MULTIMEDIA
Penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video
dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya
dan berkomunikasi dan multimedia sebagai proses komunikasi interaktif berasaskan teknologi komputer
yang menggabungkan penggunaan unsur-unsur media dalam menyajikan informasi.
PERKEMBANGAN MULTIMEDIA
Perkembangan teknologi multimedia membuka potensi besar dalam perubahan cara belajar, cara
memperoleh informasi dan sebagainya. Dengan perkembangan multimedia ini juga membuka peluang
bagi para pendididik untuk mengembangkan sistem pembelajaran supaya menghasilkan hasil yang
optimal. Demikian pula bagi peserta didik,dengan multimedia diharapkan mereka akan lebih mudah
menentukan dengan cara apa dan bagaimana menyerap informasi yang disampaikan secara cepat dan
efisien. Sumber informsi dan ilmu yang mereka peroleh tidak lagi hanya terpaku pada buku tetapi lebih
luas dan beraneka ragam. Apalagi dengan adanya jaringan internet yang akan membuat kemudahan
dalam memperoleh informasi yang diperlukan.
DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG PENDIDIKAN
• Siswa / mahasiswa menjadi tidak mudah bosan dihadapkan hanya pada buku teks.
• Suasana pengajaran dan pembelajaran yang interaktif akan menggalakkan komunikasi berbagai hal (
pelajar-guru, pelajar-pelajar, pelajar-komputer )
• Gabungan berbagai media yang memanfaatkan sepenuhnya indra penglihatan dan pendengaran
mampu menarik minat belajar.
• Perkembangan Teknologi Informasi (TI) Pada bidang Pendidikan, dampak yang muncul ialah kegiatan
belajar dan mengajar yang dikenal dengan konsep e-Learning.
DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG BISNIS
• Sejumlah perusahaan memberikan training pada pegawainya dengan materi training berbasis
multimedia dalam bentuk simulasi.
• Misalnya:
• NASA menggunakan multimedia untuk training flight control bagi calon astronot
DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG ENTERTAINMENT
• Multimedia membuat edukasi menjadi lebih menarik = edutainment
• Multimedia sebagai pendukung kegiatan entertainment = animasi dan laser show yang terintegrasi
pada konser musik
• Video/music Player
DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG KESEHATAN
Kini telah terdapat alat-alat medis kedokteran serba canggih untuk megetahui atau mendeteksi keadaan
tubuh dalam manusia. Seperti USG, Rontgen, Tensi darah, alat citiscan, HD, dll.
DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG POLITIK
Dalam melakukan aksi kampanye pada jaman sebelum multimedia belum terlalu berkembang masih
menggunakan lisan atau tulisan di selembaran atau sticker atau baleho. Kini setelah multimedia
berkembang sangat baik, aksi kampanye telah menyebar ke dunia maya.
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG PENDIDIKAN
• Dengan adanya pembelajaran jarak jauh atau e-Learning selain berbagai dampak positif yang di dapat
ada juga beberapa nilai kurang baik yakni tidak adanya interaksi secara langsung sehingga pengajar tidak
akan lebih intensif memonitori prilaku atau etitude pelajarnya dan pengurusan sertifikasi hasil belajar di
nilai rumit
• Keberadaan guru dan tenaga pelajar sudah tidak lagi di prioritaskan
• Baru-baru ini banyak oknum-oknum yang memanfaatkan program sertifikasi yang di adakan oleh
lembaga atau instansi tertentu contoh:sertifikasi dari Microsoft Corporation yang terdapat penjokian di
dalamnya
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG BISNIS
• Adanyanpihak-pihak yang melakukan black market (ilegal) dalam internet
• Hacker melakukan hacking guna proses transaksi
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG ENTERTAINMENT
• Multimedia dalam bentuk gambar atau video banyak gambar atau film yang mengandung pornografi
dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG KESEHATAN
• Dengan kemajuan multimedia praktek aborsi ilegal pun dapat dilakukan dengan tool-tool multimedia.
• Banyaknya pabrik toko narkoba menunjukan begitu mudahnya penggunaan multimedia untuk
transaksi obat-obatan terlarang.
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN MULTIMEDIA DALAM BIDANG POLITIK
• Para elit politik pada pileg dan pilpres banyak menggunakan black campaygn (kampanye hitam)
melalui internet beligho,spanduk dsb
• Dengan adanya kemajuan teknologi multimedia para koruptor dapat leluasa untuk melakukan aksinya,
walaupun saat ini ada teknik penyadapan dari instansi yang berwenang tetapi cara itu belum
sepenuhnya menjerat para koruptor.
sumber : [Link]
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT. dzat yang Maha Sempurna, Maha Pencipta dan Maha
Penguasa segalanya, karena hanya dengan ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas Karya
Tulis Ilmiah ini sesuai dengan apa yang diharapkan yaitu tentang “Manfaat Multimedia Sebagai
Media Pembelajaran”. Karya Tulis Ilmiah ini sengaja disusun untuk memenuhi tugas Bahasa
Indonesia.
Tidak lupa penulis sampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut
berpartisipasi dalam proses penyusunan tugas ini, karena penulis sadar sebagai makhluk sosial
penulis tidak bisa berbuat banyak tanpa ada interaksi dengan orang lain dan tanpa adanya
bimbingan, serta rahmat dan karunia dari–Nya.
Penulis berharap agar mahasiswa khususnya, dan umumnya dari para pembaca dapat
memberikan kritik yang positif dan saran untuk kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini.
Lamongan, 23 Desember 2013
Rif’atin Aprilia
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................................ i
KATA PENGANTAR.............................................................................................. ii
DAFTAR ISI............................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah................................................................ 1
B. Rumusan Masalah.......................................................................... 2
C. Tujuan............................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian dan Jenis Multimedia................................................... 3
B. Pengertian dan Jenis Media Pembelajaran..................................... 7
C. Manfaat Multimedia Sebagai Media Pembelajaran....................... 9
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan.................................................................................... 13
B. Saran.............................................................................................. 14
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 15
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Teknologi lahir dan berkembang dari peradaban manusia, hal ini seiring dengan
berkembangnya pola pikir manusia yang pada hakekatnya manusia adalah makhluk berpikir.
Dalam mempertahankan eksistensinya, manusia selalu berusaha untuk meneliti, mencermati
yang akhirnya terciptalah teknologi. Perkembangan teknologi telah memasuki berbagai sektor
kehidupan, tidak ada satupun yang bisa menghindar dari realitas ini. Pendidikan misalnya,
Pendidikan merupakan sektor yang langsung menerima dampak dari perkembangan teknologi,
karena pendidikan merupakan tonggak dari kemajuan bangsa.
Teknologi tidak hanya sebatas dinikmati, akan tetapi bagaimana kita harus bisa
memanfaatkan teknologi tersebut. Selanjutnya guru dituntut untuk dapat memanfaatkan serta
mau belajar mengerti, memahami dan mampu menggunakan teknologi. Hal ini merupakan
sebuah tantangan tersendiri bagi guru yang berada di daerah / pedalaman, para guru diharapkan
bisa mengembangkan kreatifitasnya dalam menyampaikan pembelajaran, dengan model
pembelajaran yang interaktif dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan jalan menggunakan
teknologi sebagai media pembelajaran. misalnya penggunaan komputer, LCD Proyektor,
jaringan Internet, dan teknologi lainnya yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Di samping kelebihan dan keuntungan dari pembelajaran dengan komputer, ada pula
kekurangan dan hambatannya. Hambatan pemakaian komputer sebagai media pembelajaran
antara lain adalah: hambatan dana, ketersediaan piranti lunak dan keras komputer, keterbatasan
pengetahuan teknis dan teoris dan penerimaan terhadap teknologi. Hal ini jelas akan
mempengaruhi proses pembelajaran. Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara
pelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana
penyampai pesan atau media.
Dengan melihat permasalahan–permasalahan yang ada, memungkinkan untuk menerapkan
model pembelajaran yang lebih menarik dengan menggunakan media komputer, guna
meningkatkan minat belajar siswa secara optimal dengan harapan dapat dicapai hasil belajar
yang lebih baik.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dan jenis multimedia?
2. Apa pengertian dan jenis media pembelajaran?
3. Apa manfaat multimedia sebagai media pembelajaran?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian dan jenis-jenis multimedia.
2. Untuk mengetahui pengertian dan jenis-jenis media pembelajaran.
3. Untuk mengetahui manfaat multimedia sebagai media pembelajaran.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Media dan Jenis Multimedia
1. Pengertian Multimedia
Multimedia berasal dari dua kata yaitu multi dan media, yang memiliki arti multi berarti
banyak dan media berarti perantara. Dan jika digabungkan, multimedia adalah
gabungan beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan
presentasi atau pertunjukan yang menakjubkan. Multimedia pun memiliki komunikasi interaktif
atau saling keterikatan yang tinggi. Dan dalam dunia komputer multimedia dapat diartikan
sebagai informasi/info komputer yang dapat disajikan melalui suara atau gambar, teks, grafik
dan animasi.[1]
Disini dapat diaplikasikan bahwa unsur multimedia adalah suatu kombinasi data atau
media untuk menyampaikan suatu informasi sehingga informasi itu tersaji dengan lebih menarik.
Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif
yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan gambar video.[2] Atau Multimedia
secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks.[3] Atau
Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media
dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar.[4] Atau Multimedia
adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar
bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link yang memungkinkan pemakai
melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi.[5]
Dalam definisi ini terkandung empat komponen penting multimedia. Pertama, harus ada
komputer yang mengkoordinasikan apa yang dilihat dan didengar. Kedua, harus ada link yang
menghubungkan pemakai dengan informasi. Ketiga, harus ada alat navigasi yang membantu
pemakai menjelajah jaringan informasi yang saling terhubung. Keempat, multimedia
menyediakan tempat kepada pemakai untuk mengumpulkan, memproses, dan
mengkomunikasikan informasi dengan ide.
Jika salah satu komponen tidak ada, bukan multimedia dalam arti luas namanya. Misalnya,
jika tidak ada komputer untuk berinteraksi, maka itu namanya media campuran, bukan
multimedia. Kalau tidak ada alat navigasi yang memungkinkan untuk memilih jalannya suatu
tindakan maka itu namanya film, bukan multimedia. Demikian juga kita tidak mempunyai ruang
untuk berkreasi dan menyumbangkan ide sendiri, maka nama televisi, bukan multimedia. Dari
beberapa definisi di atas, maka multimedia ada yang online (Internet) dan multimedia ada yang
offline (tradisional).
Untuk selanjutnya disepakati bahwa yang dimaksud multimedia adalah media
pembelajaran, bukan sekedar benda fisik, namun segala sesuatu yang sudah berisi materi
pembelajaran, yang memungkinkan seseorang memanfaatkannya untuk belajar guna
memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau perubahan sikap.
Jika dipersempit dengan pengertian multimedia komputer maka multimedia diartikan
sebagai sarana atau piranti melalui lebih dari satu media yang berbasis komputer untuk
menyampaikan informasi.
2. Jenis-jenis Multimedia antara lain :
a. Multimedia Interaktif
Multimedia Interaktif merupakan multimedia interaksi, artinya ada interaksi antara media dengan
pengguna media melalui bantuan komputer, mouse, keyboard dan sebagainya.
Pengguna/ user dapat mengontrol secara penuh mengenai apa dan kapan elemen multimedia
akan ditampilkan atau dikirimkan. Contoh: Game, CD interaktif, aplikasi program, virtual
reality, dll.
b. Multimedia Hiperaktif
Multimedia jenis ini mempunyai struktur dengan elemen-elemen terkait yang dapat diarahkan
oleh pengguna melalui tautan (link) dengan elemen-elemen multimedia yang ada. Istilah Rich
media juga dipakai untuk menyebut Multimedia Hiperaktif. Contoh: world wide web, web site,
mobile banking, Game on line, dll.
c. Multimedia Linear / Squential
Multimedia Linear adalah jenis multimedia yang berjalan lurus. Multimedia jenis ini bisa dilihat
pada semua jenis film, tutorial video, dll.
Multimedia linear berlangsung tanpa kontrol navigasi dari pengguna. Penyajian multimedia
linear harus berurutan atau sekuensial dari awal sampai akhir. Contoh: Movie/film, e-book,
musik, siaran TV.
d. Multimedia presentasi pembelajaran
Multimedia presentasi pembelajaran adalah alat bantu guru dalam proses pembelajaran dikelas
dan tidak menggantikan guru secara keseluruhan. Contohnya Microsoft Power Point.
e. Multimedia pembelajaran mandiri
Multimedia pembelajaran mandiri adalah sofware pembalajaran yang dapat dimanfaatkan oleh
siswa secara mandiri tanpa bantuan guru. Multimedia pembelajaran mandiri harus dapat
memadukan explicit knowledge dan tacit knowledge, mengandung fitur assemen untuk latihan,
ujian dan simulasi termasuk tahapan pemecahan masalah. Contohnya Macromedia Authorware
atau Adobe Flash.
f. Multimedia kits
Multimedia kits adalah kumpulan pengajaran, bahan pembelajaran yang melibatkan lebih dari
satu jenis media dan diorganisir sekitar topik tunggal, yang termasuk diantaranya yaitu: Cd-Rom,
Slide, Kaset Audio, Gambar Diam, Study Cetak dan Transparasi Overhead.
Tujuan : untuk presentasi di kelas.
Keunggulan : multimedia kits membakitkan minat karena mereka multi sensorik, kits menjadi
mekanisme ideal untuk merangsang kerja kelompok proyek kecil, kits memiliki keunggulan
yaitu dapat diangkut dan digunakan di luar kelas (logiostik).
g. Hypermedia
Hypermedia adalah dokumen berurut non terdiri dari teks, audio, informsi visual disimpan dalam
komputer. contohnya adalah dengan pembelajaran menggunakan link pada sebuah web.
h. Virtual Realitas
Virtual Realitasadalah media yang dapat disulasiakan tempat di dunia nyata. Keunggulan Virtual
Realitas untuk digunakan menggambarkan berbagai jenis aplikasi umumnya terkait dengan
visual dan lingkungan 3D.[6]
B. Pengertian dan Jenis Media Pembejalaran
1. Pengertian Media pembelajaran
Di dalam dunia pendidikan tentu kita mengenal media pembelajaran, media pembelajaran
merupakan saluran atau jembatan dari pesan-pesan pembelajaran yang disampaikan oleh sumber
pesan kepada penerima pesan.
Pembelajaran adalah suatu upaya bimbingan bagi siswa agar secara sadar siswa
mempunyai keinginan untuk belajar sebaik-baiknya sesuai dengan tahapan kemampuannya.
Secara umum, media merupakan alat untuk menyampaikan informasi atau pesan dari suatu
tempat ke tempat lain. Media digunakan dalam proses komunikasi, termasuk kegiatan belajar
mengajar.[7]
Proses pembelajaran mengandung lima komponen komunikasi, yakni guru (komunikator),
bahan pembelajaran, media pembelajaran, siswa (komunikan), dan tujuan pembelajaran.[8]
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mempermudah
penyampaian materi pembelajaran.[9]
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan
(bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa
dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.[10]
Media pembelajaran merupakan komponen integral dari sistem pembelajaran. Artinya,
media pembelajaran tidak dapat dipisakan dari proses pembelajaran. Tanpa media pembelajaran,
proses belajar mengajar tidak dapat terjadi. Setiap proses belajar mengajar memerlukan
pemilihan dan penggunaan paling tidak satu medium untuk menyampaikan pembelajaran.[11]
Kata media pendidikan digunakan secara bergantian dengan istilah alat bantu atau media
komunikasi seperti yang dikemukakan oleh Hamalik dimana ia melihat bahwa hubungan
komunikasi akan berjalan lancer dengan hasil yang maksimal apabila menggunakan alat bantu
yang dnamakan alat komunikasi. Sementara itu secara emplisit difahami bahwa media
pembelajaran melputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi
pengajaran. Dengan kata lain, media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang
mengandung materi intruksional di lingkungan siswa untuk belajar. Di lain pihak, National
Education Association memberikan definisi media sebagai bentuk-bentuk komunikasi baik
tercetak maupun audio-visual dan peralatannya. Dengan demikian, media dapat dimanipulasi,
dilihat, didengar atau dibaca.[12]
Oleh karena media pembelajaran memuat informasi yang dapat berupa pengetahuan
maupun menjadi sarana bagi pembelajar untuk melakukan aktivitas belajar (membaca,
mengamati, mencoba, mengerjakan soal, menjawab pertanyaan, dan lain-lain), maka media
pembelajaran erat kaitannya dengan sumber belajar. Sumber belajar merupakan segala sesuatu
yang dapat dimanfaatkan oleh pebelajar untuk memudahkan proses belajarnya sehingga
mencapai tujuan belajarnya secara efektif dan efisien.
Jadi pengertian dari Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan
siswa yang digunakan sebagai alat bantu untuk menyampaikan pesan dalam proses belajar
sehingga siswa teransang minat dan perhatiannya untuk belajar.
2. Jenis - Jenis Media Pembelajaran
a. Media Visual
Media yang mampu menampilkan informasi dalam bentuk yang hanya dapat dilihat atau dibaca,
misalnya gambar, foto, grafik, diagram, bagan, poster, kartun, komik, buku, dll.
b. Media Audio
Media yang mampu menyajikan informasi dalam bentuk yang hanya dapat didengar, misalnya
radio, tape recorder, laboratorium bahasa, player MP3, dll.
c. Projected still media
Media yang memerlukan proyektor untuk menampilkan informasi dalam bentuk gambar/tulisan
yang tidak bergerak, misalnya transparansi slide, slide Power Point, micro film, dll.
d. Projected motion media
Media yang memerlukan proyektor untuk menampilkan informasi dalam bentuk gambar/tulisan
yang dapat bergerak, misalnya film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan
sejenisnya.[13]
C. Manfaat Multimedia Sebagai Media Pembelajaran
Kita harus ingat bahwa manusia khususnya siswa dapat menyerap suatu materi apabila
materi yang disampaikan dan dikemas dalam bentuk yang menarik dan mengesankan, sehingga
materi yang mereka simak akan terus teringat-ingat di benak mereka.
Dalam proses kegiatan belajar dan mengajar (KBM), seorang guru/dosen diharapkan dapat
memilih dan menerapkan metode pembelajaran yang tepat. Dengan metode tersebut diharapkan
proses KBM dapat berjalan dengan baik, lancar, tidak membosankan, dan tentunya dapat
mencapai tujuan pembelajaran.
Supaya pembelajaran dapat bermakna, bukan hanya media yang menjadi faktor
pendukungnya. Tetapi peranan guru atau pendidik sebagai motivator dan fasilitatorpun menjadi
faktor yang sangat penting, karena pendidik harus dapat merangsang dan memberikan dorongan
untuk dapat menumbuhkembangkan kreatifitas siswa sehingga akan terasa kebermaknaannya
suatu pembelajaran. Serta guru harus menguasai betul menggunakan multimedia yang sesuai.
Pembelajaran berbasis multimedia merupakan solusi alternatif sebagai tools metode
pembelajaran. Pembelajaran berbasis multimedia dapat berupa suara, video, maupun animasi.
Dapat diberikan contoh, misalnya kita akan mempelajari mengenai kalimat pertanyaan dalam
bahasa Inggris, maka kita dapat mencuplik sebuah percakapan bahasa Inggris (dapat dibuat
sendiri/mengambil dari film), kemudian siswa diminta memperhatikan dan mencatat kalimat-
kalimat pertanyaan yang ada dalam cuplikan tersebut. Contoh lain, seorang guru/dosen dapat
mempersiapkan animasi pembelajaran dengan tools powerpoint atau flash, dari animasi tersebut
siswa/mahasiswa dapat beraktivitas secara mandiri.
Namun demikian, pembelajaran berbasis multimedia tidak serta-merta dapat diterapkan
disemua sekolah maupun lingkungan [Link] guru harus memperhatikan keadaan
siswa, sarana, dan prasarana yang dimiliki.
Ada beberapa manfaat yang dapat diambil dalam pembelajaran multimedia :
1. Multimedia sebagai Media pembelajaran menjadikan kegiatan belajar mengajar dapat
melampaui batasan ruang kelas.
Banyak objek yang tidak mungkin dilihat secara langsung di dalam kelas oleh para peserta didik
dikarenakan: lokasi objek sangat jauh, objek terlalu besar, objek terlalu kecil, objek bergerak
terlalu lambat, objek bergerak terlalu cepat, objek terlalu kompleks, objek mudah rusak, objek
bersuara sangat halus, objek berbahaya. Dengan menggunakan media yang tepat semua objek
dengan sifat-sifat tersebut dapat disajikan kepada peserta didik. Misalnya, video kehidupan satwa
liar di hutan Afrika, proses reaktor nuklir, foto saltelit benda-benda angkasa, foto mikroskop
elekron sel/virus/bakteri, video yang dipercepat proses fotosintesis, video yang diperlambat
proses perjalanan arus listrik di dalam suatu rangakaian, dan sebagainya.
2. Multimedia sebagai Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan dan perbedaan
pengalaman para peserta didik sehingga dapat menghasilkan keseragaman pengamatan.
Jika peserta didik tidak mungkin dibawa ke objek langsung yang dipelajari, maka objek terebut
dapat dibawa ke hadapan peserta [Link] yang dimaksud dapat berbentuk benda nyata,
miniatur, model, maupun rekaman audio visual. Media juga dapat menampilkan benda atau
peristiwa yang terjadi di masa lampau dan sudah tidak ada sekarang, misalnya dengan
gambar/foto, slide, film, video, atau media lain. Hal ini dimungkinkan karena sifat fiksatif media
yang dapat menangkap, menyimpan, dan menampilkan kembali suatu objek atau
[Link] demikian, objek atau kejadian dapat digambar, dipotret, direkam, atau
difilmkan kemudian disimpan dan dapat ditunjukkan kembali seperti kejadian aslinya dan
diamati ketika diperlukan.
3. Media pembelajaran berbasis multimedia dapat menjangkau audien yang besar jumlahnya
(kemampuan distributif) dan memungkinkan mereka mengamati suatu objek secara bersamaan.
Dengan siaran radio atau televisi ratusan bahkan ribuan mahasiswa/siswa dapat mengikuti
kuliah/pelajaran yang disajikan seorang dosen/guru dalam waktu yang sama. Demikian juga
melalui e-learning, tidak ada batas jumlah peserta didik dan waktu untuk mempelajari materi
yang sama berkali-kali.
4. Multimedia sebagai Media Pembelajaran dapat memberikan ilustrasi konsep dasar yang benar,
konkrit, dan realistis, sehingga media pembelajaran dapat memberikan pengalaman yang
integral/menyeluruh dari yang konkrit sampai dengan abstrak.
5. Media pembelajaran yang baik juga dapat merangsang dan membangkitkan motivasi dan minat
belajar.
Efek audio visual dalam multimedia dapat memberikan rangsangan yang baik terhadap
pancaindera pebelajar. Demikian permainan (game) komputer biasanya menarik orang, sehingga
penyajian materi pembelajaran dalam bentuk permainan komputer juga dapat menarik perhatian
siswa.
6. Media pembelajaran interaktif memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik
dengan sumber belajar dan pelaksanaan belajar sesuai dengan kemampuan, minat, dan waktu
masing-masing.
Dengan modul atau paket pembelajaran berbantuan komputer, mahasiswa/siswa dapat belajar
sesuai dengan kemampuan, waktu, dan kecepatan [Link] manipulatif media dapat
menampilkan objek atau kejadian dengan berbagai perubahan (manipulasi) sesuai keperluan atau
kreativitas siswa, misalnya diubah ukuran, kecepatan, warna, serta dapat diulang-ulang.[14]
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Multimedia berasal dari dua kata yaitu multi dan media, yang memiliki arti multi berarti
banyak dan media berarti perantara. Dan jika digabungkan memiliki pengertian, multimedia
adalah gabungan beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan
presentasi atau pertunjukan yang menakjubkan.
2. Jenis-jenis Multimedia
a. Multimedia Interaktif
b. Multimedia Hiperaktif
c. Multimedia Linear / Squential
d. Multimedia presentasi pembelajaran
e. Multimedia pembelajaran mandiri
f. Multimedia kits
g. Hypermedia
h. Virtual Realitas
3. Media merupakan alat untuk menyampaikan informasi atau pesan dari suatu tempat ke tempat
lain. Media digunakan dalam proses komunikasi, termasuk kegiatan belajar mengajar.
Media pembelajaran merupakan komponen integral dari sistem pembelajaran. Artinya, media
pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari proses pembelajaran. Tanpa media pembelajaran,
proses belajar mengajar tidak dapat terjadi.
4. Jenis-jenis Media Pembelajaran
a. Media
b. Media Audio
c. Projected still media
d. Projected motion media
5. Manfaat Multimedia sebagai Media Pembelajaran
a. Media pembelajaran dapat melampaui batasan ruang kelas.
b. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan dan perbedaan pengalaman para peserta didik
sehingga dapat menghasilkan keseragaman pengamatan.
c. Media pembelajaran dapat menjangkau audien yang besar jumlahnya (kemampuan distributif)
dan memungkinkan mereka mengamati suatu objek secara bersamaan.
d. Media pembelajaran yang tepat dapat memberikan ilustrasi konsep dasar yang benar, konkrit,
dan realistis.
e. Media pembelajaran yang baik juga dapat merangsang dan membangkitkan motivasi dan minat
belajar.
f. Media pembelajaran interaktif memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik
dengan sumber belajar.
B. Saran
1. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman siswa/mahasiswa dan profesionalitas
guru/dosen adalah dengan menggunakan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar.
2. Sebaiknya guru/dosen menggunakan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar
mengajar berlangsung dengan memperhatikan desain media dan disesuaikan dengan materi yang
akan diajarkan.