PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
PT. Kalbe Farma Tbk
Business Operation Cikarang
“5R Implementation to Support Company Performance”
Oleh:
Andrie Wibowo Nik. 201211452
Yusdi Kurniawan Nik. 201211285
Sugiastuti Nik. 200707869
1
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
ABSTRAKSI
Kalbe Farma merupakan perusahaan produk kesehatan publik terbesar di Asia
Tenggara yang memiliki fokus bisnis pada 4 divisi, yaitu divisi obat, divisi produk
kesehatan, divisi nutrisi, serta divisi distribusi dan logistik.
Kalbe Farma Business Operation (BO) Cikarang sendiri sebagai pembuat sekaligus
memproduksi obat yang terletak di Kawasan Industri Delta Silicon Jawa Barat,
tepatnya di Jl. MH Thamrin Blok A3-1 Lippo Cikarang, Bekasi 17550, Indonesia
Sebagai Perusahaan yang telah menerapkan standar management system yakni
ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2007, cGMP (CPOB BPOM), Kalbe
Lean System (KLS) yang berfocus dalam penerapan TPM & Continual Improvement
Program, maka merupakan suatu keharusan bagi perusahaan untuk menerapkan,
menjaga serta mengimprove penerapan 5R di Perusahaan.
5R diperusahaan mulai digalakkan sejak tahun 2005 dengan penerapan Ringkas,
Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin.
Untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, maka pada tahun 2011 perusahaan
menerapkan LEAN dan diikuti dengan penerapan TPM di tahun 2012. Menyadari
pentingnya 5R sebagai dasar/ pondasi dari management system Kalbe, serta untuk
mendukung penerapan LEAN & TPM di perusahaan, kami sebagai Committee
mencoba membuat kebijakan baru di tahun 2012 yang bertujuan untuk mengeskalasi/
meningkatan penerapan 5R di perusahaan dengan memberikan pembobotan lebih
pada point Rajin dengan tujuan 5R ini dapat menjadi budaya karyawan dalam
melakukan aktivitas kerja.
Penulis,
An: Committee Conim
Andrie Wibowo
2
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
I. PERENCANAAN
Untuk menjalankan suatu program didalam perusahaan, maka dibutuhkan team/
Steering Committee dibawah pengawasan kepala pabrik (site head) beserta job desk
yang jelas didalam struktur yang berfungsi membuat kebijakan serta memonitoring
aktivitas pelaksanaan program di perusahaan.
STEERING COMMITTEE
TYH
LEADER COMMITTEE
AWB
SECRETARIAT ADVISOR
MIS HWI
CHAMPION PROGRAM 1 CHAMPION PROGRAM 2 TRAINING & DOCUMENT ALL MANAGER
SECTION COMPETITION CONIM CLINIC
(QCC, SS, 5R) COORD (A3, PPS, QCP) COORD PROMOTION REGISTRATION DEPT
DIW STO DDA EAN EYS FBI MIS
OFFICE Johana
QCC SS & 5R TEAM AUDIT PASCA EYS AHM RDW
FASILITATOR TEMA LEADER PIC CONIM
LWI RLD ELN EYS COMPETITION HWI NHS YNT
NHS Torang SS 5R HWI EAN NHS BWD STO MIS ALL SPV + MANAGER/ PERWAKILAN
AME AHM WSE VCR TDP AHM WSE TDP OFFICER SPV TIAP DEPT
NAO LNL MSJ YKR
BWD
Eranika
SSF VTD
ECS
MIS 5R ELN
NON OFFICE
TBW
TBW AWB DIW
VKI RLD IFO
MOT BSW VKI
Struktur Committee Conim & 5R
Dalam penerapan aktivitas 5R, kami
mengintegrasikannya dengan penerapan program
Continual Improvement (Conim) di Perusahaan agar
setiap perbaikan terkait 5R mendapat wadah yang
terorganisir dengan kata lain “5R is a part of Conim”.
Kami juga menetapkan Visi & Misi serta objective
yang dituju yakni:
Visi: Sense of Fun Improvement for Everybody
Misi: Effective Improvement in Every Steps of Chanel Conim Perusahaan
Process
Objectives:
1. Membangun budaya Continual Improvement
didalam diri setiap karyawan
2. Bersama-sama mengimplementasikan program
Conim (QCC, SS, A3, PPS, 5R) dengan cara yang
mudah, bersahabat dan bersemangat sehingga
dapat meningkatkan performance perusahaan Lean & TPM
Tahun 2012 - Current
Before After
Point 5R Bobot Point 5R Bobot Milestone Implementasi LEAN & TPM
Ringkas 21% Ringkas 16%
Tahun 2005 Point 5R Bobot Rapi 33% Rapi 25%
Ringkas 21% Resik 15% Resik 14%
Rapi 33% Rawat 15% Rawat 9%
Dapat dilihat pada Gb.4 pembobotan
Point 5R Bobot
Ringkas 21%
Resik 15% Rajin 10% Rajin 36% 5R untuk point Rajin sejak tahun 2012
Rawat 15% ada perubahan dari 10% menjadi
Rapi 33%
Rajin 10%
Resik 15% 36%.
Rawat 15% • Indah
Rajin 10%
Perjalanan 5R Perusahaan
3
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
Untuk menjaga keberlangsungan didalam Site Head
pelaksanaannya Kami menetapkan PIC 5R di
5R Committee
masing-masing Departemen, serta membuat
mekanisme audit mandiri (internal departemen) PIC 5R Dept 5R Auditor
maupun audit eksternal departemen yang
dilakukan oleh Supervisor & Manager sebagai Auditor Internal Auditor
Dept Eksternal Dept
salah satu bentuk komitment pimpinan dalam
menerapkan aktivitas 5R. Manager Supervisor
Prediksi Manfaat: Konsep penerapan 5R di masing-masing Departemen
Menurunnya kejadian discrepancy/ penyimpangan produk
Sasaran Implementasi 5R :
Menciptakan suasana kerja yang nyaman, aman dan bersih, meningkatkan produktivitas
& kualitas produk, serta menjaga keselamatan kerja
Target :
Mencapai target audit score 95% sesuai KPI Perusahaan
II. PELAKSANAAN Alur pelaksanaan 5R
Evaluasi Revisi standar Sosialisasi
Visualisasi
Start Pencapaian pembobotan Standar
hasil 5R
5R nilai 5R baru
1
Ringkas Inventaris
5
Struktur Rajin
2 + job Aktivitas
Rapi internal Follow up
Layout &
identitas temuan Bobot Penilaian 5R Office
3 B ef o re A f te r
Resik R in gk a s 2 1% R in g k a s 16%
4 Rapi 3 3% R ap i 25%
Rawat Peraturan
Standar R e s ik 1 5% R es ik 14%
internal
kebersihan Jadwal 5R R a w at 1 5% R aw a t 9%
internal R a jin 1 0% R ajin 36%
Kegiatan eskalasi / peningkatan 5R ini bertujuan agar 5R bisa menjadi culture / budaya
dalam bekerja dengan memberikan bobot penilaian besar pada point Rajin agar karyawan
lebih termotivasi untuk melakukan 5R.
RAW MODEL PERUSAHAAN
Departemen : Purchasing
Penangung Jawab Departemen : Sriyanti
PIC 5R Departemen : Yusdi Kurniawan PIC 5R
Pemilihan raw model 5R diperusahaan berdasarkan pencapaian hasil audit 5R terbaik
dinilai selama kurun waktu 1 tahun. Harapannya raw model ini bisa dijadikan tempat
benchmark bagi departemen lain dalam melaksanakan 5R
4
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
R1 - RINGKAS
Objective
Utilisasi / penggunaan ruangan maupun fasilitas optimal
Measurement
[Link] adanya temuan dokumen/identitas/instruksi kerja/pengumuman/info lain yang
obsolete.
[Link] peralatan kerja dan atau peralatan kebersihan sesuai kebutuhan.
3. Dokumen maupun peralatan yang tidak digunakan tidak ada di area kerja saat
bekerja.
[Link] barang yang digunakan maupun tidak digunakan jelas.
Kegiatan ringkas pelaksanaannya sebagai berikut:
No Aktivitas Ringkas Penanganan Barang
1 Mengidentifikasi barang yang sering dipakai, Barang diletakkan di posisi yang mudah
yakni frekuensi penggunaan barang sering dijangkau & mudah di akses
dan barang dibutuhkan dalam kerja sehari-
hari
2 Mengidentifikasi barang yang jarang dipakai, Barang diletakkan di sekitar area kerja
yakni barang yang pemakaiannya tidak
setiap hari, namun barang tersebut masih
digunakan
3 Barang / dokumen yang sangat jarang -Barang/ diletakkan di area transit/ tempat
dipakai/ tidak dipakai ataupun dokumen- penampungan sementara (TPS).
dokumen yang telah kadaluarsa/ obsolute -Untuk dokumen yang masa berlaku
baik itu barang internal/ eksternal dept. filingnya beberapa tahun disimpan di
vendor penyimpanan dokumen
Before After Before After
Barang-barang yang ada di area kerja dipastikan merupakan penunjang pekerjaan,
penambahan maupun pengurangan barang yang di gunakan sudah sesuai kebutuhan,
sehingga tidak ada barang yang berlebihan jumlahnya dan selalu ada upaya untuk menjaga
jumlah barang sesuai kebutuhan.
Management TPS (Tempat Penampungan Sementara)
Pengelolaan barang/ dokumen yang sangat jarang dipakai/ tidak dipakai, tiap departemen
menyediakan tempat penampungan sementara/ area transit. Untuk role area transit
diserahkan kepada masing-masing departemen disesuaikan dengan kebutuhan.
5
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
Berikut salah satu contoh transit area di bagian office purchasing:
Area
Office PIC
transit area
Gudang
In-Transit
Role Transit Area Office Purchasing:
1. Kedatangan barang diletakkan di transit area menggunakan palet (tidak boleh ada
barang yang diletakkan dilantai), selanjutnya barang akan diletakkan di rak oleh PIC area
2. Barang yang diletakkan tidak melebihi kapasitas
3. Barang harus diberi identitas
4. Ditetapkan satu orang PIC transit area
Internal Dept Eksternal Dept
What
(Item) Why How Why How
(Sasaran) (Aturan) (Sasaran) (Aturan)
Barang Agar mudah 1x24jam harus sudah 1x24jam harus
penyimpanan & diambil/ dimusnahkan sudah dikirim ke
pemilahannya Agar mudah bagian terkait
pendistribusian * Note 1
Dokumen Agar mudah -Dokumen recall nya ke bagian Maksimal
pencariannya penyimpanannya terkait penyimpanan
ketika maksimal 1 bulan (departemen dokumen
dibutuhkan - Dokumen yang akan lain)/ ke 1x24jam
mendadak di filing ke vendor supplier
maksimal penyimpanan
1x24jam
*Note 1: barang yang akan dikirim ke luar perusahaan dapat disimpan lebih dari 1x24jam
dengan menginformasikannya terlebih dahulu (mengisi formulir) ke PIC transit area.
Flow TPS di Purchasing
Barang di terima Dok tanda
vendor/ user dept terima
Brang diterima Barang diperiksa PIC
PIC TPS TPS (jumlah/ fisik)
T Y PIC TPS
Kembalikan ke Diletakkan di menginformasikan Dok tanda
Sesuai? terima
user/ vendor palet/ rak ke vendor/ user
untuk pengambilan
6
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
R2 - RAPI
Objective
Produktivitas & efisiensi waktu kerja
Measurement
[Link] barang teridentivikasi dengan jelas, serta diletakkan pada tempatnya
[Link] utilitas (kabel, selang) tertata rapi (diberi protector yang sesuai) dan tidak
ada yang menjuntai ke lantai
[Link] mencari & menemukan barang
[Link] layout ruangan kerja & jalur evakuasi
Kegiatan rapi dimulai dengan pengaturan layout kerja untuk mengatur penataan
meja, kursi, dan lain-lain dengan mempertimbangkan efektivitas kerja.
Denah lantai &
jalur evakuasi
ini dijadikan
standar di
setiap bagian
baik office/
produksi.
Denah Lantai & jalur evakuasi Denah Ruangan Purchasing Layout Ruangan Purchasing
Selanjutnya dibuat pedoman yang jelas dalam membuat penandaan untuk area, letak
mesin / alat, pipa utilitas dan ducting. Semua pedoman ini telah distandarisasi di prosedur
dengan nomer registrasi PT-Z454002B.
1. Penandaan Area
1.1. Area pejalan kaki / lalu lintas orang atau
batas area dengan ketentuan khusus (seperti di
laboratorium terdapat area yang harus
menggunakan jas lab & masker) diberi penandaan
berupa garis kuning dengan lebar 5 cm.
1.2. Area penerimaan, penempatan &
penyimpanan material : area penerimaan material
& racking area (di gudang), staging area, area
peletakkan palet / bak berisi produk, master box
dibuatkan penandaan berupa kotak putih dengan
lebar garis 5 cm
1.3. Area pengemasan tiap jalur yang terdiri dari : conveyor, meja,
carton sealer, roller dan timbangan dibuatkan penandaan berupa kotak
putih dengan lebar garis 5 cm.
2. Penandaan Status Ruangan
Penandaan status ruangan dilakukan dengan menempatkan label ruangan, seperti :
label ruang ‘Telah Dibersihkan’, ‘Sedang Proses’, ‘Untuk Dibersihkan’, mengacu pada
protap ‘Pemberian Identitas pada Ruangan, Alat/Mesin, Wadah dan Produk’ (lampiran
prosedur PT-C 554005)
7
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
3. Penandaan Untuk Mesin / Alat
3.1 Mesin/ Alat yang tidak bergerak
3.1.1. Untuk mesin / alat yang memiliki kaki,
seperti : mesin cetak, conveyor, dll., dibuatkan
penandaan berupa siku berwarna kuning di
sudut-sudut terluar mesin (lebar garis 5 cm).
3.1.2. Untuk mesin / alat yang tidak memiliki
kaki (seperti : timbangan, tong sampah, tablet
deduster,dispenser dll.) atau mesin yang
diberikan pondasi di bawahnya (seperti :
compressor, chiller, genset, dll.) dibuatkan
penandaan berupa kotak berwarna kuning
dengan lebar garis 5 cm.
3.1.3. Untuk barang-barang furniture (meja, lemari dokumen, lemari tempat minum,
lemari karyawan, dll) dibuatkan penandaan garis kuning dengan lebar garis 5 cm
khusus untuk furniture di ruang administrasi area Produksi, Gudang dan
Laboratorium tidak perlu dibuatkan penandaan.
3.2 Mesin/ Alat yang bergerak
3.2.1. Alat-alat transportasi 3.2.2. Vacuum
seperti forklift, transpalet, cleaner dibuatkan
handpalet, trolley, dll. tanda berupa kotak
dibuatkan penandaan berupa berwarna kuning
kotak berwarna kuning dengan tanda V di
dengan tanda silang (X) di tengahnya.
tengahnya (lebar garis 5 cm).
4. Standar untuk area Office
4.1. Mesin / alat yang tidak bergerak
(tempat sampah, dispenser, dll) ; mesin /
alat yang bergerak (trolley, dll) ; alat-alat
kebersihan (vaccum cleaner, dll) akan
dibuatkan penandaan kotak hitam dengan
lebar garis 2,5 cm. Khusus untuk barang
furniture (meja, lemari dokumen, lemari
tempat minum, dll) tidak perlu dibuatkan
penandaan.
4.2. Alat pemadam kebakaran (APAR,
Hydrant) yang tidak diletakkan dalam lemari
/ tempat khusus di dalam tembok dibuatkan
penandaan berupa kotak berwarna kuning
dengan arsir di tengah pada lantai di
bawahnya (lebar dan jarak arsir antar garis
5 cm).
8
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
5. Penomoran & Penandaan Status Mesin/ Alat
Diatur di dalam prosedur PT-Q 954001 & PT-C 554005 (sebagai lampiran)
Dipastikan bahwa semua barang dan peralatan pada tempatnya dan setiap tempat
ada identitasnya, kontrol atas barang dan peralatan kerja dapat di inventaris yang
dibuat oleh masing bagian & distandarkan
Before After 1 After 2
Before After 1 After 2
Before After Before After
9
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
R3 - RESIK
Objective
Tercipta area kerja yang bersih & nyaman
Measurement
[Link] barang & fasilitas (lantai, kaca, dinding, dll) bebas dari debu & bercak
[Link]/identitas/instruksi kerja/pengumuman/info lain masih jelas terbaca &
bersih
[Link] check list kebersihan
Kegiatan resik dilakukan untuk memastikan peralatan kerja maupun fasilitas
dalam kondisi siap pakai dan terjaga kebersihannya.
Pelaksanaan resik sendiri diprioritaskan untuk menemukan kotoran & mencari
sumber kotoran untuk kemudian dilakukan improvement terkait menghilangkan
sumber kotoran/ kontaminasi.
Di area produksi setiap mesin produksi yang sudah diterapkan TPM, aktivitas
pembersihan dilakukan rutin diawali dengan initial cleaning (pembersihan awal),
kemudian pembuatan mapping area mesin, dan dibuatkan check list cleaning mesin
sebagai standarisasi hasilnya. Setiap hari operator akan membersihkan mesin
berdasar check list tersebut.
Mapping area mesin yang susah
dibersihkan Check list cleaning mesin
Aktivitas resik di produksi saat
initial cleaning TPM
Mesin produksi Area produksi
10
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
(sampah non kertas, sampah kertas, sampah B3) Peralatan kebersihan
Standarisasi pemilahan sampah area office & produksi
R4 - RAWAT
Objective
Standarisasi 5R di area kerja
Measurement
[Link] 5R di area kerja
[Link] peralatan/ fasilitas kerja dalam kondisi yang baik
[Link] & monitoring aktivitas 5R
Fokus kegiatan rawat adalah pelaksanaan standarisasi penerapan Ringkas, Rapi,
Resik di tempat kerja, sehingga kondisi perbaikan yang telah tercapai dapat selalu
dipertahankan.
Sebagai media kontrol pelaksanaan 5R maka setiap Departemen diwajibkan memiliki
visual board.
Dalam penerapannya visual board 5R digabung dengan visual board Conim
perusahaan, hal ini merupakan kebijakan dari Committee dan pembuatan visual board
ini dilombakan secara berkala oleh Committee.
Why How What When Where Who
Latar belakang Penanggulangan Sasaran yang dituju Batas waktu Tempat PIC
Untuk meningkatkan Mengadakan lomba visual Adanya visual board
awareness terhadap board Conim di tiap untuk memonitoring W-4 July ‘13 Kalbe
pencapaian Conim department pencapaian Conim di Cikarang AWB
tiap department
Dokumentasi Lomba Visual Board Conim & 5R
11
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
Isi Visual Board:
[Link] & PIC Conim
[Link] Conim target vs actual
[Link] skill pemahaman Conim tiap karyawan
[Link] terbaik tiap bulan
[Link] apresiasi internal departemen
Note: Conim terdiri dari (5R, QCC, SS, QCP, PPS,
A3 Report) Check ist penilaian lomba visual board
R5 - RAJIN
Objective
5R menjadi budaya dalam bekerja
Measurement
[Link] score 5R dengan target 95%
[Link] internal departemen, formulir, instruksi kerja, sistem dokumentasi
[Link] jadwal rutin 5R (hari 5R & jam 5R)
[Link] up temuan audit (internal dept/ eksternal dept)
Kegiatan Rajin bertujuan untuk
memastikan setiap karyawan melakukan
Ringkas, Rapi& Resik secara
berkesinambungan, agar tercipta proses
Audit oleh masing-masing
PIC / penanggung jawab area
kerja yang sesuai standar dan menjadikan dilakukan setiap 2 minggu
standar kerja bagian dari budaya dalam
bekerja. Untuk menciptakannya diperlukan
Audit oleh Manajer
kontrol secara rutin dengan diadakan
internal audit & eksternal audit lintas
departemen
Departemen dilakukan 1
bulan sekali
Internal Audit 5R Audit insidentil / sidak oleh
Internal audit dilakukan oleh karyawan
departemen hingga senior manager
Departemen Head (Senior
Purchasing Manager)
Pelaksanaan audit oleh Setiap PIC mengisi check sheet
masing-masing PIC internal audit untuk category yang
menjadi tanggung jawabnya
area. Flow audit
mandiri dapat dilihat
Bila ada temuan, info ke PIC
pada gambar koordinator area dan buat
disamping. perbaikannya
Untuk temuan audit
yang ditindaklanjuti dan
termasuk kategori
improvement akan
PIC melakukan internal audit
dijadikan SS bagi 5R pada setiap area
karyawan tersebut. tanggung jawabnya
12
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
Selain itu juga dilakukan pergantian/ rolling
PIC untuk audit internal dengan tujuan agar
setiap PIC dapat mengerti & menjaga setiap
area di departemen.
Untuk jadwal rutin 5R dilakukan setiap hari
jumat & masing-masing karyawan akan
melakukan jam 5R 15 menit sebelum pulang
Eksternal Audit (Lintas
(Lintas Bagian)
Bagian) Follow Up Temuan Audit
Eksternal audit 5R dilakukan bulanan, Follow up temuan audit akan di verifikasi
sedangkan PIC audit eksternal adalah saat audit selanjutnya, jika temuan tidak
manager (setiap 4 bulan sekali) & di follow up akan mengurangi nilai audit
supervisor. Didalam pelaksanaan audit selanjutnya (ada didalam check list audit)
eksternal ini dikoordinasi oleh committee
& hasil audit eksternal inilah yang menjadi
parameter KPI Perusahaan (dimasukkan
juga dalam penilaian kinerja/ KPI )
Temuan & Follow Up Audit Eksternal
Jadwal Audit 5R Tahunan
Email Undangan Audit dari Committee Sumarry Audit Eksternal YTD
Contoh Temuan Audit
Audit dilakukan
dengan standar yang
ketat, bahkan meja
gompel sedikitpun
menjadi temuan audit
13
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
Indah
Objective
Menambah nilai seni didalam mengimplementasikan 5R
Measurement
1. Adanya variasi dalam penandaan/ pembuatan alat bantu pengimplementasian 5R
Seiring berjalannya implementasi Before After
aktivitas 5R kami mencoba untuk
memasukkan unsur seni/ keindahan
didalam penerapannya, dengan tujuan
pelaksanaan 5R ini menjadi lebih
menyenangkan dan enak dipandang
mata.
Berikut contoh-contoh implementasi
indah didalam menjalankan 5R
III. CHECK
Improvement terkait 5R
2012 total add foto viscon
4.111 SS terkait 5R standard
Pencapaian rata- Yearly Achievement 5R
100%
rata 5R dari tahun
90%
2010 – 2013 (YTD 72% 72% 75%
80% 70%
Agst) 70%
60%
50%
40%
30%
20%
10%
0%
2010 2011 2012 2013
Ytd Std
Prediksi Manfaat: Yearly % Discrepancy
Menurunnya 1.40% 1.23%
kejadian 1.20%
0.94%
discrepancy/ 1.00%
0.80% 0.67%
penyimpangan 0.53%
0.60%
produk dibarengi
0.40%
dengan score
0.20%
audit 5R yang
0.00%
meningkat 2010 2011 2012 2013
YTD
14
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
IV. ACTION
Sebagai apresiasi karyawan yang telah melakukan improvement 5R, kami sebagai
Committee melombakan 5R setiap 3 bulanan (Kualima Gathering) & memberikan
penghargaan tertinggi saat acara tahunan (Kualima Awards) kepada departemen yang
paling konsisten dalam menjalankan aktivitas 5R.
Ibu Sriyanti, mewakili Departemen
Purchasing untuk menerima hadiah
kategori 5R
Acara tahunan “Kualima Awards” sebagai ajang apresiasi kepada karyawan yang
senantiasa melakukan perbaikan, termasuk didalamnya area dengan 5R terbaik
PENUTUP
Mengingat pentingnya 5R sebagai landasan/ dasar dalam melakukan aktivitas
sesuai dengan standar management di perusahaan, maka kami selaku Committee
yang mewakili management dalam mengimplementasikan 5R di perusahaan akan
senantiasa melakukan improvement agar memberikan nilai tambah didalam
perusahaan, sesuai dengan visi misi yang telah ditetapkan.
Besar harapan kami untuk bisa menerima masukan-masukan dari ajang konvensi
ini sebagai bahan evaluasi kami untuk melakukan perbaikan.
Kedepannya kami harap penerapan 5R di perusahaan bisa menjadi salah satu
tempat benchmark bagi Kalbe Group pada khususnya dan perusahaan lain pada
umumnya untuk saling bertukar pengetahuan & pengalaman.
Berikut agenda pelaksanaan benchmark yang pernah dilakukan di PT Kalbe Farma
oleh PT ABC President yang difasilitasi oleh pihak WKM.
15
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
Before After
16
PT Kalbe Farma Tbk BO Cikarang – 5R
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XVII
dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2013
Before After
17