Biaya dan Gaji di SDIT Al-Hadiriyah
Biaya dan Gaji di SDIT Al-Hadiriyah
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Yayasan ……. berlokasi di Jl …………….. Yayasan …………. didirikan pada tanggal ……….. dan
telah disahkan dihadapan notaris pada tanggal ……………. dengan akta notaris nomor …………...
Yayasan ………, sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar, bergerak dalam bidang keagamaan,
sosial dan kemanusiaan. Wujud dari anggaran dasar tersebut Yayasan ………. berupaya turut berpartisipasi
dalam pembentukan pribadi manusia Indonesia yang memiliki keunggulan. Keunggulan dalam akidah yang
lurus, akhlak yang mulia, ibadah yang tekun dan istiqamah, serta kompetensi pribadi dalam membangun
bangsa. Berdasarkan hal tersebut, maka Yayasan ……………. mendirikan dan menyelenggarakan
pendidikan formal, diantaranya jenjang Sekolah Dasar.
B. Dasar Hukum
1. ……………………..
2. ………………………………
3. Anggaran Dasar Yayasan ................
4. Musyawarah antara Dewan Pengurus dan tokoh masyarakat setempat tentang
pendirian SDIT ………………...
1 | Page
BAB II
ORGANISASI
A. Susunan Pengurus
1. Yayasan ................ .
Penasehat : …………….
2. SDIT ................
Kepala Sekolah : ……………………..
Wakasek Kurikulum : ………………………
Wakasek Kesiswaan : ……………………….
Wakasek Diniyah : …………………………
Staff Administrasi : ……………………….
……………………..
Dewan Guru :
B. Struktur Organisasi
2 | Page
1. Yayasan ................
DEWAN PEMBINA
DEWAN PENASEHAT
BENDAHARA
SEKERTARIS
KEPALA DIVISI
KETUA
2. SDIT ................
KEPALA SEKOLAH
ADMINISTRASI/TU
WAKASEK KURIKULUM
WAKASEK KESISWAAN
OFFICE BOY
KOMITE SEKOLAH
DEWAN GURU
KOORDINATOR DINIYAH
3 | Page
BAB II
RENCANA INDUK PENGEMBANGAN SEKOLAH
A. Pendahuluan
Sekolah Dasar Islam Terpadu ................ merupakan sekolah yang memadukan antara kurikulum
Pendidikan Nasional (KTSP) dengan kurikulum khas yayasan. Penambahan kurikulum khas yayasan merupakan
ciri khas yang ingin diunggulkan berkaitan status sekolah sebagai sekolah dasar islam terpadu. Oleh karena itu,
kurikulum khas yayasan merupakan pengembangan dari mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Kurikulum
khas yayasan meliputi mata pelajaran Akidah Akhlak, Fiqih Ibadah, Al Qur’an Hadits dan Bahasa Arab.
Penekanan Kurikulum khas yayasan terutama berkaitan dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari seperti
wudhu dan shalat. Kurikulum khas yayasan juga disesuaikan dengan perkembangan otak anak yang pesat di usia
awal-awal Sekolah Dasar dengan menghafal Al Qur’an dan Al Hadits.
Selain penambahan kurikulum khas yayasan, pembelajaran di dalam kelas didukung oleh program
pembiasaan yang di dasarkan kepada nilai-nilai Al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman yang shahih. Para
siswa diajarkan adab-adab islami, baik dalam bergaul dengan sesama siswa maupun dengan guru dan orangtua.
Para siswa juga dibiasakan dengan pakaian yang sopan dan sesuai dengan tuntunan syari’at. Sehingga
mereka sudah dibiasakan menginternalisasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Sekolah Dasar Islam Terpadu ................ menerapkan belajar 5 (lima) hari, yaitu mulai hari Senin sampai
dengan hari Jum’at. Pembelajaran dimulai pada pukul 7.30 WIB sampai dengan pukul 13.00 bagi kelas 1, 2 dan
3. Sedangkan bagi kelas 4, 5 dan 6 pembelajaran sampai pukul 14.30 WIB.
Hari Sabtu dimanfaatkan sebagai hari pelaksanaan ekstra kulikuler. Dan juga dimanfaatkan bagi
pembelajaran remedial bagi siswa yang membutuhkan.
B. Visi dan Misi
Sekolah Dasar Islam Terpadu ................ dalam melaksanakan proses pembelajaran memiliki:
Visi:
Membentuk generasi masa depan yang:
● Berakidah dan berakhlak sesuai dengan pendahulu yang sholeh (salafush sholeh)
● Memiliki kemampuan akademis
● Mapan dalam Ilmu Pengetahuan
● Berpegang teguh dengan Al Qur’an dan As Sunnah sesuai pemahaman salafush sholeh
Misi:
● Mengembangkan sistem persekolahan yang unggul
● Menerapkan pembelajaran diniyah dengan merujuk kepada kitab ulama salafush sholeh.
C. Ketenagaan/Kepegawaian
4 | Page
Penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Islam Terpadu ................ didukung oleh
tenaga kependidikan dan pegawai yang sangat kompeten. Tenaga Kependidikan direkrut sebagai mitra dengan
latar belakang kependidikan yang sesuai dengan mata pelajaran yang di embannya sehingga mampu
menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab.
Rasio tenaga pengajar dengan siswa adalah satu berbanding sepuluh. Sehingga pembelajaran semakin
efektif dan para siswa mendapatkan perhatian yang penuh dari guru yang mengajar.
Pengelolaan dalam bidang kepegawaian/ketenagaan mulai dari analisis kebutuhan, perencanaan,
rekrutmen, pengembangan, sampai dengan evaluasi kinerja dilakukan oleh Sekolah. Yayasan berperan aktif
dalam pengawasan atau supervisi dan juga dalam pengupahan/imbal jasa.
Berikut ini daftar tenaga kependidikan dan non kependidikan Sekolah Dasar Islam Terpadu ................
Tahun Pelajaran 2010 – 2011:
Tabel 1
Daftar Tenaga Kependidikan dan Non Kependidikan
Sekolah Dasar Islam Terpadu ................ Tahun Pelajaran 2010 – 2011
Ijazah Terakhir/
No Nama Jabatan
Jurusan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
5 | Page
15.
16.
17.
18.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh tenaga kependidikan dan kepegawaian tersebut adalah:
1. Kepala Sekolah
● Minimal lulusan S1 kependidikan
● Berakhlak islami
● Dapat membaca Al Qur’an
● Memiliki wawasan keilmuan yang lurus dan luas
● Memiliki dedikasi dan loyalitas
● Untuk wanita mengenakan jilbab (berpakaian muslimah)
4. Koordinator Diniyah
● Kompeten dalam bidang diniyah (Tidak harus S1)
● Berakhlak islami
● Memahami Tajwid dan memiliki hafalan Al Qur’an minimal 5 juz
● Memiliki wawasan keilmuan yang lurus dan luas
● Memiliki dedikasi dan loyalitas
5. Guru Diniyah
6 | Page
● Kompeten dalam bidang diniyah (Tidak harus S1)
● Berakhlak islami
● Memahami Tajwid dan memiliki hafalan Al Qur’an minimal 2 juz
● Memiliki wawasan keilmuan yang lurus dan luas
● Memiliki dedikasi dan loyalitas
● Untuk wanita mengenakan jilbab (berpakaian muslimah)
7. Tata Usaha
● Minimal lulusan DIII
● Berakhlak islami
● Dapat membaca Al Qur’an
● Memiliki wawasan keilmuan yang lurus dan luas
● Memiliki dedikasi dan loyalitas
● Untuk wanita mengenakan jilbab (berpakaian muslimah)
8. Keamanan
● Minimal lulusan SD
● Berakhlak islami
● Dapat membaca Al Qur’an
● Memiliki wawasan keilmuan yang lurus dan luas
● Memiliki dedikasi dan loyalitas
● Untuk wanita mengenakan jilbab (berpakaian muslimah)
9. Office Boy
● Minimal lulusan SD
● Berakhlak islami
● Dapat membaca Al Qur’an
● Memiliki wawasan keilmuan yang lurus dan luas
● Memiliki dedikasi dan loyalitas
● Untuk wanita mengenakan jilbab (berpakaian muslimah)
7 | Page
Ketenagaan Sekolah Dasar Islam Terpadu ................ diproyeksikan untuk 5 (lima) tahun yang akan datang
seperti pada tabel 1 berikut:
Tabel 2
Proyeksi ketenagaan Sekolah Dasar Islam Terpadu ................
Tahun Pelajaran 2010/2011 s.d 2014/2015
Tahun
No Jenis Ketenagaan Pelajara
n
10/11 11/12 12/13 13/14 14/15
1. Kepala Sekolah 1 1 1 1 1
2. Wakil Kepala Sekolah 2 2 2 2 2
3. Guru Umum 4 6 8 10 12
4. Koordinator Diniyah 1 1 1 1 1
5. Guru Diniyah 4 6 8 10 12
6. Guru Bantu Tahfidz 4 5 6 6 6
7. Guru Bidang Studi - 2 4 8 12
8. Kaur TU 1 1 1 1 1
9. Pelaksana TU 1 1 1 1 2
10. Keamanan 1 2 2 2 2
11. Pesuruh (Office Boy) 1 2 2 2 2
Prediksi kebutuhan guru tersebut berbanding lurus dengan prediksi jumlah kelas sebagaimana dalam tabel 3
berikut:
Tabel 3
Prediksi Jumlah kelas
Tahun
No Kelas Pelajara
n
10/11 11/12 12/13 13/14 14/15
1. Satu 2 2 2 2 2
2. Dua 1 2 2 2 2
3. Tiga 1 1 2 2 2
4. Empat - 1 1 2 2
5. Lima - - 1 1 2
6. Enam - - - 1 1
8 | Page
Prediksi Jumlah siswa sebagaimana dalam tabel 4 berikut:
Tabel 4
Prediksi Jumlah Siswa
Tahun
No Kelas Pelajara
n
10/11 11/12 12/13 13/14 14/15
1. Satu 64 64 64 64 64
2. Dua 32 64 64 64 64
3. Tiga 32 32 64 64 64
4. Empat - 32 32 64 64
5. Lima - - 32 32 64
6. Enam - - - 32 32
D. Pembiayaan
Rencana pembiayaan penyelenggaraan Sekolah Dasar Islam Terpadu ................ diperoleh dari sumber-
sumber yang pasti berupa iuran wajib siswa. Pembiayaan lainnya juga diperoleh dari bantuan-bantuan yang
tidak mengikat baik dari Pemerintah, Yayasan, Swasta maupun perorangan antara lain:
1. Sumbangan Awal Tahun Ajaran (Kegiatan PSB)
2. Sumbangan Pembiayaan Pendidikan (SPP)
3. Bantuan dari lembaga lain yang tidak mengikat
4. Bantuan dari perorangan yang tidak mengikat
Di bawah ini akan dijelaskan mengenai alokasi proyeksi penerimaan dan pengeluaran sumber dana untuk
jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan dari tahun pelajaran 1010 – 2011. Rencana anggaran untuk lima tahun
yang akan datang direncanakan dan diproyeksikan pada tabel 5 dan 6 berikut:
Tabel 5
Proyeksi Penerimaan Anggaran
Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) ................
Tahun
No Penerimaan
Pelajaran
10/11 11/12 12/13 13/14 14/15
1. Penerimaan Siswa Baru 112.220.000 112.220.000 112.220.000 112.220.000 112.220.000
9 | Page
Tabel 6
Proyeksi Pengeluaran Anggaran
Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) ................
Tahun
No Pengeluaran
Pelajaran
10/11 11/12 12/13 13/14 14/15
1. Biaya Kesejahteraan 241.062.50
177.062.500 185.062.500 200.062.500 225.062.500
Pegawai 0
5. Perlombaan di luar
5.040.000 7.040.000 9.040.000 11.040.000 13.040.000
sekolah
6. Pertemuan Orangtua 2.775.000 4.775.000 6.775.000 8.775.000 10.775.000
11. Baju Seragam Siswa Baru 16.800.000 17.800.000 18.800.000 19.800.000 20.800.000
Jumlah 631.459.00
307.559.000 383.459.000 464.459.000 553.459.000
0
Tabel 7
Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS)
Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) ................
Tahun
No Pengeluaran
Pelajaran
10/11 11/12 12/13 13/14 14/15
1. Pemasukan 300.270.000 407.120.000 513.970.000 620.920.000 727.970.000
10 | Page
b. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki sekolah.
c. Pemahaman kurikulum SD (Sekolah Dasar) dan pemantapan realisasinya.
d. Peningkatan kemampuan profesional guru.
e. Penyempurnaan kebutuhan sarana dan prasarana sesuai perkembangan teknologi.
f. Melakukan pendekatan-pendekatan dengan dunia usaha/industri dan instansi pemerintah serta masyarakat
umumnya dalam rangka penambahan wawasan siswa.
g. Menjalin hubungan dengan masyarakat (orangtua siswa) yang lebih harmonis
11 | Page
Langkah kelima, yang dinamakan langkah evaluasi program yang dilaksanakan pada minggu terakhir
menjelang libur semester. Data yang dihasilkan merupakan masukan bagi Kepala Sekolah sebagai
tindak lanjut berikutnya.
3. Bidang yang dikembangkan
Bidang-bidang yang akan dikembangkan dijabarkan berupa kegiatan-kegiatan berikut:
a. Bidang Ketatausahaan
1. Urusan Administrasi Korespodensi
● Penerimaan Surat : Pencatatan, Registrasi, Agenda, Penomoran
● Penyortiran : Identifikasi, Klasifikasi, Rubrikasi,
Kategorisasi, dan pemberian indeks.
● Pengolahan : Analisis, terjemahan, interpretasi, penyandian,
grafik, dan tabel.
● Penyimpanan : Filling, konservasi, dokumentasi, file di CD
● Pengiriman : Pos biasa, kilat tercatat, telegram, kurir,
faxmili, e-mail.
● Notulen Rapat
● Buku Tamu (Umum dan Supervisi)
2. Urusan Administrasi Keuangan
● Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS)
● Buku Induk Keungan
● Buku Kas Kecil
● Buku Penerimaan Keuangan dari Berbagai Sumber
● Mencatan pengeluaran dan pemasukan/anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan
● Menyimpan Uang dan menyusun laporan keuangan
3. Urusan Administrasi Kesiswaan
● Buku Induk Siswa, Buku Kleper, Buku Mutasi
● Daftar Calon Siswa
● Arsip Absen dan rekapitulasi kehadiran siswa
● Daftar Kelas, piket, papan absensi siswa, peta kelas dan siswa.
● Mencatat data pribadi siswa dan menyiapkan kartu pribadi
● Memutakhirkan data atau meng Update/memperbaharui
● Menganalisis data; Perkembangan Prestasi Siswa
● Menyajikan data dalam berbagai bentuk: usia; latar belakang pendidikan; ayah; ibu;
pekerjaan; agama; dll
● Mendokumentasikan data
● Melayani berbagai keperluan siswa
● Data statistik siswa
12 | Page
4. Urusan Administrasi Kepegawaian
● Struktur organisasi dan Kepegawaian
● Buku Induk
● Mencatat data pegawai, mem-file dan memutakhirkan data
● Menganalisis data untuk keperluan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji.
● Menyajikan data dalam berbagai bentuk tentang usia, latar belakang pendidikan, masa kerja,
mata pelajaran yang diajarkan.
● Mendokumentasi data; manual dan komputerisasi data.
● Menelusuri data yang diperlukan
● Kartu cuti, rekapitulasi kehadiran guru, dan siswa
● Arsip SP 3
● Tata tertib guru dan siswa
● Data statistik guru/pegawai
5. Urusan Administrasi Perlengkapan
b. Bidang Kurikulum
1. Program Kerja Guru
2. Program Supervisi Kelas
3. Pelaksanaan Evaluasi Target Kurikulum
4. Pencapaian Target Kurikulum
5. Daya Serap Siswa
6. Pengaturan Jadwal Kegiatan Belajar Mengajar dan Kegiatan Semesteran disesuaikan dengan
kalender pendidikan.
c. Bidang Kesiswaan
1. Menyelenggarakan Penerimaan Siswa Baru
2. Menyelenggarakan Masa Orientasi Siswa (MOS)
3. Meneliti Pengisian Buku Induk Siswa
4. Melaksanakan K5
5. Mengelola Bimbingan dan Penyuluhan
6. Mengelola Mutasi Murid/Siswa
7. Menyelenggarakan / membentuk / membimbing / mengevaluasi kegiatan kesiswaan dan
olahraga prestasi
8. Meneliti Absensi Siswa serta mengambil langkah-langkah berkenaan dengan kesiswaan.
9. Mengelola Program Studi wisata
d. Bidang Hubungan Masyarakat
1. Konsultasi dengan Intansi Luar ( Kandep)
2. Membina Hubungan dengan Intansi Terkait ( RT, RW, POLSEK, KORAMIL, KECAMATAN,
dll.)
13 | Page
3. Membina Hubungan dengan Orang tua Murid.
e. Pemahaman Pengembangan Potensi Lingkungan Sekolah
1. Kebutuhan Pengembangan Program Sesuai Dengan Potensi Lingkungan.
Daiam upaya mempertahankan eksistensi dan efektifltas sekolah dalam menghasilkan lulusan-
lulusan yang sesuai dan dapat diterima dengan kreteria perguruan tinggi serta dapat berkarya di
lingkungan masyarakat. Dengan demikian diperlukan suatu program nyata yang terpadu dan
berkesinambungan. Dengan mengadakan analisis permasalahan yang ada di Sekolah diharapkan
akan dapat ditemukan kekuatan, kelemahan dan kekurangan yang dimiliki sekolah.
Maka secara terperinci komponen-komponen yang dapat teridentifikasi dalam pengembangan
adalah sebagai berikut:
a. Fasilitas
Sarana fasilitas merupakan sarana pokok yang dibutuhkan oleh
sekolah meliputi :
- Fasilitas gedung yang cukup
- Peralatan yang memadai dan mempunyai keseimbangan
teknologi fasilitas olahraga yang memadai
Dari hasil yang dicapai/ dipenuhi oleh sekolah melalui program
kerja sekolah tahun 2005/2006, sarana fisik telah dimanfaatkan
secara maksimal mungkin dan masih perlu pengembangan
selanjutnya.
b. Ketenagaan
Telah diketahui bersama bahwa tenaga (manusia) merupakan sumber daya yang sangat
dominan bagi terlaksananya program yang dicanangkan, keseimbangan baik segi kualitas dan
kuantitas perlu mendapat perhatian dari berbagai sisi, sehingga berbagai dampak yang timbul
dalam pelaksanaan program dapat teratasi lebih dini.
Dari data ketenagaan tersebut diatas maka dapat dianalisis sebagai berikut
(1). Tenaga Edukatif
Jumlah tenaga edukatif yang dimiliki tahun pelajaran 2010/2011 sebanyak 14 orang dengan
beban mengajar 20 Jam mata pelajaran perminggu. Dengan demikian rasio jumlah tenaga
edukatif berbanding jumlah jam mata pelajaran 14 : 50 atau 2 : 7. Namun demikian bila dilihat
dari jumlah mata pelajaran yang ada pada setiap kelas, dilihat jam pelajaran dari kurikulum
muatan lokal, maka jumlah tenaga edukatif masih perlu penambahan untuk tahun berikutnya.
Sedangkan untuk pembinaan ketenagaan telah dilakukan baik di tingkat pusat maupun ditingkat
regional melalui penataran-penataran dan seminar.
(2). Keadaan Tenaga Non Edukatif
Jumlah tenaga non edukatif yang dimiliki sesuai dengan daftar adalah 4 orang. Dari jumlah
tersebut 2 orang adalah tenaga administrasi, 1 orang keamanan dan 1 orang tenaga pesuruh
14 | Page
(office boy). Dengan demikian diperlukan adanya penambahan tenaga / pegawai sehingga dapat
menjamin terciptanya kebersihan, perawatan dan pemeliharaan. Office Boy (Tenaga Pesuruh),
Keamanan dan tenaga administrasi untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilan masih
diperlukan penataran-penataran dan pelatihan., di tahun pelajaran yang akan datang.
(3). Kesiswaan
Dari hasil Penerimaan Siswa Baru (PSB), maka jumlah peminat setiap tahunnya diharapkan
naik 100% dan sesuai dengan rencana Sekolah dalam rangka menciptakan sekolah unggulan
maka akan diadakan seleksi Pemerimaan Siswa Baru (PSB) dengan persyaratan yang terpenuhi
sesuai dengan kriteria akademik dan fisik. Dan untuk kegiatan siswa masih perlu adanya
program kegiatan yang tertata dengan baik dan jelas.
(4). Pengembangan Pengajaran
Dengan Kurikulum SDIT ................ yang ada pada saat ini yang merupakan rencana dan
pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar, dimana kurikulum tersebut sifatnya fleksibel,
sehingga memerlukan pengembangan lebih lanjut. Dalam pengembangan pengajaran, maka ada
beberapa hal yang perlu mendapal perhatian, yakni :
- Pengembangan Pelaksanaan Kurikulum
- Pengembangan Ekstra Kurikuler
- Pengembangan Kurikulum berdasarkan pendekatan kompetensi
melalui pelaksanaan pendidikan sistem ganda.
(5). Pengembangan Manajemen
Bahwa untuk menjamin kelancaran pengelolaan sekolah yang sesuai prinsip-prinsip
manajeman, diperlukan suatu kemampuan dan kecakapan dari pengelolaan sekolah. SDIT
................ sebagai salah satu lembaga/organisasi pendidikan, maka perlu melakukan pengelolaan
dengan perencanaan yang matang, sehingga tujuan dan sasaran hendaknya dirumuskan dengan
tegas dan jelas serta dapat diukur secara pasti dan tepat. Serta perlu adanya pengawasan yang
terus menerus dilaksanakan.
Dari hal tersebut diatas, dalam rangka pengembangan sekolah dalam bidang manajemen maka
yang perlu mendapat pembinaan adalah :
-Sistem Pengelolaan sekolah
- Penyelenggaraan tertib administrasi
- Pengembangan Pengajaran
- Pengembangan sistem pengelolaan Laboratorium
- Peningkatan Pengawasan
- Perubahan pola pikir personil Sekolah
(6). Pembinaan Hubungan Masyarakat
Hubungan sekolah dan lingkungan masyarakat sangat membantu kelancaran proses belajar
15 | Page
mengajar pada SDIT ................ mengingat biaya yang dibutuhkan sangat tinggi maka sekolah
perlu melakukan pendekatan pendekatan kepada masyarakat melalui orang tua murid, serta
pendekatan kepada dunia usaha/industri perlu ditingkatkan. Atas dasar pemikiran tersebut
diatas maka yang perlu mendapat perhatian dalam pengembangan hubungan masyarakat
adalah :
-Peningkatan hubungan masyarakat melalui Orang tua Murid
-Peningkatan kerjasama dengan dunia usaha/industri
(7). Pembiayaan
Pembiayaan Pengelolaan Sekolah di biayai oleh dana rutin SPP dan Uang Pembangunan serta
subsidi dari Yayasan. Dari jumlah dana yang ada belum cukup untuk memenuhi semua
kebutuhan yang diprogramkan sehingga dalam Rencana Induk Pengembangan Sekolah perlu
mendapat perhatian adalah Peningkatan Pengelolaan Keuangan dan Peningkatan Monitoring
serta Evaluasi
17 | Page
b. Target Pemenuhan Kebutuhan Sesuai Bidang Garapan
No Program Sasaran Program
1. Pengembangan Manajemen dan -Terciptanya administrasi dengan data yang
Organisasi lengkap meliputi bidang ketatausahaan,
kepegawaian, keuangan, perlengkapan,
kesiswaan dan kelulusan.
-Adanya peralatan yang selalu dalam kondisi
siap pakai.
-.Pemeliharaan sarana dan prasarana
-Adanya kesejahteraan yang lebih baik.
-Adanya penambahan modal bagi kegiatan
sekolah.
Pembinaan Ketenagaan
2. -Adanya pelatihan dan penataran bagi guru-
guru dan nonguru.
-Terciptanya hubungan yang harmonis semua
perangkatsekolah.
-Adanya poliklinik (UKS) lengkap dengan
peralatan yang memadai
-Adanya satu orang tenaga medis yang tetap
Pembinaaan Kesiswaan (praktik sekali seminggu).
Struktur kurikulum SDIT ................ meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang
19 | Page
pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai dengan Kelas VI. Struktur kurikulum SDIT ................
disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan
sebagai berikut.
1. Kurikulum SDIT ................ memuat 8 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera
pada Tabel 8.
Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan
ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke
dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.
Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri
bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri
sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan
pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat
dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.
2. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SDIT ................ merupakan “IPA Terpadu” dan “IPS Terpadu”.
3. Pembelajaran pada Kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada Kelas IV s.d.
VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran.
4. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.
Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara
keseluruhan.
5. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 30 menit.
6. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.
Tabel 9.
Perincian Ruang dan Jumlahnya
21 | Page
4 R WC Guru (lt 2) 2 4
5 R BP (lt 1) 1 10
6 R Guru (lt 1 dan 2) 2 27
7 R Tata Usaha (lt 1) 1 10
8 R Serbaguna (lt 1) 1 120
9 R Ibadah (2 lantai) 2 250
10 R Gudang (lt 1) 1 15
Jumlah 698
b. Lahan Pengembangan
Lahan pengembangan adalah lahan yang diperlukan oleh SDIT ................ untuk kebutuhan
pengembangan bangunan, kegiatan praktek, dan perumahan.
Luas Tanah Sekolah = 1620 M2
Status Kepemilikan = Wakaf
Lahan Terbuka = 500 M2
Lahan akan dibebaskan = 1000 M2
2. Peralatan
Pemenuhan kebutuhan diupayakan dengan pemberian fasilitas untuk penyelenggaraan proses atau kegiatan
pembelajaran yang efektif, efisien, produktif dan berkualitas. Pemenuhan kebutuhan tersebut dilaksanakan
dengan prosedur dan mekanisme yang tepat sesuai dengan tingkat kebutuhan. Adapun jenis fasilitas dan kriteria
kebutuhan serta tingkat kesiapannya sebagai berikut:
Tabel 10.
Jenis Fasilitas dan Kondisinya
Kriteria Usaha
No Jenis Fasilitas Kondisi
Kebutuhan Pengadaan
1 a. Kebutuhan Fisik/Biologis
● Pangan Tinggi Sedang Yayasan
● Sandang Tinggi Sedang Yayasan
● Perumahan Tinggi Sedang Yayasan
b. Kebutuhan Sosial
● Rasa aman Tinggi Tinggi Yayasan
Tinggi Sedang Yayasan
● Adm Kepegawaian
Tinggi Sedang Yayasan
● Pengembangan Karir
Tinggi Sedang Yayasan
● Pendidikan/Pelatihan
22 | Page
● Jaminan Hari Tua Tinggi Kurang Yayasan
2 a. Kebutuhan eksternal Primer
● Buku kurikulum Tinggi Sedang Yayasan
● Buku Paket Tinggi Tinggi Sekolah
● Buku Mata Pelajaran Tinggi Tinggi Sekolah
23 | Page
H. Manajemen Sekolah
Manajemen sekolah adalah suatu sistem yang mengatur proses penyelenggaraan suatu sekolah untuk
mencapai tujuan secara efektif dan efisien dengan mengandalkan
perencanaan yang baik, organisasi yang baik, pelaksanaan yang baik dan pengawasan yang baik, sehingga tujuan
penyelenggaraan sekolah tersebut akan lebih mudah tercapai. Didalam penyelenggaraan Sekolah Dasar Islam
Terpadu (SDIT) ................ , manajemen merupakan salah satu diantara yang penting untuk mencapai visi, misi
dan target yang telah diprogramkan. Oleh karena itu manajemen harus betul-betul dipersiapkan dan dibangun
antara lain:
[Link] Sumber Daya Manusia
Mernpersiapkan sumber ketenagaan yang professional, memenuhi kriteria dan persyaratan minimal
dengan seleksi yang ketat, sehingga kita dapat memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas. Peningkatan
kualitas sumber daya manusia dapat direncanakan secara berkala baik formal maupun informal, dengan
pengaturan sistem kepangkatan berdasarkan prestasi, pengabdian, dan loyalitas. Kenaikan kesejahteraan yang
berjenjang merupakan pemicu bagi ketenagaan untuk berprestasi lebih baik.
[Link] Administrasi Umum dan Akademis
a. Manajemen Administrasi Umum
Mempersiapkan sistem administrasi umum yang baik. Artinya senantiasa diperbaiki dan
diperbaharui, dimulai dari sistem penerimaan siswa baru, sistem penerimaan ketenagaan baru, sistem
pelaksanaan administrasi umum dengan tata laksana yang baik sampai kepada pengarsipan, pengadaan
dan distribusi semua pekerjaan tersebut. Manajemen administrasi umum dilaksanakan dengan suatu target
yang telah ditetapkan sebagai alat kontrol pelaksanaan.
b. Manajemen Administrasi Akademis
Mempersiapkan sistem administrasi akademis yang baik, dengan
memperbaiki dan memperbaharui administrasi kurikulum diantaranya :
Administrasi guru, administrasi kelas, termasuk di dalamnya administrasi
pengajaran, administrasi penilaian/evaluasi, sehingga kita dapat mengontrol
pelaksanaan pelajaran tersebut.
3. Manajemen Administrasi Keuangan
Mempersiapkan sistem administrasi keuangan dengan memperbaiki dan memperbaharui administrasi
perencanaan keuangan, proyeksi arus kas, pencatatan keuangan, pengeluaran keuangan yang terjadwal dengan
sistem pengawasan yang berjenjang dan terpadu, semua penerimaan keuangan dipusatkan direkening yayasan.
Perencanaan keuangan direncanakan untuk lima tahun yang akan datang. Didalam pengelolaan
keuangan sangat perlu ditentukan target-target, agar kita dapat mengetahui proses pekerjaan kita. Dalam
proses penyelenggaraan tersebut harus senantiasa dinamis dengan revisi-revisi dan perbaikan-perbaikan sampai
menuju ke system komputerisasi keseluruhan.
24 | Page
I. Peserta Didik
Tabel 9.
Proyeksi Peserta Didik Sekolah Dasar Islam Terapdu (SDIT)
................ Tahun Pelajaran 2010/2011 s.d 2014/2015
B = 64
1 127
L = 63
B = 64
2 191
L = 127
B = 64
3 255
L = 191
B = 64
4 319
L = 255
B = 64
5 383
L = 319
[Link] sekolah
Pakaian seragam sekolah yang dipergunakan yaitu pakaian seragam nasional dan pakaian seragam ciri
khas sekolah. Dengan penjabaran sebagai berikut:
[Link] seragam nasional adalah putih merah
[Link] seragam ciri khas sekolah adalah putih-putih dan hijau-hijau.
[Link] untuk hari tertentu adalah pakaian lengan panjang bebas dan bawahannya.
Ketentuan pakaian seragam sekolah :
-Senin: pakaian seragam putih-putih.
-Selasa: bebas atau olahraga (bagi yang olahraga)
-Rabu: pakaian seragam hijau-hijau
-Kamis: bebas atau olahraga (bagi yang olahraga)
-Jum'at: pakaian seragam putih merah.
26 | Page
PENUTUP
Alhamdulillah, segala puji kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan karunia serta kekuatan kepada kami sehingga pada akhirnya kami dapat menyelesaikan
proposal permohonan izin operasional SDIT ................ ini. Tidak ada kata yang paling pantas sekiranya dalam
proses perizinan ini kita semua senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah subhanahu wata’ala, sehingga dalam
proses belajar mengajar di sekolah SDIT ................ dapat terus berjalan dengan baik. Demi terwujudnya insan
yang cerdas dan berakhlaqul karimah.
Kami selaku pengurus yayasan ................ menyadari bahwa sebagai manusia biasa tentu banyak
kekurangan, untuk itu penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak serta bimbingan dan
petunjuk dari instansi terkait.
27 | Page