INISIASI “ATLAS AMFIBI & REPTIL” KALIMANTAN
Oleh:
MISTAR KAMSI & MEDIYANSYAH
Yayasan Ekosistem Lestari PT Hatfield Indonesia
Rhacophorus rufipes
• Tahun 2012 – lokasi temuan di Hutan Desa Sebadak Raya, Ketapang, Kalimantan Barat
• Tahun 2017 – lokasi temuan di Hutan Lindung Gunung Tarak, Ketapang, Kalimantan
Barat
Feihyla kajau
• Tahun 2009 – lokasi temuan di Sungai Benaan, Kab. Kutai Barat, Kalimantan Timur
• Tahun 2011 – lokasi temuan di Cagar Alam Gunung Nyiut, Kalimantan Barat
• Tahun 2012 – lokasi temuan di Hutan Lindung Bukit Batikap, Kab. Murung Raya,
Kalimantan Tengah
Leptolalax fritinniens
• Tahun 2013 – lokasi temuan di Muara Wahau, Kab. Kutai Timur
Kalimantan Timur
Ingerophrynus biporcatus
• Tahun 2013 – lokasi temuan di Kab. Lamandau & Kab.
Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
• Tahun 2016 – lokasi temuan di Kab. Ketapang,
Kalimantan Barat & Kab. Penajam Paser Utara,
Kalimantan Timur
PULAU KALIMANTAN
Lima Provinsi
• Kalimantan Barat – Pontianak
• Kalimantan Tengah – Palangkaraya
• Kalimantan Selatan – Banjarmasin
• Kalimantan Timur – Samarinda
• Kalimantan Utara – Tanjung Selor
Luas Pulau Kalimantan keseluruhan 746.306 Km2
Luas wilayah Kalimantan dalam NKRI 539.460 Km2
MANFAAT ATLAS AMFIBI & REPTIL KALIMANTAN
1. Mepermudah manajemen otoritas memperoleh informasi & mengontrol
peredaran satwa khususnya amfibi & reptil;
2. Membantu para pihak menentukan skala prioritas dalam konservasi
amfibi dan reptil serta mempermudah mempermudah pada saat
melakukan evaluasi terhadap jenis ini terutama yang berhubungan
dengan daftar merah IUCN; dan
3. Mempermudah peneliti, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam
menentukan jenis-jenis amfibi & reptil yang akan menjadi target
penelitian, lokasi survei dan program monitoring.