LOGO RS STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
CODE BLUE
SPO NO DOKUMEN NO REVISI HALAMAN
/ /2018 01 1
TANGGAL TERBIT DITETAPKAN
DIREKTUR
Dr. SRI FENTY
PENGERTIAN Code Blue adalah stabilisasi kondisi darurat medis yang terjadi di
dalamarea rumah sakit. Kondisi darurat medis ini membutuhkan
perhatian segera. Sebuah code blue harus segera dimulai setiap kali
seseorang ditemukan dalam kondisi cardiac atau respiratory arrest
(tidak responsif, nadi tidak teraba, atau bernafas) misalnya pasien yang
membutuhkan resusitasi.
TUJUAN Sebagai pedoman dalam melakukan pertolongan pertama kegawatan
daruratan medis yang terjadi di lingkungann rumah sakit.
KEBIJAKAN 1. SK Direktur RSUD ZAINAL UMAR SIDIKI Nomor:... Tentang
Pelayanan Kegawat Daruratan Medik
2. SK Direktur RSUD ZAINAL UMAR SIDIKI Nomor: ......Tentang
Pelayanan K3RS
PROSEDUR 1. Petugas medis (perawat, dokter, residen, spesialis) penemu
pertama pasien ancaman gangguan napas dan sirkulasi
melakukan tindakan bantuan hidup dasar
2. Perhatikan label pasien yang mengalami ancaman gangguan
nafas dan sirkulasi.
3. Bila label ungu tidak perlu mengaktifkan Code Blue.
4. Bila tidak ada label atau label selain ungu segera aktifkan Code
Blue dengan menghubungi ke Sentral Code Blue melalui HP
dan menyampaikan lokasi kejadian dengan cara memanggil
Tim Code Blue melalui pengeras suara ke seluruh bangsal, dan
manajemen ”Code Blue Ruang ......... Kamar.........”terdekat.
5. Perawat, dokter, karyawan atau satuan pengamanan di Pos
Stasion Tim Code Blue kejadian secara simultan melakukan:
a. Mengamankan Airway, Circulation dan Breathing.
b. Mengisolasi lingkungan pasien.
6. Tim Code Blue datang ke lokasi kejadian Pos Stasion Code
Blue dengan membawa peralatan resusitasi / emergency kit.
7. Penanganan dan tanggung jawab pasien diambil alih oleh Tim
Code Blue
8. Setelah melakukan penanganan, diputuskan untuk penanganan
selanjutnya di HCU/ICU/ ICCU/IGD, ruang operasi, rumah
sakit lain atau pasien dinyatakan meninggal
Unit Terkait Semua Petugas Rumah Sakit