0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
146 tayangan19 halaman

Rangkaian dan Desain Encoder Digital

Dokumen tersebut membahas tentang encoder dan comparator. Encoder digunakan untuk mengkonversi input digital menjadi output digital dengan jumlah bit yang lebih sedikit, sedangkan comparator digunakan untuk membandingkan dua input digital dan menentukan hubungan antara kedua input tersebut."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
146 tayangan19 halaman

Rangkaian dan Desain Encoder Digital

Dokumen tersebut membahas tentang encoder dan comparator. Encoder digunakan untuk mengkonversi input digital menjadi output digital dengan jumlah bit yang lebih sedikit, sedangkan comparator digunakan untuk membandingkan dua input digital dan menentukan hubungan antara kedua input tersebut."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ENCODER

Pokok Bahasan :
1. Pendahuluan
2. Dasar-dasar rangkaian Encoder.
3. Mendesain rangkaian Encoder

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat menerangkan dan memahami rangkaian
Encoder.
2. Mahasiswa dapat membuat dan mendesain rangkaian
Enecoder
3. Mahasiswa dapat membedakan antara rangkaian Encoder
Dan rangkaian bukan Encoder
17
Encoding
• Adalah proses kebalikan dari Decoding
• Bila sebuah Decoder mempunyai bit-bit output lebih sedikit dari bit-
bit input, perangkat seperti itu biasanya disebut sebagai Encoder.

M Keluaran
N Masukan ENCODER (M<N)

Saluran Masukan > Saluran Keluaran

18
BINARY ENCODING

- Mengkonversi 2n input dan dikeluarkan ke dalam bentuk n bit output


- Banyak digunakan untuk kompresi data.
- Dapat dibangun menggunakan AND atau OR Gate
- Jumlah masukan (input) > Jumlah Keluaran (Output)

2n Binary n
. encoder .
input . . output
. .

19
8-to-3 Binary Encoder
Pada setiap (satu) waktu hanya ada 1 input line yang mempunyai nilai ‘1’.

Tabel Kebenaran
0
Inputs Outputs 1 LSB
2 Y0
I0 I1 I2 I3 I4 I5 I6 I7 y2 y1 y0 Octal 3 Y1 Binary
1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Input 4 output
5 Y2
0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 6 MSB
0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 7
0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1
0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0
0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 Blok Diagram
0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0
0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 Octal to Biner Encoder

20
Rangkaian
8-to-3 Binary Encoder
I0
I1 y2 = I4 + I5 + I6 + I7
I2
I3 y1 = I2 + I3 + I6 + I7
I4
I5
I6
y0 = I1 + I3 + I5 + I7
I7

21
Desimal to BCD Encoder
Tabel kebenaran
Decimal BCD output
Input D C B A 0
0 0 0 0 0 1 LSB
2 A
1 0 0 0 1 3 B BCD
2 0 0 1 0 Decimal 4
3 0 0 1 1 input 5 C output
4 0 1 0 0 6 D
5 0 1 0 1 7 MSB
6 0 1 1 0 8
7 9
0 1 1 1
8 1 0 0 0
9 1 0 0 1
Blok Diagram
Desimal to BCD Encoder

22
Rangkaian Desimal to BCD Encoder

1 LSB
A

2
3 B

4
5 C
6
7

8
D
9
MSB

23
Decimal to BCD Encoder
IC 74147 adalah sebuah decimal to BCD encoder (10-line to 4-line)

INPUT OUTPUT
11 12 13 1 2 3 4 5 10 I1 I2 I3 I4 I5 I6 I7 I8 I9 A3 A2 A1 A0
H H H H H H H H H H H H H
X X X X X X X X L L H H L
I1 I2 I3 I4 I5 I6 I7 I8 I9 X X X X X X X L H L H H H
X X X X X X L H H H L L L
74147 X X X X X L H H H H L L H
X X X X L H H H H H L H L
X X X L H H H H H H L H H
A3 A2 A1 A0
X X L H H H H H H H H L L
X L H H H H H H H H H L H
14 6 7 9 L H H H H H H H H H H H L

V CC = Pin 16 H = HIGH voltage level


GND = Pin 8 L = LOW voltage level
X = Don't care

24
8-to-3 Priority Encoder
Tabel Kebenaran
Inputs Outputs
I0 I1 I2 I3 I4 I5 I6 I7 y2 y1 y0 Idle
0 0 0 0 0 0 0 0 x x x 1
1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
X 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0
X X 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0
X X X 1 0 0 0 0 0 1 1 0
X X X X 1 0 0 0 1 0 0 0
X X X X X 1 0 0 1 0 1 0
X X X X X X 1 0 1 1 0 0
X X X X X X X 1 1 1 1 0

• Idle indicator bahwa tidak ada input bernilai 1.

25
Perbandingan Priority Encoder
dengan Encoder 8 to 3
• Priority Encoder :
H7=I7 (Highest Priority)
H6=I6.I7’
H5=I5.I6’.I7’
H4=I4.I5’.I6’.I7’
H3=I3.I4’.I5’.I6’.I7’
H2=I2.I3’.I4’.I5’.I6’.I7’
H1=I1. I2’.I3’.I4’.I5’.I6’.I7’
H0=I0.I1’. I2’.I3’.I4’.I5’.I6’.I7’
IDLE= I0’.I1’. I2’.I3’.I4’.I5’.I6’.I7’
• Encoder
Y0 = I1 + I3 + I5 + I7
Y1 = I2 + I3 + I6 + I7
Y2 = I4 + I5 + I6 + I7

26
Priority encoder
Priority Circuit Binary encoder

I0 I0 H0 I0

I1 I1 H1 I1

I2 I2 H2 I2 Y0
Y0
I3 I3 H3 I3 Y1
Y1
I4 I4 H4 I4 Y2
Y2
I5 I5 H5 I5

I6 I6 H6 I6

I7 I7 H7 I7

IDLE IDLE

Blok Diagram
Priority Encoder (8 to 3 encoder)
27
IMPEMENTASI 4-TO-2 ENCODER dgn V indikator

Input 0
V Tabel Kebenaran

Input 1 0 1 2 3 SI S0 V
S0 0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 0 0 1
0 1 0 0 0 1 1
0 0 1 0 1 0 1
0 0 0 1 1 1 1
Input 2
S1
Input 3

28
Encoder Application
(Monitoring Unit)
Alarm Controller
Signal Response

Machine 1

Machine 2 Machine
Code Action
Encoder Controller

Machine n

29
COMPARATOR

Pokok Bahasan :
1. Pendahuluan
2. Dasar-dasar rangkaian Comparator
3. Mendesain rangkaian Comparator

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat menerangkan dan memahami rangkaian
Comparator
2. Mahasiswa dapat membuat dan mendesain rangkaian
Comparator

30
Code Comparator
• Sebuah rangkaian Comparator berfungsi membandingkan dua buah
bilangan input / kode.

• Jika digunakan untuk membandingkan dua input dan kemudian


menyatakan apakah kedua input tersebut sama, lebih besar atau
lebih kecil, maka rangkaian tersebut dinamakan Magnitude Comparator.

Tabel Kebenaran

X>Y Xi Yi X >Y X=Y X<Y


Xi
Comparator 0 0 0 1 0
X=Y
0 1 0 0 1
Yi
X<Y 1 0 1 0 0
1 1 0 1 0

31
Rangkaian Comparator 2 input X dan Y

Xi X>Y

X=Y

X<Y
Yi

32
Comparator 2 input 2-bit
A1 A > B (G)
A2
Comparator
A = B (E)
Tabel Kebenaran B1
A < B (L)
B2
INPUT OUTPUT
(A) (B) (A<B) (A=B) (A>B)
A1 A2 B1 B2 L E G
0 0 0 0 0 1 0 Blok Diagram
0 0 0 1 1 0 0
0 0 1 0 1 0 0
0 0 1 1 1 0 0
0 1 0 0 0 0 1 Dari Tabel Kebenaran, didapatkan
0 1 0 1 0 1 0
0 1 1 0 1 0 0
persamaan masing-masing output
0 1 1 1 1 0 0
1 0 0 0 0 0 1 L = A1 B1 + A1 A2 B2 + A2 B1 B2
1 0 0 1 0 0 1
1 0 1 0 0 1 0
1 0 1 1 1 0 0 G = A1 B1 + A1 A2 B2 + A2 B1 B2
1 1 0 0 0 0 1
1 1 0 1 0 0 1 E = A1 A2 B1 B2 + A1 A2 B1 B2 + A1 A2 B1 B2 + A1 A2 B1 B2
1 1 1 0 0 0 1
1 1 1 1 0 1 0

33
Rangkaian Comparator untuk 2 buah input 2-bit
A
7408

7432
7404 7421 L
7432

7421
B

7408
7404
7432
G
7421
C 7432

7421
7404

7421
D
7432

7421 E
7404 7432

7421
7432

7421
34
Soal Latihan
1. Dengan Decoder 4 to 16, buat rangkaian yang akan memberikan
output HIGH saat 4 bit inputnya bernilai lebih besar dari 12.

2. Dengan menggunakan IC 74138 (3 to 8 Decoder), carilah niai output


decoder tersebut jika diketahui input-inputnya adalah sebagai berikut :

E3=E2=1, E1=0, A2=A1=1, A0=0


E3=1,E2=E1=0,A2=0,A1=A0=1
Semua input = 0
Semua input = 0, kecuali E3 = 1

3. Dengan menggunakan Priority Encoder :


- jika ada 2 bilangan desimal berbeda diinputkan, mana yang akan di-
encode kan ?
- diinputkan I1= I2=I3=LOW dan I4=I5=I6=I7=I8=I9=HIGH. Berapa nilai
A0,A1,A2 dan A3 ?

35

Anda mungkin juga menyukai