, dan jumlah
tersebut juga mungkin masih belum final karena satu dan lain hal (semoga
defir bisa sukses interview visa, Pre-Departure Training, dan sampai
bisa naik pesawat ke USA, aamiin). Jumlah ini juga belum digabung dengan
peserta beasiswa dari penyelenggara PT. Freeport Indonesia. Perjuangan
yang sangat panjang! Back to the topic, di-posting ini kita akan membahas
tentang berbagai macam cara yang disebutkan diatas agar kita bisa
meyakinkan para pewawancara bahwa kita layak menjadi penerima beasiswa.

Panel Interview sangat berbeda dengan Job Interview pada umumnya. Kalau
dalam wawancara kerja, biasanya pertama kita akan diwawancara oleh satu
orang bagian personalia, jika dianggap qulified kita akan lanjut
wawancara dengan user atau kepala department yang menentukan kita bisa
kerja atau tidaknya disana. Sedangkan untuk wawancara dalam mendapatkan
beasiswa khususnya ke Amerika, biasanya menggunakan sistem Panel
Interview dimana kita akan diwawancarai oleh para juri yang jumlahnya saat
saya wawancara beasiswa dulu adalah 4 orang interviewers (2 Fulbirghter
Alumni dari Amerika + 1 Psikolog dan 1 Profesor dari Indonesia), satu
moderator (Staff Indonesia AMINEF), dan satu observer (Direktur AMINEF
dari Amerika). Total, 3 bule dan 3 indo. Bagaimana sudah terbayang? Kursi
panas menanti kita kawan! Itulah kenapa saya menggambarkannya seperti
tembok yang besar, hehehe..

Tapi kenyataannya tidak seseram itu kok, saat bertukar pengalaman


interview dengan teman seperjuangan yang menerima beasiswa ini ternyata
terdapat kesamaan dimana kita bisa membawa suasana ruang wawancara dan
bahkan bisa membuat ketawa para pewawancara dengan jawaban-jawaban yang
kita berikan. Bagi saya, kesuksesan scholarship panel interview ini
adalah hasil perwujudan dari kekuatan dan perjuangan mempersiapkan diri
agar bisa dan layak menjadi scholarship grantee. Nah, bagaimana cara
mempersiapkannya, langsung saja kita simak yaa :')

1. Latihan Ngomong Bahasa Inggris!

Mungkin salah satu penyebab tidak jadi mendaftar salah satu beasiswa ke
luar negeri adalah tidak percaya diri-nya kita untuk bisa 'Ngomong
Inggris'. Karena banyak sekali kasus, dia pintar sekali dalam grammar dan
teori dalam bahasa inggris, tapi untuk berbicara bahasa inggris susahnya
minta ampun. Ada yang mengalami? Bahkan ada loh yang nilai TOEFL ITP-nya
bagus, tapi dalam berbicara masih kaku. Tanya kenapa? :')
Ngomong Bahasa Inggris itu kata gurunya defir seperti belajar bermain alat
musik, kalau kita tidak latihan yaa tidak akan pernah bisa! Jadi kuncinya
adalah mulut/bibir kita harus terus berusaha terbiasa berbicara bahasa
inggris. Untuk terbiasa ini, perlu lingkungan yang mendukung.
Beruntunglah kita jika berada di lingkungan yang full-spoken
English seperti sekolah internasional, English Club, atau bahkan
kantor tempat bekerja. Nah bagaimana dong kalau tidak punya lingkungan
seperti itu? Yaa harus berusaha mencari atau membuatnya dengan bantuan
sahabat yang memiliki visi yang sama dengan kita, dan latihanlah setiap
ketemu dengan-nya :)

Jika tidak memiliki lingkungan dan sahabat yang mendukung, tapi memiliki
waktu bebas dan uang, pergilah ke kampung inggris! Ambilah Speaking
Class dan kalau bisa ikut Camp/Asrama juga! Jadi setiap hari kita
bakal ngomong bahasa inggris di kelas maupun di asrama kita. Kebayang dong
setelah beberapa bulan disana gimana lancarnya kita speaking
english nanti :)

Anyway, Defir sangat tidak menyarankan yaaa belajar dikursusan yang


hanya 1 minggu sekali dengan durasi 2 jam. Karena kembali lagi,
pembelajaran bahasa adalah permbelajaran yang harus terbiasa. Yaa setiap
hari kita harus bisa menyempatkan waktu disela kesibukan kita. Tidak
masalah itu hanya 30 menit per hari latihan speaking English dirumah, yang
penting konsisten! Menurut defir, inilah kunci kita bisa jago dalam bahasa
inggris baik untuk mendapatkan skor TOEFL yang tinggi maupun untuk bisa
ngomong casciscus dalam bahasa inggris.

Baca posting sebelumnya: Pengalaman Belajar dan


Rekomendasi Buku TOEFL ITP

Kalau kondisi defir saat tahun kemarin dalam mempersiapkan diri untuk
mendapatkan beasiswa CCIP adalah tidak memiliki lingkungan yang mendukung,
waktu belajar yang terbatas karena kerja, bahkan teman yang se-visi di
kantor untuk dapat beasiswa ke luar negeri pun defir tidak punya. Tapi
defir tidak pernah menyerah, karena akan selalu ada jalan menuju
Amerika :') #eeaaaaaaa

Jika teman-teman pembaca memiliki kasus yang sama seperti diatas, defir
punya solusinya! Teman-teman bisa google "Practice Paradise"
atau "EngFluent". Disana kita bisa latihan berbicara bahasa inggris
setiap hari! Dari dua platform tersebut ada free trial yang sangat
bermanfaat sekali untuk latihan speaking English. Setelah mengikuti
konten-konten gratisnya, defir memutuskan untuk membeli konten premium
dari Practice Paradise dengan BNI Debit Online lagi. Silahkan teman-teman
coba konten gratis nya dulu saja dari platform tersebut yaaa! Karena yang
defir rasakan dari latihan berbulan-bulan dari konten-konten tersebut
sangat membantu sekali dalam meningkatkan percaya diri untuk
berkomunikasi dua arah dalam wawancara panel berbahasa inggris dengan
interviewers dari indonesia dan English native speaker.

Penutup dan catatan penting pada sub ini: Pada Panel Interview CCIP,
para interviewer tidak mencari applicant yang excellent dalam berbicara
bahasa inggris atau memiliki skor TOEFL ITP yang sangat tinggi. Tapi
mereka mencari candidate yang memiliki semangat (passion) dan tujuan
(goals) yang sangat mantap kenapa ingin ke belajar di Amerika dan apa yang
mau dilakukan setelah kembali ke Indonesia. Tidak lupa juga menceritakan
pengalaman-pengalaman menarik yang dimiliki sehingga dapat menunjukan
kualitas diri kita. Tidak masalah dengan kesalahan grammar atau
pronunciation saat berbicara bahasa inggris yang penting mereka bisa
mengerti apa yang ingin kita sampaikan. Boost your Confident!! Defir
juga saat interview masih ada kesalahan kok dan belum
fasih layaknya native speaker, tapi defir memiliki impian setelah
pulang dari Amerika bisa 'fluently speaking English like a native
speaker' dan skor TOEFL ITP bisa menembus angka >600, aamiin o:)

2. Menulis Jawaban akan Pertanyaan yang Sering Muncul!

Sebelum mempelajari tentang teknik menjawab pertanyaan wawancara, maka


kita harus memahami bahwa: "Interview itu adalah proses tanya jawab yang
di-setting!" yang artinya pewawancara sudah mempersiapkan rangkaian
pertanyaan sebelum interview dimulai. Dengan kondisi demikian,
seharusnya kita pun juga harus memiliki persiapan untuk menjawabnya.

Bagi yang mau interview, apakah kamu sudah memiliki daftar jawaban mu
sendiri? Sayang sekali apabila sebagian applicant tidak punya persiapan
matang yang akhirnya menyebabkan ia gagal. Dia datang hanya bermodalkan
keyakinan tanpa adanya persiapan. Keyakinan itu penting tapi persiapan
akan menentukan menang atau kalahnya kita dalam wawancara ini.

Berikut adalah 4 teknik persiapan matang panel interview: (1) Catat


pertanyaan-pertanyaan penting yang memiliki kemungkinan besar akan
ditanyakan (2) Buat daftar/skrip jawaban mu sendiri (3) Lakukan latihan
menjawab berulang-ulang hingga fasih agar jawaban mu tidak terkesan
diatur sebelumnya (4) Lakukan simulasi wawancara (mock interview) bersama
teman dan/ mentor beasiswa untuk memeriksa jawaban mu sudah tepat.

Untuk contoh jawaban opening interview ditulis dibawah ini yaa. Defir
tidak akan menulis contoh jawaban untuk pertanyaan wawancara kategori
lainnya karena nanti kepanjangan untuk posting blog ini. Tapi jika
teman-teman mengharapkan dokumen skrip wawancara defir untuk referensi,
silahkan follow & DM ke @defir_shah tapi dokumen ini HANYA akan diberikan
ke applicant yang lolos seleksi administrasi CCIP atau beasiswa
Amerika saja yaa. Atau untuk referensi script scholarship interview bisa
dilihat di [Link] yaaa.. Anyway, langsung
saja berikut contoh opening questions beasiswa CCIP:

# Tell us something about yourself


First things first, I would like to thank you for giving me this
opportunity to tell about myself and to learn more about CCI program. My
name is Dede Firmansah. You can call me Dede or Firman, but most people
call me Defir. I graduated from Polytechnic of APP Jakarta with
Associate’s Degree in Marketing Management. And, I’ve worked for 2 years
as a Consultant for Small Medium Enterprises in the 2nd smallest regency
of West Java, Purwakarta. When I was growing up in such a small village,
I love to read books and watch movies focused on foreign countries and
cultures. It's this upbringing that has led me to dream about study
overseas. I am so looking forward to studying in the US and meeting
students from around the world, then back to my country by bringing a lot
of experiences and competencies for making positive impacts on myself and
my community. However, I cannot pursue my dream without help, and that
is the reason why I am here, applying for the community college initiative
program.

# What do you know about CCI Program?


CCIP is a non-degree program at U.S. community college for building
participants' professional skills, improving leadership capability and
English language proficiency.

# Why do you want to study in the US?


Studying in the US with CCI Program has everything that I am looking for
and offers opportunities that I couldn't get in Indonesia: In the first
place, the opportunity to be in the English-speaking country to strengthen
my English language proficiency. In the second place, the community
college provides the specific subjects in marketing which is barely
available in Indonesia, especially in my previous education. Plus, this
program will also help me to get volunteer and internship program for the
best education practices. Not to mention, the opportunity to engage with
diverse students from around the world. I can see myself on the campus
and be a part of the student clubs and activities. I believe studying in
the US will be a life-changing experience for me to become valuable
individual for my country.

Selanjutnya The Most Commonly Asked Questions untuk kategori Studying


in USA:
- Why do you choose (your field of study) related your future goals?
- How this field of study will support your future career?
- What do you want to share with the people in the US?
- Which part of U.S. culture are you eager to experience? Why?
- How do you overcome homesickness?
- How do you overcome culture shock?

Berikut The Most Commonly Asked Questions untuk kategori Back to


Indonesia:
- After CCI Program, what type of job do you want and why?
- If you could work for any company, which company would you choose n why?
- What do you want to share with the community after you come back to
Indonesia?
- If you participate in this program how do you think your life will be
different in 5 years?
- Why do you think you deserve this scholarship? Tell us about your
strengths!
- Tell us about your weaknesses!

Diatas adalah contoh pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul saat


wawancara beasiswa, berikanlah jawaban terbaik untuknya. Namun catatan
penting, jadikan essay yang kita tulis harus menjadi dasar atas
jawaban-jawaban kita saat wawancara. Jadi pahamilah essay beasiswa
dengan sebaik-baiknya. Ingat! Jangan dihafal tapi dipahami, diresapi dan
dikomunikasikan secara lisan dengan sangat baik :)

Terakhir, jika sudah siap atau waktu interview sudah dekat, lakukanlah
simulasi wawancara beasiswa (mock interview) bersama teman atau mentor.
Saya melakukan ini dengan Kak Icha - Alumna Grantee CCIP 2016 pada H-1
sebelum wawancara. Terimakasih banyak kak atas bantuannya, kakak sangat
mencerahkan dan sangat memberi semangat untuk sukses panel interview
sehingga defir bisa sampai ke tahap ini. Naaah teman-teman juga carilah
mentor yaaa :) siapa tahu beruntung seperti saya mendapatkan mentor sebaik
Kak Icha.

3. Memahami Interview DOs and DON'Ts dengan pelajari pengalaman


Alumni!

Pada sub terakhir ini, saya sangat menyarankan untuk membaca blog-blog
alumni CCIP lainnya tentang kiat-kiat apa yang harus dilakukan dan hal
apa harus dihindari saat scholarship panel interview. Defir bisa sampai
ke tahap ini pun ingin berterimakasih kepada blog alumni yang sangat
bermanfaat sekali memberikan informasi tentang beasiswa CCIP ini. Karya
mereka menjadi inspirasi mengapa saya menulis pengalaman tentang saya
juga tentang beasiswa ini yang harapannya dapat memberikan perspektif
baru tentang kiat sukses proses beasiswa CCIP dan memberikan
manfaat/motivasi untuk pembaca blog ini, aamiin. Langsung saja, berikut
adalah bookmark about scholarship interview dari alumni yang memberikan
saya pencerahan:

Penutup dan rangkuman apa yang harus dilakukan saat interview adalah :
(1) Arrive on Time : Kalau bisa setengah jam sebelum dari jadwal sudah
bisa datang ke AMINEF, biar bisa berkenalan dengan applicant lainnya dan
kalau bisa membuat grup komunikasi angkatan CCIP. (2) Relax : kita mungkin
akan nervous saat akan berhadapan dengan interview. Jangan khawatir kalau
ini terjadi, para interviewers pasti memiliki ekspektasi kita bakal
nervous kok. So, take two really deep breaths! kalau masih perasaannya
tidak karuan sebelum masuk ruang wawancara bayangkan hal-hal yang
membanggakan, berikan senyum yang indah untuk diri sendiri, atau dengan
ketawa, mendengerkan musik, bernyanyi atau apapun yang bisa buat kita
relaks. (3) Great the interviewers : berikan salam, jabatan dengan penuh
percaya diri dan senyuman yang indah untuk pewawancara (4) Speak Slowly
and Clearly (5) Be Confident (6) Answer the Question! (7) Tell About
Yourself - "It's About Me" (8) Be Positive. Terakhir, hal yang harus
dihindari saat wawancara beasiswa adalah: Don't Lie and Don't
Ramble/Babble when You Speak!

Anda mungkin juga menyukai