0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan6 halaman

Elemen Kunci Manajemen Proyek

Dokumen tersebut membahas sembilan elemen (knowledge area) manajemen proyek menurut PMBOK yaitu: 1) manajemen ruang lingkup, 2) manajemen waktu, 3) manajemen biaya, 4) manajemen sumber daya manusia, 5) manajemen resiko, 6) manajemen komunikasi, 7) manajemen mutu, 8) manajemen pengadaan, dan 9) manajemen integrasi. Setiap elemen dijelaskan proses-prosesnya dalam mengelola proy

Diunggah oleh

Riyani Jana Yanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan6 halaman

Elemen Kunci Manajemen Proyek

Dokumen tersebut membahas sembilan elemen (knowledge area) manajemen proyek menurut PMBOK yaitu: 1) manajemen ruang lingkup, 2) manajemen waktu, 3) manajemen biaya, 4) manajemen sumber daya manusia, 5) manajemen resiko, 6) manajemen komunikasi, 7) manajemen mutu, 8) manajemen pengadaan, dan 9) manajemen integrasi. Setiap elemen dijelaskan proses-prosesnya dalam mengelola proy

Diunggah oleh

Riyani Jana Yanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian manajemen proyek menurut PMBOK (Project Management Body of

Knowledge) dalam buku Budi Santoso (2009:3) manajemen proyek adalah aplikasi
pengetahuan (knowledges), keterampilan (skills), alat (tools) dan teknik (techniques)
dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek.

Lingkup pengetahuan manajemen proyek (project management knowledge area) sering


pula disebutdengan elemen manajemen proyek (the element of project management)
adalah cakupan bahasan atau bidang pengetahuan yang terdapat di dalam manajemen
proyek, Tentunya bidang pengetahuan yang berkaitan dengan manajemen.

Elemen atau knowledge area yang dimaksud terdiri atas 9 macam, yaitu:
1. Project Scope Management atau manajemen ruang lingkup
2. Project Time Management atau manajemen waktu
3. Project Cost Management atau manajemen biaya
4. Project Human Resource Management atau manajemen sumber daya manusia
5. Project Risk Management atau manajemen resiko
6. Project Communication Management atau manajemen komunikasi
7. Project Quality Management atau manajemen mutu
8. Project Procurement Management atau manajemen pengadaan
9. Project Integration Management atau manajemen integrasi

Berikut adalah definisi dari 9 element atau knowledge area

1. Project scope management memiliki fungsi untuk mendefinisikan serta


mengendalikan aktivitas-aktivitas apa yang bisa dilakukan dan aktivitas-aktivitas
apa saja yang tidak boleh dilakukan dalam menyelesaikan suatu proyek.
- Proses pada ruang lingkup proyek:
 Inisiasi memulai proyek atau melanjutkan pada fase berikutnya
 Perencenaan ruang lingkup proyek
 Pendefinisian ruang lingkup proyek
 Membangun WBS
 Verifikasi ruang lingkup proyek
 Kendali perubahan ruang lingkup proyek

2. Project time management adalah pengelolaan waktu pelaksanaan, sedemikian


rupa sehingga seluruh proyek dapat dilaksanakan sesuai dengan waktu yang
telah ditetapkan.
- Proses pada manajemen waktu:
 Pendefinisian Kegiatan
 Pengurutan Kegiatan
 Perkiraan Waktu Kegiatan
 Pembuatan Jadwal
 Pengendalian Jadwal

3. Project cost management adalah semua sumber daya yang harus dikorbankan
untuk mencapai tujuan spesifik atau untuk mendapat sesuatu sebagai gantinya
Biaya pada umumnya diukur dalam satuan keuangan seperti dollar, rupiah, dsb
Manajemen Biaya Proyek termasuk di dalamnya adalah proses yang dibutuhkan
untuk menjamin bahwa proyek dapat diselesaikan sesuai dengan budget yang
telah disepakati.
- Proses pada manajemen biaya:
 Estimasi biaya: Mengembangkan perkiraan atau estimasi biaya
sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek
 Penganggaran (Budgeting) Biaya: alokasi estimasi biaya
keseluruhan untuk item pekerjaan individu untuk menetapkan data
dasar untuk mengukur kinerja
 Pengendalian Biaya: Pengendalian perubahan anggaran proyek

4. Project Human Resource Management proses mengorganisasikan dan mengelola


atau menempatkan orang-orang yang terlibat dalam proyek, sehingga orang
tersebut dapat dimanfaatkan potensinya secara efektif dan [Link] daya
manusia dalam sebuah proyek antara lain termasuk sponsor, pelanggan, anggota
tim proyek, staf pendukung (jika ada), supplier, dsb.
- Proses pada manajemen sumber daya manusia:
 Perencanaan Sumber Daya Manusia mengidentifikasi dan
mendokumentasikan perananan seseorang dalam proyek, tanggung
jawabnya dan bagaimana relasi pelaporan orang tersebut dengan
orang-orang lain dalam proyek
 Akuisisi Tim Proyek usaha untuk mendapatkan sumber daya
manusia sesuai kebutuhan untuk menyelesaikan proyek
 Membangun Tim Proyek Meningkatkan kompetensi dan interaksi
anggota tim proyek, baik secara individual maupu secara
berkelompok untuk meningkatkan kinerja proyek
 Mengelola Tim Proyek Memantau kinerja tim proyek dengan
memberikan masukan atau motivasi, solusi ataupun sekedar
koordinasi dalam rangka meningkatkan kinerja proyek

5. Project Risk Management adalah proses sistematis untuk merencanakan,


mengidentifikasi, menganalisis, dan merespon risiko proyek. Tujuannya untuk
meningkatkan peluang dan dampak peristiwa positif, dan mengurangi peluang
dan dampak peristiwa yang merugikan proyek.
- Proses pada manajemen resiko:
 Perencanaan manajemen risiko
 Identifikasi risiko
 Analisis risiko kualitatif dan kuantitatif
 Perencanaan respon risiko
 Pengendalian dan monitoring risiko

6. Project Communication Management adalah kompetensi yang harus dimiliki


manajer proyek dengan tujuan utama adalah agar adanya jaminan bahwa semua
informasi mengenai proyek akan sampai tepat pada waktunya, dibuat dengan
tepat, dikumpulkan, dibagikan, disimpan dan diatur dengan tepat pula.

Proses pada manajemen komunikasi:

 Perencanaan Komunikasi (Communication Planning)mendefinisikan


kebutuhan komunikasi dan informasi di antara stakeholder sebuah proyek
 Distribusi Informasi adalah proses yang dilakukan untuk menjamin
terpenuhinya kebutuhan informasi pada waktu yang tepat bagi setiap
stakeholder
 Pelaporan Kinerja proses mengumpulkan dan menyebarkan informasi
kinerja proyek, termasuk di dalamnya status reports, progress
measurements, dan peramala.
 Mengelola stakeholders proses mengelola komunikasi untuk memenuhi
kebutuhan dan harapan stakeholder dan penyelesaian isu-isu yang terjadi

7. Project Quality Management adalah aspek-aspek dari fungsi manajemen


keseluruhan yang menetapkan dan menjalankan kebijakan mutu suatu
perusahaan/organisasi.
-Dalam rangka mencukupkan kebutuhan pelanggan dan ketepatan waktu dengan
anggaran yang hemat dan ekonomis, seorang manager proyek harus
memasukkan dan mengadakan pelatihan management kualitas

8. Project Procurement Management adalah proses memperoleh barang ataupun


jasa dari pihak di luar organisasi.
Manajemen Pengadaan adalah proses –proses yang dilakukan untuk
mendapatkan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan sebuah proyek dari luar
organisasi yang “didukungnya”

-Proses pada manajemen pengadaan:


 Perencanaan pembelanjaan dan pengadaan ,proses menentukan apa yang
dibutuhkan, kapan dibutuhkan dan bagaimana proses pengadaannya.
Dalam perencaan ini harus diputuskan apa yang harus diambil dari luar,
tipe kontrak dan menggambarkan kerja yang harus dilakukan oleh
distributor kelak
 Perencanaan kontrak kerja sama ,proses menggambarkan kebutuhan
produk atau servis yang diperlukan, yang digambarkan dalam RFP, kriteria
evaluasi dan SOW
 Permintaan respon dari distributor ,proses memperoleh informasi,
tanggapan, penawaran atau proposal dari penjual
 Memilih Distributor ,proses memilih suplier yang paling potensial melalui
proses analisis suplier potensial dan negosiasi
 Administrasi kontrak kerja sama ,formalisasi pernyataan kerja sama
 Penutupan Kontrak

9. Project Integration Management adalah tiang penyangga yangmempengaruhi


dan dipengaruhi oleh seluruh knowledge area dalam Manajemen
ProyekManajemen Integrasi Proyek melibatkan koordinasiseluruh knowledge
area dalam project life cycleManajemen Integrasi Proyek, merupakan salah
satukompetensi yang harus dimiliki oleh Manajer Proyeksebagai kunci koordinasi
sdm, rencana dan pekerjaanpekerjaanyang harus dilakukan selama
proyekberlangsung, serta pintu komunikasi antara proyek dengan top
manajemen.

-Proses pada integrasi manajemen:


 Membangun Project Charter
 Membangun Preliminary Scope Statement
 Membangun Project Management Plan
 Mengarahkan dan mengelola ekseskusi proyek
 Monitoring & Kontroling proyek
 Melakukan dan mengendalikan perubahan proyek secara terintegrasi
 Menutup Proyek

Anda mungkin juga menyukai