0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan7 halaman

Liturgi Sifat Manusia dalam Bahasa Daerah

Sifat-sifat manusia digambarkan melalui peran 11 sifat, yaitu benci, marah, sukacita, rendah hati, munafik, pembohong, sabar, iri, dendam, dan putus asa. Masing-masing sifat berargumen bahwa dirinyalah yang paling banyak dimiliki manusia. Interaksinya menggambarkan kompleksitas sifat manusia.

Diunggah oleh

Pauls Pane
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan7 halaman

Liturgi Sifat Manusia dalam Bahasa Daerah

Sifat-sifat manusia digambarkan melalui peran 11 sifat, yaitu benci, marah, sukacita, rendah hati, munafik, pembohong, sabar, iri, dendam, dan putus asa. Masing-masing sifat berargumen bahwa dirinyalah yang paling banyak dimiliki manusia. Interaksinya menggambarkan kompleksitas sifat manusia.

Diunggah oleh

Pauls Pane
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Ragam bahasa daerah 8.

Bahasa Minangkabau
( Anak sekolah Minggu) “Karano baitu gadang kasiah Allah pado dunia-ko, sahinggo Tuhan Allah
mangaruniakan AnakNya nan tungga itu, supayo satiok urang nan picayo
1. Bahasa Aceh kapadoNyo indak binaso, malainkan baroleh iduik nan kaka.”
“Sabab po teu Allah lumpah that geugaséh keu manusia lam donya nyoe,
nyang kheueh Gobnyan geubri Aneuëk Gobnyan nyang tunggai, mangat 9. Bahasa Palembang
tieb-tieb ureuëng nyang meuiman ubak Gobnyan hana binasa, teuma “Kerno besak nian kasih-Nyo pado dunio, laju dienjukke-Nyo budak
meuteumé udeb seujati dan keukai.” lanang sikok-sikok-Nyo, sehinggo siapo baé yang pecayo pada-Nyo indak
binaso,tapi idup sepanjangan.”
2. Bahasa Karo
“Sabap bege pengkelengi Dibata doni enda, maka ibereikenna Anakna si 10. Bahasa Mentawai
tonggal, gelah ola bene ise pe si tek ibas ia, tapi dat kegeluhen si rasa “Kisé te bulat kopet katet bagania Taikamanua ka taikapolak, pat
lalap.” akénangan Togania sisasara, bulé tá ilangó sia sangamberi simatonem baga
ka tubunia, tápoi raiikep’aké lé purimanuaiat sipulelelek samba sitaitatatá.”
3. Bahasa Pakpak
“Ai bagèen ngo ngkelleng atè Dèbata midah dunia èn, Iberrèken ngo Ragam bahasa daerah
AnakNa sada-sada i, asa ulang mago gennep sipercaya bai Anak idi, tapi ( Pemuda/i)
asa kenggelluhen siamman sumendah bana.”
1. Ibrani
4. Bahasa Simalungun “Ki ko ohav Elohim et ha'olam ad ki natan et Bno ychido lama'an lo yovad
“Ai sonon do holong ni uhur ni Naibata bani dunia on, pala do Anakni na kol ha maamin bo, ella yinchal chayyei olam.”
sasada in iberehon, ase ulang magou ganup na porsaya Bani, tapi ase 2. Hindi
hagoluhan na sadokah ni dokahni bani.” “Kyúη ki Ishwar ne jagat ko aisá piyár kiyá, ki us no apná eklautá Putr
diyá, ki jo koí us par bishwás kare so násh na hoe parantu anant jíwan
5. Bahasa Toba páwe.”
“Ai songon on do holong ni roha ni Debata di portibi on, pola do AnakNa
na sasada i dilehon, asa unang mago ganup angka na porsea di Ibana, asa 3. Mandarin
hangoluan na salelenglelengna di ibana.” “Shen ai shiren, shenzhi jiang tade dushengzi cigei tamen, jiao yiqie xin ta
de, buzhi miewang, fan de yongsheng.”
6. Bahasa Angkola
“Angke songon i ma holong ni roha ni Debata di portibi on jabat dilehen Ia 4. Korea
AnakNia na sasada i anso sude halak na porsaya tu Sia nada mago, tapi “Hananimi sesangl icvlvm salanghasa dogsengjall jusyvssni, inn jvll midnn
maruli di ngolu na manongtong.” jamada myvlmangci anhgo yvngsengl vdge halyv hasiminila.”

7. Bahasa Nias 5. Inggris


“Si manõ sa wa'omasi Lawalangi nõsi guli danõ, no ibe'e Nononia andrõ, si “For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that
ha sambua, ena'õ lo tekiko dozi samati chõnia, ena'õ so chõra wa'auri si lõ whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life.”
aetu.”
6. Belanda 3). Sukacita : Lalalala… (bernyanyi atau bersenandung kecil)
“Omdat God de wereld zo lief dat Hij Zijn eniggeboren Zoon heeft Hah?? Indah sekali dunia ini. Lihatlah pohon natal ini begitu
gegeven, opdat iedereen die in Hem gelooft, niet verloren ga, maar eeuwig
indah, lampunya kerlap kelip, hiasannya yang cantik dan bunga-
leven hebbe.”
bunga yang berkembang. Aku juga menghirup udara sebebas-
7. Jerman bebasnya, tanpa bayar alias gratis, hmhm (sambil menghirup
“Weil Gott die Welt geliebt, dass er seinen einzigen Sohn hingab, damit udara). Aku adalah si sukacita. Dunia akan terasa selalu indah
jeder, der an ihn glaubt, nicht zugrunde geht, sondern ewiges Leben habe.” andai setiap orang mampu selalu bersukacita. Tetapi sayangnya
[Link] orang banyak lupa untuk bersukacita karena keadaan. Ada yang
“North Gade gamellass o Dēl i Luma, hod beske tschatsche Schawes dass, bilang ‘terlalu sibuk’, ‘sembako mahallah’ sehingga orang malas
hod ssa, sso badschan bre les, de na chassaiwen, hamen mindig o eregescho bersukacita. Jangankan bersukacita, tersenyum saja malas,
Draio d'avel le.” cemberut saja. Kalau saja setiap orang bersyukur untuk berkat
Tuhan, pasti setiap orang akan lebih mudah untuk tersenyum.
Lakon Sifat-sifat Manusia.
4). Rendah hati : Kau benar sukacita. Kalau saja setiap orang
(diperankan dengan gaya sifat-sifat itu). bersyukur untuk setiap berkat yang diterimanya, maka setiap
1).Benci : Benci, benci… aku benci sekali sekarang ini. Aku orang itu akan merasakan betapa Tuhan memberkati hidupnya
benci melihat dia, aku benci melihat mereka dan aku benci dan memberikan ia rezeki. Memang setiap orang berbeda-beda
melihat kamu, huuh… Begitulah sifat manusia yang sering rezekinya, tetapi bagi Tuhan setiap orang adalah sama. Di mata
muncul. Sedikit sedikit benci, melihat temannya cantik menjadi Tuhan tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah rezekinya
banci, melihat temannya pintar, menjadi banci bahkan melihat dan bagi Tuhan tidak ada yang lebih terhormat atau yang hina,
temannya yang disukai orang lain, dirinya semakin banci. Tetapi semuanya sama. Kalau setiap orang menyadari hal itu, maka
aku senang , ini membuktikan bahwa aku adalah sifat yang mereka akan selalu bersukacita dan rendah hati?
paling banyak dimiliki oleh manusia, hahahaha. 5). Munafik : Alahhk tak usah muluk-muluk lah, karena di
2). Marah : Hei benci, diam kamu. Bukan kamu yang paling dunia ini sudah jarang sepeti itu. Kalau pun ada, itu tidak
banyak diminati manusia. Kamu salah, enak aja kamu bilang seberapa dan mungkin hanya pura-pura seperti aku. Aku kan
dirimu paling hebat. Akulah sifat yang paling banyak diminati bisa dipajangkan, munafik = muka nabi fikiran lain lain. Rugilah
oleh manusia. Kau hanya dimiliki oleh orang orang dewasa saja. kalau punya muka cantik, mempunyai duit yang banyak,
Tetapi kalau sifat pemarah seperti aku ini, mulai dari anak pekerjaan bagus, dan mempunyai baju cantik yang pantas
kecilpun sudah ada. Kalau seseorang anak kemauannya tidak dipamerkan seperti aku ini tetapi hatiku siapa yang tahu???? Jadi
dituruti oleh orang tuanya maka dia akan marah, apalagi orang yang ada di dunia itu malah sering pura-pura baik alias purba,
dewasa, hmmm maunya marah ter. Lihat saja sudah ada orang biar dia dapat dipuji, disanjung, jadi aku si munafik yang banyak
tua yang tega menganiaya anak-anaknya kalau dia marah, benar diminati.
kan??! Itu artinya akulah yang dapat mamatahkan hubungan 6). Pembohong : Ya, ya, ya kau benar munafik, manusia
orang lain yang paling banyak di hati manusia, huh… dasar. sekarang banyak yang munafik apalagi untuk membela dirinya.
Tetapi kau harus sadar juga kawan bahwa awal dari pura-pura 10). Dendam : Stop, stop kalian tidak tahu malu, semua merasa
dan kemunafikan itu kan berasal dari aku si pembohong. Orang paling hebat. Kalian harus akui diriku si pendendam. Lihat saja
tua saja mau berbohong, apalagi anak-anak supaya mereka tidak mereka yang sudah saling bermaafan tetapi kalau dendam tetap
dimarahi oleh orang tuanya. Pokoknya bohong lebih banyak saja ada. Malahan ada kalimat seperti ini : ‘yah, memang kami
disukai. Malahan lagu Sekolah Minggukan ada yang berbunyi sudah saling bermaafan, tetapi bagaimana ya aku belum
begini: ‘bohong, bohong, itu dosa’. Tetapi kenyataannya tetap sepenuhnya berbicara dengan dia’. Nah, itu kan sama saja
saja mereka bohong. Hm… jadi akulah yang banyak diminati dengan dendam. Jadi sifat seperti aku juga banyak di dunia.
orang, hehehe…
11). Putus asa : Aduh, aduh, kalian itu banyak cerita saja. Lihat
7). Sabar : Akh, tidak juga koq. Lihatlah masih banyak orang dulu siapa aku, si putus asa. Aku bisa membuat manusia hancur
yang memiliki sifat sabar seperti aku, misalnya orangtua. bahkan hancur lebur hingga bunuh diri. Tahu sendiri kan kalau
Mereka selalu sabar mendidik dan merawat anak-anaknya manusia itu tidak siap untuk gagal, padahal terkadang
apalagi sejak kecil supaya tidak berlaku seperti kalian itu kegagalankan adalah bagian dari hidup manusia dan manusia itu
berbohong, pemarah, munafik. Malah orangtua banyak yang tahu, Cuma karena manusia tidak terima kegagalan. Kalau ada
tidak tidur hanya karena menjaga dan memikirkan anak-anak pergumulan langsung saja putus asa, ada gagal cari kerja, gagal
mereka. Lihat juga para guru di sekolah dan di sekolah Minggu, bercinta eh… malah bunuh diri, pokoknya selalu putus asa. Jadi
mereka tetap sabar biarpun anak didiknya nakal. Jadi jangan tidak apa-apa juga kalau aku bukan terbanyak . Tetapi akulah
bohong kau pembohong, masih ada koq yang sabar. yang paling hebat, karena pemuka agama kurang perhatian
kepada iman manusia, maka jadilah putus asa.
8). Pemaki : Apa kubilang… dasar kau sabar. Berapa banyak
orangkah yang sabar sekarang ini, bisa dihitung dengan jari 12). Kasih : (datang dengan diam dan tenang saja, sampai-
tangan. Sesabar-sabarnya mereka pasti akan memaki juga dalam sampai yang lainpun bertanya kenapa diam saja).
hatinya. Apa benar masih ada orangtua dan guru-guru yang tidak
mau memaki lagi? Jangan takabur kau, anak kecil sekarang saja 13). Benci : woi… diam aja, kamu sakit gigi ya? Apa yang bisa
buktinya gampang sekali diajari memaki, jadi akulah seharusnya kau pamerkan?
dimahkotai, wehhhh.
14.) Kasih: tidak ada yang perlu aku pamerkan kawan. Aku
9). Iri hati : What’s? Mahkota..? Apa tidak salah itu? Kau harus justru merasa gagal untuk memperjuangkan dan memperbanyak
lihat dulu lebih jelas. Aku adalah iri hati. Kalian tahu bahwa saat sifat kasih. Lihat saja sudah banyak orang Kristen yang malu
ini sedang galak-galaknya manusia tidak senang melihat orang berbuat kasih. Padahal ajaran utamanya adalah kasih. Tapi
lain yang bahagia malahan senang melihat temannya sudah. Itu lihatlah…. Mereka malu bertindak kasih, takut diejek orang,
karena iri hati, tahu? Padahal dia tidak dirugikan kalau temannya pokoknya gimanalah biar dia dibilang alim dan biar dijauhi
senang, tetapi begitulah… namanya juga iri hati, hmmm. orang lain. Lihatlah dunia ini, seandainya kasih lebih banyak,
maka tidak ada lagi air mata, tidak ada lagi permusuhan, 18). Kasih : Benarkah kalian mau? Aku sangat senang
penganiayaan dan tidak ada lagi kekerasan. Padahal Yesus mendengarnya. Bertobatlah, kembali kepada Tuhan. Percayalah
datang ke dunia ini hanya karena kasihnya kepada manusia, bahwa ampunan Tuhan pasti selalu ada.
tetapi mengapa hai manusia semuanya menjadi kacau…… hah Berserahlah kepadaNya, karena Dia yang telah lahir dikandang
(sedih). domba, disalibkan dan mati, yang telah bangkit dan naik ke
sorga selalu menantikan anak-anakNya kembali. Tanggalkanlah
14). Penghibur : hai sobatku, kau tidak gagal… kau berhasil. sifat burukmu dan mulailah hidup baru. (Sifat-sifat jelekpun
Kalaupun sekarang ini sifat-sifat mereka yang menonjol menggoyangkan selempang sifat yang ada pada mereka).
(menunjuk kearah sifat benci, dendam dll. Tapi percayalah
sudah banyak manusia kini sudah banyak mulai mengasihi. 19). Sukacita : Hore… dunia akan tetap indah, senyum akan
Lihat saja gereja-gereja semakin berkembang, para penatua terasa kembali karena kedamaian diam di antara kita, maka aku
semakin banyak, acara ibadah sudah semakin banyak, mau hidup seribu tahun lagi. Terima kasih Tuhan Yesus.
kunjungan-kunjungan social juga sudah semakin digalakkan. Sambil bergandengan tangan menyanyikan lagu: Kasih itu
Manusia sudah mulai mencoba untuk saling mengerti dan saling lemah lembut, kasih itu memaafkan, kasih itu murah hati,
menerima, dan memang benar seperti yang dikatakan Yesus kasihMu sungguh tiada taranya. Ajarilah kami ini
bahwa banyak yang terpanggil tetapi sedikit yang terpilih. saling mengasihi, ajarilah kami ini saling mengampuni,
ajarilah kami ini kasihMu ya Tuhan, kasihMu sungguh tiada
15). Rendah hati : Aku setuju. Bukankah setiap orang akan taranya.
menuai apa yang ditanamnya?
IV. Liturgi Ragam Profesi
16). Sabar : Betul, dan setiap orang harus (dengan pakaian dan gaya profesi)
mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuatnya. Masa
penghakiman akan datang dan Tuhan akan memberi mahkota Prolog: Karena manusia sudah jatuh ke dalam dosa, maka
bagi setiap orang yang pantas menerimanya. Kalian semua hatinya selalu dikuasai oleh iblis sehingga manusia itu hanya
(menunjuk kearah sifat-sifat jelek) apakah kalian senang kalau mau memikirkan dirinya sendiri dan menganggap hanya dirinya
dunia ini kacau balau? Ketahuilah kelak kalian juga akan yang baik di antara sesamanya, terlebih lagi karena dia
menerima upahnya. Kalian akan dihukum Tuhan dan akan mempunyai pekerjaan yang dapat memberikan keuntungan
dicampakkan ke dalam api neraka. Apakah itu yang kalian mau? kepada orang lain. Manusia itu menjadi egois dan tinggi hati.
17). Semua sifat-sifat jelek sambil tertunduk : Ampun… Inilah liturgi beragam profesi.
tidak… jangan… kami tidak mau dipanggang dalam api neraka.
Katakanlah apa yang harus kami perbuat agar selamat. 1). Petani: Aku seorang petani yang pada mulanya dikatakan
Tuhan dalam kitab Kejadian 3:17d “Dengan bersusah payah
engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu”
maka aku mengerjakan tanah ini agar dari tanah yang kutanami menghasilkan sukacita bagi kita dan orang lain juga. Karena itu,
padi dan tumbuh-tumbuhan lainnya dapat menghasilkan. Aku janganlah kita menjadi sombong dan membanggakan diri, tetapi
bekerja mulai dari pagi hingga sore dan tidak mengenal lelah. marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan supaya kita
Aku mencangkul dan mengolah tanah supaya ada bahan ditinggikan karena ada tertulis dalam Yakobus 4:10
makanan. Itu berarti pekerjaanku tepat sekali, dan kalau aku “Rendahkanlah dirimu dihadapanNya maka ia akan
tidak ada, pastilah kalian tidak bisa makan. meninggikan kamu”. Marilah kita kerjakan dengan baik profesi
kita tersebut karena Bapa di sorgapun masih bekerja seperti yang
2). Artis: (sambil menyanyikan satu kata lagu). Aduh teman- dikatakan Yesus dalam Johannes 5:17b; ”BapaKu bekerja
teman semua, nih penampilanku, akulah yang paling benar. sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga”. Amin.
Pekerjaanku menghibur orang dan aku selalu terhibur. Aku
selalu diperlihatkan oleh khalayak ramai dan aku selalu Liturgi Dialog.
membuat orang tertawa. Akulah public figure yang selalu bersih (Oleh Tiarma Siahaan & Marino Sihombing)
dan cantik sehingga membuat orang banyak simpatik. Prolog: Natal memiliki makna yang berbeda bagi setiap orang,
tergantung pada pengalaman mereka di saat-saat natal, ada yang
3). Tukang Ojek: Memang, supir itu penting… namun apakah berpikir natal itu menyenangkan, namun ada juga yang
supir dapat mengantar kamu sampai ke pelosok –pelosok menyatakan bahwa natal itu bagitu menyedihkan.
kampong? Hanya ojek yang bisa melalui jalan sempit maupun
jalan setapak, apalagi kalau pulang orang rantau mau antar ke 1). Anak Sekolah Minggu: Natal… itu menyenangkan
kampong yang tidak bisa dilalui mobil, biar juga mereka punya banget…!!!
uang untuk bayar taksi tapi akulah yang antar mereka sampai ke Dibeli baju baru, sepatu baru, banyak hadiah pokoknya seru
tempat. deh..

4). Pendeta: Saudara-saudari yang kekasih dalam Yesus 2). Anak jalanan : Kalian sih enak, bagaimana dengan
Kristus, marilah kita sejenak merenungkan arti pekerjaan kita kami. Natal itu begitu suram,
masing-masing . Perlu juga merenung mengapa kita ada di dunia Jangankan baju baru
ini, dan untuk apa kita tercipta di dunia ini yaitu supaya kita makanpun tidak, kami hanya bisa menangis melihat
saling menolong dan melengkapi. Kalaupun kita memiliki kemewahan di sekitar kami. Kami semakin terlupakan. Tuhan
profesi yang berbeda, itu semua adalah berkat Tuhan. Ingatlah tolonglah kami…!
saudara-saudara bahwa kita adalah ciptaan Tuhan. Dialah yang
memberikan jabatan dan profesi dalam pekerjaan kita agar kita 3). Anak Remaja : Wah itu sih gak zamannya lagi dek!!
mengabdi kepadaNya melalui pekerjaan kita masing-masing. Dikalangan kami Natal sih begitu luar biasa apalagi disaat-saat
Kalaupun kita harus bekerja, syukurilah karena itu kita lakukan latihan natal, kesempatan dong ketemu cewek-cewek cantik,
untuk kemuliaanNya saja agar apa yang kita kerjakan itu dapat
cowok-cowok ganteng, dengan alasan sama orangtua latiha 8). Polisi : Natal… ah repot deh!Lalu lintas padat, macet,,,,
Natal. Martina gitu lho…!!!!!!!!! macet,,,, macet banget!!
Kecelakaan banyak semuanya pada liburan. Aku sungguh lelah..
4). Naposo Bulung : Ok banget tuh..! itu memang benar, walaupun semuanya orang liburan saya harus tetap kerja bukan
selain martina kita mau tunjukkan bahwa kita mampu membuat hanya menjaga jalan, gereja juga harus dikawal soalnya banyak
Natal yang sangat hebat dan meriah sehingga dapat sumbangan kerusuhan yang terjadi, ia tidak…
dana dari donator-donatur yang terkenal. So pasti banyak
untungnya kan. Jadi Natal itu adalah ajang bersenang-senang 9). Pendeta : Syalom saudara-saudariku bertobatlah sebab natal
dan mencari untung. adalah sukacita,
sebab natal adalah sukacita sebab Yesus telah lahir, mati,
5). Orangtua : Dasar anak muda!. Kalian tidak bangkit
pernah memikirkan orangtua kalian..’ Pusing.. pusing… dan naik ke sorga hanya karena dosa-dosa kita. Hari ini marilah
sekali!!!!!! Kalau sudah natal kepalaku pusing sekali, sikit-sikit kita
uang ,…. sikit-sikit uang,….beli bajulah, beli sepatulah, mengundang Yesus lahir kembali di dalam hati kita seperti
hadiahlah. Firman
Semua serba uang, bisa-bisa akupun dijual demi uang.. Tuhan berkata dalam (Mazmur 126:3)
bagaimana tidak anak saya ada Sembilan semua minta beli baju “Tuhan telah melakukan per-ra besar kepada kita, maka kita
baru…. Wah uang-uang pusing….! bersukacita”.

6). Pedagang : Wah kan bagus itu buat kami. Liturgi IV Situasional (Refleksi dari Amos 5:12-17).
Natal..natal wah sangat menyenangkan barang-barang habis
semua, harganyapun sangat tinggi sehingga aku banyak 1). Pelayan Gereja:
untung… Apakah yang seharusnya dilakukan Gereja dalam
kalau saja natal sebulan sekali pastilah aku kaya raya.. terima pelayanannya kepada dunia yang penuh dengan ke- jahatan dan
kasih natal, kau telah buat aku banyak uang walaupun aku harus ketidakadilan? Disana sini terlihat penindasan, kekerasan kepada
capek. Tapi aku dapat banyak untung….! pekerja dan buruh, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan
kepada anak. Ada lagi penganiayaan Gereja dimana umatMu
7). Karyawan perusahaan: Saya juga senang sekali dengan tidak diperbolehkan membangun Bait SuciMu.
adanya natal saya bisa liburan, kan capek kalau kerja terus….
Dengan natal saya bisa bersenang-senang, jalan-jalan, belanja- 2). Muda/mudi Gereja:
belanja, semuanya deh.. Apakah yang harus kita lakukan sebagai orang muda di
Gereja ketika kita melihat betapa banyaknya Pengangguran,
betapa banyaknya orang-orang muda jatuh ke dalam pencobaan,
betapa banyaknya orang-orang muda hidup dalam pergaulan bahkan mengambil nyawa saudar-saudara kami karena korban
bebas, betapa banyaknya orang-orang muda hidup dalam dunia banjir, longsor dan polusi udara?
NARKOBA, betapa banyaknya orang muda hidup dalam Kami tidak mampu menatap alam yang indah lagi karena ulah
keputusasaan. Marilah kita bangkit berdiri karena Kristus manusia yang merusak alam kami, menebang pohon,
menguatkan kita dengan Roh KudusNya. menimbun sampah di selokan dan membuat pabrik raksasa tanpa
memperhitungkan kesegaran udara di sekitar kami.
3). Kaum Ibu:
Tuhan, di dalam kekerasan hati dan kedegilan kami dalam 6). Pendidik:
mendidik anak-anak kami, kami menjadi gagal tetapi Engkau Perhatikanlah ya Tuhan seruan umatMu, betapa kami sangat
tidak mencampakkan kami sebab kami berharga di hadapanMu. susah mendidik anak-anak kami karena Perkembangan zaman
Banyak kaum perempuan di negeri kami yang tega membuang komputerisasi. Anak-anak kami lebih suka mencari pengetahuan
anaknya, ada yang tega menganiaya dan mendidik dengan penuh yang tidak layak karena hanya memuaskan nafsu mereka saja
kekerasan. yang semua itu sangat mudah diperolehnya dari internet di
Banyak pula perempuan yang bekerja keras untuk dalam computer dan hanphone.
menghidupi keluarganya sementara suami-suami mereka tidak Bagaimanakah kami melakukan HukumMu untuk mendidik
memikirkan kesehatan dan kesejahteraan para istri mereka dan dan mengajar anak-anak kami tersebut? FirmanMu berkata
anak-anak mereka, apakah yang akan kami lakukan dengan dalam Amsal 22:15 “Kebodohan melekat pada orangmuda,
situasi demikian? tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya”.
Mampukanlah kami melakukan tongkat didikan yang dari
4). Kaum Bapak: padaMu saja.
Tuhan, Engkau adalah tanduk keselamatan bagi setiap orang 7). Pemerhati Sosial:
yang hina dan teraniaya; kiranya Engkau menuntun para Kacau balau. Kerusuhan dan anarki serta terorisme menimpa
pemimpin gereja untuk mengingatkan kami kaum bapak agar negeri kami ya Tuhan sehingga kami merasa hidup kami
ikut serta membangun kerohanian jemaatMu terutama di tempat terancam. Apakah yang harus kami lakukan untuk keadaan yang
kami tinggal masihbanyak kaum bapak yang malas ke Gereja, kacau balau ini?
tetapi malah rajin ke kedai tuak dan warung kopi. Tuntun juga Engkau berkata supaya kami jangan takut karena Engkau
dengan tangan kananMu para pemimpin bangsa agar dapat menyertai kami sampai kesudahan zaman. tetapi kami sering
memikirkan hal-hal yang baik bagi kami. Apakah yang harus tidak melihat pertolonganMu karena ketakutan kami lebih besar
kami lakukan dalam keadaan seperti ini? dari pada kekuatanMu. Datanglah KerajaanMu, jadilah
5). Pemerhati Lingkungan:Tuhan Maha pencipta alam kehendakMu di bumi seperti di sorga.
semesta, apakah yang harus kami perbuat lagi Merenung…. Sejenak diiringi music (selama 1 menit).
atasciptaanMuyang telah dirusak oleh sebagian orang untuk
mengeyangkan perutnya sehingga merusak diri kami sendiri

Anda mungkin juga menyukai