0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan25 halaman

Pendekatan Geografi dan Isu Lingkungan

Dokumen tersebut membahas tentang pendekatan geografi yang tepat untuk menganalisis masalah pencemaran sungai dan dampaknya bagi kesehatan masyarakat. Pendekatan kelingkungan dipilih karena mempertimbangkan interaksi antara manusia dan lingkungan sekitarnya.

Diunggah oleh

abi hamzah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan25 halaman

Pendekatan Geografi dan Isu Lingkungan

Dokumen tersebut membahas tentang pendekatan geografi yang tepat untuk menganalisis masalah pencemaran sungai dan dampaknya bagi kesehatan masyarakat. Pendekatan kelingkungan dipilih karena mempertimbangkan interaksi antara manusia dan lingkungan sekitarnya.

Diunggah oleh

abi hamzah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA: Muh.

shafa abi hamzah


KELAS: XII MIPA-1/20
1. Topik: Pengetahuan Dasar Geografi
Indikator: Peserta didik mampu memecahkan masalah geosfer berdasarkan
pendekatan geografi
Saat ini banyak sungai yang tercemar akibat pembuangan limbah secara
sembarangan. Padahal, masih banyak penduduk yang masih memanfaatkan air
sungai untuk keperluan sehari-hari. Namun, karena menggunakan sungai yang
telah tercemar, banyak penduduk yang mengalami masalah kesehatan.
Pendekatan geografi yang dapat digunakan untuk mengkaji gejala tersebut adalah
pendekatan....

A. Keruangan
B. Kelingkungan

C. Kompleks wilayah
[Link]
E. Regional

Jawaban: B
Pembahasan:
Dalam soal permasalahan yang merujuk pada soal di atas, dapat dikaji
menggunakan pendekatan kelingkungan. Pendekatan kelingkungan (ecological
approach) menganalisis fenomena geografis berdasarkan interaksi antara alam
dengan alam, manusia dengan alam, dan manusia dengan manusia yang ada di
sekitarnya. Pada soal di atas dijelaskan bahwa manusia mengalami kerugian
akibat dari pencemaran yang terjadi pada sungai

2. Topik: Pengetahuan Dasar Geografi


Indikator: Peserta Didik Mampu Menerapkan Kajian Konsep, Pendekatan,
Prinsip, dan Aspek Geografi
Gempa 6,9 SR mengguncang beberapa kota di wilayah Jawa Barat pada 16
Desember 2017 dan menimbulkan peringatan tsunami. Berdasarkan posisi dan
kedalamannya, kejadian gempa bumi ini disebabkan karena aktivitas tumbukan
Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia di selatan Jawa. Aktivitas
tektonis antara kedua lempeng tersebut juga mengakibatkan terbentuknya sebaran
gunung api di wilayah Sumatra bagian barat dan Jawa bagian selatan. Deskripsi
di atas sesuai dengan prinsip....

A. Korologi

B. Deskripsi

C. Distribusi

D. Interelasi
E. Interaksi

Jawaban: A
Pembahasan:
Prinsip korologi merupakan gabungan atau perpaduan dari prinsip distribusi,
deskripsi, dan interelasi yang komprehensif. Soal di atas menjelaskan tentang
terjadinya fenomena gempa bumi di Jawa Barat, menjelaskan faktor penyebabnya
(interelasinya), serta menjelaskan keterkaitannya dengan persebaran (distribusi)
gunung api di Indonesia. Hal tersebut sesuai prinsip korologi, yang merupakan
campuran dari ketiga prinsip geografi. Jadi, jawaban yang benar adalah prinsip
korologi.

3. Topik: Bumi Sebagai Ruang Kehidupan


Indikator: Peserta didik mampu menjelaskan/mengidentifikasi/menyebutkan
teori pembentukan bumi menurut para pakar

Awalnya tata surya merupakan kabut gas yang panas dan berputar secara
sentripetal. Perputaran tersebut membentuk adanya inti kabut yang sangat panas
dan besar, dan inti kabut inilah yang kemudian menjadi matahari. Sementara,
pada bagian tepi dari kabut mengalami pendinginan dan penyusutan hingga
membentuk planet-planet yang ada di tata surya. Pernyataan tersebut merupakan
isi dari teori pembentukan tata surya yang dicetuskan oleh….

A. Jeans-Jeffreys
B. Forest R. Moulton

C. Thomas C. Chamberlin

D. Immanuel Kant
E. Fred HoylE

Jawaban: D
Pembahasan:
Immanuel Kant mencetuskan teori mengenai pembentukan tata surya yang
dikenal dengan Teori Kabut. Teori ini menyatakan bahwa awalnya tata surya
merupakan massa kabut gas yang panas dan luas, yang kemudian berputar secara
sentripetal (ke arah dalam). Perputaran ini menjadikan terbentuknya inti gas pada
massa tersebut. Pada bagian inti gas yang besar ini terdapat suhu yang sangat
tinggi dan berpijar, dan bagian ini yang kemudian terbentuk menjadi matahari.
Sementara, pada bagian tepi dari kabut tersebut kemudian mengalami
pendinginan dan penyusutan. Bagian tepi inilah yang kemudian menjadi planet-
planet yang ada di tata surya saat ini.

4. Topik: Bumi sebagai Ruang Kehidupan


Indikator: Peserta Didik Mampu Menentukan Pengaruh Revolusi Bumi dalam
Kehidupan
Salah satu pengaruh dari revolusi bumi terhadap matahari adalah terjadinya
gerak semu tahunan matahari, di mana matahari akan berada pada titik garis balik
utara (tropic of cancer) pada tanggal....

A. 21 Maret
B. 21 Juni

C. 22 September
D. 23 Desember

E. 23 Maret

Jawaban: B

Pembahasan:
Salah satu dampak dari revolusi bumi adalah adanya gerak semu matahari, di
mana matahari tampak seperti bergerak dan tidak selalu berada tepat di
khatulistiwa. Hal ini disebabkan sudut bumi saat mengelilingi matahari
membentuk sudut 23,5o. Perubahan posisi bumi terhadap matahari saat berevolusi
inilah yang juga menyebabkan adanya perubahan musim di dunia. Gerak semu
tahunan matahari meliputi:

 21 Maret: Matahari tepat berada di khatulistiwa


 21 Juni: Matahari berada di garis balik utara 23oLU (tropic of cancer)
 22 September: Matahari tepat berada di khatulistiwa
 23 Desember: Matahari berada di garis balik selatan 23 oLS (tropic of
capricorn)

Jadi, jawaban yang benar adalah 21 juni.

5. Topik: Dinamika Hidrosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan


Indikator: Peserta Didik Mampu Menganalisis Proses/Siklus Hidrologi

Pada gambar siklus hidrologi di bawah ini, tahap yang ditunjukkan oleh nomor 6
adalah....

A. Kondensasi

B. Transpirasi
C. Infiltrasi

D. Presipitasi

E. Run off

Jawaban: E

Pembahasan:
Tahapan-tahapan dalam siklus hidrologi meliputi:
1) Evaporasi: proses penguapan air dari badan-badan air

2) Kondensasi: proses pembentukan awan

3) Adveksi: proses terbawanya awan oleh angin

4) Presipitasi: proses jatuhnya titik-titik air hujan

5) Infiltrasi: proses meresapnya air hujan ke dalam pori-pori tanah

6) Run off : aliran air permukaan


Jadi, jawaban yang benar adalah run off.

6. Topik: Dinamika Hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan


Indikator: Peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik DAS

Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) ditandai dengan adanya akumulasi


endapan di bagian hilir sungai. Usaha yang paling efektif untuk mengatasi
kerusakan tersebut adalah….
A. Penanaman tanaman mangrove di muara sungai

B. Pemanfaatan delta sebagai lahan pertanian


C. Alih fungsi lahan hutan di sekitar hulu sungai
D. Penanaman hutan kembali di kawasan hulu sungai

E. Pelarangan segala aktivitas penambangan pasir di bantaran hilir sungai

Jawaban: D

Pembahasan:
Penumpukan endapan di hilir dan muara sungai merupakan dampak dari
kerusakan area hutan di hulu sungai. Rusaknya hutan di hulu sungai
menyebabkan tingginya tingkat erosi di sekitar hulu sungai. Material erosi
selanjutnya terbawa oleh aliran sungai dan mengendap di bagian hilir dan muara
sungai. Semakin banyak akumulasi endapan menandakan semakin besar
pula tingkat erosinya dan semakin parah kerusakan hutannya. Untuk mengatasi
masalah tersebut, maka langkah utama yang harus dilakukan adalah dengan
memperbaiki kerusakan hutan di hulu sungai melalui reboisasi.

7. Topik: Dinamika Atmosfer dan Dampaknya Bagi Kehidupan


Indikator: Peserta Didik Mampu Mengklasifikasikan Jenis Iklim Suatu Tempat

Berdasarkan klasifikasi iklim Koppen, Jawa Timur yang memiliki vegetasi hutan
musim merupakan wilayah dengan iklim….

A. Af

B. Am
C. Aw

D. Bs

E. Bw

Jawaban: B

Pembahasan:
Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis, sehingga dalam klasifikasi iklim
Koppen Indonesia termasuk daerah iklim A. Iklim A dibagi menjadi tiga, yaitu:

 Af (tropis basah) dengan vegetasi utama hutan hujan tropis. Wilayah iklim
Af ini meliputi Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan, Jawa Barat, sebagian
Sulawesi bagian barat, dan Papua.

 Am (tropis sedang) dengan vegetasi utama hutan musim. Wilayah iklim


Am ini meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi.

 Aw (tropis kering) dengan vegetasi utama sabana stepa. Wilayah iklim Aw


ini meliputi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

Jadi, jawaban yang benar adalah iklim Am.

8. Topik: Dinamika Litosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan


Indikator: Peserta Didik Mampu Mengidentifikasi Contoh Batuan Berdasarkan
Karakteristik Tertentu

Terbentuknya jenis batuan yang dilabeli dengan tanda X pada gambar berikut ini
adalah karena dipengaruhi oleh....
A. Tekanan yang tinggi

B. Panas bumi
C. Tenaga endogen

D. Tenaga eksogen
E. Suhu dan tekanan tinggi

Jawaban: D
Pembahasan:
Tanda X pada gambar siklus batuan di atas menunjukkan objek batuan sedimen
yang terbentuk akibat tenaga eksogen. Tenaga eksogen ini mengubah batuan beku
menjadi batuan sedimen. Tenaga eksogen tersebut dapet berupa curah hujan
ataupun organisme. Jadi, jawaban yang benar adalah tenaga eksogen.

9. Topik: Dinamika Litosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan


Indikator: Peserta Didik Mampu Mengklasifikasikan Pengelolaan Tanah Sesuai
Karakteristik dan Jenisnya

Upaya meningkatkan produktivitas lahan yang paling cocok diterapkan di Pulau


Jawa adalah dengan metode....

A. Ekstensifikasi pertanian

B. Pluralisasi pertanian
C. Intensifikasi pertanian
D. Monokultur pertanian

E. Eksploitasi pertanian

Jawaban: C

Pembahasan:
Pulau Jawa merupakan pulau dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia
dan memiliki lahan pertanian yang semakin sempit karena terdesak permukiman.
Upaya meningkatkan produktivitas lahan yang paling cocok diterapkan di Pulau
Jawa adalah dengan metode intensifikasi pertanian. Intensifikasi pertanian adalah
upaya meningkatkan produktivitas pertanian dengan cara mengintensifkan lahan
dengan kondisi yang ada, tanpa memperluas lahan pertanian. Jadi, jawaban
yang benar adalah intensifikasi pertanian.

10. Topik: Flora dan Fauna Di Indonesia dan Dunia


Indikator: Peserta didik mampu mengklasifikasikan contoh fauna menurut
daerah persebaran di dunia

Muskox dan karibou merupakan jenis fauna yang termasuk ke dalam wilayah
fauna tipe....
A. Paleartik

B. Ethiopian
C. Oriental
D. Neartik

E. Neotropik

Jawaban: D

Pembahasan:
Wilayah dengan tipe fauna Neartik meliputi kawasan Amerika Utara seperti
Amerika Serikat, Kanada, Greenland, dan wilayah lain yang berada di dekat
Kutub Utara. Hewan khas yang berada di wilayah ini adalah ayam kalkun liar,
bison, muskox, caribou, domba gunung, dan salamander

11. Topik: Mitigasi Bencana Alam


Indikator: Peserta didik mampu mengidentifikasi tindakan mitigasi bencana
alam
Jika terjadi gempa ketika kita sedang membawa kendaraan, langkah yang tepat
untuk dilakukan adalah….

A. Mempercepat laju kendaraan dan mencari tempat yang tinggi

B. Memberhentikan kendaraan di tengah jalan secara tiba-tiba

C. Tetap melaju sambil memperingati orang lain bahwa ada gempa

D. Tetap tenang dan memberhentikan kendaraan di tepi jalan yang aman


E. Langsung turun dari kendaraan dan berlari secepatnya

Jawaban: D

Pembahasan:
Gempa bumi dapat terjadi secara tiba-tiba, bahkan di saat kita sedang membawa
kendaraan. Jika demikian, maka langkah yang harus dilakukan adalah tidak
bersikap panik dan tetap tenang. Kemudian, langkah selanjutnya adalah kita harus
berkonsentrasi dan menepikan kendaraan secara perlahan di tempat yang aman,
yaitu tempat yang jauh dari kemungkinan tertimpa benda-benda akibat gempa
seperti pohon dan papan reklame.

12. Topik: Pengelolaan SDA Indonesia


Indikator: Peserta Didik Mampu Menganalisis Pemanfaatan SDA di Indonesia
Wilayah yang diberi tanda X pada peta di bawah ini merupakan merupakan
wilayah penghasil tambang....
A. Intan

B. Minyak bumi

C. Batubara

D. Timah
E. Semen

Jawaban: D

Pembahasan:
Tanda X pada peta tersebut menunjukkan wilayah Provinsi Bangka Belitung.
Provinsi ini merupakan daerah pertambangan timah terbesar di Indonesia. Jadi,
jawaban yang benar adalah timah.

13. Topik: Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia


Indikator: Peserta didik mampu menjelaskan bentuk kerusakan lingkungan

Degradasi lahan yang terjadi di hulu sungai dapat terjadi karena kondisi alaminya
beralih fungsi menjadi perkebunan/pertanian untuk tanaman semusim. Hal ini
dapat menyebabkan terjadinya longsor. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi
masalah tersebut adalah....
A. Mengubah daerah hulu sungai menjadi tempat wisata

B. Mengembalikan fungsi hutan di daerah hulu sungai

C. Menjadikan kawasan hulu sebagai wilayah pertanian produktif


D. Mengembangkan potensi daerah hulu sungai untuk kemakmuran rakyat

E. Melakukan pengerukan sungai agar tidak meluap

Jawaban: B
Pembahasan:
Wilayah hulu merupakan wilayah tangkapan hujan, sehingga wilayah ini harus
dijaga fungsinya agar selalu hijau dan lestari. Penghijauan di daerah hulu
dapat mengurangi kemungkinan terjadinya erosi, banjir, dan degradasi lahan.
Sehingga, jawaban yang benar adalah mengembalikan fungsi hutan di daerah
hulu sungai agar tidak terjadinya bencana longsor.

14. Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia


Indikator: Peserta Didik Mampu Menentukan Ciri-Ciri Piramida Penduduk

Perhatikan ciri-ciri pada wilayah berikut ini!

1) Angka pertumbuhan penduduk rendah

2) Angka beban ketergantungan relatif rendah


3) Jumlah penduduk usia muda seimbang dengan usia tua
Berdasarkan ciri-ciri, daerah tersebut memiliki piramida berbentuk....

A. Batu nisan

B. Konstruktif
C. Kerucut

D. Stasioner
E. Ekspansif

Jawaban: D

Pembahasan:
Ciri-ciri piramida granat/stasioner/dewasa adalah:

 Jumlah penduduk usia muda seimbang dengan penduduk usia tua


 Jumlah angka kelahiran seimbang dengan angka kematian
 Angka pertumbuhan penduduk relatif rendah
 Angka beban ketergantungan relatif rendah
Jadi, jawaban yang benar adalah stasioner.

15. Topik: Pemanfaatan Peta, Pengindraan Jauh, Dan Sistem Informasi


Geografis
Indikator: Peserta didik mampu menghitung ketinggian suatu tempat
berdasarkan informasi pada peta kontur
Pada sebuah peta topografi, garis kontur A berada pada ketinggian 10 mdpl, dan
garis kontur B berada pada ketinggian 50 mdpl. Berdasarkan informasi tersebut,
maka skala peta adalah….

A. 1 : 10.000

B. 1 : 20.000

C. 1 : 50.000
D. 1 : 80.000
E. 1 : 100.000

Jawaban: D

Pembahasan:
CI = C2 – C1

CI = 50 m – 10 m

CI = 40 m

CI = 1/2000 x skala

Keterangan:

CI : Contour Interval (jarak antar kontur pada peta)


Maka, dapat diketahui bahwa:

Skala = CI x 2.000

= 40 x 2.000

= 80.000

Skala peta tersebut adalah 1 : 80.000.

16. Topik: Pemanfaatan Peta, Pengindraan Jauh, Dan Sistem Informasi


Geografis
Indikator: Peserta didik mampu membandingkan kegunaan citra pada suatu
wilayah melalui citra penginderaan jauh

Perhatikan manfaat citra berikut ini!


(1) Pemantauan Daerah Aliran Sungai
(2) Analisis titik rawan tsunami

(3) Memetakan sungai dan studi sedimentasi sungai


(4) Pemetaan sebaran danau dan rawa
(5) Memetakan erupsi gunung berapi

Pemanfaatan citra yang berhubungan dengan bidang hidrologi terdapat pada


nomor….

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (2), dan (4)

C. (1), (3), dan (4)

D. (2), (4), dan (5)


E. (3), (4), dan (5)
Jawaban: C
Pembahasan:
Bidang hidrologi adalah bidang yang kajiannya seputar perairan darat, seperti
sungai, danau, rawa, dan lain-lain. Beberapa manfaat citra satelit dalam bidang
hidrologi adalah untuk pemetaan pola aliran sungai, analisis luas wilayah
genangan banjir, memetakan sedimentasi sungai, memetakan sebaran danau, dan
lain-lain.

17. Topik: Pemanfaatan Peta, Pengindraan Jauh, Dan Sistem Informasi


Geografis
Indikator: Peserta didik mampu mengombinasi penggunaan lahan dengan
perhitungan ketinggian tempat pada suatu titik pada peta kontur

Lokasi R pada peta tersebut cocok untuk dimanfaatkan sebagai....

A. Perkebunan teh atau kopi


B. Hutan lindung
C. Perkebunan kelapa

D. Perkebunan sayur-sayuran

E. Perkebunan kelapa sawit

Jawaban: A

Pembahasan:
Junghuhn membagi wilayah iklim menjadi beberapa klasifikasi berdasarkan
wilayah ketinggiannya serta vegetasi yang sesuai untuk ditanam di wilayah iklim
tersebut. Klasifikasi iklim menurut Junghuhn yaitu:

 Wilayah iklim panas/tropis

Iklim ini terdapat pada wilayah dengan ketinggian antara 0–600 m dari
permukaan laut dan suhu udara berkisar dari 22oC–26,3oC. Tanaman yang dapat
tumbuh di wilayah ini adalah padi, tebu, dan kelapa.

 Wilayah iklim sedang

Iklim ini berada pada wilayah dengan ketinggian antara 600–1.500 m dari
permukaan laut. Suhu udaranya berkisar antara 17,1oC–22oC. Tanaman yang
dapat tumbuh di wilayah ini adalah teh, kopi, karet, kina, coklat, dan tembakau.

 Wilayah iklim sejuk

Iklim ini berada pada wilayah dengan ketinggian 1.500–2.500 m dari permukaan
laut. Suhu udaranya berkisar antara 11oC–17,1oC. Tanaman yang dapat tumbuh
di wilayah ini adalah seperti teh, kopi, kina, dan sayur-sayuran.

 Wilayah iklim dingin

Iklim ini terdapat pada wilayah dengan ketinggian lebih dari 2.500 m dari
permukaan laut. Suhu udara berkisar antara 6,2oC – 11,1oC. Tidak ada tanaman
budidaya pada ketinggian ini.
Lokasi R terletak pada ketinggian 800 mdpl. Maka, berdasarkan klasifikasi iklim
Junghuhn, lokasi R termasuk ke dalam wilayah iklim sedang. Sehingga cocok
untuk ditanami teh dan kopi.
18. Topik: Kerjasama Negara Maju dan Berkembang
Indikator: Peserta didik mampu menunjukkan negara maju dan berkembang di
suatu wilayah

Berikut ini yang termasuk ke dalam negara-negara berkembang yang ada di


Benua Eropa adalah....
A. Ukraina, Bosnia, dan Bulgaria
B. Mesir, Libya, dan Maroko
C. Jepang, Korea Selatan, dan Singapura
D. Perancis, Rusia, dan Pantai Gading
E. Turki, Kanada, dan Inggris

Jawaban: A

Pembahasan:
Hampir sebagian besar negara di Benua Eropa merupakan negara berkembang.
Namun, ada pula negara-negara di Eropa yang merupakan negara maju. Negara-
negara maju di Eropa ini terletak di kawasan Eropa Barat, seperti Inggris,
Prancis, dan Jerman. Sementara, negara-negara di kawasan Eropa Timur seperti
negara Ukraina, Bosnia, dan Bulgaria adalah negara-negara yang berkembang.

19. Topik: Interaksi Keruangan Desa dan Kota


Indikator: Peserta didik mampu menghitung lokasi titik henti suatu wilayah

Jarak antara Kota A dan B adalah 120 km. Penduduk Kota A berjumlah sebanyak
5.000.000 jiwa dan Kota B berjumlah adalah 200.000 jiwa. Lokasi yang paling
cocok untuk dibangun tempat peristirahatan antara kedua kota tersebut berada
pada….

1. 20 km dari kota A
2. 20 km dari kota B
3. 30 km dari kota B
4. 60 km dari kota A
5. 60 km dari kota B
Jawaban: B

Pembahasan:
Rumus Titik Henti

Keterangan:

DAB = Lokasi titik henti, diukur dari wilayah yang penduduknya lebih kecil

dAB = Jarak antara Kota A dan B

PA = Jumlah penduduk Kota A (kota yang lebih besar jumlah penduduknya)


PB = Jumlah penduduk Kota B (kota yang lebih kecil jumlah penduduknya)

Dengan informasi pada soal, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

Berdasarkan perhitungan di atas maka lokasi yang tepat untuk dijadikan sebagai
lokasi tempat peristirahatan antara kedua kota tersebut adalah 20 km dari Kota B.

20. Topik: Interaksi Keruangan Desa dan Kota


Indikator: Peserta didik mampu menentukan tahapan perkembangan kota
berdasarkan ciri-cirinya.

Fase di mana sebuah kota mulai mengalami penurunan moral penduduk dan
berada dalam ambang kehancuran berada dalam tahap....

A. Metropolis
B. Megapolis
C. Tiranopolis
D. Polis
E. Nekropilis
Jawaban: C

Pembahasan:
Klasifikasi kota berdasarkan perkembangannya menurut Lewis Mumford adalah:

 Eopolis

Tahap ini merupakan awal pembentukkan benih sebuah kota yang dicirikan
dengan adanya perkampungan. Kegiatan masyarakat pada tahap ini masih
terfokus pada sektor pertanian, pertambangan, perkebunan dan perikanan.

 Polis

Kota pada tahap ini masih memiliki ciri kehidupan agraris, dan juga berperan
sebagai pusat pemerintahan dan keagamaan. Tahap ini dicirikan dengan
munculnya pasar di tengah perkampungan serta mulai berdirinya industri kecil.
Pengaruh industri pada tahap ini masih belum begitu besar.

 Metropolis

Pada tahap ini, kota sudah mengarah ke sektor industri dan kenampakan
struktur ruang kota sudah berkembang cukup besar. Pengaruh kota sudah terasa
hingga daerah sekitarnya sehingga banyak ditemukan kota satelit atau daerah
penyokong kota utama.

 Megalopolis

Tahap megapolis ini merupakan wilayah perkotaan yang terdiri dari kota-kota
metropolis yang berdekatan lokasinya, sehingga membentuk jalur perkotaan yang
sangat besar dan telah mencapai tingkat tertinggi. Tahap ini dicirikan dengan
perilaku manusia di atasnya yang hanya berorientasi materi. Sistem birokrasi
yang buruk dan standarisasi produk lebih dipentingkan pada tahap ini.

 Tiranopolis

Pada tahap ini, kota sudah mengalami penurunan moral penduduknya dan
dicirikan dengan adanya angka kriminalitas yang tinggi. Tahap ini merupakan
awal kehancuran suatu kota. Kondisi perdagangan mulai menurun secara
signifikan.
 Nekropolis

Tahap ini disebut juga the city of dead, yaitu kehancuran total kota karena
berbagai faktor seperti kelaparan, perang, bencana atau sistem tata kota yang
buruk. Kenyamanan sudah tidak ditemukan pada kota seperti ini.
21. Soal UNBK Geografi Subtopik Sebaran Flora dan Fauna
Fauna endemik wilayah bernomor 4 sesuai gambar adalah ....

Peta fauna dunia


A. anakonda, babirusa, piranha
B. cenderawasih, mukox dan domba gunung
C. kangguru, piranha dan panda
D. trenggiling, koala dan kiwi
E. kangguru, kiwi dan koala

Pembahasan
Gambar diatas menunjukan zonasi fauna dunia Wallace. Nomor 4 adalah zona Australis
dengan contoh fauna endemik kangguru, kiwi dan koala.

22. Soal UNBK Geografi Subtopik Sebaran Flora dan Fauna


Daerah konservasi yang terletak di Sulawesi Tenggara adalah Taman Nasional .... dan
jenis hewan yang dilindungi adalah ...
A. Baluran, banteng
B. Raja Ampat, penyu
C. Wakatobi, ikan koral
D. Bunaken, terumbu karang
E. Komodo, komodo

Pembahasan
Daerah konservasi di Sulawesi Tenggaran adalah TN Wakatobi dengan jenis hewan
endemik ikan koral. Peta wilayah konservasi Sulawesi ada di bawah
Peta Konservasi Sulawesi
23. Soal UNBK Geografi Subtopik Lingkungan Hidup
Pernyataan:
1) membuat biopori sebagai resapan air
2) pengembangan dan pengelolaan keanekaragaman hayati
3) pengelolaan limbah domestik
4) memanfaatkan air tanah permukaan
5) penanaman pohon untuk industri
Tindakan yang tepat untuk pelestarian lingkungan hidup ada pada angka ....
A. 1), 2) dan 3)
B. 1), 3) dan 4)
C. 1), 3) dan 5)
D. 2), 4) dan 5)
E. 3), 4) dan 5)

Pembahasan
Dari keempat pernyataaan diatas yang menunjukan tindakan yang masuk kategori
pelestarian lingkungan hidupa adalah 1, 2 dan 3

24. Soal UNBK Geografi Subtopik Sebaran Bahan Galian


Barang tambang bauksit banyak dimanfaatkan untuk bahan baku industri badan
pesawat terbang karena ....
A. tipis sehingga tidak berat
B. kuat tidak perlu dilapisi
C. tidak berat karena tipis
D. ringan tidak mudah berkarat
E. bersih sebab silau kena sinar

Pembahasan
Bauksit adalah bahan dasar alumunium untuk bahan rangka pesawat karena sifatnya
ringan dan tidak mudah berkarat.
25. Soal UNBK Geografi Subtopik Lingkungan Hidup
Pengelolaan sumberdaya kehutanan yang sesuai dengan prinsip pembangunan
berkelanjutan adalah ....
A. membuat zonasi hutan produksi dan non produksi
B. penebangan kayu dengan alat tradisional
C. pembatasan penggunaan kayu oleh penduduk
D. pengembangan hutan homogen untuk industri
E. penanaman kayu disesuaikan dengan kebutuhan

Pembahasan
Untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di bidang kehutanan maka bisa dengan
membuat zonasi hutan produksi khusus industri dengan hutan non produksi yang
bersifat alami atau konservasi. Jadi dibedakan fungsinya dan jika ada yang melanggar
bisa ditindak.
26. Soal UNBK Geografi Subtopik Teknik Peta dan Pemetaan
Negara Brunei Darussalam terletak di pantai barat laut Kalimantan. Wilayah bagian
utara menghadap ke Laut Cina Selatan sementara wilayah bagian tengah Brunei
terbagi oleh wilayah Malaysia. Secara astronomis Brunei Darussalam terletak pada 4 LU
- 5 LS dan 114 BT -115 BT. Proyeksi peta yang paling sesuai untuk menggambarkan
negara tersebut adalah ....
A. proyeksi kerucut
B. proyeksi silinder
C. proyeksi mercator
D. proyeksi azimuthal
E. proyeksi gall

Pembahasan:
Brunei terletak di daerah ekuator sehingga proyeksi yang paling tepat dengan distorsi
terkecil adalah proyeksi silinder. Jadi secara umum penggunaan proyeksi peta sebagai
berikut:
- Proyeksi azimuthal untuk memetakan wilayah kutub
- Proyeksi kerucut untuk memetakan wilayah lintang sedang
- Proyeksi silinder untuk memetakan wilayah tropis

27. Soal UNBK Geografi Subtopik Peta Topografi


Ketinggian titik C dan pemanfaatannya sesuai ilustrasi gambar kontur berikut adalah
....

Peta kontur
A. 60 m, perkebunan kelapa
B. 120 m, pertanian padi
C. 240 m, perkebunan kopi
D. 320 m, pertanian jagung
E. 400 m, perkebunan teh

Pembahasan:
Gunakan rumus kontur interval Ci = 1/2000 x skala
= 1/2000 x 40.000 = 20, jadi Ci nya 20 m.
= 280 + 20 + 20 = 320 m

28. Soal UNBK Geografi Subtopik Inderaja


Proses penginderaan jauh pada objek danau seperti yang terjadi pada angka 1 dan 2
adalah ....

Proses inderaja pasif

A. proses penyerapan dan pemantulan


B. sumber energi direkam objek
C. sumber energi dipantulkan objek
D. objek danau menyerap gelombang elektromagnetik
E. objek danau memantulkan gelombang elektromagnetik

Pembahasan:
Angka (1) adalah sumber tenaga yaitu matahari yang menyebarkan gelombang
elektromagnetik yang kemudian diserap oleh objek di permukaan bumi (2)

29. Soal UNBK Geografi Subtopik Mitigasi Bencana


Upaya preventif untuk meminimalisir korban gempa adalah ....
A. menghindar dari tiang-tiang listrik bertegangan tinggi
B. melindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan
C. mengevakuasi penduduk di sekitar lereng ke dataran rendah
D. mewaspadai lereng curam dengan tanah yang mudah longsor
E. mengenali tingkat rawan bencana lokasi bangunan tempat tinggal

Pembahasan:
Upaya preventif adalah tahapan awal antisipasi sebelum bencana terjadi, jadi salah
satunya adalah mengenali tingkat kerawanan bencana di daerah masing-masing.

30. Soal UNBK Geografi Subtopik Sistem Informasi Geografi


Pernyataan:
1) penyimpanan tidak memerlukan ruang yang besar
2) informasi yang diperoleh cepat dan akurat
3) data dapat diakses tanpa melihat ruang dan waktu
4) sulit untuk menyajikan data temporal
5) analissis spasial dan tekstual dikerjakan lebih dari satu layar
Keunggulan SIG ada pada angka ....
A. 1), 2) dan 3)
B. 1), 2) dan 4)
C. 1), 3) dan 5)
D. 2), 4) dan 5)
E. 3), 4) dan 5)

Pembahasan:
Sudah jelas keunggulan SIG ada di angka 1, 2 dan 3 terkait dengan efektifitas dan
efisiensi penggunaan dan penyajian data.
31. Soal UNBK Geografi Subtopik Sistem Informasi Geografi
Urutan proses kerja Sistem Informasi Geografi untuk pengembangan daerah adalah ....
A. peta dasar-digitasi-overlay-informasi geospasial penggunaan lahan-perencanaan
produksi
B. digitasi-peta dasar-overlay-informasi geospasial lahan-pencetakan sawah
C. peta dasar-digitasi-informasi geospasial penggunaan lahan-overlay-penentuan
zonasi
D. peta dasar-informasi geospasial penggunaan lahan-digitasi-overlay-perencanaan
wilayah
E. overlay-digitasi-informasi geospasial-penggunaan lahan-peta dasar-penetapan
daerah

Pembahasan:
Jawaban paling tepat untuk urutan sistem kerja SIG adalah D

32. Soal UNBK Geografi Subtopik Dasar-Dasar Peta da Pemetaan


Jenis Peta:
1) Peta Persebaran Tambang Batubara
2) Peta Penggunaan Lahan
3) Peta Persebaran Lahan Kritis
Informasi keruangan yang dapat diperoleh dari hasil overlay peta tersebut adalah ....
A. wilayah tambang yang perlu direklamasi
B. daerah kritis untuk dieksplorasi
C. wilayah kritis yang sudah dieksplorasi
D. kawasan tambang yang dapat dimanfaatkan
E. daerah kritis akibat wilayah tambang

Pembahasan:
Dari ketiga tersebut dapat disimpulkan bahwa ada wilayah tambang yang perlu
direklamasi karena kegiatan pertambangan.
33. Soal UNBK Geografi Subtopik Inderaja
Pemanfaatan penginderaan jauh di bidang hidrologi adalah ...
A. memprediksi penyusutan luas lahan pertanian
B. mendeteksi fungsi gelombang
C. mengamati pasang surut laut
D. mengamati perubahan aliran sungai
E. menganalisis perubahan garis pantai

Pembahasan:
Hidrologi berkaitan dengan perairan darat jadi jawabannya untuk mengamati
perubahan aliran sungai.

34. Soal UNBK Geografi Subtopik SIG


Manfaat Sistem Informasi Geografi di bidang sumber daya alam adalah ....
A. mengetahui sebaran lahan pertanian
B. menentukan tingkat bahaya erosi di lahan sawah
C. memprediksi daerah rawan kekeringan
D. mendeteksi pemanfaatan lahan di daerah tertentu
E. monitoring luas wilayah sumber pangan

Pembahasan:
Jawaban yang tepat adalah D karena ada pemanfaatan lahan. Lahan adalah salah satu
sumber daya alam. Opsi lainnya lebih mengarah khusus ke bidang pertanian/pangan.

35. Soal UNBK Geografi Subtopik Inderaja


Informasi huruf X seperti gambar merupakan objek aliran sungai yang dicirikan dengan
....

A. rona gelap karena penyerapan tinggi


B. rona gelap karena pantulan tinggi
C. pola memanjang mengikuti permukiman
D. tekstur kasar karena pantulan tinggi
E. berasosiasi dengan permukiman

Pembahasan:
Objek berwarna gelap pada foto dikarenakan penyerapan gelombang elektromagnetik
sangat tinggi. Jika warna terang maka penyerapan rendah alias pemantulan lebih
tinggi

Anda mungkin juga menyukai