NAMA : HERISKI RAHAYU
NIM : P1337437117009
KELAS/PRODI : 2A/REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
1. Jelaskan sistem rujukan berjenjang menurut teori Starfield. B dan penerapan model tersebut
pada pelayanan kesehatan era JKN !
Jawab :
1) first contact care (fungsi kontak pertama) yaitu fasilitas kesehatan tingkat pertama
merupakan tempat pertama yang dikunjungi peserta setiap kali mendapat masalah kesehatan..
2) continuity care (fungsi koordinasi layanan) yaitu hubungan fasilitas kesehatan tingkat
pertama dengan peserta dapat berlangsung secara berkelanjutan/kontinyu sehingga penanganan
penyakit dapat berjalan dengan optimal.
3) coordination care (fungsi koordinasi layanan) yaitu fasilitas kesehatan tingkat pertama
melakukan koordinasi pelayanan dengan penyelenggara kesehatan lainnya dalam memberikan
pelayanan kesehatan kepada peserta sesuai kebutuhannya. Dokter yang bertugas berfungsi sebagai
pengatur pelayanan (care manager).
4) comprehensiveness care (fungsi comprehensif layanan) yaitu fasilitas kesehatan tingkat
pertama memberikan pelayanan yang komprehensif terutama untuk pelayanan promotif dan
preventif. (Starfield,1994)
Sistem rujukan berjenjang dapat diartikan sebagai proses pemindahan / pelimpahan pasien
yang sedang menjalani pengobatan dari fasilitas pelayanan kesehatan yang dirasa tidak mampu
menangani pasien tersebut ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih mampu, sistem rujukan ini
berfokus pada tingkat keparahan penyakit pasien yang dapat ditangani oleh setiap fasilitas
pelayanan kesehatan yang bersangkutan.
Dapat dilihat dari piramida tersebut, pada saat pertama kali berobat pasien akan menjalani
pengobatan primer (dasar) yang dilakukan pada FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama)
antara lain : praktek dokter, klinik, & pukesmas dan jika pada FKTP pasien belum sembuh / belum
bisa diobati maka pasien akan dirujuk untuk menjalani pengobatan sekunder di Fasilitas Kesehatan
Tingkat II (spesialistik) antara lain : rumah sakit tipe D & C jika pada Fasilitas Kesehatan Tingkat
II pasien belum sembuh / belum bisa diobati maka pasien akan dirujuk untuk menjalani pengobatan
tersier pada Fasilitas Kesehatan Tingkat III (subspesialistik) antara lain rumah sakit tipe B & A.
Pada fasilitas kesehatan ini sudah menyediakan pelayanan keseahatan sub spesialistik. Diharapkan
dengan rujukan berjenjang pengobatan yang diterima pasien akan lebih terintegrasi dan tertata
sesuai tingkat keparahan penyakit yang dideritanya.