NOTULEN RAPAT
Hari / Tanggal : Selasa, 9 Januari 2018
Pukul : 10.00 WIB
Tempat : Aula Rapat RSU Bunga Melati
Pemimpin Rapat : Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
Notulis : Ns. Fitri Wulandari, S. Kep
Peserta Rapat : Absen terlampir
Agenda Rapat : Pengarahan tentang teknis kerja Tim Pembenahan, Pengawasan dan Evaluasi
Kinerja Petugas Medis, Paramedis dan Non Medis serta Pembenahan Sarana
dan Prasarana
Pembahasan :
1. Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
Untuk menindaklanjuti surat peringatan pertama dari BPJS kesehatan, maka telah dilakukan:
a. Memberikan surat himbauan kepada dokter spesialis obgyn, petugas medis lainya, para medis
serta non medis untuk menjalankan aktivitas di RSU Bunga Melati sesuai dengan SOP dan
peraturan yang berlaku.
b. Membentuk Tim Pembenahan, Pengawasan dan Evaluasi Kinerja Petugas Medis, Paramedis
dan Non Medis serta Pembenahan Sarana dan Prasrana.
c. Meningkatkan kualitas SDM di RS dengan pelatihan dan diklat.
d. Pembenahan sarana dan prasarana secara bertahap di RS.
e. Penjelasan tugas dari Tim.
f. Melakukan audit internal rekam medik pasien dari tahun 2014 sampai 2017.
g. Teknis kerja Tim sesuai dengan bagian setiap instalasi terkait, tertatadan terkoordinir dengan
baik.
h. Pembagian kerja harus jelas.
i. Menjaga kerahasiaan rekam medis.
j. Efesien dan efektif dalam penggunaan biaya.
2. dr. Andri Rayhan
a. Tugas untuk membedah rekam medis hanya untuk internal Tim, tidak dibeberkan ke luar.
b. Mengingatkan DPJP agar tidak membuat diagnosa yang tidak sesuai dengan keadaan klinis
pasien dan pemeriksaan penunjang untuk menghindari fraud.
3. Wahyundi, S. Kep
a. Jadwal dan teknis kerja Tim akan disusun kembali secara efektif dan efesien.
b. Mejaga kerahasiaan dan kelengkapan rekam medis.
4. Muhammad Romi, A. Md. RMIK
a. Rekam medis disusun menurut urutan nomor rekam medis tidak disusun menurut bulan.
Kesimpulan :
1. Tim bekerja sesuai dengan tupoksi, efektif dan efesien sesuai dengan SK yang telah dikeluarkan.
2. Tim bekerja dalam jangka waktu 2 bulan.
3. Jadwal dan teknis kerja akan disusun kembali dengan baik dan disesuaikan dengan jam kerja di RS.
4. Audit rekam medis dilakukan di aula rapat lantai 4 RSU Bunga Melati.
5. Rekam medis yang telah selesai di audit disusun di gudang rekam medis Lantai 5.
6. Rekam medis di susun berdasarkan nomor rekam medis.
Notulis Mengetahui Pemimpin Rapat
Ns. Fitri Wulandari, [Link] Fuadi Daud, SE. Ak. M. Si
NOTULEN RAPAT
Hari / Tanggal : Selasa, 6 Februari 2018
Pukul : 10.50 WIB
Tempat : Aula Rapat RSU Bunga Melati
Pemimpin Rapat : Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
Notulis : Ns. Fitri Wulandari, S. Kep
Peserta Rapat : Absen terlampir
Agenda Rapat : Evaluasi Kinerja TIM Ruang Bedah RSU Bunga Melati
Pembahasan :
1. Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
a. Menindaklanjuti hasil audit dari Tim TKMKB tentang jumlah kasus SC dan kinerja Tim bedah di
RSU Bunga Melati maka harus dilakukan penataan ulang untuk sistem dan teknis kerja di ruang
bedah sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.
b. Mencari solusi untuk setiap permasalahan di ruang bedah.
c. Mengatur kembali jadwal sehingga dokter anastesi dapat mengikuti operasi sebagaimana
jadwal yang telah disepakati bersama operator.
d. Melakukan pendelegasian jika dokter anastesi tidak dapat mengikuti operasi.
e. Mencari solusi untuk pelanggaraan yang dilakukan oleh penata yaitu Adi dan Syafi’i.
f. Pemberian durogesic pad kepada pasien hanya boleh dilakukakn oleh dokter anastesi sesuai
indikasi.
2. dr. Mufrizal, Sp. B (Onk)
a. Tidak dibenarkan operator memberikan durogesic pad kepada seluruh pasien operasi tanpa
indikasi yang jelas dan Rumah Sakit tidak dibenarkan untuk memfasilitasi hal tersebut.
b. Komplain dari dokter obgyn tentang keterbatasan waktu dan kesiapan dari dokter anastesi
untuk berhadir saat operasi sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.
c. Kurangnya jumlah kru operasi dan kelengkapan peralatan bedah sehingga kurang maksimal
dalam bekerja dan memberikan pelayanan.
3. dr. Kurnian, Sp. An
a. Mengakui keterbatasan tidak dapat mengikuti operasi sesuai dengan jadwal yang telah
disepakati karena kurangnya tenaga dokter anastesi di aceh khususnya lhokseumawe.
b. Akan berusaha memperbaiki dan mengatur ulang jadwal agar dapat mengikuti operasi sesuai
jadwal dan melakukan pendelegasian jika benar-benar tidak dapat mengikuti operasi sesuai
jadwal.
c. Merasa terbebani dan sangat tidak nyaman bekerja sama dengan A Hadi Ibrahim.
d. Penyediaan obat-obatan dan peralatan medis untuk operasi harus terkontrol dengan baik agar
tidak menggangu jalannya operasi.
e. Penyediaan ETT untuk semua ukuran.
4. dr. Yudi Harisanoza
Untuk mengendalikan penggunaan durogesic pad pada pasien operasi diperlukan kerja sama
dengan DPJP dan dr anastesi untuk menjelaskan pada pasien tentang indikasi pemberian durogesic
pad.
5. Syukri Thaher
a. Harus ada koordinator untuk ruang bedah untuk mengontrol semua yang dibutuhkan di ruang
bedah dan siap 24 jam saat diperlukan.
b. Memberikan teguran kepada Adi dan Syafi’I untuk ketidak disiplinan yang telah dilakukan.
c. Kesiapan dokter anastesi untuk melakukan pendelegasian tugas.
6. Ir. Bachtiar Daud
a. M. Syafii tidak menghargai tempat ia mencari nafkah.
b. A Hadi Ibrahim dan Syafii tidak dapat bekerja sama dengan baik dengan rekan kerja.
7. Safriani, A. Md. Kep
a. Kurangnya tenaga Tim bedah dan kelengkapan alat.
b. A hadi Ibrahim tidak melengkapi rekam medis dan tidak menaikkan obat di daftar pemakaian
obat.
c. M. Syafii selalu menyalahkan perawat yang tidak menghubunginya ssat ada operasi, sedangkan
perawat sudah menghubungi tapi tidak direspon oleh beliau.
Kesimpulan :
1. Menambah 1 orang Tim Bedah dan melengkapi peralatan bedah yang dibutuhkan.
2. Semua Tim bedah harus disiplin, terutama dokter anastesi.
3. Menyiapkan form pendelegasian apabila dokter anastesi tidak ada di tempat.
4. Untuk operasi yang krusial dokter anastesi harus dapat hadir.
5. Menambah 1 orang tenaga dokter anastesi.
6. Rapat manajemen untuk mengambil keputusan tentang masalah A Hadi Ibrahim.
7. Membuat rapat manajemen untuk menata ulang sistem, tehnik kerja dan pengontrolan diruang
bedah.
8. Membuat surat panggilan untuk M. Syafii.
Notulis Mengetahui,
Pemimpin Rapat
Ns. Fitri Wulandari, [Link] Fuadi Daud, SE. Ak. M. Si
NOTULEN RAPAT
Hari / Tanggal : Rabu, 7 Februari 2018
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : Aula Rapat RSU Bunga Melati
Pemimpin Rapat : Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
Notulis : Alfian, S. Kom
Peserta Rapat : Absen terlampir
Agenda Rapat : Evaluasi Kinerja TIM Ruang Bedah RSU Bunga Melati
Pembahasan :
1. Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
2. dr. Yudi Harisanoza
a. Menjaga keharmonisan dengan sesama anggota tim.
b. Menghilangkan ego pribadi.
c. Memperbaiki komunikasi dengan sesama rekan kerja.
d. Menghargai atasan dan sesama rekan kerja.
e. Meminta kritik dan saran dari A Hadi Ibahim untuk dr. Kurnian, Sp. An
f. Seluruh tim bedah agar dapat mengisi rekam medis secara lengkap.
3. Darwin, SE. Ak.
a. Memperbaiki pelayanan dan membeikan pelayanan secara maksimal sesuai dengan ilmu yang
dimiliki.
b. Menyarankan kepada A Hadi Ibrahim dan dr. Kurnian, Sp. An untuk saling intropeksi diri dan
saling memaafkan atas maslah yang telah terjadi sebelumya.
c. Melakukan koordinasi dan komunikasi kerja yang baik antar sesama tim bedah.
4. A Hadi Ibrahim
a. Mengakui kesalahan yang telah diperbuat selama ini dan berusaha memperbaiki dan tidak
mengulangi kesalahan yang lalu.
Kesimpulan :
1. Memberikan kesempatan kepada A Hadi Ibrahim untuk memperbaiki kesalahan yang lalu dan akan
dievaluasi setiap bulannya.
2. Membuat surat pernyataan kepada A Hadi Ibrahim jika mengulangi kesalahan yang sebelumnya
maka bersedia menerima sanksi apapun dari manajemen Rumah Sakit.
3. Membuat surat peringatan kepada petugas medis, paramedis dan penunjang medis yang tidak
memiliki STR dan SIP untuk berhenti melakukan aktivitas apapun di RSU Bunga Melati
Lhokseumawe.
NOTULEN RAPAT
Hari / Tanggal : Rabu, 7 Februari 2018
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : Aula Rapat RSU Bunga Melati
Pemimpin Rapat : Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
Notulis : Alfian, S. Kom
Peserta Rapat : Absen terlampir
Agenda Rapat : Menata ulang sistem dan teknis kerja TIM Ruang Bedah, HCU dan NICU RSU
Bunga Melati
Pembahasan :
1. Fuadi Daud, SE. Ak. [Link]
a. Membahas biaya jasa di ruang bedah, HCU dan NICU
b. Safriani adalah koordinator ruang bedah yang bertanggung jawab terhadap penyediaan obat-
obatan dan peralatan medis di ruang bedah dengan tunjangan jabatan Rp 300.000/ bulan.
c. Safriani tetap bekerja dengan 3 shift seperti sebelumnya.
d. Staf ruang bedah
2. dr. Yudi Harisanoza
g. Menjaga keharmonisan dengan sesama anggota tim.
h. Menghilangkan ego pribadi.
i. Memperbaiki komunikasi dengan sesama rekan kerja.
j. Menghargai atasan dan sesama rekan kerja.
k. Meminta kritik dan saran dari A Hadi Ibahim untuk dr. Kurnian, Sp. An
l. Seluruh tim bedah agar dapat mengisi rekam medis secara lengkap.
3. Darwin, SE. Ak.
a. Memperbaiki pelayanan dan membeikan pelayanan secara maksimal sesuai dengan ilmu yang
dimiliki.
b. Menyarankan kepada A Hadi Ibrahim dan dr. Kurnian, Sp. An untuk saling intropeksi diri dan
saling memaafkan atas maslah yang telah terjadi sebelumya.
c. Melakukan koordinasi dan komunikasi kerja yang baik antar sesama tim bedah.
4. A Hadi Ibrahim
a. Meminta maaf dan mengakui kesalahan yang telah diperbuat selama ini dan berusaha
memperbaiki dan tidak mengulangi kesalahan yang lalu.
b. Siap menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang berlaku.
Kesimpulan :
c. Memberikan kesempatan kepada A Hadi Ibrahim untuk memperbaiki kesalahan yang lalu dan akan
dievaluasi setiap bulannya.
d. Membuat surat pernyataan kepada A Hadi Ibrahim jika mengulangi kesalahan yang sebelumnya
maka bersedia menerima sanksi apapun dari manajemen Rumah Sakit.
e. Membuat surat peringatan kepada M. Syafii untuk segera mengurus kelengkapan STR dan SIP
untuk melakukan tindakan medis di Rumah Skit Umum Bunga melati Lhokseumawe.