Sunset Yellow (Excipient Edisi 6 hal.
193-194)
Pemerian : Serbuk kuning kemerahan, di dalam larutan memberikan warna
orange terang.
Kelarutan : Mudah larut dalam air, gliserin dan propilen glikol (50%), sedikit
larut dalam propilen glikol.
OTT : Asam askorbat, gelatin, dan glukosa.
Kegunaan : Sebagai pewarna.
Penyimpanan : Wadah tertutup rapat dan tempat sejuk dan kering.
Essence Orange
Pemerian : Terbuat dari kulit jeruk yang masih segar diproses secara mekanik.
Kelarutan : Mudah larut dalam alkohol 90 %, asam asetat glasial.
Kegunaan : Flavouring agent.
Stabilitas : Dapat disimpan dalam wadah gelas dan plastik.
Penyimpanan : Wadah tertutup dan tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari
cahaya matahari
Nipasol / Propylis Parabenum ( Handbook of Pharmaceutical Excipients hal 411 )
Pemerian : Kristal putih, tidak berbau dan tidak berasa.
Kelarutan : sukar larut dalam etanol ( 95 % ), mudah larut dalam air dan etanol 30 %
Konsentrasi : 0,01-0,6 %
OTT : surfaktan non-ionik
Kegunaan : pengawet
pH : stabil pada ph 3-6
Wadah &penyimpanan : dalam wadah tertutup baik, ditempat sejuk dan kering
3. Nipagin / Methylis Parabenum (Excipient Hal 441)
Rumus Molekul : C8H8O3
Berat Molekul : 152,15
Pemerian : hablur atau serbuk tidak berwarna, atau kristal putih, tidak berbau atau berbau khas
lemah, dan mempunyai rasa sedikit panas.
Kelarutan : mudah larut dalam etanol, eter; praktis tidak larut dalam minyak; larut dalam 400
bagian air
OTT : surfaktan non-ionik seperti polisorbat 80, bentonit, magnesium trisilikat, talk,
tragakan, dan sodium alginat
Kegunaan : antifungi
Konsentrasi : 0.02–0.3% untuk topikal
Ethanol
Rumus Molekul :C2H5OH
BM :46,07
Pemerian :cairan mudah menguap, jernih, tidak berwarna
Kelarutan :bercampur dengan air dan praktis bercampur dengan
semua pelarut organik
Stabilitas :mudah menguap di udara terbuka
Inkompabilitas : dengan yang mengandung aluminium dan berinteraksi
dengan beberapa obat tertentu
Kegunaan :antimikroba preservative, disinfectant,solvent
Wadah & Penyimpanan :dalam wadah tertutup rapat
Konsentrasi :bervariasi
Gliserin
(FI IV hal 413)
Pemerian : Cairan jernih seperti sirup, tidak berwarna, rasa manis, hanya boleh berbau khas lemah
(tajam atau tidak enak), higroskopik, netral terhadap lakmus.
Kelarutan : Dapat bercampur dengan air dan dengan etanol, tidak larut dalam kloroform, dalam eter,
dalam minyak lemak dan dalam minyak menguap.
Konsentrasi : 30 – 50 % ( sebagai solvent parentral ) (Excipient hal 257)
Guna : antimikroba, emolient, humektan, plastizer, solvent, pemanis, tonisitas
Stabilitas : Bersifat higroskopis, dekomposis oleh pemanasan. Gliserin akan mengkristal pada suhu
rendah.
Inkompatibilitas : Kromium trioksida, potasium klorat, potasium permanganat (Excipient hal 258)
Sterilisasi : oven 150oC selama 1 jam
Wadah : dalam wadah tertutup rapat. Ditempat berudara kering dan dingin
Asam Sitrat (FI III, 1979)
Nama Resmi : Acidum Citricum
Nama Lain : Asam Sitrat
Rumus Molekul : C6H8O. 7H2O
Berat Molekul : 210,14
Pemerian : Hablur tak berwarna atau serbuk putih, rasa asam kuat, agak
higroskopis merapuh dalam udara kering dan panas.
Kelarutan : Larut dalam kurang dari 1 bagian air dan dalam 1,5 bagian etanol
(95%) P, sukar larut dalam eter P.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
5. Natrium sitrat (FI III, 1979)
Nama resmi : Natrii Citras
Nama kimia : C6H5Na3O7
Sinonim : Natrium sitrat
Pemerian : Hablur tidak berwarna atau serbuk halus putih
Kelarutan : Mudah larut dalam air , sangat mudah larut dalam air mendidih ,
praktis tidak larut dalam etanol (95%)ρ.
Incompatibility : Larutan sedikit basa akan bereaksi dengan zat asam. tidak cocok
juga dengan basa, zat pereduksi dan agen pengoksidasi.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat.
Kegunaan : Pendapar
6. Aquadest (FI III, 1979)
Bobot molekul : 18,02
Rumus molekul : H2O
Pemerian : Cairan jernih tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa
Kelarutan : Dapat bercampur dengan pelarut polar
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat
Kegunaan : Pelarut