JOBSHEET
LOW PASS FILTER
A. Tujuan
a. Mahasiswa mengetahui pengertian, prinsip kerja, dan karakteristik filter lolos bawah.
b. Mahasiswa dapat merangkai dan menganalisa rangkaian filter lolos bawah dengan
benar.
c. Mahasiswa dapat membuat kesimpulan hasil praktikum dan menganalisa filter lolos
bawah.
B. Dasar Teori
Filter adalah suatu sistem yang dapat memisahkan sinyal berdasarkan frekuensinya, ada
frekuensi yang diterima atau diteruskan, dan ada pula frekuensi yang ditolak atau
dilemahkan(diredam).
Besarnya nilai respon(hubungan keluaran-masukan suatu filter) dinyatakan dalam volt
ataupun dalam dB dengan bentuk respon yang berbeda pada setiap jenis filter. Besar nilai
respon dapat diperoleh dari perhitungan fungsi alih (transfer function).
𝑉𝑜𝑢𝑡
Hs = | |=T
𝑉𝑖𝑛
Dengan
Hs = fungsi alih Vin = tegangan masukan Vout = tegangan keluaran
Magnitude (nilai besar) dari fungsi alih dinyatakan dengan |T| , dengan satuan dalam
desibel (dB).
Filter dibagi menjadi 4:
1. Filter lolos bawah (low pass filter), berawal dari 𝜔 = 2𝜋𝑓 = 0 radian/detik sampai
dengan 𝜔 = 𝜔𝑜 radian/detik, dimana 𝜔𝑜 adalah frekuensi cut-off.
2. Filter lolos atas (High pass filter) , berkebalikan dengan filter lolos bawah, berawal
dari 𝜔 = 0 radian/detik sampai dengan 𝜔 = 𝜔𝑜 radian/detik, dimana 𝜔𝑜 adalah
frekuensi cut-off.
3. Filter lolos pita (Band pass filter) frekuensi dari 𝜔1 radian/detik sampai dengan 𝜔2
radian/detik adalah dilewatkan, sementara frekuensi lain ditolak.
4. Filter stop band, berkebalikan dengan filter lolos pita, frekuensi dari 𝜔1 radian/detik
sampai dengan 𝜔2 radian/detik adalah ditolak, sementara frekuensi lain diteruskan.
Berikut gambaran karakteristik filter ideal dalam grafik magnitude terhadap frekuensi (dalam
radian/detik). Meskipun filter ideal ini tidak pernah ada, tetapi dapat memudahkan kita memahmi
karakter filter.
Gambar 1. Karakteristik filter ideal
Karakter filter riil tidaklah sama dengan karakter ideal. Dalam filter riil, frekuensi cut off
mempunyai magnitude -3dB, bukan 0dB. Pada filter rill juga terdapat apa yang disebut pita
transisi (transmition band) , yang kemiringannya dinyatakan dalam dB/oktav atau dB/dekade.
Gambar 2 . Karakteristik Filter
Ril Filter Lolos Bawah (Low Pass Filter)
Adalah jenis filter yang melewatkan frekuensi rendah serta meredam frekuensi tinggi. Filter lolos
bawah orde satu dapat dibuat dari satu tahanan dan satu kapasitor seperti pada gambar 3. Filter
orde satu ini mempunyai pita transisi dengan kemiringan -20dB/dekade atau -6 dB/oktav.
Penguatan tegangan untuk frekuensi lebih rendah dari frekuensi cut off adalah :
Penguatan DC : Av = -R2/R1
Penguatan AC : R2 = Rp = Xc =
Av = -Rp/R1
Sementara besarnya frekuensi cut off di dapat dari :
fC = 1/(2𝜋R2C1)
Gambar 3. Filter lolos bawah orde 1
Low pass filter orde 2 terdiri dari 2 kapasitor dan 2 resistor , ditunjukkan pada gambar 4.
Gambar 4. Rangkaian filter low pass orde dua dan kurva respon idealnya.
Untuk menghitung frekuensi cut off low pass filter orde 2 dapat ditentukan dengan rumus :
1
𝐹𝑐 =
2𝜋√𝑅1𝑅2𝐶1𝐶2
C. Alat dan Bahan
1. Power supply simetris I buah
2. Trainer low pass filter 1 buah
a. C = 1nF, 100 nF, 10 pF
b. R1 = 10 kΩ, 470kΩ
c. R2 = 10 kΩ, 22kΩ
d. IC LM324
3. Osciloscope 1 buah
4. Function Generator 1 buah
5. Kabel jumper secukupnya
D. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1. Periksalah terlebih dahulu alat dan bahan yang akan digunakan!
2. Baca dan pahami petunjuk praktikum pda lembar kegiatan prakikum.
3. Pastikan keluaran tegangan catu daya sesuai dengan yang dibutuhkan.
4. Dalam merangkai rangkaian perhatikan letak kaki-kaki komponen.
5. Sebelum catu daya dihidupkan hubungi dosen atau asisten pendamping , untuk
mengecek kembali kebenara rangkaian.
6. Kalibrasi alat terlebih dahulu sebelum digunakan.
7. Hati-hati menggunakan peralatan praktikum.
E. Langkah Percobaan
a. Perhatikan gambar 5 dan pahami setiap pin yang ada.
b. Rangkai setiap komponen yang terdapat pada trainer filter lolos bawah, seperti pada
gambar rangkaian.
c. Atur nilai Vcc dan Vcc pada power supply simetris sebesar 12 Volt kemudian
hubungkan dengan Vcc (pin 4) dan Vcc (pin 11) IC LM324.
Gambar 5. Trainer filter lolos bawah
d. Atur function generator pada bentuk sinus dengan frekuensi yang dapat diubah-ubah
(sesuai dengan tabel praktikum) dan amplitude 2 V.
e.