0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan32 halaman

Hasil SA

Dokumen tersebut membahas tentang indikator kinerja daerah yang mencakup aspek kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan pengukuran capaian visi misi kepala daerah. Dijelaskan pula indikator-indikator kinerja daerah yang tercantum dalam Permendagri No. 86 Tahun 2017."

Diunggah oleh

sofian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan32 halaman

Hasil SA

Dokumen tersebut membahas tentang indikator kinerja daerah yang mencakup aspek kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan pengukuran capaian visi misi kepala daerah. Dijelaskan pula indikator-indikator kinerja daerah yang tercantum dalam Permendagri No. 86 Tahun 2017."

Diunggah oleh

sofian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

INDIKATOR KINERJA DAERAH

dalam Rangka
Bimbingan Teknis Penyusunan Renstra Perangkat Daerah
dan Penerapan Simda Perencanaan (e-Planning)
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Manado, 12 Pebruari 2019

Sukses Perencanaan Sukses Implementasi 1


SISTEMATIKA PAPARAN

1 PENGERTIAN INDIKATOR

2 INDIKATOR DALAM PERMENDAGRI 86 TAHUN 2017

3 CASCADING INDIKATOR KINERJA DAERAH

2
Sukses Perencanaan Sukses Implementasi
1 PENGERTIAN INDIKATOR

3
Sukses Perencanaan Sukses Implementasi
Indikator : Pengertian

• Adalah alat ukur --- alat untuk mengukur


“sesuatu”.
– Contoh:
Konsep Indikator
Tingkat pendidikan Jenjang pendidikan yang telah
dilalui/ditempuh
Kepuasan pelanggan Jumlah keluhan pelanggan
IKM
Meningkatnya kualitas % balita gizi buruk
pelayanan kesehatan
masyarakat

4
Indikator : Pengertian……(lanjutan)

INDIKATOR KINERJA DAERAH


UKURAN KEBERHASILAN PENCAPAIAN VISI DAN MISI KEPALA DAERAH
DAN WAKIL KEPALA DAERAH PADA AKHIR PERIODE MASA JABATAN

KEGUNAAN INDIKATOR KINERJA DAERAH


ALAT EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
MERUMUSKAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG,
JANGKA MENENGAH DAN TAHUNAN

5
2 INDIKATOR DALAM
PERMENDAGRI NO. 86 TAHUN 2017

6
Sukses Perencanaan Sukses Implementasi
Aspek kesejahteraan masyarakat

1. Fokus Kesejahteraan Dan Pemerataan Ekonomi

– Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan


Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian Dan Persandian:
 Pertumbuhan PDRB
 Laju Inflasi Kabupaten
 PDRB Per Kapita
 Indeks Gini
 Pemerataan Pendapatan Versi Bank Dunia
 Indeks Ketimpangan Williamson (Indeks Ketimpangan Regional)
 Persentase Penduduk Diatas Garis Kemiskinan
 Angka Kriminalitas Yang Tertangani

7
Aspek kesejahteraan masyarakat
2. Fokus Kesejahteraan Masyarakat

– Pendidikan: • Kesehatan:
 Angka Melek Huruf  Angka Kelangsungan Hidup
Bayi
 Angka Rata-rata Lama Sekolah
 Angka Usia Harapan Hidup
 Angka Pertisipasi Kasar  Persentase Balita Gizi Buruk
 Angka Pendidikan Yang Ditamatkan
• Pertanahan:
 Angka Partisipasi Murni  Persentase Penduduk Yang
 Angka Partisipasi Murni Memiliki Lahan
SD/MI/Paket A
 Angka Partisipasi Murni • Ketenagakerjaan:
SMP/Mts/Paket B  Rasio Penduduk Yang
Bekerja
 Angka Pertisipasi Murni
SMA/SMK/MA/Paket C

8
Aspek kesejahteraan masyarakat

3. Fokus Seni Budaya dan Olahraga

– Kebudayaan: • Pemuda Dan Olahraga:


Jumlah Grup Kesenian  Jumlah Klub Olahraha
 Jumlah Gedung Olahraga
Jumlah Gedung

9
Aspek pelayanan umum
1. Fokus Layanan Urusan Wajib
– Pendidikan:  Angka Putus Sekolah
 Pendidikan Dasar:  Angka Putus Sekolah SD/MI
 Angka Parisipasi Sekolah  Angka Putus Sekolah SMP/Mts
 Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia  Angka Putus Sekolah SMA/SMK/MA
Sekolah  Angka Kelulusan:
 Rasio Guru/Murid  Angka Kelususan SD/MI
 Rasio Guru/Murid Per Kelas Rata-rata  Angka Kelulusan SMP/Mts
 Pendidikan Menengah:  Angka Kelulusan SMA/SMK/MA
 Angka Parisipasi Sekolah  Angka Melanjutkan :
 Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia  Angka Melanjutkan Dari SD/MI Ke SMP/Mts
Sekolah  Angka Melanjutkan Dari SMP/Mts Ke
 Rasio Guru/Murid SMA/SMK/MA
 Rasio Guru/Murid Per Kelas Rata-rata  Guru Yang Memenuhi Kualifikasi S1/D-IV
 Fasilitas Pendidikan:
 Sekolah Pendidikan SD/MI Kondisi Bangunan Baik
 Sekolah Pendidikan SMP/Mts Dan SMA/SMK/MA
Kondisi Bangunan Baik

 Pendidikan Anak Usia Dini


10
Aspek pelayanan umum
1. Fokus Layanan Urusan Wajib
(lanjutan)

– Kesehatan:  Cakupan Balita Gizi Buruk Yang


Mendapat Perawatan
 Rasio Posyandu Per Satuan Balita
 Cakupan Penemuan Dan
 Rasio Puskesmas, Poliklinik, Pustu Penanganan TBC
Per Satuan Penduduk
 Cakupan Penemuan Dan
 Rasio Rumah Sakit Per Satuan Penanganan DBD
Penduduk
 Cakupan Pelayanan Kesehatan
 Rasio Dokter Per Satuan Penduduk Rujukan Pasien Masyarkat Miskin
 Rasio Tenaga Medis Per Satuan  Cakupan Kunjungan Bayu
Penduduk
 Cakupan Puskesmas
 Cakupan Komplikasi Kebidanan
Yang Ditangani  Cakupan Pembantu Puskesmas
 Cakupan Pertolongan Persalinan
Oleh Tenaga Kesehatan
 Cakupan Desa/Kelurahan
Universal Child Immunization

11
Aspek pelayanan umum
1. Fokus Layanan Urusan Wajib
(lanjutan)

– Pekerjaan Umum:
 Proporsi panjang jalan dalam kondisi  Panjang jalan kabupaten dalam kondisi
baik baik ( > 40KM/Jam)
 Rasio jaringan irigasi  Panjang ajalan yang memili trotoar &
drainase
 Rasio tempat ibadah per penduduk
 Sempadan jalan yang dipakai pedagang
 Persentase rumah tinggal bersanitasi kaki lima / bangunan liar
 Rasio tempat pemakaman umu per  Drainase dalam kondisi baik
penduduk
 Pembangunan turap di wilayah jalan
 Rasio tempat pembuangan sampah per penghubung dan aliran sungai rawan
penduduk longsor
 Rasio rumah layak huni  Luas irigasi kabupaten dalam kondisi baik
 Rasio permukiman layak huni  Lingkungan permikiman
 Panjang jalan dilalui roda 4
 Jalan penghubung ibukota kecamatan
ke kawasan pemukiman penduduk
(dilalui roda 4)
12
ASPEK PELAYANAN UMUM
1. Fokus Layanan Urusan Wajib
(Lanjutan)
– Perumahan: • Perencanaan Pembangunan:
 Rumah Tangga Pengguna Air
Bersih  Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJPD
 Rumah Tangga Pengguna Listrik Yang Telah Ditetapkan PERDA
 Rumah Tangga Bersanitasi  Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJMD
 Lingkungan Permukiman Kumuh Yang Telah Ditetapkan PERDA
 Rumah Layak Huni  Tersedianya Dokumen Perencanaan RKPD Yang
• Perhubungan: Telah Ditetapkan PERKADA
 Jumlah Arus Penumpang Angkutan Umum  Penjabaran Program RPJMD Kedalam RKPD
 Rasio Ijin Trayek • Penataan Ruang:
 Jumlah Uji Kir Angkutan Umum  Rasio Ruang Terbuka Hujau Per
 Jumlah Pelabuhan/Bandara/Terminal Luas Wilayah
 Angkutan Darat  Rasio Bangunan Ber IMB
 Kepemilikan KIR Angkutan Umum  Ruang Publik Yang Berubah
 Lama Pengujian KIR Peruntukannya
 Biaya Pengujian Kelayakan Angkutan Umum
 Pemasangan Rambu-rambu

13
ASPEK PELAYANAN UMUM
1. Fokus Layanan Urusan Wajib
(Lanjutan)
– Lingkungan Hidup: • Pertanahan:
 Persentase penanganan sampah  Persentase luas lahan bersertifikat
 Persentase penduduk berakses  Penyelesaian kasus tanah Negara
air minum
 Persentase luas pemukiman  Penyelesaian izin lokasi
yang tertata
 Pencemaran status mutu air • Kependudukan dan Catatan Sipil:
 Cakupan penghijauan wilaya  Rasio penduduk berKTP per satuan
rawan longsor dan sumber penduduk
mata air
 Cakupan pengawasan terhadap  Rasio bayi berakte kelahiran
pelaksanaan amdal  Rasio pasangan berakte nikah
 Tempat pembuangan sampah  Kepemilikan KTP
(TPS) per penduduk
 Kepemilikan akta kelahiran per 1000
 Penegakan hukum lingkungan penduduk
 Ketersediaan database kependudukan
skala provinsi
 penerapan KTP nasional berbasis NIK

14
ASPEK PELAYANAN UMUM
1. Fokus Layanan Urusan Wajib
(Lanjutan)

– Pemberdayaan Perempuan • Keluarga Berencana dan Keluarga


dan Perlindungan Anak: Sejahtera:
 Persentase partisipasi  Rata-rata jumlah anak per keluarga
perempuan di lembaga  Rasio akseptor KB
pemerintah  Cakupan peserta KB aktif
 Partisipasi perempuan di  Keluarga pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera
lembaga swasta I
 Rasio KDRT • Sosial:
 Persentase jumlah tenaga  Sarana sosial seperti panti asuh, panti
kerja dibawah umur jompo dan panti rehabilitasi
 Partisipasi angkatan kerja  PMKS yang memperoleh bantuan sosial
perempuan  Penangan penyandang masalah
kesejahteraan sosial
 Penyelesaian pengaduan
perlindungan perempuan dan
anak 15
ASPEK PELAYANAN UMUM
1. Fokus Layanan Urusan Wajib
(Lanjutan)

– Ketenagakerjaan: • Koperasi Usaha Kecil dan


 Angka pertisipasi angkatan kerja Menengah:
 Angka sengketa pengusaha-
pekerja per tahun  Persentase koperasi aktif
 Tingkat partisipasi angkatan  Jumlah UKM non BPR/LKM UKM
kerja  Jumlah BPR/LKM
 Pencari kerja yang ditempatkan  Usaha mikro dan kecil
 Tingkat pengangguran terbuka • Penanaman Modal:
 Keselamatan dan perlindungan  Jumlah investor beskala naional
(PMDN/PMA)
 Perselisihan buruh dan
pengusaha terhadap kebijakan  Jumlah nilai investasi berskala nasional
pemerintah daerah (PMDN/PMA)
 Rasio daya serap tenaga kerja
 Kenaikan / penurunan nilai Realisasi
PMDN (milyar rupiah)

16
ASPEK PELAYANAN UMUM
2. Fokus Layanan Urusan Pilihan
– Pertanian: • Kehutanan:
 Produktivitas padi atau bahan pangan  Rehabilitasi hutan dan lahan kritis
utama lokal lainnya per hektar  Kerusakan kawasan Hutan
 Kontribusi sektor  Kontribusi sektor kehutanan terhadap PDRB
pertanian/perkebunan terhadap PDRB
 Kontribusi sektor pertanian (palawija) • Energi dan Sumber Daya Mineral:
terhadap PDRB  Pertambangan tanpa ijin
 Kontribusi sektor perkebunan  Kontribusi sektor pertambangan terhadap
(tanaman keras) terhadap PDRB PDRB
 Kontribusi produk kelompok petani • Pariwisata:
terhadap PDRB  Kunjungan wisata
 Cakupan bina kelompok petani  Kontribusi sektor Pariwisata terhadap PDRB

17
ASPEK PELAYANAN UMUM
2. Fokus Layanan Urusan Pilihan
– Kelautan dan Perikanan: • Perindustrian:
 Produksi perikanan
 Kontribusi sektor industri terhadap PDRB
 Konsumsi ikan
 Cakupan bina kelompok nelayan  Kontribusi industri rumah tangga terhadap
 Produksi perikanan kelompok PDRB sektor industri
nelayan  Pertumbuhan Industri
 Cakupan Bina kelompok pengrajin
• Perdagangan:
 Kontribusi sektor perdagangan • Ketransmigrasian:
terhadap PDRB  Transmigran swakarsa
 Ekspor bersih perdagangan  Kontribusi transmigrasi terhagdap PDRB
 Cakupan bina kelompok
pedagang/usaha informal

18
ASPEK DAYA SAING DAERAH
1. Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah

– Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, • Pertanian:


Administrasi Keuangan Daerah,  Nilai Tukar Petani

Perangkat Daerah, Kepegawaian dan


Persandian:
Pengeluaran Konsumsi rumah tangga per
kapita
Pengeluaran konsumsi non pangan
perkapita
Produktivitas total daerah

19
ASPEK DAYA SAING DAERAH
2. Fokus Fasilitas Wilayah/Infrastruktur

– Perhubungan: • Otonomi Daerah, Pemerintahan


 Rasio panjang jalan per Umum, Administrasi Keuangan
kendaraan
 Jumlah orang/barang yang Daerah, Perangkat Daerah,
terangkut angkutan umum Kepegawaian dan Persandian:
• Penataan Ruang:  Jenis dan jumlah bank dan cabang
 Jenis dan jumlah perusahaan asuransi dan
 Ketaatan terhadap RTRW
cabang
 Luas wilayah produktif
 Jenis, kelas dan jumlah restoran
 Luas wilayah industri
 Jenis, kelas dan jumlah penginapan/hotel
 Luas wilayah kebanjiran
 Luas wilayah kekeringan • Lingkungan Hidup:
 Luas wilayah perkotaan  Persentase Rumah Tangga yang
menggunakan air bersih

20
ASPEK DAYA SAING DAERAH
2. Fokus Fasilitas Wilayah/Infrastruktur

– Komunikasi dan Informatika:


 Rasio ketersediaan daya listrik
 Persentasi rumah tangga yang
menggunakan listrik
 Persentasi penduduk yang
menggunakan HP/Telepon

21
ASPEK DAYA SAING DAERAH
3. Fokus Iklim Berinvestasi
– Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum,
Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat
Daerah, Kepegawaian dan Persandian:
Angka Kriminalitas
Jumlah demo
Lama Proses perijinan
Jumlah dan macam pajak dan retribusi daerah
Jumlah Perda yang mendukung iklam usaha
Persentase desa berstatus swasembada
terhadap total desa

22
ASPEK DAYA SAING DAERAH
4. Fokus Sumber Daya Manusia
– Ketenagakerjaan:
Rasio lulusan S1/S2/S3
Rasio Ketergantungan

23
3 CASCADING INDIKATOR KINERJA
DAERAH

24
Sukses Perencanaan Sukses Implementasi
Perumusan Indikator Kinerja PD
• Prinsip
– Hasil cascading dari indikator dalam RPJMD
– Berorientasi Outcome
– Dalam lingkup TUPOKSI
– Memenuhi kriteria SMART (Specific, Measurable,
Achievable, Relevant, Timely)

25
LEVEL INDIKATOR KINERJA DAERAH

INDIKATOR SELURUH
UTAMA (KEPALA SASARAN MISI
DAERAH) RPJMD

INDIKATOR SASARAN MISI


UTAMA TERKAIT
PERANGKAT PERANGKAT
DAERAH DAERAH

INDIKATOR PROGRAM
TERKAIT ES III
KINERJA ES III

KEGIATAN
INDIKATOR TERKAIT ES
KINERJA ES IV IV

KOMOPNEN
INDIKATOR KEGIATAN
KINERJA TERKAIT
INDIVIDU
INDIVIDU

26
Perumusan Indikator Kinerja PD
• Cascading
SMART
Sasaran RPJMD Indikator Target

Outcome Sasaran PD Indikator Target

Sesuai TUPOKSI

27
CONTOH UNTUK
BAPPELITBANGDA
MISI 3 RPJMD 2018-2022
MENINGKATKAN KINERJA PEMERINTAHAN, PROFESIONALISME APARATUR, DAN PERLUASAN
PARTISIPASI PUBLIK
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS BIROKRASI YANG PROFESIONAL DAN AKUNTABEL SERTA PERLUASAN
PARTISIPASI PUBLIK
SASARAN : MENINGKATNYA KUALITAS DAN AKUNTABILITAS LAYANAN PEMERINTAHAN, PROFESIONALISME
APARATUR, SERTA MEWUJUDKAN PERLUASAN PARTISIPASI PUBLIK

IKD PEMPROV ABC/ IKU GUBERNUR MISI 3


INDEK DAYA SAING PROVINSI ABC

KEBIJAKAN DALAM PERENCANAAN :


PENINGKATAN KUALITAS PERENCANAAN
DAERAH

STRATEGI: MENINGKATKAN KUALITAS


PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

VISI BAPPELITBANGDA PROV ABC:


PERENCANAAN PEMBANGUNAN ABC YANG
BERKUALITASDAN AKUNTABEL
28
Perumusan Indikator Renstra SKPD
• Cascading

Sasaran RPJMD Indikator Target


Meningkatnya kesejahteraan Pertumbuhan 20 %
masyarakat PDRB
Meningkatnya kualitas pelayanan Cakupan 70 %
kesehatan masyarakat kunjungan
bumil K4

Sasaran Dinas Kesehatan Indikator Target

Meningkatnya kualitas Cakupan kunjungan Bumil 70 %


pelayanan kesehatan K4
komunitas
Meningkatnya kualitas Cakupan desa/kelurahan 70 %
penyehatan lingkungan UCI

29
MISI 1 BAPPEDA
PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG IMPELEMENTATIF
TUJUAN: MENINGKATKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG TERUKUR
SASARAN 1
MENINGKATKAN KESESUAIAN PRIORITAS PEMBANGUNAN RKPD TERHADAP PRIORITAS
PEMBANGUNAN RPJMD
INDIKATOR SASARAN
PERENTASE TINGKAT KESESUAIAN PRIORITAS PEMBANGUNAN RKPD TERHADAP PRIORITAS
PEMBANGUNAN RPJMD

STRATEGI 1 STRATEGI 2
Optimalisasi Kesesuaian Prioritas Optimalisasi Penyediaan HASIL ANALISIS STRATEGI 3
Pembangunan RKPD Dengan POTENSI DAERAH DAN Optimalisasi Kualitas Hasil Evaluasi
Prioritas Pembangunan RPJMD PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN Pelaksanaan Prioritas RKPD
Mendukung Penyusunan Prioritas Terhadap Prioritas Tahunan RPJMD
Pembangunan RKPD

KEBIJAKAN
Peningkatan Verifikasi prioritas RKPD KEBIJAKAN
Terhadap Prioritas RPJMD Penyediaan HASIL ANALISIS POTENSI KEBIJAKAN
DAERAH DAN PENGEMBANGAN Peningkatan Hasil Evaluasi RPJMD
PEMBANGUNAN
INDIKATOR
PERENTASE TINGKAT KESESUAIAN INDIKATOR INDIKATOR
PRIORITAS PEMBANGUNAN RKPD PERSENTASE HASIL ANALISIS POTENSI
PERSENTASE HASIL Evaluasi RPJMD
TERHADAP PRIORITAS DAERAH DAN PENGEMBANGAN
PEMBANGUNAN YANG DIGUNAAKAN
YANG DIGUNAKAN BIDANG
PEMBANGUNAN RPJMD MITRA
OLEH BIDANG PERENCANA PERENCANA
BIDANG PERENCANA

BIDANG PERENCANA BP2APD BPEP


30
PENGENDALIAN CAPAIAN TARGET INDIKATOR KINERJA UTAMA
PROVINSI ABC

REFORMASI PERENCANAAN
PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA PENCAPAIAN TARGET
INDIKATOR KINERJA
DAERAH
(IKU) GUBERNUR
1 35 INDIKATOR KINERJA
E-Planning PEMERINTAH DAERAH
YANG TERTUANG

LEVEL TANGGUNG JAWAB IKU


DALAM INDIKATOR MISI

2 RPJMD

E- Budgeting
5
PENCAPAIAN TARGET
PROGRAM PRIOITAS
(IKU KEPALA OPD)
E-Sakip
INTEGRASI
INDIKATOR URUSAN
BIDANG
YANG TERTUANG DALAM
RENSTRA OPD

3 4 PENCAPAIAN TARGET
SIKPD KEGIATAN PRIOITAS
E-Monev (IKU ESELON III OPD)

INDIKATOR URUSAN
BIDANG PEMBANGUNAN
YANG TERTUANG DALAM
RENJA OPD

31
TERIMA KASIH

32

Anda mungkin juga menyukai