67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
4K tayangan7 halaman

Penyuluhan Diabetes Melitus untuk Masyarakat

Satuan acara penyuluhan (SAP) ini membahas tentang diabetes melitus yang akan dilaksanakan di beberapa tempat di Kota Bengkulu selama bulan Oktober 2019. Penyuluhan akan memberikan penjelasan tentang pengertian, klasifikasi, gejala, komplikasi, dan pengelolaan diabetes melitus kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai diabetes melitus.

Diunggah oleh

PUSKESMAS
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
4K tayangan7 halaman

Penyuluhan Diabetes Melitus untuk Masyarakat

Satuan acara penyuluhan (SAP) ini membahas tentang diabetes melitus yang akan dilaksanakan di beberapa tempat di Kota Bengkulu selama bulan Oktober 2019. Penyuluhan akan memberikan penjelasan tentang pengertian, klasifikasi, gejala, komplikasi, dan pengelolaan diabetes melitus kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai diabetes melitus.

Diunggah oleh

PUSKESMAS
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

DIABETES MILLITUS ( DM )

UPTD PUSKESMAS JALAN GEDANG

KOTA BENGKULU TAHUN 2019


SATUAN ACARA PENYULUHAN

Hari/Tanggal : Minggu, Minggu, Minggu, Minggu / 6,13, 20,27 Oktober 2019


Waktu : 60 Menit
Pokok Pembahasan : Diabetes Melitus
Sasaran : Masyarakat Di RT [Link] Gedang dan Padang Harapan
Tempat : Rumah Warga

A. TUJUAN PENYULUHAN UMUM


Setelah mendapatkan penyuluhan Kepada masyarakat ini dapat mengetahui tentang
Diabetes Melitus.

B. TUJUAN PENYULUHAN KHUSUS


Setelah mendapatkan penyuluhan ini, diharapkan klien dapat mengetahui :
1. Pengertian Diabetes Melitus
2. Klasifikasi Diabetes Melitus
3. Gejala-Gejala Diabetes Melitus
4. Komplikasi Diabetes Melitus
5. Pengelolaan Diabetes Melitus

C. MATERI
Terlampir

D. MEDIA
1. Leaflet

[Link]
1. Penyuluhan
2. Tanya jawab
F. KEGIATAN PENYULUHAN
No WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA
1. 10 Menit Pembukaan:
Memberikan salam Menjawab salam
Memperkenalkan diri Mendengarkan dan berpartisipasi
Mengkomunikasikan
aktif memperhatikan
tujuan
2. 30 Menit Pelaksanaan:
Penyuluhan secara berurutan dan
terartur
Materi :
Menjelaskan tentang Memperhatikan
Pengertian Diabetes Melitus
Menjelaskan tentang
klasifikasi Diabetes Melitus
Memperhatikan
Menjelaskan Manifestasi
Klinik dari Diabetes Melitus
Menjelaskan tentang
Komplikasi yang dapat timbul Memperhatikan
dari Diabetes Melitus
Menjelaskan tentang
pengelolaan dari Diabetes
Memperhatikan
Melitus

Memperhatikan
3. 20 Menit Penutup :
Memberikan kesempatan Menanyakan hal yang belum
bertanya jelas
Menyampaikan terima kasih
atas waktu yang telah diberikan
Mengucap salam dan menjawab
kepada Ibu RT dan Tuan Rumah
salam

G. EVALUASI
1. Masyarakat mengetahui apa itu Diabetes Melitus
2. Masyarakat mengetahui Klasifikasi Diabetes Melitus
3. Ibu mengetahui manifestasi Klinis dari Diabetes Melitus
4. Masyarakat mengetahui komplikasi dari Diabetes Melitus
5. Masyarakat mengetahui Pengelolaan Diabetes Melitus
Lampiran materi

DIABETES MELITUS
A. Pengertian Diabetes
Diabetes Mellitus adalah sekumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang
mengalami peningkatan kadar gula darah (glukosa) akibat kekurangan hormon insulin.
Diabetes Melitus adalah suatu penyakit kronik metabolik yang komplek melibatkan
gangguan metabolik karbohidrat, protein dan lemak dan perkembangan komplikasi
secara microvaskuler, macrovaskuler serta neuropati . Diabetes Melitus merupakan
kelainan heterogen , ditandai dengan sirkulasi glukosa , lipid dan asam amino berkadar
tinggi, karena tidak memadainya insulin dalam memenuhi tuntutan metabolisme
tubuh(Keith, 1996).
B. Klasifikasi
Klasifikasi yang dianjurkan oleh PERKENI adalah yang sesuai dengan anjuran
lklasifikasi DM American Diabetes Association ( ADA ) 1997.
Klasifikasi Etiologi Diabetes Melitus (ADA 1997 ) :
1. Diabetes Tipe 1 ( destruksi sel beta , umumnya menjurus ke defisiensi insulin
absolut)
2. Diabetes Tipe 2 ( berpariasi mulai yang terutama dominant resistensi insulin
disertai defisiensi insulin relatif sampai yang terutama defek sekresi insulin disertai
resistensi insulin).
3. Diabets Tipe Lain
a. Karena obat dan zat kimia
b. Infeksi
c. Sebab imunologi yang jarang
d. Sindrom Generik lain yang berkaitan dengan DM
e. Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) yaitu penyakit diabetes yang dialami saat
hamil
C. Manifestasi Klinis Diabetes Melitus
1. Penglihatan kabur
2. Gatal-gatal terutama didaerah kemaluan
3. Cepat lelah dan mengantuk
4. Luka sulit sembuh
5. Banyak kencing
6. Sering merasa haus
7. Penurunan berat badan
8. Banyak makan
D. Komplikasi Diabetes Mellitus
Adapun komplikasi pada diabetes mellitus sebagai berikut :
1. Akut
a. Hiperglikmia ( kadar gula darah yang mningkat )
b. Penurunan kesadaran
2. Kronis
a. Kerusakan pembuluh darah kecil, contoh kerusakan pembuluh darah pada mata,
jantung dll.
b. Rentan infeksi TBC
c. Kebutaan
E. Pengelolaan Diabetes Mellitus :
1. Perencanaan diet
a. Tujuan Pengaturan Diet
1) Mempertahankan kadar gula darah mendekati normal dengan
menyeimbangkan asupan makanan dengan insulin, obat, dan olahraga
2) Mencapai dan mempertahnakan kadar lipida serum normal.
3) Memberi energi cukup dan mempertahankan berat badan normal.
4) Menghindari komplikasi akut

b. Pengaturan Diet Diabetes Melitus


Jadwal = 25% – 10% – 25% – 10% – 20% -10%
Jumlah = sesuai porsi (ingat makanan penukar)!
Jenis = sesuai kebutuhan
c. Pola Makan Diabetes
1) 07.00-08.00 : Makan Pagi
2) 10.00 : Makan Selingan
3) 12.00-13.00 : Makan Siang
4) 15.00-15.30 : Makan Selingan
5) 18.00-18.30 : Makan Malam
6) 19.00 : Makan Selingan
d. Pedoman Makan Yang Sehat
1) Pilih makanan sehat
2) Hati-hati memilih makanan pengganti bila lapar
3) Variasikan makanan
4) Gunakan piring kecil
5) Kunyah perlahan
6) Pilih makanan rendah lemak
7) Tingkatkan konsumsi makanan berserat (IG rendah)
8) Kurangi garam dan batasi gula
2. Melakukan olahraga
Dianjurkan latihan jasmani secara teratur (3-4 kali seminggu ) selama kurang lebih
30 menit, yang sifatnya sesuai CRIPE ( continous, rhythmical, interval, progressive,
ndurance)
Adapun manfaat dari latihan jasmani (olahraga) adalah :
a. Menurunkan kosentrasi gula darah, selama dan sesudah latihan
b. Menurunkan kosentrasi indulin basal dan post prandial
c. Memperbaiki sensitifitas insulin
d. Memperbaiki hiprtensi ringan sampai sedang
e. Memperbaiki pengeluaran tenaga
f. Memelihara kardiovaskular
g. Mningkatkan kekuatan fleksibelitas otot
h. Meningkatkan sense of well-being dan kwalitas hidup
3. Minum obat secara teratur
Jika pasien lebih menerapkan pngaturan makan dan kegiatan jasmani yang teratur
namun pngendalian kadar glukosa darahnya blum tercapai, dipertimbangkan
pemakaian obat-obatan berkhasiat hipoglikemik (oral –insulin)
a. Obat hipoglikmia oral (OHO)
1) Sulfoniurea
Golongan obat ini mempunyai efek utama :
 mengurangi produksi glukosa hati
 memperbaiki ambilan glukosa perifer
2) Insulin
Indikasi penggunaan pada DM tip 2
 Koma hiperosomolar
 Asidosis laktat
 Ketoasidosis
 Stress berat (infeksi sistemik, operasi berat)
 Kehamilan/DM gestasional yang tidak terkendali dengan perencanaan
 Tidak berhasil dikelola dngan dosis maksimal atau ada kontraindikasi
OHO.
4. Pemeriksaan gula darah
5. Berkonsultasi Dengan Dokter

Referensi
Depkes.(2005).Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes Mellitus. Diambil tanggal 29
September 2012
Jackson, Marilynn.(2011).Seri Panduan Praktis Edukasi [Link]:Erlangga
Mansjoer, Arif,dkk.(2007).Kapita Selekta [Link]:FK UI
Suddarth,Brunner.(2004).Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8 Volume [Link]:EGC

Anda mungkin juga menyukai