0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
184 tayangan7 halaman

Swamedikasi Demam dengan Paracetamol

Swamedikasi demam dan sakit kepala dengan parasetamol dan aspirin. TTK memberikan informasi tentang penggunaan parasetamol dan aspirin secara tepat untuk menurunkan demam dan menghilangkan sakit kepala sesuai dengan kondisi pasien.

Diunggah oleh

SriWahyuni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
184 tayangan7 halaman

Swamedikasi Demam dengan Paracetamol

Swamedikasi demam dan sakit kepala dengan parasetamol dan aspirin. TTK memberikan informasi tentang penggunaan parasetamol dan aspirin secara tepat untuk menurunkan demam dan menghilangkan sakit kepala sesuai dengan kondisi pasien.

Diunggah oleh

SriWahyuni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SWAMEDIKASI DEMAM DENGAN PARACETAMOL

Pada suatu hari ada seorang Ibu yang datang ke sebuah Apotek Sehat Farma. Ibu tersebut ingin
membeli obat untuk anaknya yang sakit deman disertai sakit kepala. Berikut percakapan Ibu
tersebut dengan seorang TTK (Tenaga Teknis Kefarmasian) di Apotek sehat Farma.

TTK : Selamat Pagi, saya Ayu, Seorang TTK di Apotek Sehat Farma, Apakah Ada yg bisa saya
bantu, Ibu ?

Pasien : Selamat Pagi Bu, Saya ingin membeli obat Demam dan Sakit Kepala untuk anak saya..

TTK : Baik, Mohon maaf sebelumnya Ibu, Apakah saya boleh menanyakan beberapa hal

mengenai demam yang dialami oleh anak Ibu ?

Pasien : Boleh Bu,

TTK : Baik Ibu, dari kapan demam yang dialami oleh anak Ibu ? dan apakah sudah sempat dicek
suhu Tubuhnya menggunkan Termometer ? dan umur anak Ibu saat ini berapa Th dan BB
nya kira-kira brp Kg ya, Ibu?

Pasien : Jadi begini Bu, umur anak saya 8 Th sekarang dan BB nya sekitar 12 kg, demam nya dari
kemarin malam dan sedikit meriang dari paginya dan mengeluh sakit kepala, dan
kebetulan, saya memang selalu sedia Termometer dirumah, untuk panas nya 38,5 oC tadi..
Saya juga sudah kompres pakai air hangat menggunakan handuk di dahi anak saya..

TTK : Baik Ibu, Apakah Ibu, sebelumnya sudah ada memberikan Obat kpd Anaknya, ? selain
di kompres air hangat ?

Pasien : Nah.. ini dah bu, saya belum sempat berikan ..

TTK : Baik Ibu, saya ingin menanyakan lagi, apakah Anak Ibu memiliki riwayat alergi obat atau
makanan tertentu atau yang lainya, ? Mohon Maaf, misalnya seperti memiliki riwayat
penyakit atau yang lainya.. ?

Pasien : Sampai saat ini.. anak saya tidak pernah mengalami alergi apapun Ibu.. dan anak saya
juga jarang sekali sakit, dan anak saya biasanya makananya juga saya pantau selalu. Jadi
tidak pernah jajan diluar selain dari rumah. dan saat seperti ini, makananya sudah pasti
lebih ketat lagi saya pantau..

TTK : Baik bu, sebentar ya.. Terimakasih untuk informasi yang Ibu berikan, tidakan yang Ibu

berikan itu sudah bagus sekali.. dari kompres hangat sampai dengan memperhatikan pola
makan nya saat ini.. sebentar, saya ambilkan obat yang berfungsi untuk penurun panasnya..

(TTK Mengambil obat di Rak depan dengan Komposisi Paracetamol 250 mg/5 ml dan
Menyerahkan kepada si Ibu tersebut )

TTK : Ibu, ini ada obat dengan komposisinya Paracetamol, (Sambil menunjukkan kepada Ibu
Tersebut) Obat ini memiliki fungsi untuk menurunkan panas atau demam yang dapat pula
disertai dengan sakit kepala seperti yang dialami oleh anak Ibu.. dan untuk anak umur 8 th.
Dengan BB nya 12 kg, maka dosis pemakainya bisa 3 – 4 kali sehari, 2 sendok The (10
ml). Dan apabila demamnya sekitar 6 jam lagi belum turun, bisa diulang pemakainya
menjadi 4 kali sehari 2 sendok teh (10 ml) sampai dengan 1 sendok makan (15 ml) . nanti
bisa diberikan setelah makan ya bu,

Pasien : Oowh.. Baik bu, untuk obat ini, berapa harganya ?

TTK : Untuk ini, harganya Rp. 15. 000 Ibu,..

Pasien : Ok, saya Ambil ya.. dan akan saya lakukan sesuai yg ibu anjurkan. Tapi bu, anak saya
juga masih minum susu.. kira – kira boleh tidak saya berikan obatnya ini barengan dengan
susu tersebut ?

TTK : Untuk hal itu, Boleh bu.. Karena obat ini (Mohon maaf sebelumnya, bhs nya sedikit
ilmiah) jadi obat ini masuk ke dalam golongan obat OAINS namanya, kepanjangan dari
(Nonsteroidal anti-inflamantory drugs) dan mempunyai efek untuk menurunkan deman
dan menghilangan nyeri yang disertai peradangan atau inflamasi juga bisa bu, dan Ibu bisa
memberikan nya bersama makanan atau bersama dengan susu. Karena parasetamol tidak
dipengaruhi cara kerja nya setelah pemberian susu tersebut.

Pasien : Oowh.. jadi seperti itu, terimakasih ya bu.. tapi, apakah obat yang Ibu berikan ini memiliki
efek samping yang berbahaya ?
TTK : Baik Ibu, untuk hal tersebut, jika Ibu menggunakan nya sesuai dengan aturan/dosis yang
sudah saya sampaikan, seharusnya nanti tidak akan menimbulkan suatu efek samping.
Tetapi, jika ada suatu gejala seperti Mual dan Muntah, sebaiknya Ibu mengajak anak nya
untuk mencari pertolongan seperti mengajak ke Rumah Sakit Atau pelayanan kesehatan
terdekat. Dan juga, bila panasnya tidak kunjung turun dalam 2 hari setelah nanti diberikan
obat ini, sebaiknya juga dibawa ke Rumah sakit atau pos pelayanan kesehatan terdekat,
Ibu..

Pasien : Baik bu, Terimakasih banyak atas Informasinya yang sangat bermanfaat ini bu,..

TTK : Sama – sama Ibu, Terimakasih kembali , sudah berbelanja di Apotek Sehat Farma. dan
semoga anak Ibu lekas Sembuh..
SWAMEDIKASI NSAID DENGAN ASPIRIN

Pada Suatu hari ada seorang Ibu datang ke Apotek Sehat Farma, Ibu ini mengalami sakit kepala,
sudah minum parasetamol tidak kunjung hilang.. Berikut percakapanya dengan TTK di Apotek
Sehat Farma.

TTK : Selamat Pagi, saya Anisa, Seorang TTK di Apotek Sehat Farma, Apakah Ada yg bisa
saya bantu, Ibu ?

Pasien : Selamat Pagi Mbak, Saya Ingin mencari Obat untuk sakit kepala, apakah ada ?

TTK : Mohon maaf sebelumnya Ibu, apakah saya boleh menanyakan beberapa Informasi
mengenai sakit kepala yang Ibu Alami ?

Pasien : Owh, boleh boleh..

TTK : Jadi, dari kapan sakit kepala yang Ibu Alami ini ?

Pasien : Sekitar dari 2 Hari yang lalu Mbak, saya sudah sempat minum obat ini (sambil
mengeluarkan bungkus obat dari sakunya, dan obat itu merek nya, sebut saja X dengan
komposisi Paracetamol 650 mg) saya sudah minum 4 kali dalam sehari, tapi belum juga
sakit kepala saya hilang.. kira kira, obat apa yang bagus ya Mbak ?

TTK : Oowh.. jadi seperti itu, Ibu sebelumnya, boleh saya tahu juga, apakah Ibu ada Riwayat
Alergi Obat ? dan apakah Ibu memiliki Riwayat Penyakit lainya ?

Pasien : Wah.. kalau itu Mbak, Saya nggak ada alergi obat, saya juga tidak ada riwayat penyakit,
tumben ini, sakit kepala Mbak.. dan biasanya saya juga selalu rutin olahraga dan pola
makan saya juga cukup sehat.

TTK : Baik Ibu, Terimakasih atas informasinya ini, sebentar saya ambilkan obatnya ya..

(TTK Mengambilkan obat Merk X. dengan Komposisi Aspirin 500 Mg dan memberikanya kepada
Ibu tersebut,. )

TTK : Ini bu, saya menyarankan agar Ibu menggunkan obat ini, ini dapat diminum 3 x sehari
500 mg setelah makan.
Pasien : Apakah ini bagus Mbak ? dan harganya berapa ? sama tidak dengan obat sebelumnya ?

TTK : Iya bu, Harganya Rp. 8. 000/Strip. Obat ini bagus juga, yang sebelumnya ibu konsumsi
juga bagus, tapi, jika dilihat dari golonganya dan mekanisme kerjanya mereka sedikit
berbeda. (Mohon maaf bu, Bahasa nya sedikit ilmiah, ) jadi, Aspirin ini (Asam
Asetilsalisilat) merupakan obat golongan NSAID (Non Steroid Antiinflamantory Drugs)
dimana ia memiliki efek Mengurangi rasa sakit sekaligus menghentikan inflamasi dengan
menghambat pengeluaran enzim siklooxsigenase I dan II untuk menghentikan stimulasi
hormone prostaglandin. Dimana hormone ini yang memicu pengeluaran Rasa sakit) tetapi,
obat ini harus diminum setelah makan, Ibu. karena dapat mengiritasi lambung jika
diminum sebelum makan, dan, dalam dosis yang kecil, 1 kali sehari 80 mg, Aspirin ini
biasanya juga dapat digunakan sebagai pengencer darah atau mencegah penggumpalan
darah dalam pembuluh darah.

Pasien : Oowh,.. jadi seperti itu. Baik Mbak.. Terimakasih sekali Informasinya yg sangat
bermanfaat ini. Obatnya jadi saya Ambil ya..

TTK : Baik bu, (Sambil Mempersiapkan Obat dan Menyerahkan ke pasien). Terimakasih
Kembali bu, Sudah berbelanja di Apotek Sehat Farma. Semoga lekas sembuh..
PENDAHULUAN

Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan bagian dari upaya masyarakat menjaga
kesehatanya sendiri. Pada pelaksanaanya, Swamedikasi dapat menjadi masalah terkait obat (Drug
Releated Problem) akibat terbatasnya pengetahuan mengenai obat dan penggunaanya. Kemudian
swamedikasi yang tepat aman, dan rasional terlebih dahulu mencari informasi umum dengan
melakukan konsultasi kepada dokter atau Apoteker. Adapun informasi umum mengenai hal ini
dapat berupa etiket atau brosur. selain itu, informasi obat ini juga bisa diperoleh dari Apoteker
pengelola Apotek, utamanya dalam Swamedikasi obat keras yang termasuk dalam daftar Obat
Wajib Apotek. (Depkes RI., 2006 : Zeenot, 2013)

Kemudian berbicara mengenai KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) kepada pasien
oleh seorang farmasis, ini sangatlah penting. Karena dengan penyampaian informasi antara peran
Apoteker dan atau perwakilan dari Tenaga Teknis Kefarmasian yang diberikan surat kuasa oleh
Apoteker penanggung jawabnya untuk memberikan informasi pengetahuan, dan penyampaian
obat kepada pasien juga sangat baik, dengan tujuan dari KIE sendiri adalah agar farmasis dapat
menjelaskan dan menguraikan penggunaan obat yang benar dan baik bagi pasien sehingga tujuan
terapi pengobatan dapat tercapai dari pasien dan merasa paling aman dengan obat yang
dikonsumsi.
TUGAS MATA KULIAH FARMAKOKINETIKA

KIE MENGENAI PARACETAMOL, ASPIRIN DAN NSAID

OLEH :

NI PUTU SRI WAHYUNI (1801010043)

AFFAN MAULANA (1801010001)

AGUNG (1801010068)

AKADEMI KESEHATAN BINTANG PERSADA

PRODI KESEHATAN D III FARMASI SEMESTER III

TAHUN AJARAN 2019 - 2020

Anda mungkin juga menyukai