0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan8 halaman

PFD dan P&ID dalam Sistem Kontrol

PFD dan P&ID memberikan gambaran skematis aliran proses dan peralatan utama serta sistem pengukuran, pengamanan, dan pengendalian secara lebih rinci untuk memantau dan mengontrol proses di pabrik."

Diunggah oleh

Bagus Febri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan8 halaman

PFD dan P&ID dalam Sistem Kontrol

PFD dan P&ID memberikan gambaran skematis aliran proses dan peralatan utama serta sistem pengukuran, pengamanan, dan pengendalian secara lebih rinci untuk memantau dan mengontrol proses di pabrik."

Diunggah oleh

Bagus Febri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

SISTEM PENGENDALIAN OTOMATIS


PFD DAN P&ID

DISUSUN OLEH :
ZULFIKAR ADHITYA KUSUMA ([Link].15)
DOSEN PENGAMPU :
GIYANTO,S.T.,M.T.,[Link].

PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN


TEKNIK MESIN PRODUKSI DAN PERAWATAN
JURUSAN TEKNIK MESIN
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
SEMARANG
2019
1. Process Flow Diagram (PFD)
Process flow diagram (PFD) merupakan representasi skematis urutan operasi
pada sebuah proses dan berisi informasi yang dibutuhkan untuk dilakukannya
analisa. PFD, biasanya berisi desain dasar plant yaitu bahan (input), produk
(output) yang dihasilkan serta aliran utama proses dan kondisi [Link] ini
guna menunjukkan kesetimbangan massa dan energy yang terdapat pada sebuah
proses.

Kegunaan dari sebuah PFD secara umum adalah:


• Desain Dasar Plant PFD memperlihatkan desain dasar plan berupa feedstock
(bahan), produk dan aliran utama proses serta kondisi operasi.

• Cakupan Proses PFD berguna untuk mengidentifikasi cakupan sebuah proses.

• Konfigurasi Perlatan PFD memperlihatkan susunan peralatan utama, alir


proses dan loop pengendalian utama dalam symbol-simbol.

• Required Utilities PFD memperlihatkan utilities yang dibutuhkan oleh proses.

Sebuah PFD harus memiliki hal-hal berikut:


• Seluruh alir proses, utilities dan kondisi operasi yang penting untuk
kesetimbangan massa dan energi.

• Tipe dan kegunaan garis aliran yang digunakan sebagai batas barisan.

• Simbol peralatan harus disusun berdasarkan aliran proses, tujuan/proses


peralatan selanjutnya dan nomor peralatan.

• Instrumentasi pengendalian yang disederhanakan yang biasanya dikaitkan


dengan control valve dan dirasa penting dalam proses PFD.

• Kondisi operasi pada peralatan utama.

• Beban panas untuk seluruh peralatan heat transfer.

• Kondisi proses yang dinamis pada setiap garis proses, seperti laju aliran,
tekanan yang bekerja, temperature dll.

• Tabel kesetimbangan massa.


2. Piping and Instrumentation Diagram (P&ID)
Piping and Instrumentation Diagram (P&ID) merupakan drawing yang
menunjukkan instrumentasi dan per-pipaan secara detail untuk equipment pada
sebuah plant. Mirip seperti PFD, P&ID berisi ilustrasi equipment utama pada
sebuah plant, namun P&ID berisi hal-hal yang lebih detail dalam per-pipaan
proses. P&ID memperlihatkan instrumentasi lapangan yang akan dihubungkan
dengan ruang control, juga gauge temperature, level, atau tekanan yang terletak
di lapangan tapi tidak terhubung dengan ruang control.

P&ID juga berisi sistem pengendalian seperti loop tertutup, control manual,
kalkulasi dan pengukuran yang cukup mendetail. P&ID biasanya dicetak pada
kertas berukuran C1 (648 x 917 mm). Penggambaran pada P&ID biasanya
diatur berdasarkan area proses, dimana untuk satu area proses yang terdiri dari
instrumentasi, equipment dan perpipaan dapat membutuhkan lebih dari satu
lembar P&ID.

P&ID berperan sebagai petunjuk untuk seluruh instrument lapangan dan


control yang akan diinstal pada sebuah proses, sehingga membuat P&ID
sebagai dokumen yang sangat penting bagi control [Link] tag number
pada devais lapangan diperlihatkan dalam penggambaran P&ID, devais tersebut
dapat ditemukan dengan mudah. Dengan tag number ini juga engineer dapat
dengan mudah mengenali instrumentasi dan control yang terhubung dengan
sebuah equipment. Sebagai contoh, seorang operator plant melaporkan pada
bagian maintenance bahwa sebuah valve pada equipment tertentu tidak
berfungsi secara benar. Dengan melihat P&ID, bagian maintenance dapat
dengan mudah mengenali tagging yang diberikan pada valve tersebut dan
mempelajari bagaimana valve tersebut berperan dalam sistem control. Oleh
karena itu P&ID berperan penting dalam perancangan, instalasi dan perawatan
hari-ke hari sebuah sistem control. P&ID adalah sumber informasi penting
dalam pemahaman akan apa yang sedang digunakan pada sebuah plant untuk
control proses.
3. PFD DIAGRAM
3.1. Pembahasan Diagram PFD

PFD diatas menunjukkan PFD yang sesuai dengan standar ISO 10628.
Seluruh simbol yang terdapat dalam PFD tersebut, mengikuti standar sesuai
yang tertera pada Tabel C.1. Sementara penamaan setiap equipment,
mengikuti pada Annex D.2.
Setiap equipment dihubungkan dengan garis proses utama yang
memiliki ketebalan 0,5 mm. Garis ini menunjukkan jalannya proses utama
pengolahan raw material dari satu equipment ke equipment lain hingga
menjadi produk akhir PFD tersebut. Sementara, terdapat aliran sekunder
yang ditunjukkan dengan garis yang lebih tipis. Proses akan dimulai dari kiri
ke kanan atau atas ke bawah.
Pada beberapa garis alir, akan terdapat indeks angka yang dapat
digunakan sebagai penunjuk pada Heat and Mass Balance. Properties dasar
yang akan ditunjukkan pada tabel Heat and Mass Balance adalah Flow rate,
operating pressure, opertaing temperature, dan persentase material yang
terkandung dalam aliran tersebut. Pada setiap equipment, juga terdapat
kondisi operasi sesuai dengan equipment tersebut. Sebagai contoh, pada PFD
tersebut, setiap pompa memiliki kondisi operasi, yaitu laju aliran (flow rate).
Didalam PFD juga terdapat kumpulan instrument yang tidak terlalu
detail digambarkan. Sebagai contoh, pengukuran level pada vessel 135-V-06,
hanya digambarkan dengan LC yang terpasang pada vessel dan memberikan
sinyal elektrik pada control valve LV, tidak digambarkan jenis level
transmitter/sensor yang melakukan pengukuran pada [Link] sinyal
I/P juga tidak digambarkan pada PFD. Sebuah sistem pengendalian yang
sama dalam P&ID akan lebih kompleks dan detail.
4. DIAGRAM P&ID
4.1. Pembahasan Diagram P&ID

Pada contoh P&ID diatas, equipment merupakan Separator yang berbentuk


sebuah [Link] P&ID terdapat sistem pengukuran (measurement), alarm/safety
dan pengendalian (control) yang dibutuhkan untuk equipment tersebut.

• Pengukuran (measurement)

Pada P&ID, salah satu sistem pengukuran/monitoring terdapat pada flow


keluar vessel ke Hydrocyclone, dimana flow transmitter (132-FT-143) mengukur
flow keluaran pada field dan mengirim sinyal berupa sinyal elektrik pada flow
indicator (132-FI-143) yang terletak di control room. Letak instrument dapat
diketahui karena penggambaran mengikuti standar ANSI/ISA 5.1.

Pengukuran level juga dilakukan oleh level gauge (132-LG-113), level


gauge ini digunakan sebagai pembanding pada nilai 132-LIC-109 yang
mendisplaykan nilai level pada control [Link]-113 menunjukkan nilai level
langsung pada field didekat equipment.

• Keamanan (Safety)

Sistem keamanan pada contoh P&ID diatas memang tidak memiliki alarm
yang berbunyi pada control room, namun sistem keamanan dilakukan oleh PLC
yang akan melakukan switching atau alarm sesuai dengan nilai batas tinggi (HH)
dan rendah (LL) yang telah diatur oleh engineer.

Selain PLC, pada P&ID juga terdapat Pressure Safety Valve (132-PSV 121
A/B) yang terpasang pada atas vessel untuk merelease udara/tekanan berlebih pada
vessel agar tidak terjadi overpressure.

• Pengendalian (Control)

Pada P&ID diatas, salah satu sistem pengendalian yang ada yaitu control
level. Dimana level didalam vessel separator perlu dikendalikan agar produk
keluaran memiliki kualitas yang diinginkan. Adapun komponen yang terdapat
dalam sistem pengendalian level ini yang digambarkan pada P&ID diatas, ada 3
buah. Yaitu level transmitter (132-LT-109), level indicator controller (132-LIC-
109), dan control valve (132-LV-109). Simbol dan tagging number ini dapat
dipelajari pada standar ANSI/ISA 5.1

Sesuai dengan standar ISA 5.1 (terlampir), diketahui bahwa level


transmitter berada di field. Sementara controller berada remote dari field (control
room). LT- 109 mengirimkan sinyal elektrik pada LIC-109 sesuai yang
digambarkan pada P&ID dengan garis putus-putus. Lalu LIC-109 mengirimkan
sinyal pada LV-109 untuk mengatur persentase bukaan valve demi memanipulasi
besar flow liquid yang keluar dari vessel agar level vessel terkendali.

Anda mungkin juga menyukai