Uraian Dan Kesimpulan Open Source OPEN STACK
OpenStack merupakan platform perangkat lunak untuk cloud, baik publik maupun privat.
Inisiatif OpenStack dimulai tahun 2010 oleh Rackspace dan NASA. Relatif muda dibandingkan
dengan beberapa inisiatif cloud lain seperti CloudStack atau OpenNebula.
Definisi
OpenStack adalah sistem operasi cloud yg mengelola sumber-daya a.l. komputasi, penyimpan
dan jaringan, yg tersedia pada infrastruktur fisik seperti dalam sebuah fasilitas pusat-data (data-
center). Admin atau pengguna dapat mengendalikan dan melakukan provisioning atas sumber-
daya ini melalui dashboard / antar-muka web. Developer dapat mengakses sumber-daya tersebut
melalui sejumlah API standard.
TL;DR OpenStack:
Platform cloud sumber terbuka (open-source), untuk cloud publik maupun privat
Platform IaaS (Infrastructure as a Service) yg mengatur sumber-daya
a.l. compute, storage, network
Sistem operasi cloud yg massively scalable
Proyek dan komunitas open-source besar, didukung dan diikuti oleh banyak pihak, baik
individu maupun industri
Rilis OpenStack
Codename Rilis Terakhir Status
Juno Oct 16, 2014 Stable, Security-Supported
Icehouse Oct 2, 2014 Security-Supported
Havana Sep 22, 2014 EOL
Grizzly Mar 20, 2014 EOL
Folsom Apr 11, 2013 EOL
Essex Oct 12, 2012 EOL
Diablo Jan 19, 2012 EOL
Cactus Apr 15, 2011 Deprecated
Bexar Feb 3, 2011 Deprecated
Austin Oct 21, 2010 Deprecated
Arsitektur
OpenStack dirancang dengan aristektur modular, terdiri dari komponen-komponen berikut:
Horizon - OpenStack Dashboard
Nova - OpenStack Compute (komputasi)
Neutron - OpenStack Networking (jaringan)
Swift - OpenStack Object Storage (penyimpan)
Cinder - OpenStack Block Storage (penyimpan blok)
Keystone - OpenStack Identity (layanan identitas)
Glance - OpenStack Image
Ceilometer - OpenStack Telemetry (billing)
Heat - OpenStack Orchestration
Trove - OpenStack Database
Nova
Kontroler compute seperti Nova, merupakan komponen utama dari sistem IaaS, karena entitas ini
yg mengatur proses dan alokasi CPU untuk setiap VM.
Karakteristik Nova:
Component based architecture: memudahkan penambahan fitur dan dan/atau perubahan
skema (behaviour)
Highly available: dapat menyesuaikan dengan penambahan beban komputasi (scale)
Fault-Tolerant: proses yg terisolasi untuk menghindari kegagalan karena efek domino
(cascading failures)
Recoverable: kegagalan akan mudah di-diagnosis, di-debug dan ditanggulangi
Open Standard: menjadi implementasi referensi untuk API yg community-driven
API Compatibility: API yg kompatibel dengan sistem-sistem populer seperti Amazon
EC2
Neutron
Fungsi utama Neutron adalah untuk menyediakan Network connectivity as a service i.e. Neutron
merupakan sistem untuk melakukan provisioning jaringan yg melibatkan entitas virtual (VM).
Termasuk kedalam fungsi ini, antara lain, mengatur jaringan/subnet, router, load-balacer,
gateway, floating IP. Neutron juga merupakan elemen yang banyak bersentuhan dengan konsep
SDN.
Cinder
Cinder menyediakan layanan penyimpan blok (persistent) untuk digunakan oleh compute
instances. Cinder didisain untuk bekerja-sama dengan komponen OpenStack, terutama compute
dan dashboard.
Cinder memungkinkan admin/pengguna untuk mengatur kebutuhan terhadap media penyimpan
dan dapat digunakan untuk skenario-skenario pemakaian yg sensitif atau yg membutuhkan
kinerja tinggi seperti: penyimpan database, expandable file systems, akses raw pada penyimpan
blok, snapshotmanagement e.g untuk backup/restorasi.
Horizon
Horizon merupakan implementasi (ofisial untuk konsep) dashboard OpenStack. Horizon
menyediakan antar-muka web untuk semua layanan OpenStack termasuk Nova, Swift, Keystone
dll. Horizon dibuat menggunakan platform Django dengan konsep yg extensible dan
mengunakan komponen-komponen reusable.