0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
88 tayangan2 halaman

Penanganan Hemmoragic Ante Partum

Dokumen ini membahas tentang hemmoragic ante partum yang terjadi pada kehamilan diatas 20 minggu. Tujuannya adalah sebagai pedoman penanganan kasus ini. Langkah-langkahnya adalah mengidentifikasi penyebabnya seperti plasenta previa atau solusio plasenta, kemudian melakukan penatalaksanaan dengan segera membawa pasien ke rumah sakit yang memiliki fasilitas operasi atau transfusi darah.

Diunggah oleh

avriel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
88 tayangan2 halaman

Penanganan Hemmoragic Ante Partum

Dokumen ini membahas tentang hemmoragic ante partum yang terjadi pada kehamilan diatas 20 minggu. Tujuannya adalah sebagai pedoman penanganan kasus ini. Langkah-langkahnya adalah mengidentifikasi penyebabnya seperti plasenta previa atau solusio plasenta, kemudian melakukan penatalaksanaan dengan segera membawa pasien ke rumah sakit yang memiliki fasilitas operasi atau transfusi darah.

Diunggah oleh

avriel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hemmoragic Ante Partum

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :1/2

1. Pengertian Hemmorogic ante partum adalah perdarahan yang terjadi diatas usi kehamilan 20
minggu.
2. Tujuan Sebagai acuan penatalaksanaan penanganan pada kasus hemmorogic ante
partum.

3. Langkah-Langkah 1. identifikasi penyebab terjadinya hpp ( plasenta orevia, solusio plasenta)

2 Penatalaksanaan

Setiap perdarahan pada kehamilan lebih dari 28 minggu yang lebih banyak dari
perdarahan yang biasanya terjadi pada permulaan persalinan biasa, harus
dianggap sebagai perdarahan antepartum. Apapun penyebabnya penderita harus
segera dibawa ke rumah sakit yang memiliki fasilitas untuk transfusi darah atau
operasi. Jangan sekali-kali melakukan pemeriksaan dalam dirumah penderita
atau ditempat yang tidak memungkinkan tindakan operatif segera karena
pemeriksaan itu dapat menambah banyaknya perdarahan. Pemasaan tampon
dalam vagina tidak berguna sama sekali untuk menghentikan perdarahan, malah
akan menambah perdarahan karena sentuhan pada servik waktu pemasangannya.
Selagi penderita belum jatuh kedalam shock, infus cairan intravena harus segera
dipasang, dan dipertahankan terus sampai tiba di rumah sakit. Memasang jarum
infus kedalam pembuluh darah sebelum terjadi shock akan jauh lebih
memudahkan transfusi darah, bila sewaktu-waktu diperlukan.

1/2
2/2

Anda mungkin juga menyukai