Liturgi Sifat Manusia dalam Bahasa Daerah
Liturgi Sifat Manusia dalam Bahasa Daerah
Bahasa Minangkabau
( Anak sekolah Minggu) “Karano baitu gadang kasiah Allah pado dunia-ko, sahinggo Tuhan Allah
mangaruniakan AnakNya nan tungga itu, supayo satiok urang nan picayo
1. Bahasa Aceh kapadoNyo indak binaso, malainkan baroleh iduik nan kaka.”
“Sabab po teu Allah lumpah that geugaséh keu manusia lam donya nyoe,
nyang kheueh Gobnyan geubri Aneuëk Gobnyan nyang tunggai, mangat 9. Bahasa Palembang
tieb-tieb ureuëng nyang meuiman ubak Gobnyan hana binasa, teuma “Kerno besak nian kasih-Nyo pado dunio, laju dienjukke-Nyo budak
meuteumé udeb seujati dan keukai.” lanang sikok-sikok-Nyo, sehinggo siapo baé yang pecayo pada-Nyo indak
binaso,tapi idup sepanjangan.”
2. Bahasa Karo
“Sabap bege pengkelengi Dibata doni enda, maka ibereikenna Anakna si 10. Bahasa Mentawai
tonggal, gelah ola bene ise pe si tek ibas ia, tapi dat kegeluhen si rasa “Kisé te bulat kopet katet bagania Taikamanua ka taikapolak, pat
lalap.” akénangan Togania sisasara, bulé tá ilangó sia sangamberi simatonem baga
ka tubunia, tápoi raiikep’aké lé purimanuaiat sipulelelek samba sitaitatatá.”
3. Bahasa Pakpak
“Ai bagèen ngo ngkelleng atè Dèbata midah dunia èn, Iberrèken ngo Ragam bahasa daerah
AnakNa sada-sada i, asa ulang mago gennep sipercaya bai Anak idi, tapi ( Pemuda/i)
asa kenggelluhen siamman sumendah bana.”
1. Ibrani
4. Bahasa Simalungun “Ki ko ohav Elohim et ha'olam ad ki natan et Bno ychido lama'an lo yovad
“Ai sonon do holong ni uhur ni Naibata bani dunia on, pala do Anakni na kol ha maamin bo, ella yinchal chayyei olam.”
sasada in iberehon, ase ulang magou ganup na porsaya Bani, tapi ase 2. Hindi
hagoluhan na sadokah ni dokahni bani.” “Kyúη ki Ishwar ne jagat ko aisá piyár kiyá, ki us no apná eklautá Putr
diyá, ki jo koí us par bishwás kare so násh na hoe parantu anant jíwan
5. Bahasa Toba páwe.”
“Ai songon on do holong ni roha ni Debata di portibi on, pola do AnakNa
na sasada i dilehon, asa unang mago ganup angka na porsea di Ibana, asa 3. Mandarin
hangoluan na salelenglelengna di ibana.” “Shen ai shiren, shenzhi jiang tade dushengzi cigei tamen, jiao yiqie xin ta
de, buzhi miewang, fan de yongsheng.”
6. Bahasa Angkola
“Angke songon i ma holong ni roha ni Debata di portibi on jabat dilehen Ia 4. Korea
AnakNia na sasada i anso sude halak na porsaya tu Sia nada mago, tapi “Hananimi sesangl icvlvm salanghasa dogsengjall jusyvssni, inn jvll midnn
maruli di ngolu na manongtong.” jamada myvlmangci anhgo yvngsengl vdge halyv hasiminila.”
4). Pendeta: Saudara-saudari yang kekasih dalam Yesus 2). Anak jalanan : Kalian sih enak, bagaimana dengan
Kristus, marilah kita sejenak merenungkan arti pekerjaan kita kami. Natal itu begitu suram,
masing-masing . Perlu juga merenung mengapa kita ada di dunia Jangankan baju baru
ini, dan untuk apa kita tercipta di dunia ini yaitu supaya kita makanpun tidak, kami hanya bisa menangis melihat
saling menolong dan melengkapi. Kalaupun kita memiliki kemewahan di sekitar kami. Kami semakin terlupakan. Tuhan
profesi yang berbeda, itu semua adalah berkat Tuhan. Ingatlah tolonglah kami…!
saudara-saudara bahwa kita adalah ciptaan Tuhan. Dialah yang
memberikan jabatan dan profesi dalam pekerjaan kita agar kita 3). Anak Remaja : Wah itu sih gak zamannya lagi dek!!
mengabdi kepadaNya melalui pekerjaan kita masing-masing. Dikalangan kami Natal sih begitu luar biasa apalagi disaat-saat
Kalaupun kita harus bekerja, syukurilah karena itu kita lakukan latihan natal, kesempatan dong ketemu cewek-cewek cantik,
untuk kemuliaanNya saja agar apa yang kita kerjakan itu dapat
cowok-cowok ganteng, dengan alasan sama orangtua latiha 8). Polisi : Natal… ah repot deh!Lalu lintas padat, macet,,,,
Natal. Martina gitu lho…!!!!!!!!! macet,,,, macet banget!!
Kecelakaan banyak semuanya pada liburan. Aku sungguh lelah..
4). Naposo Bulung : Ok banget tuh..! itu memang benar, walaupun semuanya orang liburan saya harus tetap kerja bukan
selain martina kita mau tunjukkan bahwa kita mampu membuat hanya menjaga jalan, gereja juga harus dikawal soalnya banyak
Natal yang sangat hebat dan meriah sehingga dapat sumbangan kerusuhan yang terjadi, ia tidak…
dana dari donator-donatur yang terkenal. So pasti banyak
untungnya kan. Jadi Natal itu adalah ajang bersenang-senang 9). Pendeta : Syalom saudara-saudariku bertobatlah sebab natal
dan mencari untung. adalah sukacita,
sebab natal adalah sukacita sebab Yesus telah lahir, mati,
5). Orangtua : Dasar anak muda!. Kalian tidak bangkit
pernah memikirkan orangtua kalian..’ Pusing.. pusing… dan naik ke sorga hanya karena dosa-dosa kita. Hari ini marilah
sekali!!!!!! Kalau sudah natal kepalaku pusing sekali, sikit-sikit kita
uang ,…. sikit-sikit uang,….beli bajulah, beli sepatulah, mengundang Yesus lahir kembali di dalam hati kita seperti
hadiahlah. Firman
Semua serba uang, bisa-bisa akupun dijual demi uang.. Tuhan berkata dalam (Mazmur 126:3)
bagaimana tidak anak saya ada Sembilan semua minta beli baju “Tuhan telah melakukan per-ra besar kepada kita, maka kita
baru…. Wah uang-uang pusing….! bersukacita”.
6). Pedagang : Wah kan bagus itu buat kami. Liturgi IV Situasional (Refleksi dari Amos 5:12-17).
Natal..natal wah sangat menyenangkan barang-barang habis
semua, harganyapun sangat tinggi sehingga aku banyak 1). Pelayan Gereja:
untung… Apakah yang seharusnya dilakukan Gereja dalam
kalau saja natal sebulan sekali pastilah aku kaya raya.. terima pelayanannya kepada dunia yang penuh dengan ke- jahatan dan
kasih natal, kau telah buat aku banyak uang walaupun aku harus ketidakadilan? Disana sini terlihat penindasan, kekerasan kepada
capek. Tapi aku dapat banyak untung….! pekerja dan buruh, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan
kepada anak. Ada lagi penganiayaan Gereja dimana umatMu
7). Karyawan perusahaan: Saya juga senang sekali dengan tidak diperbolehkan membangun Bait SuciMu.
adanya natal saya bisa liburan, kan capek kalau kerja terus….
Dengan natal saya bisa bersenang-senang, jalan-jalan, belanja- 2). Muda/mudi Gereja:
belanja, semuanya deh.. Apakah yang harus kita lakukan sebagai orang muda di
Gereja ketika kita melihat betapa banyaknya Pengangguran,
betapa banyaknya orang-orang muda jatuh ke dalam pencobaan,
betapa banyaknya orang-orang muda hidup dalam pergaulan bahkan mengambil nyawa saudar-saudara kami karena korban
bebas, betapa banyaknya orang-orang muda hidup dalam dunia banjir, longsor dan polusi udara?
NARKOBA, betapa banyaknya orang muda hidup dalam Kami tidak mampu menatap alam yang indah lagi karena ulah
keputusasaan. Marilah kita bangkit berdiri karena Kristus manusia yang merusak alam kami, menebang pohon,
menguatkan kita dengan Roh KudusNya. menimbun sampah di selokan dan membuat pabrik raksasa tanpa
memperhitungkan kesegaran udara di sekitar kami.
3). Kaum Ibu:
Tuhan, di dalam kekerasan hati dan kedegilan kami dalam 6). Pendidik:
mendidik anak-anak kami, kami menjadi gagal tetapi Engkau Perhatikanlah ya Tuhan seruan umatMu, betapa kami sangat
tidak mencampakkan kami sebab kami berharga di hadapanMu. susah mendidik anak-anak kami karena Perkembangan zaman
Banyak kaum perempuan di negeri kami yang tega membuang komputerisasi. Anak-anak kami lebih suka mencari pengetahuan
anaknya, ada yang tega menganiaya dan mendidik dengan penuh yang tidak layak karena hanya memuaskan nafsu mereka saja
kekerasan. yang semua itu sangat mudah diperolehnya dari internet di
Banyak pula perempuan yang bekerja keras untuk dalam computer dan hanphone.
menghidupi keluarganya sementara suami-suami mereka tidak Bagaimanakah kami melakukan HukumMu untuk mendidik
memikirkan kesehatan dan kesejahteraan para istri mereka dan dan mengajar anak-anak kami tersebut? FirmanMu berkata
anak-anak mereka, apakah yang akan kami lakukan dengan dalam Amsal 22:15 “Kebodohan melekat pada orangmuda,
situasi demikian? tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya”.
Mampukanlah kami melakukan tongkat didikan yang dari
4). Kaum Bapak: padaMu saja.
Tuhan, Engkau adalah tanduk keselamatan bagi setiap orang 7). Pemerhati Sosial:
yang hina dan teraniaya; kiranya Engkau menuntun para Kacau balau. Kerusuhan dan anarki serta terorisme menimpa
pemimpin gereja untuk mengingatkan kami kaum bapak agar negeri kami ya Tuhan sehingga kami merasa hidup kami
ikut serta membangun kerohanian jemaatMu terutama di tempat terancam. Apakah yang harus kami lakukan untuk keadaan yang
kami tinggal masihbanyak kaum bapak yang malas ke Gereja, kacau balau ini?
tetapi malah rajin ke kedai tuak dan warung kopi. Tuntun juga Engkau berkata supaya kami jangan takut karena Engkau
dengan tangan kananMu para pemimpin bangsa agar dapat menyertai kami sampai kesudahan zaman. tetapi kami sering
memikirkan hal-hal yang baik bagi kami. Apakah yang harus tidak melihat pertolonganMu karena ketakutan kami lebih besar
kami lakukan dalam keadaan seperti ini? dari pada kekuatanMu. Datanglah KerajaanMu, jadilah
5). Pemerhati Lingkungan:Tuhan Maha pencipta alam kehendakMu di bumi seperti di sorga.
semesta, apakah yang harus kami perbuat lagi Merenung…. Sejenak diiringi music (selama 1 menit).
atasciptaanMuyang telah dirusak oleh sebagian orang untuk
mengeyangkan perutnya sehingga merusak diri kami sendiri