0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan5 halaman

Contoh Metode KB Kalender dan Efektivitasnya

Dokumen ini membahas tentang berbagai metode keluarga berencana seperti KB kalender, KB MAL, KB kondom, KB pil, KB suntik, KB implan dan KB IUD beserta kelebihan dan kekurangannya.

Diunggah oleh

RaKa Sukamto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan5 halaman

Contoh Metode KB Kalender dan Efektivitasnya

Dokumen ini membahas tentang berbagai metode keluarga berencana seperti KB kalender, KB MAL, KB kondom, KB pil, KB suntik, KB implan dan KB IUD beserta kelebihan dan kekurangannya.

Diunggah oleh

RaKa Sukamto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

5.

Keluarga Berencana

a. Definisi KB
Keluarga berencana adalah upaya atau usaha yang dilakukan kejasama antara
suami-istri untuk mengukur atau mengatur jumlah anak yang diinginkan (
Purwoastuti & Walyani, 2015)
b. Macam –Macam Kb
1) Kb Kalender Kb
a) Definisi
Kalender atau pantang berkala merupakan salah satu metode KB
sederhana. Kb kalender adalah usaha menghindari hubungan badan selama
masa subur seorang wanita untuk mengatur kehamilan yang dilakukan oleh
pasangan suami istri (Yesa, 2017).
b) Kefektivitas
Metode KB kalender ini tergantung pada siklus wanita. Bai wanita siklus
haid teratur efektivitasnya lebih besar daripada wanita dengan siklus haid
tidak teratur. Angka kegagalan berkisar 6-42. KB kalender akan efektif
apabila dilakukan dengan benar dan tepat. Menggunakan metode ini
memerlukan kerjasama baik antara pasangan suami-istri agar terhindar
dari kegagalan.
c) Perhitungan Kb Kalender
(1) Metode KB kalender pada Menstruasi Teratur
Untuk menggunakan metode kb kalender suami istri harus tahu dan
paham kapan masa subur datang. Pada siklus normal, maka
kesuburan terjadi pada hari 10 hinga 14 hari setelah menstruasi (Yesa,
2017).

(2) Metode Kalender pada Menstruasi Tidak Teratur


Bagi wanita yang memiliki siklus haid yang tidak teratur maka
dilakukan perhitungan. Wanita dengan siklus pendek dihitung
dengan jumlah siklus dikurangi 18 hari. Dari hasil tersebut ditemukan
waktu subur. Untuk melakukan hubunan suami istri hindari masa
subur. Wanita dengan siklus panjang dihitung dengan jumlah siklus
dikurangi 11 hari. Dari hasil tersebut ditemukan waktu subur. Untuk
melakukan hubunan suami istri hindari masa subur (Yesa, 2017).
d) Kelebihan Dan KekuranganKelebihan metode KB Kalender
1) Kelebihan KB Kalender
(a) Terdapat hubungan suami istri semakin erat karena adanya
relasi satu sama lain
(b) Suami istri terlibat pada proses KB karena menentukan masa
subur
(c) Dapat tahu kondisi masa subur
(d) Metode kB yang terjangkau dan murah
2) Kekurangan Metode KB Kalender
(a) Harus sabar karena harus mengetahui masa subur
(b) Kurang efektif karena angka kegagalan tinggi sekitar 20%
(c) Memerlukan kerjasama antara suami dan istri
(d) Harus teliti dalam perhitungan siklus menstruasi (Yesa,
2017).
e) Menurut peneli di Institute for Reproductive Health di Georgetown
University Medical Center, USA (2011) bahwa perempuan yang
menjalani program KB dengan metode kalender, bisa mencegah
terjadinya kehamilan, atau justru merencanakan kehamilan jika
dilakukan secara intensif. Para peneliti mengindikasikan bahwa pada
perempuan sebenarnya terjadi 12 hari di antara siklus menstruasi yang
perlu dihindari melakukan hubungan seksual atau harus menggunakan
alat kontrasepsi. Sebaliknya, justru ketika menginginkan kehamilan,
pasangan disarankan mengoptimalkan masa 12 hari itu untuk melakukan
hubungan seksual. Jumlah 12 hari tersebut, sebenarnya merupakan
perpanjangan dari hitungan:
(1) hari masa sel telur bertahan hidup setelah dilepaskan indung telur
(2) 5 hari masa sperma bertahan di dalam tubuh perempuan
(3) 5 hari adalah rata-rata jumlah hari dari variasi masa ovulasi seorang
perempuan dari satu siklus ke siklus lainnya.
Georgetown University Medical Center, USA menciptakan metode
CycleBeads yang merupakan rangkaian manik-manik dengan kode
warna yang mewakili hari-hari siklus wanita, membantu seseorang
menggunakan Metode Hari Standar, dengan membantunya melacak hari
siklusnya. Mulai hari pertama haid, dia memindahkan band ke manik
merah lalu ke manik baru setiap hari. Warna manik-manik membuatnya
tahu apakah hari ini adalah hari ia sangat mungkin subur atau tidak.
Pasangan menggunakan kondom atau metode penghalang untuk
mencegah kehamilan pada hari-hari [Link] CycleBeads yang
prinsip kerjanya menerapkan prinsip kerja kb kalender didapatkan
keberhasilan 95% efektif mencegah kehamilan dengan penggunaan yang
benar

2) Kb Mal

KB dengan metode MAL ialah metode sementara yang cukup efektif dan
metode yang menggunakan efek anvulatori yaitu proses menyusui. Metode ini
berefektivitas 98% selama klien belum mendapat haid dan waktunya kurang
dari enam bulan pasca persalinan. Untuk ibu yang menggunakan metode ini
perlu diberi tahu informasi bahwa risiko kehamilan akan meningkat apabila
frekuensi menyusui berkurang atau terhenti dan ibu kembali mendapat
menstruasi atau melewati 6 bulan post partum (Fitri, 2017).
3) Kb Kondom
Kondom dapat juga digunakan sebagai KB. Penggunaan kondom yang bnar
dan tepat akan melindungi penyakit menular seksual dan memberikan
kefektivitas yang tinggi. Keuntungan dari kb kondom juga tidak menganggu
proses menyusui dan tidak menganggu produksi ASI. namun, apabila
pasangan tidak menggunakan dengan cara benar tepat dapat mengalami angka
kegagalan yang tinggi. Kegagalan kndo 2-12 kehamilan per 100 perempuan
per tahun (Fitri, 2017).

4) KB PIL
a) Kb pil kombinasi
Pil kombinasi yaitu pil yang menekan adanya ovulasi, mengentalkan
lendir servik sehingga sulit dilalui sperma dan mencegah adanya
implantasi serta menganggu pegerakan tuba. Metode pil ini diminum
setiap hari dengan keefektivitas resiko kehamilan kurang dari 1 di antara
100 ibu dalam 1 tahun. Pil ini juga memiliki efek antara lain merubah pola
haid ( haid jadi tidak teratu), nyeri pada pyudara, pusing, mual, perubahan
pada suasana perasaan, dn timbul jerawat pada wajah (bppsmdk, 2014).
b) Kb pil minipil
Kb pil minipil yaitu kb pil yang mengandung satu hormone (homon
progesterone) saja. Mekanisme KB ini yaitu dengan menekan sekesi
gonadotropin dan sintesis steroid seks pada ovarium, menghalangi
implantasi, dan mengubah motilitas tuba sehingga transportasi sperma
ternganggu. Keefektivitas KB minipil ini bila digunakan secara benar dan
tepat yaitu risiko kehamilan kuang dari 1 diantara 100 ibu dalam 1 tahun.
Kerugian dari minipil yaitu harus diminum setiap hari, perubahan pada
siklus mentruasi, menimbulkan sakit kepala dan pusing. Kelebihannya
digunakan tanpa peran tugas kesehatan aau tidak perlu bolak-balik ke
tenaga kesehatan, tidak menganggu hubungan seks dan dapat dilepas
kapan saja.
5) KB Suntik
a) KB suntik 3 bulan ( kombinasi )
Kb suntik 1 bulan ini mengandung dua hormone yaitu hormone
progesterone dan estrogen. Mekanisme kerja dari kab suntik 3 bulan yaitu
dengan menekan adanya ovulasi, mengahambat transportasinya gamet oleh
tuba, mengentalkan lendir servik, dan menganggu impalntasi.
Keefektivitas kb pil bila digunakan secara benar risiko kehamilan kurang
dari 1 diantara 100 ibu dalam 1 tahun. Namun, kb suntik 3 bulan juga
memiliki efek yaitu akan merubah pola haid( haid menjadi tidak teratur ),
pusing, mual, nyeri pada payudara, kenaikan berat badan dan sakit kepala
serta proses kembali subur lama. Keuntungan dari KB suntik 1 bulan antara
lain, tidak menganggu proses menyusui, tidak digunakan atau melakukan
suntikan setiap hari hanya 1 bulan sekali, dan dapat menghentikan suntikan
kapan saja (BPPSMDK, 2014)
b) KB suntik 1 bulan (progesterin)
KB suntik 3 bulan yaitu KB berupa pil yang didalam nya hanya ada satu
hormone progesterone. Mekanisme kerja suntik 3 bulan ini menganggu
penetrasi sperma yang diakibatkan lendir yang kental, menekan ovulasi,
dan menghambat transportasi gamet oleh tuba. Efektivitasnya bila
digunakan secara benar dan tepat yaitu risiko kehamilan dari 1 diantara 100
ibu dalam 1 tahun. Untuk suntik 3 bulan juga memiliki kekurangan antara
lain, dilakukan 1 bulan sekali, dapat merubah pola haid (haid menjadi tidak
teratur), menganggu proses menyusui,kepala pusing, nyeri pada payudara,
kenaikan berat badan, dan sakit kepala. Keuntungannya menjarangkan
kehamilan dan suntikan dapat dihentikan kapan pun (BPPSMDK, 2014).
6) KB Implan
KB implant adalah KB yang dipasang di bawah kulit pada lengan tangan atau
kb susuk. Mekanisme KB implant yaiu dengan menekan ovulasi,
mengentalkan lendir servik agar menghalangi jalannya sperma, dan bertahan
3-7 tahun. Keefektivitas risiko kehamilan kurang dari 1 di antara 100 ibu dalam
1 tahun. Keuntungganya bertahan lama, tidak perlu bolak-balik ke tenaga
kesehatan dan menghalangi angka kehamilan. Kerugiannya dapat
menimbulkan pusing, pola haid menjadi berubah, jerawat, nyeri pada payudara
dan mual serta harus dipasang oleh tenaga kesehatan yang telatih (BPPSMDK, 2014).

7) KB IUD

Kb IUD atau AKDR ( Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) yaitu KB yang alatnya dimasukkan
ke dalam uterus dengan cara kerja mengahambat kemampuan sperma untuk masuk ke dalam
tuba falopi, mencegah spema betemu ovum, dan mencegah implantasi telur dalam rahim
Efektivitas pada umumnya, risiko kehamilan kurang dari 1 di antara 100 ibu dalam 1 tahun.
Efektivitas dapat bertahan lama, hingga 12 tahun. Keuntungannya mengurangi resiko kanker
endometrium, bertahan 5-10 tahun, dan mencegah kehamilan. Untuk kerugiannya dapat
menyebabkan anemia apabila cangan zat besi pada ibu rendah, dapat menyebabkan radang
panggul dan dapat merubah pola haid (BPPSMDK, 2014).

Anda mungkin juga menyukai