KERANGKA ACUAN KERJA/TOR (TERM OF REFERENCE)
KEGIATAN PENYULUHAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS)
BLUD RSUD [Link] SUTOWO BATURAJA
TAHUN ANGGARAN 2017
Instansi : BLUD RSUD [Link] SUTOWO BATURAJA
Sub Bidang : Umum dan Kepegawaian
Program : Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)
Sasaran Program : Pasien dan keluarga Psien
Hasil : Meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien
Kegiatan : Terlaksananya penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun
(CTPS)
Indikator Kinerja Keluaran : Meningkatnya pengetahuan pasien dan keluarga pasien
tentang cara mencuci tangan yang benar
Volume : 10 orang terdiri dari 5 orang pasien dan 5 orang keluarga
pasien.
1. LATAR BELAKANG
A. Dasar Hukum
1. Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
3. Peraturan Pemerintah nNomor 32 tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
4. Peraturan MenKes RI nomor 004 tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Promosi
Kesehatan Rumah Sakit
B. Gambaran Umum
Mencuci tangan saja adalah salah satu tindakan pencegahan yang menjadi
perilaku sehat dan baru dikenal pada akhir abad ke 19. Perilaku sehat dan pelayanan
jasa sanitasi menjadi penyebab penurunan tajam angka kematian dari penyakit
menular yang terdapat pada negara-negara kaya (maju) pada akhir abad 19 ini,Hal ini
dilakukan bersamaan dengan isolasi dan pemberlakuan teknik membuang kotoran
yang aman dan penyediaan air bersih dalam jumlah yang mencukupi.
Mencuci tangan dengan air saja lebih umum dilakukan, namun hal ini terbukti
tidak efektif dalam menjaga kesehatan dibandingkan dengan mencuci tangan dengan
sabun. Menggunakan sabun dalam mencuci tangan sebenarnya menyebabkan orang
harus mengalokasikan waktunya lebih banyak saat mencuci tangan, namun
penggunaan sabun menjadi efektif karena lemak dan kotoran yang menempel akan
terlepas saat tangan digosok dan bergesek dalam upaya melepasnya. Di dalam lemak
dan kotoran yang menempel inilah kuman penyakit hidup. Efek lainnya adalah,
tangan menjadi harum setelah dicuci dengan menggunakan sabun dan dalam
beberapa kasus, tangan yang menjadi wangilah yang membuat mencuci tangan
dengan sabun menjadi menarik untuk dilakukan.
Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan sanitasi dengan
membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun oleh manusia untuk
menjadi bersih dan memutuskan mata rantai kuman. Mencuci tangan dengan sabun
dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena
tangan seringkali menjadi agen yang membawa kuman dan menyebabkan patogen
berpindah dari satu orang ke orang lain, baik dengan kontak langsung ataupun kontak
tidak langsung (menggunakan permukaan-permukaan lain seperti handuk, gelas).
Tangan yang bersentuhan langsung dengan kotoran manusia dan binatang,
ataupun cairan tubuh lain (seperti ingus, dan makanan/minuman yang terkontaminasi
saat tidak dicuci dengan sabun dapat memindahkan bakteri, virus, dan parasit pada
orang lain yang tidak sadar bahwa dirinya sedang ditularkan.
PBB telah mencanangkan tanggal 15 Oktober sebagai Hari Mencuci Tangan
dengan Sabun Sedunia. Ada 20 negara di dunia yang akan berpartisipasi aktif dalam
hal ini, salah satu di antaranya adalah Indonesia.
.
C. Alasan Kegitan Dilaksanakan
1. Untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien
2. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara mencuci tangan pakai sabun yang
benar
2. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
A. Uraian Kegiatan
1. Persiapan Perencanaan Kegiatan
2. Pelaksanaan Kegiatan (Jadwal terlampir)
B. Batasan Kegiatan
Kegiatan Tersebut Membahas/melakukan Penyuluhan Tentang Cara Mencuci
Tangan Pakai Sabun yang Benar.
3. MAKSUD DAN TUJUAN
A. Maksud Kegiatan
Maksud`dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan
keluarga pasien tentang cara mencuci tangan pakai sabun yang benar.
B. Tujuan Kegiatan
Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu
Khususnya pasien dan keluarga pasien RSUD [Link] Sutowo Baturaja.
4. INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN/OUTPUT
A. Indikator Keluaran
Indikator keluaran dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan pasien
dan keluarga pasien tentang cara mencuci tangan pakai sabun yang benar di RSUD
[Link] Sutowo Baturaja.
B. Keluaran/Output
Menurunnya Angka Kesakitan akibat di putuskannya rantai kuman dengan cara
mencuci tangan pakai sabun yang benar.
5. CARA PELASANAAN KEGIATAN
A. Metode Pelaksanaan
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan metode :
1. Ceramah
2. Pembagian leaflet gratis disetiap ruangan poliklinik dan ruang rawat inap
3. Diskusi (FGD)
4. Simulasi cara mencuci tangan pakai sabun yang benar
B. Tahapan Kegiatan
1. Persiapan Pelaksanaan Kegiatan
2. Pelaksanaan
3. Penyelesaian Kegiatan
6. TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN
Di poliklinik-poliklinik dan ruang rawat inap RSUD [Link] Sutowo Baturaja.
7. PELAKSANAAN DAN PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN
A. Pelaksana Kegiatan
Perawat di poliklinik-poliklinik
Perawat di ruang rawat inap
Promotor Kesehatan RSUD [Link] Sutowo Baturaja
B. Penanggung Jawab Kegiatan
Ketua Promosi Kesehatan Rumah Sakit [Link] Sutowo Baturaja
C. Penerima Manfaat
Manfaat dengan adanya Penyuluhan tersebut pasien dan keluarga pasien dapat
memahami dan melakukan cara mencuci tangan pakai sabun yang benar secara
mandiri.
8. JADWAL KEGIATAN
A. Waktu pelaksanaan kegiatan
Kegiatan dilaksanakan setiap minggu di poliklinik-poliklinik dan ruang rawat inap.
B. Matrik Pelaksanaan Kegiatan
Matrik pelaksanaan Kegiatan (terlampir)
9. BIAYA
Kegiatan Penyuluhan Tentang cara mencuci tangan pakai sabun tersebut
dibiayai oleh dana BLUD RSUD [Link] Sutowo Baturaja dengan rincian :
Pembuatan leaflet 1000 lembar x Rp.1000,- = Rp.1.000.000,-
Demikianlah atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Baturaja,
Juli 2017
Ketua PKRS
[Link] Sutowo Baturaja
[Link] Sunarti