SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok bahasan : Diet Diabetes Melitus
Sasaran : Ny T dan keluarga
Hari / Tanggal : Rabu, 10 April 2019
Waktu : 12.00 WIB – 13.00 WIB
Tempat : Rumah Kediaman Ny T
A. Tujuan instruksional umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan pasien dan keluarga
dapat memahami tentang Diet Diabetes Mellitus
B. Tujuan instruksional khusus
Setelah diberikan penyuluhan diharapakan keluarga pasien dapat :
1. Mengetahui dan memahami pengertian Diet Diabtes Mellitus
2. Mengetahui dan memahami Tujuan Diet Diabetes Mellitus
3. Mengetahui dan memahami Syarat Diet Diabetes Mellitus
4. Mengetahui dan memahami Pengaturan Makanan Diabetes Mellitus
5. Mengetahui dan memahami Jenis Diet Diabetes Mellitus
6. Membuat jadwal diet yang benar
C. Materi penyuluhan
Materi penyuluhan : terlampir
D. Metode penyuluhan
1. Ceramah
2. Diskusi
E. Media Penyuluhan
1. flipchart
2. Leaflet
F. Pengorganisasian
1. Pembimbing Akademik : Dr. Joni Haryanto, [Link]., [Link].
2. Pembimbing Ruangan : Mus’Adah, [Link]. Ns
3. Pelaksana : Soraya Salma Rahmadita, [Link]
G. Susunan Acara
1. Setting Waktu
No. Waktu Kegiatan
1 12.00 - 12.10 Salam, menanyakan
kabar dan keluhan
2 12.10 – 12.25 Penyampaian materi
Diet Diabetes Mellitus
3 12.25 – 12.40 Diskusi diet diabetes
mellitus
4 12.40 – 12.55 Membuat jadwal
mandiri didampingi
5 12.55 – 13.00 Penutupan
H. EVALUASI KEGIATAN
a) Evaluasi Struktur
1. Pasien dan keluarga dapat ditemui sesuai waktu yang telah disepakati
2. Media dan alat sesuai dengan perencanaan.
3. Setting acara sesuai dengan yang direncanakan
b) Evaluasi Proses
1. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan
waktu yang direncanakan
2. Peserta mengikuti acara dengan baik
3. Peserta tidak meninggalkan tempat
selama proses penyuluhan.
c) Evaluasi Hasil
1. Acara dimulai tepat waktu.
2. Peserta mengikuti kegiatan penyuluhan sesuai dengan aturan yang
telah dijelaskan.
3. Peserta mampu menjawab dengan benar minimal 75% pertanyaan dari
pemateri.
4. Peserta mampu membuat jadwal diet secara mandiri
MATERI PENYULUHAN:
GIZI SEIMBANG
1.1. Pengertian Diabetes Mellitus
Diabetes melitus atau kencing manis adalah penyakit gangguan
metabolisme gula darah yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin
sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah dengan segala akibatnya.
1.2. Tujuan Diet Diabetes Mellitus
1. Memberikan makanan sesuai kebutuhan
2. Mempertahankan kadar gula darah sampai normal/ mendekati
normal
3. Mempertahankan berat badan menjadi normal
4. Mencegah terjadinya kadar gula darah terlalu rendah yang dapat
menyebabkan pingsan
5. Mengurangi/ mencegah komplikasi
1.3. Syarat Diet Diabetes Mellitus
1 Kebutuhan energi ditentukan dengan memperhitungkan kebutuhan
untuk metabolisme basal sebesar 25-30 kkal/kg BB normal,
ditambah kebutuhan untuk aktivitas fisik dan keadaan khusus,
misalnya kehamilan atau lakatasi dan adanya komplikasi.
2 Kebutuhan protein 10-15% dari kebutuhan energi total.
3 Kebutuhan lemak 20-25% dari kebutuhan energi total ( <10% dari
lemak jenuh, 10% dari lemak tidak jenuh ganda, sisanya dari
lemak tidak jenuh tunggal). Kolesterol makanan dibatasi
maksimal 300 mg/hari.
4 Kebutuhan Karbohidrat 60 -70% dari kebutuhan energi total.
5 Penggunaan gula murni tidak diperbolehkan, bila kadar gula darah
sudah terkendali diperbolehkan mengkonsumsi gula murni sampai
5 % dari kebutuhan energi total.
6 Serat dianjurkan 25 gr / hari.
1.4. Pengaturan Makanan Diabetes Mellitus
Tepat Jumlah, tepat jenis, tepat waktu.
1.5. Jenis Makanan sesuai Bahan Makanan yang dianjurkan
BAHAN MAKANAN DIANJURKAN DIBATASI DIHINDARI
SUMBER Semua sumber karbohidrat
KARBOHIDRAT dibatasi: nasi, bubur, roti,
mie, kentang, singkong,
ubi, sagu, gandum, pasta,
jagung, talas, havermout,
sereal, ketan, makaroni
SUMBER Ayam tanpa kulit, ikan, telur hewani tinggi lemak jenuh Keju, abon, dend
PROTEIN HEWANI rendah kolesterol atau putih (kornet, sosis, sarden, otak, susu full cream,
telur, daging tidak berlemak jeroan, kuning telur)
SUMBER tempe, tahu, kacang hijau,
PROTEIN NABATI kacang merah, kacang tanah,
kacang kedelai
SAYURAN Sayur tinggi serat: kangkung, bayam, buncis, daun
daun kacang, oyong, ketimun, melinjo, labu siam, daun
tomat, labu air, kembang kol, singkong, daun k etela,
lobak, sawi, selada, seledri, jagung muda, kapri, kacang
terong panjang, pare, wortel,
daun katuk
BUAH-BUAHAN jeruk, apel, pepaya, jambu air, nanas, anggur, mangga, Buah-buahan yang m
salak, belimbing (se suai sirsak, pisang, alpukat, dan diawetkan: dur
kebutuhan) sawo, semangka, nangka nangka, alpukat, kur
masak manisan buah.
MINUMAN Minuman y
mengandung alko
susu kental manis,
drink, es krim, yoghur
susu
LAIN-LAIN makanan yang digoreng Gula pasir, gula me
dan yang menggunakan gula batu, madu
santan kental, kecap, saus Makanan/ minu
tiram yang manis: cake,
kue manis, dodol, ta
sirup, selai manis, c o
permen, t
mayonaise,
DAFTAR PUSTAKA
American Diabetes Association. Standards of Medical Care in Diabetes 2018.
Diab Care.
American Diabetes Association. Position statement: Standards of Medical Care in
Diabetes 2011. Diab Care. 2011;33
Almatsier S. Penuntun Diet.2015. Jakarta: PT Gramedi Pustaka Utama
Escott-Stump, Sylvia. 2008. Nutrition and Diagnosis-Related Care 6th Edition.
Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins
Kemenkes RI. 2012. Strategi Nasional Penerapan Pola Konsumsi Makanan dan
Aktivitas Fisik untuk Mencegah Penyakit Tidak Menular. Jakarta:
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kemenkes RI. 2014. Pedoman Gizi Seimbang Tahun 2014. Jakarta: Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia
Mary MC. Buku Pedoman Terapi Diet dan Nutrisi. 2nd ed. Jakarta: Hipokrates;
1997, 242-246, 249-255
Nakita. 2010. Sehat dan Bugar Berkat Gizi Seimbang. Jakarta: Kompas Gramedia
Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). 2009. Kamus Gizi Pelengkap
Keluarga Sehat. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Santoso, Soegoeng dan Anne Lies Ranti. 2009. Kesehatan dan Gizi. Jakarta:
Rineka Cipta
Suhardjo. 2010. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Bumi Aksara. Jakarta.
LEMBAR OBSERVASI PELAKSANAAN PENYULUHAN
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA, 10 APRIL 2019
Lembar Observasi Iya Tidak
A. Kriteria Struktur
a. Kontrak waktu dan tempat diberikan 1 hari sebelum
penyuluhan dilaksanakan.
b. Pembuatan susunan rangkaian acara penyuluhan,
leaflet.
c. Peserta di tempat yang telah ditentukan dan
disediakan oleh penyaji.
d. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan
dilakukan sebelum dan saat penyuluhan
dilaksanakan.
B. Kriteria Proses
Pembukaan:
a. Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri
b. Menyampaikan tujuan, maksud dan manfaat dari
penyuluhan.
c. Menjelaskan kontrak waktu dan susunan dari
rangkaian acara penyuluhan
1) Menjelaskan topik dari materi penyuluhan yang
akan diberikan
2) Membuat kontrak waktu dengan peserta
Pelaksanaan:
a. Menggali pengetahuan dan pengalaman berupa
pemberian pertanyaan tentang nutrisi yang seimbang
b. Memberikan jawaban yang benar dari pertanyaan
c. Tim penyuluh membagikan leaflet kepada peserta
penyuluhan
d. Menjelaskan materi penyuluhan meliputi:
- Pengertian diet diabetes melitus
- Tujuan diet diabtes mellitus
- Syarat diabetes melitus
- Pengaturan diet diabetes melitus
- Variasi bahan makanan
e. Sesi tanya jawab
C. Kriteria Hasil
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b. Peserta mendengarkan dan memperhatikan
penyuluhan dengan seksama
c. Peserta yang dapat ditemui sesuai waktu yang telah
disepakati
d. Acara dimulai tepat waktu
e. Peserta mengikuti acara sesuai dengan aturan yang
telah diatur dan disepakati
f. Peserta mampu memahami materi dan menjawab
pertanyaan dengan benar dari penyuluh minimal
75%.
DAFTAR HADIR PELAKSANAAN PENYULUHAN
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA, 10 APRIL 2019
NO. NAMA ALAMAT TTD
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
DAFTAR PERTANYAAN PELAKSANAAN PENYULUHAN
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA, 10 APRIL 2019
NO NAMA PERTANYAAN JAWABAN