100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan17 halaman

R&D dan Pengembangan Produk Farmasi

Makalah ini membahas tentang Research and Development (R&D) dan pengembangan produk di industri farmasi. Secara singkat, R&D merupakan serangkaian proses penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan produk farmasi baru atau memperbaiki kualitas produk yang ada. R&D sangat penting bagi daya saing produk farmasi di industri."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan17 halaman

R&D dan Pengembangan Produk Farmasi

Makalah ini membahas tentang Research and Development (R&D) dan pengembangan produk di industri farmasi. Secara singkat, R&D merupakan serangkaian proses penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan produk farmasi baru atau memperbaiki kualitas produk yang ada. R&D sangat penting bagi daya saing produk farmasi di industri."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

Research and Development (R&D) dan Pengembangan Produk di


Industri Farmasi
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Farmasi Industri
Dosen pengampu : Dra. Atti S. Nurhayati MM.,apt

Disusun oleh :
Erna utari (31171042)
Muhammad dodit rinaldi (31171049)
Neng wafa patimah (31171052)
Siti nadia khoerunisa (31171061)
Ira riska sandriana (32171012)

FAKULTAS FARMASI DIPLOMA III


UNIVERSITAS BHAKTI KENCANA
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan
hidayah-Nya karena saya dapat menyelesaikan makalah tentang Industri Obat Tradisional.
Makalah ini ditulis guna memenuhi salah satu tugas matakuliah Farmasi Industri. Penulis
menyadari karya tulis ini jauh dari kata sempurna. Namun, penulis berharap semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi pembaca. Oleh karena itu, segala kritik serta saran yang membangun dari
para pembaca akan penulis terima dengan lapang hati sehingga bisa menjadi sebuah pelajaran bagi
penulis agar kelak penulis dapat membuat dengan lebih baik lagi.

Bandung, ..Agustus 2019


Penulis
DAFTAR ISI

Contents
KATA PENGANTAR .................................................................................................................................. 2
DAFTAR ISI................................................................................................................................................. 3
BAB I ............................................................................................................................................................ 4
PENDAHULUAN ........................................................................................................................................ 4
1.2 RUMUSAN MASALAH ........................................................................................................................ 4
1.3 TUJUAN ................................................................................................................................................. 6
BAB II........................................................................................................................................................... 7
ISI.................................................................................................................................................................. 7
2.1 pengertian RnD ................................................................................... Error! Bookmark not defined.
2.2 karakteristik RnD ................................................................................................................................ 9
2.3 metode yang di gunakan dalam penelitian dan pengembangan ........................................................ 10
2.4 tugas bagian RnD dalam industry farmasi ........................................................................................ 11
2.5 Langkah langkah pengembang RnD ........................................................................................... 11
BAB I

PENDAHULUAN

1.1LATAR BELAKANG
Kegiatan penelitian telah diyakini banyak kalangan, terutama dikalangan
akademik, sebagai suatu kegiatan untuk mencari kebenaran ilmiah. Dengan penelitian,
seseorang dapat memprediksi, menjelaskan, dan melakukan generalisasi.
Pada akhirnya, hasil penelitian diharapakan dapat memberikan kesejahteraan bagi umat
manusia. Penelitian memiliki beragam jenis, antara lain jenis penelitian survey, observasi,
eksperimen, maupun jenis penelitian pengembangan. Tiap-tiap jenis penelitian tersebut
memiliki karakteristik masing-masing, sehingga berbeda satu sama lain. Jenis penelitian
yang akan dikaji dalam makalah ini adalah Research and Development (R&D).
Pada awalnya, metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D)
mulai diterapkan pada dunia industri dan merupakan ujung tombak dari suatu industri
dalam menghasilkan produk-poduk baru yang dibutuhkan oleh pasar.
Hampir 4% biaya digunakan untuk penelitian dan pengembangan dalam bidang industri,
bahkan untuk bidang-bidang tertentu (komputer dan farmasi) hampir melebihi 4% (Borg
and Hall: 1989). Dalam bidang sosial dan pendidikan, peranan Penelitian dan
Pengembangan (Research and Development/R&D) masih sangat kecil dan kurang dari 1%
dari biaya pendidikan secara keseluruhan. Di samping R&D.

1.2 RUMUSAN MASALAH


Rumusan masalah yang dapat disusun dalam makalah ini adalah sebagai berikut.

1. Apa yang dimaksud dengan RnD ?


2. Apa saja karakteristik dari RnD ?
3. Apa metode yang di gunakan dalam RnD ?
4. Apa tugas bagian Rnd dalam industry farmasi ?
5. Bagaimana langkah langkah dalam pengembangan RnD ?
6. Apa yang dimaksud dengan pengembangan produk?
7. Apa yang dimaksud dengan skala pilot?
8. Bagaimana proses validasi formula dan validasi proses
1.3 TUJUAN
Tujuan yang akan dicapai dalam makalah ini adalah sebagai berikut.

1. Untuk mengetahui pengertian RnD .


2. Untuk mengetahui karakteristik dari RnD.
3. Untuk mengetahui tugas bagian RnD dalam industry farmasi.
4. Untuk mengetahui metode yang digunakan dalam RnD
5. Untuk mengetahui langkah langkah dalam pengembangan RnD
6. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan pengembangan produk?
7. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan skala pilot?
8. Untuk mengetahui bagaimana proses validasi formula dan validasi proses
BAB II

ISI

2.1 Pengertian RnD dan Pengembangan produk


2.1.1 Research and Development (RnD)
RnD pada industri farmasi adalah serangkaian proses penelitian dan pengembangan yang
ditujukan untuk menemukan produk Farmasi baru atau memperbaiki kualitas produk yang telah
ada (kualitas meliputi: safety, effectiveness, acceptance). R&D sangat terkait dengan
perkembangan IPTEK yang mutakhir sehingga diperlukan update ilmu & informasi bagi personel
R&D.

R&D merupakan ujung tombak inovasi produk yang sangat berperan terhadap daya saing
Produk. Produk yang memiliki value yang tinggi adalah knowledge based products, yaitu produk-
produk yang memiliki keunggulan dalam penerapan tekhnologi sehingga produk tersebut akan
memiliki distinctiveness yang sulit ditiru oleh produk lain. Sedangkan Industri farmasi sendiri
merupakan sektor yang paling innovative dan insentive dalam penelitian (Antonakis dan
Achilldelis, 2001). Dengan karakteristik belanja R&D yang besar dibandingkan dengan industri
yang lain (Sampurno, 2007).

Sehingga dapat disimpulkan bahwa R&D (Penelitian dan Pengembangan) produk farmasi
sangat penting untuk bertahan dalam persaingan in R&D adalah suatu rangkaian proses atau
langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang
telah ada. Yang dimaksud dengan produk dalam konteks ini adalah tidak selalu berbentuk
hardware (buku, modul, alat bantu pembelajaran di kelas dan laboratorium), tetapi bisa juga
perangkat lunak (software) seperti program untuk pengolahan data, pembelajaran di kelas,
perpustakaan atau laboratorium, ataupun model-model pendidikan, pembelajaran pelatihan,
bimbingan, evaluasi, manajemen, dan lain-lain. Menurut Richey dan Nelson dalam Paidi (2011:
55).

Penelitian pengembangan merupakan suatu pengkajian sistematis terhadap pendesainan,


pengembangan dan evaluasi program, proses dan produk pembelajaran yang harus memenuhi
kriteria validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Suatu produk atau program dikatakan valid apabila
ia merefleksikan jiwa pengetahuan (state-of-the-art knowledge). Ini yang disebut sebagai vaiditas
isi; sementara itu komponen-komponen produk dikatakan praktikal apabila produk tersebut
menanggap bahwa ia dapat digunakan (usable). Kemudian suatu produk dikatakan efektif apabila
ia memberikan hasil sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh pengembang. Penelitian
dalam bidang pendidikan pada umumnya lebih ditujukan untuk menemukan pengetahuan baru
berkenaan dengan fenomena-fenomena yang bersifat fundamental, serta praktik-praktik
pendidikan. Penelitian tentang fenomena-fenomena fundamental pendidikan tersebut dilakukan
melalui penelitian dasar (basic research), sedang penelitian tentang praktik pendidikan dilakukan
melalui penelitian terapan (applied research). Beberapa penelitian terapan secara sengaja
diarahkan pada pengembangan produk, beberapa penelitian lain mengembangkan suatu produk
secara tidak sengaja, karena dalam penelitiannya mengandung atau menuntut pengembangan
produk. Penelitian dan pengembangan merupakan metode penghubung atau pemutus kesenjangan
antara penelitian dasar dengan penelitian terapan. Sesuatu produk yang baik yang akan dihasilkan
apakah itu perangkat keras atau perangkat lunak, memiliki karakteristik-karakteristik tertentu.
Karakteristik tersebut merupakan perpaduan dari sejumlah konsep, prinsip, asumsi, hipotesis,
prosedur berkenaan dengan sesuatu hal yang telah ditemukan atau yang telah dihasikan dari
penelitian dasar.

Menurut Borg and Gall (1989: 624), penelitian pengembangan (Research and
development /R&D) adalah sebuah proses yang digunakan untuk mengembangkan dan
menvalidasi produk pendidikan. Hasil dari penelitian pengembangan tidak hanya pengembangan
sebuah produk yang sudah ada melainkan juga untuk menemukan pengetahuan atau jawaban atas
permasalahan praktis. Metode penelitian dan pengembangan juga didefinisikan sebagai suatu
metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan
produk tersebut (Sugiyono, 2011 : 297). Selanjutnya, penelitian pengembangan atau research and
development (R&D) adalah sebuah strategi atau metode penelitian yang cukup ampuh
untukmemperbaiki praktik (Sukmadinata, 2009). Penelitian dan pengembangan juga diartikan
sebagai suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau
menyempurnakan produk yang telah ada yang dapat dipertanggungjawabkan (Sujadi, 2003:164).

Sejalan dengan hal tersebut, menurut Richey and Klein (2007 : 1), pengembangan adalah
proses penerjemahan spesifikasi desain ke dalam bentuk fisik yang berkaitan dengan desain belajar
sistematik, pengembangan dan evaluasi memproses dengan maksud menetapkan dasar empiris
untuk mengkreasikan produk pembelajaran dan non-pembelajaran yang baru atau model
peningkatan pengembangan yang sudah ada. Untuk dapat menghasilkan produk tertentu
digunakan penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan untuk menguji keefektfan produk
tersebut agar dapat berfungsi di masyarakat luas maka diperlukan penelitian untuk menguji
keefektifan produk tersebut. Berdasarkan beberapa definisi di atas, dapat dipahami bahwa
penelitian pengembangan adalah suatu langkah untuk mengembangkan suatu produk baruatau
menyempurnakan produk yang sudah ada dan menguji keefekitifannya, serta bersifat longitudinal
atau bertahap dapat multy years. Sesuai dengan namanya, Research & Developmnet difahami
sebagai kegiatan penelitian yang dimulai dengan research dan diteruskan dengan development.
Kegiatan research dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan pengguna (needs
assessment), sedangkan kegiatan development dilakukan untuk menghasilkan perangkat
pembelajaran. Pemahaman ini tidak terlalu tepat. Kegiatan research tidak hanya dilakukan pada
tahap needs assesment, tapi juga pada proses pengembangan produk, yang memerlukan kegiatan
pengumpulan data dan analisis data, yaitu pada tahap proses validasi ahli dan pada tahap validasi
empiris atau uji-coba. Sedangkan nama development mengacu pada produk yang dihasilkan dalam
proyek penelitian.

2.1.2 Pengembangan Produk


Obat Pengembangan Baru, yang selanjutnya disingkat OPB, adalah obat atau bahan obat berupa
molekul baru, produk biologi/bioteknologi yang sedang dikembangkan dan dibuat oleh institusi
riset atau industri farmasi di Indonesia dan/atau di luar negeri untuk digunakan dalam tahapan uji
non-klinik dan/atau uji klinik di Indonesia dengan tujuan untuk mendapat izin edar di Indonesia.

2.2 Karakteristik RnD


Karakteristik langkah pokok R&D yang membedakannya dengan pendekatan penelitian lain
menurut Borg and Gall, 1983 antara lain:

a. Studying research findings pertinent to the product to be developed yaitu, melakukan studi
atau penelitian awal untuk mencari temuan-temuan penelaitian terkait dengan produk yang
akan dikembangkan.

b. Developing the product base on this findings yaitu, mengembangkan produk berdasarkan
temuan penelitian tersebut.
c. Field testing it in the setting where it will be used eventually yaitu, dilakukannya uji
lapangan dalam seting atau situasi senyatanya dimana produk tersebut nantinya digunakan.

d. Revising it to correct the deficiencies found in the field-testing stage yaitu, melakukan revisi
untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ditemukan dalam tahap-tahap uji lapangan.

Dari empat ciri utama R&D tersebut, memberikan gambaran bahwa ciri utama R&D adalah
adanya langkah-langkah penelitian awal tekait dengan produk yang akan dikembangkan.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut kemudian produk pendidikan dirancang dan
dikembangkan untuk kemudian diuji dan diperbaiki/direvisi. Penelitian ini berbentuk “siklus”,
yang diawali dengan adanya kebutuhan, permasalahan yang membutuhkan pemecahan dengan
suatu produk tertentu. Dalam bidang pendidikan, produk-produk yang dihasilkan melalui
penelitian R&D diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pendidikan, yaitu lulusan yang
jumlahnya banyak, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan. Produk- produk pendidikan
misalnya kurikulum yang spesifik untuk keperluan pendidikan tertentu, metode mengajar,
media pendidikan, buku ajar, modul, kompetensi tenaga kependidikan, sistem evaluasi, model
uji kompetensi, penataan ruang kelas, dan model unit produksi.

2.3 Metode yang di gunakan dalam Penelitian dan Pengembangan


Dalam pelaksanaan penelitian dan pengembangan, terdapat beberapa metode yang
digunakan, yaitu metode: deskriptif, evaluative, dan eksperimental. Penelitian deskriptif
digunakan dalam penelitian awal untuk menghimpun data tentang kondisi yang ada. Kondisi
yang ada mencakup:

(1) Kondisi produk-produk yang sudah ada sebagai bahan perbandingan atau bahan dasar
(embrio) produk yang akan dikembangkan;

(2) kondisi pihak pengguna (dalam bidang pendidikan misalnya sekolah, guru, kepala sekolah,
siswa, serta pengguna lainnya);

(3) Kondisi faktor-faktor pendukung dan penghambat pengembangan dan penggunaan dari
produk yang akan dihasilkan, mencakup unsur pendidik dan tenaga kependidikan, sarana
prasarana, biaya, pengelolaan, dan lingkungan pendidikan dimana produk tersebut akan
diterapkan.
Metode evaluative, digunakan untuk mengevaluasi produk dalam proses uji coba
pengembangan suatu produk. Produk penelitian dikembangkan melalui serangkaian uji coba
pada setiap kegian uji coba diadakan evaluai, baik itu evaluasi hasil maupun evaluasi proses.
Berdasarkan temuan-temuan pada hasil uji coba diadakan penyempurnaan (revisi model).
Metode eksperimen digunakan untuk menguji keampuhan dari produk yang dihasilkan.
Walaupun dalam tahap uji coba telah ada evaluasi (pengukuran), tetapi pengukuran tersebut
masih dalam rangka pengembangan produk, belum ada kelompok pembanding. Dalam
eksperimen telah diadakan pengukuran selain pada kelompok eksperimen juga pada kelompok
pembanding atau kelompok kontrol. Pemilihan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
dilakukan secara acak atau random. Perbandingan hasil eksperimen pada kedua kelompok
tersebut dapat menunjukkan tingkat keampuhan dan produk yang dihasilkan (Triarto, 2010
206-208).

2.4 Tugas Bagian RnD dalam industry farmasi


1. Membuat produk baru, novel product (new moleculle entities dan senyawa modifikasi)

2. Mengembangkan produk yang telah ada (me too product), yang meeliputi:

- perbaikan bentuk sediaan

- perbaikan kemasan

- perbaikan dosis

- perbaikan formula

3. Mengawasi proses scale-up

4. Melakukan pendaftaran produk pada regulator (BPOM, European Drug Regulator, FDA, dll)

5. Membuat rumusan metode analisis, yang akan digunakan sebagai prosedur tetap analisis produk
yang dibuat.

2.5 Langkah Langkah Pengembang RnD


1. Studi pustaka dan preformulasi
2. Persiapan bahan dan alat
3. Pembuatan alternatif formulasi
4. Produk skala pilot
5. Validasi formula dan proses
6. Pengujian stabilitas
7. Pembuatan catatan
8. Pengolahan batch
9. Pembuatan protocol valida
10. Pendaftaran produk pada regulator

2.6 Studi Pustaka Dan Preformulasi


• Sifat Fisiko Kimia :

– Kelarutan

– Stabilitas

– Titik leleh

– Kompatibilitas

• Preformulasi (misal untuk sediaan tablet) :

– Uji Interaksi

– Distribusi ukuran partikel serbuk

– Kecepatan aliran serbuk

– Bulk density dan Tap density

• Pemilihan Bahan Pembantu

– Kompatibilitas bahan pembantu dengan bahan aktif

– Inert, murah, mudah didapat

2.7Skala Pilot
a. Besar Skala Pilot : 1/10 skala produksi atau 100.000 buah (Tablet /Kapsul)
b. Peralatan : mekanismenya sama atau mirip dengan alat skala produksi
c. Skala pilot dapat terjadi penyesuaian formula ataupun proses
d. Formula dan proses yang optimal kemudian divalidasi
e. Hasil skala pilot yang valid dapat digunakan untuk uji Stabilitas
f. Jika produk skala Pilot stabil dapat digunakan untuk Uji BE (jika diperlukan
2.8 Validasi Formula Dan Validasi Proses
Formula yang telah dipilih berdasarkan hasil analisa kemudian dilakukan validasi dengan tujuan
membuktikan bahwa tiap bahan, proses, prosedur, kegiatan, sistem, perleng-kapan atau
mekanisme yang digunakan dalam pembuatan formula akan senantiasa mencapai hasil yang
diinginkan (memenuhi syarat) dan reproducible

2.9 Catatan Pengolahan Batch


Catatan Pengolahan Batch harus tersedia untuk setiap produk yang akan diolah. Sebelum suatu
proses dimuali harus dilakukan pemeriksaan bahwa peraltan dan tempat kerja telah bebas dari
produk dan dokumen sebelumnya, peralatan bersih dan sesuai penggunaannya.

Catatan Pengolahan Batch berisi :

– Nama Produk

– Tanggal dan waktu dari permulaan, dari tahap antara yang signifikan dan dari
penyelesaian pengolahan

– Nama personil yang bertanggung jawab untuk tiap proses

– Paraf operator untuk berbagai langkah pengolahan

– Nomor Batch/Nomor kontrol analitis dan jumlah nyata tiap bahan awal yang
ditimbang atau diukur

– Semua kegiatan pengolahan atau kejadian yang relevan dan peralatan utama yang
digunakan

– Catatan pengawasan selama proses dan paraf personil yang melaksanakan serta
hasil yang diperoleh

– Jumlah hasil produk yang diperoleh dari tahap pengolahan berbeda dan penting

Catatan mengenai masalah khusus yang terjadi termasuk uraiannya dengan tanda tangan
pengesahan untuk segala penyimpangan terhadap Prosedur Pengolahan Induk.
2.10 protokol validasi
Dokumen yang menguraikan metode kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka validasi suatu
sistem atau proses, termasuk metode pengujian dan kriteria penerimaan atas hasil validasi

PROTOKOL VALIDASI PROSES BERISI :

– Judul : identifikasi dari studi validasi; nama dan kode nomor

– Lembaran (kolom) persetujuan : tandatangan pejabat yang menyetujui protokol

– Pendahuluaan / Ruang Lingkup:uraian dari sistem dan proses yang akan divalidasi
dan alasan untuk validasi

– Tujuan : Uraian singkat maksud validasi dan sasaran yang hendak dicapai

– Prosedur : metode pelaksanaan validasi secara lengkap, termasuk metode pengujian


(Protap yang digunakan)

– Nama dan atau jabatan penanggung jawab : untuk bagian-bagian pekerjaan validasi

– Kriteria penerimaan : ukuran kualitatif dan kuantitatif yang mengindikasikan


keberhasilan (atau ketidak berhasilan) suatu proses atau sistem memenuhi
persyaratan yang ditetapkan

– Lembar Kerja : format pencatatan hasil validasi, termasuk tanda tangan pelaksana
dan yang memberi persetujuan

2.11 Product Development


• Product Development bertujuan untuk merancang kualitas produk dan proses pembuatan
agar menghasilkan produk yang selalu memenuhi syarat.

• Kualitas obat sejak saat merancang formula

• Menerangkan mengenai :pemilihan bentuk sediaan, formula yang sesuai untuk


penggunaannya

• Zat aktif, eksipien, pengemasan dan proses pembuatan yang kritis terhadap kualitas produk
harus ditentukan dan dikontrol secara benar
2.12 laporan validasi proses
Laporan Validasi Proses berisi :

– Judul : identitas alat / sistem / proses yang divalidasi beserta tanggal

– Kesimpulan : uraian singkat hasil validasi

– Prosedur : Lampirkan protokol yang digunakan

– Hasil : sebutkan laporan pengujian

– Disposisi / Keputusan : kesimpulan akhir mengenai validasi yang dilaksanakan


(diluluskan / ditolak)

– Tanda tangan otorisasi : Tim Validasi, QA / QC


BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
R&D merupakan ujung tombak inovasi produk yang sangat berperan terhadap daya saing
Produk. Produk yang memiliki value yang tinggi adalah knowledge based products, yaitu
produk-produk yang memiliki keunggulan dalam penerapan tekhnologi sehingga produk tersebut
akan memiliki distinctiveness yang sulit ditiru oleh produk lain. Sedangkan Industri farmasi
sendiri merupakan sektor yang paling innovative dan insentive dalam penelitian

Obat Pengembangan Baru, yang selanjutnya disingkat OPB, adalah obat atau bahan obat berupa
molekul baru, produk biologi/bioteknologi yang sedang dikembangkan dan dibuat oleh institusi
riset atau industri farmasi di Indonesia dan/atau di luar negeri untuk digunakan dalam tahapan uji
non-klinik dan/atau uji klinik di Indonesia dengan tujuan untuk mendapat izin edar di Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA

Common questions

Didukung oleh AI

Fungsi utama dari Research and Development (R&D) dalam industri farmasi adalah untuk menemukan produk farmasi baru atau memperbaiki kualitas produk yang telah ada, meliputi aspek keselamatan, efektivitas, dan penerimaan. R&D berperan sebagai ujung tombak inovasi produk yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing produk di pasar . Selain itu, R&D bertanggung jawab dalam mengawasi proses scale-up dan melakukan pendaftaran produk pada regulator seperti BPOM dan FDA .

Proses validasi dalam pengembangan produk farmasi melibatkan pengujian dan pengesahan metode untuk membuktikan bahwa setiap bahan, proses, prosedur, kegiatan, sistem, atau perlengkapan yang digunakan konsisten menghasilkan hasil yang memenuhi syarat yang telah ditetapkan dan dapat direproduksi. Validasi penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas produk yang akan dipasarkan, serta untuk memenuhi persyaratan regulatori .

Metode deskriptif dalam penelitian dan pengembangan di industri farmasi digunakan untuk menghimpun data awal tentang kondisi produk atau sistem yang ada. Data mencakup produk-produk yang sudah ada untuk perbandingan, kondisi pihak pengguna, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan dan penggunaan produk baru yang hendak dirancang .

Metode evaluative penting untuk mengevaluasi produk di setiap tahap uji coba, memungkinkan revisi dan peningkatan berdasarkan temuan awal untuk memastikan efektivitas praktis produk. Sedangkan metode eksperimen penting untuk menguji keampuhan produk dengan membandingkan kelompok eksperimen dan kontrol secara acak, membuktikan bahwa produk memenuhi tujuan yang dirancang .

Skala pilot dalam konteks R&D farmasi adalah langkah setelah pengembangan formulasi awal, di mana produksi dilakukan pada skala yang lebih kecil, biasanya 1/10 dari produksi penuh atau sekitar 100.000 unit untuk tablet/kapsul. Tujuan skala pilot adalah untuk menilai dan menyesuaikan formulasi serta proses produksi agar optimal, sebelum dilakukan validasi untuk stabilitas dan kecocokan biologis produk .

Karakteristik khas R&D adalah dimulainya dengan studi temuan awal terkait produk, diikuti oleh pengembangan produk berdasarkan temuan tersebut, uji lapangan dalam situasi sebenarnya, dan revisi untuk memperbaiki kelemahan. Proses ini berbentuk siklus, dimana pengembangan produk terus disempurnakan melalui evaluasi dan pengujian, yang tidak dimiliki oleh pendekatan riset lain .

Uji stabilitas memastikan bahwa produk mempertahankan kualitas, keamanan, dan efikasi sepanjang umur simpannya. Uji Bioekivalensi (BE) memastikan bahwa produk generik menunjukkan performa farmakokinetik yang sebanding dengan produk inovator. Kedua uji ini diperlukan untuk memastikan bahwa produk yang dikembangkan siap untuk pasar dari segi keamanan dan efektivitas .

R&D dalam industri farmasi dikatakan paling inovatif dan insentif karena sektor ini memiliki belanja R&D yang besar dibandingkan industri lain. Farmasi membutuhkan inovasi berkelanjutan untuk memenuhi standar keselamatan dan efektivitas yang tinggi serta untuk bersaing dalam pengembangan produk unggulan berbasis pengetahuan yang sulit ditiru, yang memberi keunikan dan daya saing tinggi bagi produk farmasi .

Metode R&D dalam konteks pendidikan berbeda dari pendekatan lain karena mencakup langkah pengembangannya yang sistematis, termasuk studi awal, pengembangan berdasarkan temuan penelitian, uji lapangan, dan revisi produk. Fokus utama R&D adalah pada pengembangan solusi praktis yang dapat diterapkan langsung dalam konteks pendidikan untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas pembelajaran .

Studi pustaka dan preformulasi adalah langkah awal dalam proses pengembangan R&D di industri farmasi. Studi pustaka membantu memahami sifat fisikokimia bahan seperti kelarutan, stabilitas, dan kompatibilitas. Preformulasi mencakup uji interaksi bahan, distribusi ukuran partikel, dan kecepatan aliran serbuk. Langkah ini penting untuk mendasari formulasi produk yang stabil dan efektif sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya .

Anda mungkin juga menyukai