0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
489 tayangan22 halaman

Fungsi Timer dalam Pemrograman PLC

Laporan praktikum ini membahas penggunaan instruksi timer pada PLC, termasuk tujuan percobaan untuk memahami fungsi timer dan membuat ladder diagram timer. Laporan ini menjelaskan dasar teori timer pada PLC dan instruksi timer seperti TON, TOF, TMON, TMR dan TRTG beserta contoh penerapannya. Hasil percobaan berupa ladder diagram dan data timer untuk masing-masing instruksi timer ditampilkan.

Diunggah oleh

Rijaldi Naqsyabandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
489 tayangan22 halaman

Fungsi Timer dalam Pemrograman PLC

Laporan praktikum ini membahas penggunaan instruksi timer pada PLC, termasuk tujuan percobaan untuk memahami fungsi timer dan membuat ladder diagram timer. Laporan ini menjelaskan dasar teori timer pada PLC dan instruksi timer seperti TON, TOF, TMON, TMR dan TRTG beserta contoh penerapannya. Hasil percobaan berupa ladder diagram dan data timer untuk masing-masing instruksi timer ditampilkan.

Diunggah oleh

Rijaldi Naqsyabandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM OTOMASI INDUSTRI

INSTRUKSI TIMER PADA PLC

OLEH :
Nama: RIJALDI NQSYABANDI
NIM : 32317013
Kelas: 3A D3 ELEKTRONIKA

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
2019
INSTRUKSI TIMER PADA PLC

I. Tujuan Percobaan

1. Mahasiswa dapat memahami fungsi intruksi timer pada plc.

2. Mahasiswa dapat membuat Ladder Diagram timer.

II. Dasar Teori

Timer adalah salah satu fungsi di dalam pemograman PLC. Fungsi timer ini banyak sekali

digunakan karena kita mampu mendelay atau mengatur kapan sesuatu dapat berjalan/dihentikan

dengan menggunakan timer. Nilai Timer/Counter pada PLC bersifat countdown (menghitung

mundur) dari nilai awal yang ditetapkan oleh program. Setelah hitungan mundur tersebut

mencapai angka nol, maka kontak NO Timer akan bekerja. timer bersifat aktif low, yaitu ON

disaat 0 dan OFF disaat [Link] mempunyai batas antara 0000 sampai dengan 9999 dalam

bentuk BCD (Binary Code Decimal) dan dalam orde sampai 100 ms.

Gambar 1. Simbol Diagarm blok TIMER


Instruksi- instruksi PLC

Instruksi TIM

berfungsi sebagai ON-Delay dengan penghitungan waktu mundur. Ketika kondisi

eksekusinya terpenuhi, maka timer akan melakukan penghitungan wakti dari nilai SV (setting

value ) menuju nol dengan resolusi waktu 0,1 detik. Format penulisan functionnya TIM000 #40

(TIM alamat setting value) jika menginginkan timer mundur 4 detik maka tulislah #40 karena

resolusi waktunya adalah 0,1 detik.

Jika tombol 1 aktif maka alamat 0.00 akan ter-energizer, function TIM 000 akan mulai

menghitung mundur selama 4 detik. Jika belum ada 4 detik tombol 1 nonaktif, alamat 0.00 tak

ter-energizer dan syarat belum terpenuhi sehingga kontak Normaly open TIM000 tidak akan

aktif. Tombol 1 ditekan kembali dan penghitungan kembali dilakukan dari awal lagi. Ketika

kondisi penghitungan mundur selama 4 detik telah terpenuhi maka kontak normaly open TIM

000 akan ter-energizer sehingga lampu alamat 10.00 akan menyala.


Instruksi TON

Ialah Timer on-delay (TON), timer hidup setelah suatu periode waktu tunda yang telah

ditetapkan.

Instruksi TOF

Ialah Timer off-delay (TOFF), timer berada dalam keadaan hidup selama periode waktu yang

telah ditetapkan dan kemudian mati


III. Alat dan Bahan

1. PLC (programmable Logic Controller) Ls industrial


2. Kabel Power
3. Kabel USB
4. Laptop

IV. Langkah Kerja

1. Membuat Ladder diagram Timer yaitu instruksi TON

2. Setelah itu membuat Ladder diagram Timer yaitu instruksi TOFF

3. Setelah itu membuat Ladder diagram Timer yaitu instruksi TMON

4. Setelah itu membuat Ladder diagram Timer yaitu instruksi TMR

5. Setelah itu membuat Ladder diagram Timer yaitu instruksi TRTG


V. Data Hasil Percobaan

 Ladder Diagram
 Data Timer TON
 Data Timer TOFF
 Data Timer TMON
 Data Timer TMR
 Data Timer TRTG
VI. Analisis

1. Instruksi Timer TON berfungsi delay ON untuk nilai dari 0 ke 1.

2. Instruksi Timer TOFF berfungsi delay ON untuk nilai dari 1 ke 0.

3. Instruksi Timer TMON yaitu satu kali dipicu akan ON sehingga langsung

menghitung meski di OFF-kan.

4. Instruksi Timer TMR yaitu menghitung tiap ON dan data disimpan kalau TMR OFF

sehingga berhenti menghitung. Tiap di ON-kan akan lanjut menghitung.

5. Instruksi Timer TRTG yaitu TRTG saat di picu ON pertama akan mengitung mundur,

OFF akan tetap menghitung, Sehingga di picu ON kedua akan mereset perhitungan,

OFF tetap menghitung, ON 5 detik akan mati dan OFF akan mati.

VII. Kesimpulan

Timer adalah salah satu fungsi di dalam pemograman PLC. Fungsi timer ini

banyak sekali digunakan karena kita mampu mendelay atau mengatur kapan sesuatu
dapat berjalan/dihentikan dengan menggunakan timer. Nilai Timer/Counter pada PLC

bersifat countdown (menghitung mundur) dari nilai awal yang ditetapkan oleh

program. Setelah hitungan mundur tersebut mencapai angka nol, maka kontak

NO Timer akan bekerja. timer bersifat aktif low, yaitu ON disaat 0 dan OFF disaat 1. Dan

Intruksi Timer yang telah digunakan ialah TON, TOFF,TMON,TMR dan TRTG.
VIII. Lampiran

Anda mungkin juga menyukai