100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
82 tayangan3 halaman

Program K3 untuk Zero Accident di Tempat Kerja

Program K3 bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat melalui pelatihan kompetensi, penyusunan SOP, toolbox meeting, inspeksi, dan forum untuk membahas masalah K3 serta menciptakan tempat kerja yang nyaman. Program ini diharapkan dapat mencegah kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas pekerja.

Diunggah oleh

wahyu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
82 tayangan3 halaman

Program K3 untuk Zero Accident di Tempat Kerja

Program K3 bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat melalui pelatihan kompetensi, penyusunan SOP, toolbox meeting, inspeksi, dan forum untuk membahas masalah K3 serta menciptakan tempat kerja yang nyaman. Program ini diharapkan dapat mencegah kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas pekerja.

Diunggah oleh

wahyu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUJUAN HASIL PROGRAM

Kecelakaan Penerapan/Sertifikat Menyusun Sistem Manajemen K3 berdasar standar


Nihil (Zero Standar SMK3 Sistem Manajemen K3
Accident )
Di Tempat Kerja
Sarana untuk Susunan kepanitian Membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan
membahas isu- terdiri dari perwakilan Kesehatan Kerja (P2K3) dan Unit
isu dalam K3 pekerja dan manajemen Tanggap Darurat
serta masalah
yang berkaitan
dengan pekerja
Mengendalikan Register bahaya dan Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian
bahaya-bahaya resiko Resiko
yang muncul
ditempat kerja
untuk
menghindari
kecelakaan
kerja dan PAK
Melindungi Semua pekerja Penyediaan peralatan K3 (APD, Rambu, Tanda
pekerja dari mendapatkan APD yang Bahaya & Poster K3 dan Papan Informasi K3)
bahaya dan sesuai serta
resiko di tempat mendapatkan informasi
kerja tentang K3
Mempersiapkan Pekerja memahami Penyediaan Aset Tanggap Darurat (Alarm Bahaya,
dalam prosedur dalam Detektor Kebakaran, Hidran,
menghadapi menghadapi situasi Tabung Pemadam/APAR, Kotak P3K, Radio
situasi darurat gawat darurat Komunikasi dan Sarana Berkumpul
seperti Darurat)
kecelakaan
kebakaran
gempa bumi, dll.
Mengatur Terdapat prosedur- Pengendalian Operasional (Prosedur Keselamatan
aktifitas prosedur yang berkaitan Kerja, Ijin Kerja Aman, Induksi
pekerjaan dengan keselamatan K3)
sesuai dengan dalam bekerja
aturan
keselamatan
Pekerja Seluruh pekerja Mengadakan Pelatihan untuk menigkatkan skill dan
memahami dan mendapatkan tarining pengetahuan pekerja tentang K3 (Dasar K3, Bahaya
memiliki skill yang dibutuhkan di tempat kerja, Cara Kerja Aman, P3K dan
dalam hal Tanggap Darurat)
bekerja yang
aman dan
selamat
Memantau dan Pelaksanaan Melakukan Pemantauan K3 secara berkala seperti
meminimalisir pemantauan lingkungan suhu, kelembaban udara, debu, kebisingan
bahaya-bahaya kerja secara berkala
ditempat kerja
Melaporkan Meeting dilakukan setiap Meeting Berkala (Presentasi Kinerja K3)
hasil/kinerja bulan
pelaksanaan K3
Membudayakan Seluruh pekerja mengikuti Safety talk, toolbox meeting dan safety briefing
K3 dalam setiap kegiatan safety talk, dll
aktivitas
pekerjaan
Meningkatkan Pekerja mendapatkan Program safety reward dan punishment
peran serta penghargaan bagi yang
pekerja dalam melaksanakan program
kegiatan K3 K3 dengan baik
Memastikan Hasil inspeksi Melakukan inspeksi K3 secara rutin
pelaksanaan
program K3
berjalan dengan
baik
Memantau Seluruh pekerja Melakukan pemeriksaan kesehatan pekerja secara
kesehatan mendapatkan berkala
pekerja dan pemeriksaan secara
menghindari berkala
paparan sumber
bahaya
Menghindari Prosedur jam kerja aman Membuat prosedur tentang aturan jam kerja yang
kecelakaan aman untuk menghindari fatigue, jam istirahat yang
akibat cukup
kelelahan dalam
bekerja
Mengatasi Setiap sudut ruangan Menyediakan air minum disetiap ruangan untuk
keluhan pekerja tersedia air minum pekerja
tentang
kehausan
selama bekerja
Menyediakan Klinik pengobatan Menyediakan klinik untuk pekerja
sarana tersedia
pengobatan
bagi pekerja
Menciptakan Dibentuknya sistem Memberikan advokasi dan perlindungan kepada
rasa aman bagi pelaporan dan pekerja terhadap kekerasan yang menimpa pekerja
pekerja selama penyelesaian masalah
bekerja

Dari penyusunan program K3 tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut:


a. Pelatihan kompetensi tertentu memberikan pengetahuan khusus kepada pekerja mengenai ilmu/
keterampilan spesifik di bidang/ bagian kerjanya. Diharapkan dengan mendapatkan pelatihan ini,
minimal pekerja yang belum memiliki pengalaman kerja mengetahui prosedur yang benar dalam
melaksanakan pekerjaannya.
b. Penyusunan SOP memberikan aturan-aturan tentang bagaimana dan apa yang boleh serta tidak
boleh dilakukan selama bekerja atau selama ada di tempat kerja. Dengan menaati batasan-
batasan yang ada, prekondisi tindakan tidak selamat dapat dihindari.
c. OHS Toolbox Meeting sebagai media 2 arah dari pihak HSE dan pekerja untuk menyampaikan
informasi-informasi tentang keselamatan. Di samping itu sebagai sarana pelatihan kepada
pekerja tentang keselamatan spesifik pada bidang/ bagian tertentu.
d. OHS Inspection merupakan cara dari HSE untuk mengevaluasi kelayakan K3 yang ada di tempat
kerja serta menemukan dan merekomendasikan perbaikan atas ketidaksesuaian yang ditemukan
di tempat kerja. Di samping itu, sesekali diadakan inspeksi bersama jajaran manajemen dengan
tujuan agar manajemen mengetahui kondisi terkini pekerja dan tempat kerja khususnya
mengenai permasalahan K3.
e. OHS Forum merupakan forum mediasi antara HSE dan jajaran manajemen (level supervisor ke
atas) untuk membahas isu, permasalahan, dan ketidaksesuaian terkait K3 yang tidak dapat
diselesaikan di level pekerja atauHSE, di dalamnya termasuk tentang pengaturan jam kerja,
lembur, dan tata krama hubungan atasan dan bawahan.
f. 5R (ringkas, rapi, resik, rawat, rajin) bermaksud menciptakan tempat kerja yang nyaman dan
aman bagi pekerja itu sendiri. Dengan begitu diharapkan stres akibat kenyamanan ruang kerja
dan permasalahan ergonomi di tempat kerja dapat dihindari.
g. OHS Award sebagai wadah pemberian penghargaan bagi jajaran pekerja dan manajemen yang
berprestasi dalam menerapkan K3, termasuk yang melaksanakan rekayasa administratif dan
rekayasa teknis untuk tujuan menciptakan pekerjaan yang lebih selamat.
h. Poster K3 berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh pekerja tentang pentingnya keselamatan dan
kesehatan kerja dalam menunjang produktivitas.
i. Pemeriksaan kesehatan sebagai komitmen manajemen melindungi sumber daya manusianya dan
sebagai usaha preventif kehilangan jam kerja orang.

j. Sertifikasi SMK3 yang dapat dicapai memberikan nilai tambah bagi perusahaan sehingga
memberikan motivasi bagi manajemen dan pekerja untuk tetap mempertahankan prestasi K3
yang telah dicapai.

Anda mungkin juga menyukai