BUNGA MELATI
KINGDOM Plantae
SUB KINGDOM Viridiplantae
INFRA KINGDOM Streptophyta
SUPER DIVISI Embryophyta
DIVISI Tracheophyta
SUB DIVISI Spermatophytina
KELAS Magnoliosida
SUPER ORDO Asteranae
ORDO Lamiales
FAMILI Olaeceae
GENUS Jasminum L.
SPESIES Jasminum Sambac (L.) Aiton
Melati adalah Tanaman hias yang hidup menahun dan berupa perdu. Tanaman melati
disukai karena bunganya yang indah dan beraroma wangi, sehingga sering dimanfaatkan dalam
insdustri parfum, kosmetik, pertamanan dan bahkan farmasi.
Tanaman ini cocok dibudidayakan didaerah yang cukup mendapatkan sinar matahari.
Darata yang baik untuk pertumbuhan melati adalah 10 – 1600 meter di atas permukaan laut, tetapi
meskipun begitu, tiap varietas melati mempunyai daya adaptasi tersendiri terhadap lingkungan.
MANFAAT BUNGA MELATI
Bunga melati bermanfaat untuk bunga tabur, bahan industri minyak
wangi, kosmetika, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan bahan campuran atau
pengharum teh, seperti teh melati yang populer di Indonesia.
Tapal daun-daun dari beberapa jenis melati dipakai untuk mengobati bisul dan sakit kulit.
Daun-daun ini juga digunakan sebagai obat kumur untuk mengobati seriawan dan pembengkakan
gusi. Air rendaman bunga yang telah bermalam digunakan sebagai penyegar untuk mencuci muka.
Ekstrak akar beberapa jenis melati dimanfaatkan sebagai penurun demam. Rebusan akar
melati atau rendaman bunganya dipakai untuk mengatasi radang peparu, bronkitis, dan
juga asthma. Akar yang ditumbuk dijadikan tapal untuk menyembuhkan keseleo atau patah tulang.
Tingtur (ekstrak dalam alkohol) akar J. sambac memiliki khasiat kuat sebagai penenang
(sedativa), anestetik, dan penyembuh luka.
Jenis Jenis Bunga melati
Di antara 200 jenis melati yang telah diidentifikasi oleh para ahli botani, baru sekitar 9
jenis melati yang umum dibudidayakan dan terdapat delapan jenis melati yang potensial untuk
dijadikan tanaman hias. Sebagian besar jenis melati tumbuh liar di hutan-hutan karena belum
terungkap potensi ekonomi dan sosialnya. Tanaman melati termasuk suku melati-melatian
atau Oleaceae.
Jenis-jenis melati di antaranya adalah:
Jasminum elongatum (Berg.) Willd. (melati hutan: gambir, poncosudo; syn. J.
multiflorum Bakh. non (Burm.f.) Andr.).
Jasminum mensyi (Jasminum primulinum, melati primrose).
Jasminum multiflorum (Burm.f.) Andr. (Star Jasmine, syn. J. pubescens Willd.).
Jasminum officinale (melati casablanca, Spanish Jasmine) sinonim dengan J.
floribundum = Jasmine grandiflorum). Perdu setinggi 1,5 meter.
Jasminum parkeri Dunn. (melati pot).
Jasminum revolutum Sims. (melati italia)
Jasminum rex (melati raja, King Jasmine).
Jasminum sambac (L.) Aiton (melati putih, puspa bangsa)
Jasminum simplicifolium (melati australia, J. volibile, melati bintang). Melati hibrida. Bunga
berwarna merah muda dan harum.
Minyak Nilam
Minyak nilam tergolong dalam minyak atsiri dengan komponen utamanya
adalah patchoulol. Daun dan bunga nilam mengandung minyak ini, tetapi orang biasanya
mendapatkan minyak nilam dari penyulingan uap terhadap daun keringnya (seperti pada
minyak cengkeh). Di Indonesia minyak nilam juga disuling dari kerabat dekat nilam yang asli dari
Indonesia, nilam Jawa (Pogostemon heyneani), yang memiliki kualitas lebih rendah.
Minyak nilam yang baik umumnya memiliki kadar PA di atas 30%, berwarna kuning
jernih, dan memiliki wangi yang khas dan sulit dihilangkan. Minyak nilam jenis ini didapat dengan
menggunakan teknik penyulingan uap kering yang dihasilkan mesin penghasil uap (boiler) yang
diteruskan ke dalam tangki reaksi (autoklaf) selanjutnya uap akan menembus bahan baku nilam
kering dan uap yang ditimbulkan diteruskan ke bagian pemisahan untuk dilakukan pemisahan uap
air dengan uap minyak nilam dengan sistem penyulingan. Minyak nilam yang baik dihasilkan dari
tabung reaksi dan peralatan penyulingan yang terbuat dari baja tahan karat (stainless steel) dan
peralatan tersebut hanya digunakan untuk menyuling nilam saja (tidak boleh berganti-ganti dengan
bahan baku lain).
Karena sifat aromanya yang kuat, minyak ini banyak digunakan dalam industri parfum.
Sepertiga dari produk parfum dunia memakai minyak ini, termasuk lebih dari separuh parfum
untuk pria. Minyak ini juga digunakan sebagai pewangi kertas tisu, campuran deterjen pencuci
pakaian, dan pewangi ruangan. Fungsi yang lebih tradisional adalah sebagai bahan utama setanggi
dan pengusir serangga perusak pakaian.
Aroma minyak nilam dianggap 'mewah' menurut persepsi orang Eropa, tetapi orang
sepakat bahwa aromanya bersifat menenangkan.
Manfaat minyak nilam:
· pengikat aroma parfum
· kosmetik
Khasiat minyak nilam:
1. Sebagai obat selasih berfungsi untuk menambah nafsu makan, membantu pencernaan,
menyehatkan jantung, mengobati batuk, menurunkan panas, menghilangkan sesak napas,
mengobati diare, mengobati eksim dan koreng. Minyak atsiri daun selasih ungu (ocimum sanctum
linn) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap s. Aureus dan e. Coli .sehingga berfungsi sebagai
antibiotika.
2. Penghasil pestisida nabati selasih berfungsi sebagai atraktan hama lalat buah atau pemikat hama
lalat buah.
3. Fungisida bakterisida, nematisida selasih merupakan fungisida untuk mengendalikan pyricularia
oryzae yang merupakan penyebab penyakit bercak dan busuk daun yang menyerang tanaman padi.
Kandungan eugenol pada minyak atsiri daun selasih mampu menekan pertumbuhan nematoda
tanaman lada.
4. Penghasil minyak atsiri minyak atsiri selasih berbau harum yang dikenal dengan nama basil oil,
minyak ini digunakan sebagai bahan pembuatan parfum, shampo, terapi aroma.
5. Sayuran dan minuman penyegar daun selasih digunakan sebagai sayuran atau lalapan untuk
menambah nafsu makan (appetizer). Selain daunnya, biji selasih juga sering dimanfaatkan sebagai
bahan minuman penyegar. Biji selasih dapat menurunkan kolesterol, penambah daya ingat dan
tonik.