0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan3 halaman

Unsur Ketahanan Nasional Indonesia

Unsur-unsur ketahanan nasional terdiri dari ketahanan pancagatra, ideologi, dan fungsi sebagai pedoman pembangunan nasional. Ketahanan nasional berlandaskan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam sekitar untuk menjamin keberlangsungan negara. Ideologi dipakai sebagai pedoman hidup, sedangkan fungsinya adalah menjamin terjadinya pola pikir yang seragam dalam pembangunan nasional. Ancaman terhadap ketahan

Diunggah oleh

Diah Usman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan3 halaman

Unsur Ketahanan Nasional Indonesia

Unsur-unsur ketahanan nasional terdiri dari ketahanan pancagatra, ideologi, dan fungsi sebagai pedoman pembangunan nasional. Ketahanan nasional berlandaskan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam sekitar untuk menjamin keberlangsungan negara. Ideologi dipakai sebagai pedoman hidup, sedangkan fungsinya adalah menjamin terjadinya pola pikir yang seragam dalam pembangunan nasional. Ancaman terhadap ketahan

Diunggah oleh

Diah Usman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Unsur-unsur Ketahanan Nasional

Berikut Ini Merupakan Unsur-unsur Ketahanan Nasional

 Ketahanan Nasional Pancagatra


Aspek sosial pancagatra pada dasarnya berlandaskan
hubungan manusia dengan Tuhan. Hubungan manusia
dengan sesama, alam sekitarnya, maupun manusia dengan
dirinya sendiri dalam bentuk kebutuhannya.

Dengan dasar hubungan tersebut dapat dikelompokkan


menjadi lima bidang ataupun lima aspek kehidupan Nasional
yang disingkat Ipoleksosbud Hankam. Lima aspek kehidupan
Nasional akan diuraikan konsep dasar dalam rangka
mengembangkan kekuatan Nasional dalam menghadapi
segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan.

 Ketahanan Aspek Ideologi


Suatu bangsa pada dasarnya mempunyai dan memerlukan
filsafat hidup. Sebagai pedoman dan pegangan dalam
melaksanakan perjuangan untuk mempertahankan
kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Filsafat hidup digunakan sebagai pedoman hidup ini adalah


termasuk filsafat praktis yang merupakan suatu ideologi,
pandangan hidup, pandangan dunia, karena sebagai dasar
untuk mencapai cita-cita Nasional. Dalam pembahasan ini
disebut dengan istilah ideologi.
Fungsi Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar
nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya
pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja dalam
menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter – regional
wilayah), inter – sektoral maupun multi disiplin.

Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang
terkotak-kotak pembangunan secara terpadu, yang
dilaksanakan sesuai dengan rancangan (sektoral). Satu alasan
adalah bahwa bila penyimpangan terjadi, maka akan timbul
pemborosan waktu, tenaga dan sarana, yang bahkan
berpotensi dalam dalam pelaksanaan pembangunman
nasional disegala bidang dan sektor [Link]-cita
nasional. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola
dasar pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan
arah dan pedoman.

Dalam perkembanagan, ketahanan nasional akan tetap


mengalami berbagai macam permasalahan yang dapat
menimbulkan kegoyahan terhadap ketahanan nasional dalam
hal ini adalah Indonesia. Ancaman-ancaman tersebut dapat
berasal dari dalam maupun luar negeri. Indonesia sudah
sering mengalami berbagai macam peristiwa yang dapat
dikategorikan sebagai sebuah ancamanancaman terhadap
ketahanan nasional. Beberapa contoh peristiwa yang sempat
mengusik ketahanan nasional negara Indonesia adalah
gerakan sparatisme dan terorisme .
 GAM (Gerakan Aceh Merdeka)
 Organisasi Papua Merdeka (OPM)
 Terorisme

Anda mungkin juga menyukai