JS 09
PENGATURAN PENERANGAN PADA TANGGA DENGAN 2
BUAH SAKLAR TUKAR
I. TUJUAN
1. Mahasiswa dapat membuat rangkaian pengaturan penerangan pada tangga dengan
2 buah saklar tukar secara baik dan benar
2. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaiaan pengaturan penerangan pada
tangga dengan 2 buah saklar tikar secara baik dan benar
3. Mahasiswa dapat memahami fungsi dari kombinasi pemakaian 2 buah saklar
tukar
4. Mahasiswa dapat membuat rangkaian pengaturan penerangan pada lorong dengan
2 buah sakelar tukar
II. ALAT
1. Power Supply ·························· 1 buah
2. Kotak Hubung ························· 2 buah
3. Saklar Tukar ··························· 2 buah
4. Lampu Pijar 25W/220V ·············· 1 buah
5. Kabel Penghubung ···················· 20 buah
6. Fitting Lampu Pijar ··················· 1 buah
III. DASAR TEORI
Saklar tukar merupakan salah satu jenis saklar yang digunakan untuk menghubungkan
dan memutus aliran listrik (arus)dan tegangan dengan pengoperasian beban pada dua
tempat yang berbeda tetapi apabila lampu yang satu menyala maka lampu yang lain akan
padam secara otomatis. Saklar tukar ini emmpunyai kelebihan yaitu untuk menyalakan atau
mematikan lampu secara bergantian pada dua tempat yang berbeda. Saklar ini juga disebut
saklar ganda/saklar berkutub satu/saklar hotel dan change over switch, biasanya pengaturan
ini digunakan untuk penerangan pada tangga, lorong dan koridor. Apabila digunakan 2 buah
saklar tukar untuk dikombinasi dengan kata lain 2a buah saklar tukar dapat digunakan untuk
pengaturan penerangan pada tangga/lorong/koridor.
IV. GAMBAR RANGKAIAN
A. Single Line Diagram
B. Multiline Diagram
C. Diagram Kerja
D. Diagram Kerja Fungsi Waktu
V. LANGKAH KERJA
1. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam percobaan.
2. Memeriksa alat dan bahan yang akan digunakan , dan memastikan semua alat dan
bahan dalam kondisi yang baik.
3. Merangkai alat dan bahan sesuai dengan rangkaian pengaturan penerangan dengan
sakelar seri yang telah ditentukan dengan baik dan benar.
4. Jika semua rangkaian telah dirangkai, kemudian menghubungkan tusuk kontak
power supply ke sumber tegangan dari kiri lalu diputar ke atas 5. Mengubah posisi
sakelar tukar yang ada dalam rangkaian, kemudian mengamati keadaan lampu pijar.
6. Mencatat hasil pengamatan.
VI. DATA
No Posisi Keadaan
S1 S2 E1
1. 1 1 OFF
2. 1 2 ON
3. 2 1 ON
4. 2 2 OFF
VII. ANALISA DATA
Pada rangkaian penerangan ini menggunakan 2 buah saklar tukar yang digunakan untuk
memutus dan menghubungkan arus listrik. Saklar tukar mempunya 2 tuas yang bekerja
secara bergantian. Pada rangkaian ini saklar tukar digunakan untuk menyalakan 1 buah
lampu dari 2 tempat. Jika S1 pada posisi 2 sedangkan S2 pada posisi 1 maka lampu dapat
menyala, sedangkan jika S1 pada posisi 1 dan S2 pada posisi 1 maka lampu akan padam.
Sehingga pemasangan output pada rangkaian ini dubuat terbalik.
VIII. PERTANYAAN
1. Jelaskan cara kerja rangkaian pengaturan penerangan pada tangga dengan 2 buah
sakelar tukar pada percobaan saudara!
2. Pada percobaan saudara, berapa presentase lampu E1 ON?
3. Pada percobaan saudara, berapa presentase lampu E1 OFF?
4. Pada percobaan saudara lampu E1 dapat dihidupkan dan dimatikan dari S1
maupun S2. Mengapa? Jelaskan!
5. Gambarkan diagram pengawatan, diagram kerja dan diagram kerja fungsi waktu
dari pengaturan penerangan pada tangga dengan 2 buah saklar tukar.
a. Dengan beban 2 buah lampu pijar
b. Dengan beban 3 buah lampu pijar
IX. JAWABAN PERTANYAAN
1. Saat S1 pada posisi 2 sedangkan S2 pada posisi 1 maka lampu dapat menyala, sedangkan jika
S1 pada posisi 1 dan S2 pada posisi 1 maka lampu akan padam. Sehingga pemasangan
output pada rangkaian ini dubuat terbalik.
2. Presentase lampu ON adalah 50%
3. Presentase lampu OFF adalah 50%
4. Lampu dapat dihidupkan dari S1 dan S2 karena jika saklar S1 ditekan maka tuas pada posisi 2
sehingga arus akan mengalir dari power supply ke S1(2) dan mengalir ke S2(1) dan mengalir
ke fitting lampu E1 sehingga lampu dapan menyala. Dan jika S2 ditekan maka tuas S2 pada
posisi 2 maka arus tidak mengalir ke lampu. Jika S2 pada posisi 1 dan S1 pada posisi 2 maka
arus mengalir dari S1(2) lalu mengalir ke S2(1) lalu mengalir ke fitting lampu sehingga lampu
dapat menyala.
5.
A. Dengan beban 2 buah lampu pijar
One Line Diagram
Diagram Pengawatan
Diagram Kerja
Diagram Kerja Fungsi Waktu
B. Dengan beban 3 buah lampu pijar
One Line Diagram
Diagram Pengawatan
Diagram Kerja
Diagram Kerja Fungsi Waktu
X. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Pengaturan penerangan ini menggunkan 2 buah saklar tukar yang digunakan untuk
menghidupkan 1 buah lampu dari dua tempat. Pada rangkaian ini jika output saklar
tukar pada posisi yang sama maka lampu akan padam, sedangkan jika output saklar
tukar pada posisi yang berbeda maka lampu akan menyala.
Saran
Melakukan praktikum dengan mengikuti keselamatan kerja yang ada.
Memasang rangkaian sesuai gambar kerja dan prinsip kerja rangkaian.
Jangan makan dan minum atau bergurau saat melakukan praktikum.
Saat melakukan uji coba pastikan rangkaian dalam posisi yang benar.
Setelah selesai melakukan praktikum alat dan bahan dikembalikan ke tempat
semula.