I.
PENDAHULUAN
Nama Rasperry Pi sudah sangat sering kita dengar jika sedang membahas teknologi masa
depan berkonsep IOT (Internet Of Things). Lalu, hubungannya apa sih? Raspberry adalah sebuah
komputer kecil (mini PC) yang dapat dipergunakan untuk menjalankan program seperti komputer
pada umumnya. Hanya saja, spesifikasi dari Raspberry Pi tidaklah setinggi PC pada umumnya
(maklum, mini PC). Oleh karena itulah, Raspberry Pi atau lebih sering disingkat Raspi bisa juga
disebut microprocessor.
Selain dapat berfungsi sebagai komputer desktop pada umumnya, Raspberry Pi juga memiliki
I/O dan beberapa antarmuka yang bisa digunakan untuk dapat terhubung ke modul elektronika
yang lain. Beberapa antarmuka yang dmiliki antarlain : UART, SPI dan I2C. Selain itu Raspberry
Pi juga dapat secara langsung mengatur logika I/O yang dimiliknya untuk kemudian
mengendalikan relay ataupun lampu dengan menggunakan rangkaian tambahan.
Lalu apa perbedaan antara Arduino dengan Rasbery Pi? Jadi,misalnya saja kita ingin membuat
sebuah alat pendeteksi suhu untuk mengetahui suhu di ruangan. Kita bisa
menggunakan Arduino karena arduino bisa digabungkan dengan sensor suhu, layar LCD, dll.
Arduino adalah pilihan yang sangat cocok jika kondisinya begitu, karena arduino adalah sebuah
microcontroller. Harganya relatif murah, namun untuk dapat mengoperasikannya dengan baik
minimal kamu wajib mempunyai basic ilmu elektro. Lalu, bagaimana kalau alat pendeteksi suhu
yang kita buat, ingin kita buat tambahan fitur yang lebih canggih, misalnya akan akan integrasi
laporan realtime berbasis web, dsb? Tentu saja raspi adalah pilihan yang cocok
untuk implementasikan fitur yang lebih kompleks seperti itu.
Arduino sangat cocok digunakan untuk proyek tingkat rendah yang berhubungan
dengan perangkat keras. Sedangkan Raspberry Pi lebih disarankan untuk proyek
yang melibatkan perangkat lunak dan penggunaan komputer yang menyediakan sumber daya
besar namun dengan ukuran yang super kecil, hemat daya dan harga terjangkau.
II BAGIAN-BAGIAN RASBERRY PI BOARD 2
Raspberry Pi board mempunyai input dan output antara lain :
HDMI, dihubungkan ke LCD TV yg mempunayi port HDMI atau dgn cable converter HDMI to
VGA dapat dihubungkan ke monitor PC.
Audio output
port USB
40 pin I/O digital
CSI port (Camera Serial Interface )
DSI (Display Serial Interface)
LAN port (network)
SD Card slot untuk SD Card memori yg menyimpan sistem operasi berfungsi spt hardisk pd
PC.
GPIO adalah terminal bi-directional yang ditambahkan ke raspi berjumlah 40 pin
dan ada juga 26 pin. Di GPIO ini umumnya sensor sensor di koneksi ataupun
dipakai untuk menggerakkan relay.
1. Power Supply (3.3 V dan 5 V, masing masing 2 set)
2. UART ( Universal asynchronous receiver transmitter, 1 set)
3. SPI (Serial Peripheral Interface)
4. I2C (Inter-Integrated Circuit) -EEPROM
5. GPIO (General Purpose Input Output)
III. RASPBERRY PI OPERATING SYSTEM
Untuk menggunakan Raspberry pi kita memerlukan operating system(contoh OS : windows,
linux,mac ,Unix dst) yg dijalankan dari SD card pad board Rasberrry tdk seperti pada board
microcontroller AVR yg selama ini kita pakai tanpa OS . Operating system yang banyak
dipakai antara lain Linux distro Raspbian . OS disimpan di SD card dan saat proses boot OS
hanya bisa dari SD card tdk dari lokasi lain.
OS yang bisa di jalankan di Raspberry board antara lain : Arch Linux ARM, Debian GNU/Linux,
Gentoo, Fedora, FreeBSD, NetBSD, Plan 9, Inferno, Raspbian OS, RISC OS dan Slackware Linux.
Jadi dalam menggunakan microcomputer Raspberry Pi ini kita seperti menggunakan PC yg
berbasis linux plus yg mempunyai input output digital spt yg ada di board microcontroller.
IV. PEMROGRAMAN DI RASPBERRY PI
Raspberry Pi dengan OS raspbian atau OS lainya yg berbasis Linux lainnya mendukung Python
sebagai bahasa pemrograman utama selain bahasa pemrograman lainya spt C/C++ .
CARA ke-1: Instalasi OS untuk Raspberry Pi
sebelum instalasi yang perlu siapkan adalah SD Card minimal berkapasitas 4GB disarankan
8GB.
1. Pasang SD card ke laptop anda atau jika di PC pasang SD card reader dan masukan SD Card
ke SD Card reader.
2. Download OS Raspbian
3. Extraxt file hasil download ,
4. File hasil extraxt berektensi *.img di install ke SD Card menggunakan
software Win32DiskImager
Gambar 5. Install file *img OS ke SD Card
Cara ke-2 Instalasi OS dengan NOOBS (New Out Of Box Software)
noobs adalah tool untuk menginstal sistem operasi dengan mudah untuk Raspberry Pi .
Menggunakan software ini Anda akan dapat dengan mudah memilih sistem operasi
pilihan Anda dan menginstalnya pada Raspberry Pi . Berikut Sistem Operasi saat ini
termasuk dalam noobs :
• Raspbian
• Pidora
• OpenELEC
• RaspBMC
• OS RISC
• Arch Linux
Tahap instalasi OS dengan NOOBS:
Langkah 1: Download noobs
Langkah 2: Format SD Card
format kartu SD Anda menggunakan Tool, download perlu diatur option “FORMAT SIZE
ADJUSTMENT” pilih “ON” dalam menu “Options”. untuk memastikan bahwa seluruh volume
kartu SD diformat, dan bukan hanya satu partisi.
Langkah 3: Copy noobs ke SD card
Ekstrak file dari noobs zip file yang didownload pada langkah pertama.
Menyalin file diekstrak ke SD Card yang baru saja diformat
Pada boot pertama partisi “RECOVERY” FAT akan otomatis diubah ukurannya untuk
minimum,dan daftar OS yang tersedia untuk menginstal akan ditampilkan.
V. TAHAP INSTALASI HARDWARE
1. Setelah SD Card terinstall OS raspbian lepas dari SD CArd reader di PC,masukan SD card ke
soket SD Card di Raspberry Pi board.
2. TV LCD yg mempunyai port HDMI . Alternatif lain Raspberry pi bisa dihubungkan ke
monitor PC dgn kabel HDMI to VGA converter
3. Keyboard dan mouse ke port USB dari Raspberry pi
4. Power suply melalui mini USB Port tegangan 5 volt Dc dgn arus minimal 700mA.
Model-model Raspberry Pi
Terdapat dua model Raspberry Pi, yaitu model A dan model B.
Perbedaan antara model A dan B hanya terletak pada modul penyimpanan yang
digunakan.
Umumnya Raspberry Pi Model B memiliki penyimpanan RAM sebesar 512MB.
Raspberry Pi 2 Model B (Tahun 2015)
Raspberry Pi 2 B, adalah generasi kedua Raspberry Pi. Ia menggantikan Raspberry
Pi 1 Model B + pada bulan Februari 2015.
Spesifikasi:
• Chip Broadcom BCM2836 SoC
• Core architecture Quad-core ARM Cortex-A7
• CPU 900 MHz
• GPU Dual Core VideoCore IV® Multimedia Co-Processor
• Provides Open GL ES 2.0, hardware-accelerated OpenVG, and 1080p30 H.264
high-profile decode
• Capable of 1Gpixel/s, 1.5Gtexel/s or 24GFLOPs with texture filtering and
• DMA infrastructure
• Memory 1GB LPDDR2
• Operating System Boots from Micro SD card, running a version of the Linux
operating system
• Dimensions 85 x 56 x 17mm
• Power Micro USB socket 5V, 2A
Konektor:
• Ethernet 10/100 BaseT Ethernet socket,
• Video Output HDMI (rev 1.3 & 1.4)
• Composite RCA (PAL and NTSC)
• Audio Output 3.5mm jack, HDMI
• USB 4 x USB 2.0 Connector, banyak port’nya bisa untuk bluetooth, wifi
• GPIO Connector 40-pin 2.54 mm (100 mil) expansion header: 2x20 strip
• Providing 27 GPIO pins as well as +3.3 V, +5 V and GND supply lines
• Camera Connector 15-pin MIPI Camera Serial Interface (CSI-2)
• JTAG Not populated
• Display Connector Display Serial Interface (DSI) 15 way flat flex cable
connector
• with two data lanes and a clock lane
• Memory Card Slot Micro SDIO
• Memory Card Slot Micro SDIO karena memiliki processor ARMv7, dapat
dijalankan ke semua ARM GNU/Linux distributions, termasuk Snappy Ubuntu
Core, dan juga Microsoft Windows 10.