Zabrina Zalzabila
CONTOH PANTUN ANAK-ANAK
1. Pohon tumbang rumah tertimpa,
Bangun rumah membuat bata.
Sholat yang lima jangan dilupa,
Sebagai bekal akhirat kita
2. Anak tetanggan bernama Raju
Bila pergi selalu hilang
Bunda datang membawa baju
Hati senang bukan kepalang
3. Kain sutra berhias benang
Bila dipakai sangatlah nyaman
Melihat Bunda belum datang
Hati sedih tak karuan
4. Buah durian enak rasanya
Bila dimakan dengan agar-agar
Bolehkah saya bertanya
Tahukah kamu hewan berbadan
besar?
5. Perasaan hati berbinar-binar
Warna apel yaitu merah
Saya tahu hewan berbadan besar
Hewan itu bernama gajah
Zabrina Zalzabila
CONTOH PANTUN MUDA
1. Badan sakit serasa kaku
Biar begitu terus tegar
Barang jualan tak laku-laku
Hati susah rugi besar
2. Pergi ke pasar bersama Nana
Sudah pergi datang tamu
Hai kau yang disana
Gadis cantik siapa namamu?
3. Ibu pergi entah kemana
Duduk sendiri disamping paku
Hei juga kau yang disana
Indah Puspita itu namaku
4. Ibu berjualan buah duku
Tapi tak tahu berapa harga
Sungguh indah kau bagiku
Bagai bunga di taman surga
5. Kursi kayu berhias pahat
Uang hilang darisaku
Kau ini laki-laki jahat
Berpisah saja keputusanku
Zabrina Zalzabila
CONTOH PANTUN TUA
1. Ayah pulang membawa sepatu
Ingin sekali segera bergaya
Tabunglah uangmu itu
Agar kau kelak menjadi kaya
2. Pergi berkunjung ke rumah sakit jiwa
Ingin sekali beli gulali
Adat sekaten dari daerah Jawa
Sedang Tari Reog dari Bali
3. Pergi ke pasar bersama Andiya
Ingin membeli tak terpenuhi
Sholatlah kau tepat pada waktunya
Agar kau masuk surga I
4. Alangkah elok barang ini,
terbuat dari pada gading.
Alangkah elok orang ini,
pinggangnya genting bagai ketinding.
5. Kalau rindu berkirim surat,
Dari laut hendak ke darat.
Jika ingin bahagia di akhirat,
Ilmu pula yang menjadi syarat.
KLIPPING
LAGU WAJIB BERTANGGA NADA MAYOR
DAN MINOR
Disusun oleh :
Zabrina Zalzabila
Kelas V
SD Negeri 30 Parepare
LAGU WAJIB BERTANGGA NADA MAYOR
Indonesia Raya
cipt. W.R Soepratman
Indonesia Tanah Air ku
Tanah Tumpah Darah ku
Di sana lah aku berdiri
Jadi pandu Ibuku
Indonesia Kebangsaan ku
Bangsa dan Tanah Air ku
Marilah kita berseru:
Indonesia bersatu!
Hiduplah tanahku
Hiduplah negeriku
Bangsaku Rakyatku
Semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka! Merdeka!
Tanah ku Negeriku
Yang ku cinta
Indonesia Raya
Merdeka! Merdeka!
Hiduplah Indonesia Raya
Halo - Halo Bandung
cipt. Ismail Marzuki
Halo-halo Bandung
Ibu kota Periangan
Halo-halo Bandung
Kota kenang-kenangan
Sudah lama beta
Tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api
Mari bung rebut kembali
Halo-halo Bandung
Ibu kota Periangan
Halo-halo Bandung
Kota kenang-kenangan
Sudah lama beta
Tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api
Mari bung rebut kembali
Halo-halo Bandung
Ibu kota Periangan
Halo-halo Bandung
Kota kenang-kenangan
Sudah lama beta
Tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api
Mari bung rebut kembali
Mari bung rebut kembali
Mari bung rebut kembali
Kebyar – Kebyar
Cipt Gombloh
Indonesia
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatmu
Indonesia
Debar jantungku, getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganmu
Kebyar-kebyar pelangi jingga
Indonesia
Nada laguku, simfoni perteguh
Selaras dengan simfonimu
Kebyar-kebyar pelanggi jingga
Biarpun bumi berguncang
Kau tetap Indonesiaku
Andaikan matahari terbit dari barat
Kau pun Indonesiaku
Tak sebilah pedang yang tajam
Dapat palingkan daku darimu
Kusingsingkan lengan
Rawe-rawe rantas
Malang-malang tuntas
Denganmu
Indonesia
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatku
Indonesia
Debar jantungku, getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganku
Kebyar-kebyar pelangi jingga
Indonesia
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatku
Indonesia
Debar jantungku, getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganku
Kebyar-kebyar pelangi jingga
Indonesia
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatku
Indonesia
Debar jantungku
Indonesia
Getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganku
Indonesia
Nada laguku, simfoni perteguh
Selaras dengan simfonimu
Indonesia
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatku
Bangun Pemudi – Pemuda
cipt. A. Simanjuntak
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra negri
Maju Tak Gentar
cipt. C. Simanjuntak
Maju tak gentar membela yang benar
maju tak gentar hak kita diserang
maju serentak mengusir penyerang
maju serentak tentu kita menang
bergerak "bergerak"
serentak "serentak"
menerjang, menerkam, terjang
tak gentar "tak gentar"
menyerang "menyerang"
majulah majulah menang
Maju tak gentar membela yang benar
maju tak gentar hak kita diserang
maju serentak mengusir penyerang
maju serentak tentu kita menang
bergerak "bergerak"
serentak "serentak"
menerjang, menerkam, terjang
tak gentar "tak gentar"
menyerang "menyerang"
majulah majulah menang
LAGU WAJIB BERTANGGA NADA MINOR
Gugur Bunga
cipt. Ismail Marzuki
Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman hati
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti
Mengheningkan Cipta
cipt. Truno Prawit
Dengan seluruh angkasa raya memuji
Pahlawan negara
Nan gugur remaja di ribaan bendera
Bela nusa bangsa
Kau kukenang wahai bunga putra bangsa
Harga jasa
Kau cahya pelita
Bagi Indonesia merdeka
Syukur
cipt. H. Mutahar
Dari yakinku teguh
Hati ikhlasku penuh
Akan karuniamu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
KehadiratMu Tuhan
Dari yakinku teguh
Cinta ikhlasku penuh
Akan jasa usaha
Pahlawanku yang baka
Indonesia merdeka
Syukur aku hanjukkan
Ke bawah duli tuan
Dari yakinku teguh
Bakti ikhlasku penuh
Akan azas rukunmu
Pandu bangsa yang nyata
Indonesia merdeka
Syukur aku hanjukkan
Kehadapanmu tuan
Tanah Airku
cipt. Ibu Soed
Tanah air ku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negeri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah ku rasa senang
Tanah ku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Kuhargai
Rayuan pulau kelapa
cipt. Ismail Marzuki
wo o o o o o o o...
Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja spanjang masa
Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa nan amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
Melambai-lambai nyiur di pantai
Berbisik-bisik raja klana
Memuja pulau nan indah permai
Tanah airku Indonesia
wo o o o o o o o...
Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja spanjang masa
Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa nan amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
Melambai-lambai nyiur di pantai
Berbisik-bisik raja klana
Memuja pulau nan indah permai
Tanah airku Indonesia
INDONESIA...
wo o o o o o o o..