SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)
OLEH :
I Wayan Niko Ariantara
KP.10.17.055
TINGKAT 3B
AKADEMI KEPERAWATAN KESDAM IX/UDAYANA
TAHUN AKADEMIK
2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)
Pokok Bahasan : Asma
Sasaran : Keluarga Tn. “J”
Waktu : 10 menit
Hari/Tanggal : Jumat, 13 Desember 2019
Tempat : Rumah Keluarga Tn. “J”
A. Tujuan Instruksional
1. Umum
Setelah mengikuti proses penyuluhan kesehatan keluarga Tn. “J” mampu
memahami tentang penyakit Asma.
2. Khusus
Setelah mengikuti proses penyuluhan keluarga Tn.”J”mampu menjelaskan :
a. Pengertian Asma
b. Tanda & Gejala Asma
c. Pemicu Asma
d. Komplikasi Asma
e. Cara Menanggulangi Asma
f. Pencegahan Asma
B. Materi
(terlampir)
C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi
D. Media
1. Leaflet
2. Flipchart (lembar balik)
E. Proses Penyuluhan
No Kegiatan Penyuluhan Waktu Kegiatan Peserta
1 Pendahuluan
Memberi salam 2 menit Menjawab
Melakukan apersepsi salam
Menyampaikan pokok Mendengarka
bahasan n
Menyampaikan tujuan
2 Kegiatan inti
Memberikan penjelasan 5 Menit Menyimak
tentang Asma Bertanya
Memberi kesempatan Memperhatik
kepada peserta untuk an
bertanya
Menjelaskan tentang
Pencegahan pada penyakit
Asma
Menjawab pertanyaan
3 Penutup
Meyimpulkan materi 3 menit Memperhatik
Memberikan evaluasi secara an
lisan Menjawab
Memberikan salam penutup Menjawab
salam
F. EVALUASI
Keluarga Tn.”J” mampu menyebutkan kembali :
1. Pengertian Asma
2. Tanda & Gejala Asma
3. Pemicu Asma
4. Komplikasi Asma
5. Cara Menanggulangi Asma
6. Pencegahan Asma
LAMPIRAN MATERI
ASMA
A. Pengertian Asma
Asma merupakan gangguan radang kronik saluran nafas. Saluran nafas yang
mengalami radang kronik bersifat hiperresponsif sehingga apabila terangsang oleh
factor resiko tertentu, jalan nafas menjadi tersumbat dan aliran udara terhambat
karena konstriksi bronkus, sumbatan mukus dan meningkatnya proses radang
(Almazini, 2012)
Asma dapat tenang terkontrol tetapi bisa tiba-tiba kambuh dan mengganggu aktivitas
penderitanya.
B. Tanda & Gejala :
Menurut Plottel (2012) Ringel (2012) dan Saputra (2010) manifestasi klinis Asma
Bronkhial yaitu :
1. Sesak nafas atau nafas pendek
2. Nafas bunyi (ngik-ngik) atau wheezing
3. Batuk-batuk, peningkatan produksi mucus terutama malam hari
4. Berkeringat dan perasaan tidak nyaman
5. Pada serangan asma berat, ujung-ujung kuku menjadi dingin pucat, dan sukar
berbicara
C. Pemicu Asma :
1. Makanan-makanan tertentu, Bahan pengawet, penyedap,
pewarna makanan, contoh: mie instan, permen, chiki.
2. Minum es
3. Udara yang terlalu dingin
4. Asap dapur, asap rokok,
5. Serbuk bunga
6. Bulu hewan/kotoran
7. Stress
8. Aktivitas yang berlebihan
D. Komplikasi Asma :
1. Pneumothoraks
Pneumothoraks adalah keadaan adanya udara di dalam rongga pleura yang
dicurigai bila terdapat benturan atau tusukan dada.
2. Pneumomediastinum
Pneumomediastinum adalah trauma fisik atau situasi lain yang mengarah ke
udara keluar dari paru-paru, saluran udara atau usus ke dalam rongga dada .
3. Atelektasis
Atelektasis adalah pengkerutan sebagian atau seluruh paru-paru akibat
penyumbatan saluran udara (bronkus maupun bronkiolus) atau akibat pernafasan
yang sangat dangkal.
4. Aspergilosis
Aspergilosis merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh jamur dan
tersifat oleh adanya gangguan pernapasan yang berat. Penyakit ini juga dapat
menimbulkan lesi pada berbagai organ lainnya, misalnya pada otak dan mata.
5. Gagal napas
Gagal napas dapat tejadi bila pertukaran oksigen terhadap karbodioksida dalam
paru-paru tidak dapat memelihara laju konsumsi oksigen dan pembentukan
karbondioksida dalam sel-sel tubuh.
6. Bronkhitis
Bronkhitis atau radang paru-paru adalah kondisi di mana lapisan bagian dalam
dari saluran pernapasan di paru-paru yang kecil (bronkhiolis) mengalami
bengkak. Mansjoer (2008)
E. Penanggulangan Asma
1. Mencari faktor pencetus (allergen), yaitu bahan / keadaan yang akan dapat
menimbulkan serangan asma
2. Menghindari faktor pencetus
3. Berikan posisi yang nyaman (tinggikan bagian kepala dengan
menggunakan 2-3 bantal)
4. Berikan dan ketahui obat-obat antiasma yang tepat, baik kegunaan, cara
pemberian maupun efek sampingnya
Contoh: Pemberian 3 x sehari berarti diberikan setiap 8 jam sekali (1 hari : 24
jam, 24 jam dibagi 3 = 8 jam sekali)
5. Istirahat yang cukup
6. Berikan makanan dan minuman yang bergizi
F. Pencegahan Asma
1. Hindari makan coklat, kacang tanah atau makanan yang mengandung es, dan
makanan yang mengandung zat pewarna
2. Hindarkan kontak dengan penderita influenza
3. Jangan terlalu sering menggunakan kipas angin (Debu yang menempel dapat
tersebar kemana-mana)
4. Gunakan masker (Untuk mencegah kontak dengan debu / bulu binatang/asap)
5. Jangan lupa cuci tangan (Mencegah infeksi saluran perapasan)
6. Hindari aktivitas fisik seperti bermain secara berlebihan.
7. Gunakan pakaian hangat ketika udara sangat dingin.
DAFTAR PUSTAKA
Almazini, P. 2012. Bronchial Thermoplasty Pilihan Terapi Baru Untuk Asma Berat. Jakarta:
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Mansjoer A. dkk, 2008. Kapita Selekta Kedokteran. Edisi III. Jakarta: Media Aesculapius
Muttaqin, Arif. 2008. Buku Ajar asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem
Pernafasan. Jakarta : Salemba Medika
Nanda. 2012. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan NANDA Nort American Nursing
Diagnosis Association NIC-NOC. Yogyakarta : Media Hardy
Plottel, Claudia S. 2010. Tanya Jawab Mengenai Asma. Edisi ke-2, Alih bahasa Risqi Akbar.
Jakarta : Indeks