0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan2 halaman

Model Program Linear untuk Produksi Gula

Masalah ini membahas tentang permasalahan produksi gula dari dua jenis tebu (A dan B) dengan kapasitas dan berat tertentu. Model matematika yang dibangun adalah program linear dua variabel yang membatasi jumlah dan berat tebu yang dapat diproses. Dengan menentukan titik potong dan uji titik pojok, didapatkan bahwa maksimum berat gula yang dapat dihasilkan adalah ... ton.

Diunggah oleh

Fenti Muhridja
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan2 halaman

Model Program Linear untuk Produksi Gula

Masalah ini membahas tentang permasalahan produksi gula dari dua jenis tebu (A dan B) dengan kapasitas dan berat tertentu. Model matematika yang dibangun adalah program linear dua variabel yang membatasi jumlah dan berat tebu yang dapat diproses. Dengan menentukan titik potong dan uji titik pojok, didapatkan bahwa maksimum berat gula yang dapat dihasilkan adalah ... ton.

Diunggah oleh

Fenti Muhridja
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Anggota kelompok

…………………………………………………………
PROGRAM LINEAR
…………………………………………………………
………………………………………………………..
Kelas: ………………………………………
Masalah 1

Industri yang berkembang di Kuba saat itu adalah industri gula. Misalnya untuk membuat gula pada
suatu pabrik diperlukan bahan baku tebu jenis A dan B. Banyaknya tebu A dan tebu B yang bisa
diolah tidak lebih dari 6 peti kemas. Satu peti kemas untuk tebu A beratnya 2 ton dan satu peti
kemas untuk tebu B beratnya 3 ton. Padahal, berat total peti kemas tebu A dan B tidak boleh
lebih dari 15 ton agar kendaraan pengangkut tidak overweight. Bila satu peti kemas tebu jenis A
menghasilkan 3 ton gula dan satu peti kemas tebu jenis B menghasilkan 4 ton gula.

Dengan semua syarat di atas, berapa maksimum berat gula yang dapat dihasilkan?

Penyelesaian

1. Menyusun model matematika


Berdasarkan masalah di atas diperoleh model matematika yaitu:
𝒙 + 𝒚 ≤ 𝟔; 𝟐𝒙 + 𝟑𝒚 ≤ 𝟏𝟓; 𝒙 ≥ 𝟎; 𝒚 ≥ 𝟎
2. Menentukan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear
𝒙+𝒚≤𝟔
𝟐𝒙 + 𝟑𝒚 ≤ 𝟏𝟓
𝒙≥𝟎
𝒚≥𝟎

𝒙+𝒚=𝟔
x
y
(x,y)

𝟐𝒙 + 𝟑𝒚 ≤ 𝟏𝟓
x
y
(x,y)
Koordinat titik potong dua garis:
Eliminasi kedua persamaan, kemudian substitusi nilai variabel yang sudah diketahui ke salah
satu persamaan.

Eliminasi
𝒙+𝒚=𝟔
𝟐𝒙 + 𝟑𝒚 = 𝟏𝟓

3. Menentukan nilai optimum masalah program linear


Uji titik pojok
Titik Memaksimumkan fungsi tujuan
pojok 𝒁(𝒙, 𝒚) = 𝟑𝒙 + 𝟒𝒚

Jadi maksimum berat gula yang dapat dihasilkan adalah :


………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………..

LATIHAN

Selesaikan masalah program linear berikut ini!

Rani dan Ratu menjalankan suatu bisnis kecil, mereka bekerja sama untuk
menghasilkan blus dan rok. Untuk menyelesaikan 1 blus Rani dan Ratu harus bekerja
selama 1 jam. Untuk menyelesaikan 1 rok, Rani harus bekerja 1 jam dan Ratu harus
bekerja 0,5 jam. Setiap hari, Ratu hanya mampu menyediakan 7 jam kerja, dan Ratu
hanya 5 jam. Mereka hendak membuat blus dan rok yang sama banyaknya. Mereka
mendapat keuntungan Rp. 80.000,00 untuk setiap blus dan Rp. 60.000,00 untuk setiap
rok (Anggap semua blus dan rok terjual habis).

Anda mungkin juga menyukai