1.2.
BALOK
1.2.1. PENGERTIAN BALOK
Balok adalah bagian dari structural sebuah bangunan yang kaku dan dirancang untuk
menanggung dan mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom penopang. Selain itu ring
balok juga berfungsi sebag pengikat kolom-kolom agar apabila terjadi pergerakan kolom-kolom
tersebut tetap bersatu padu mempertahankan bentuk dan posisinya semula. Ring balok dibuat
dari bahan yang sama dengan kolomnya sehingga hubungan ring balok dengan kolom yang
bersifat kaku tidak mudah berubah bentuk. Pola gaya yang tidak seragam dapat mengakibatkan
balok melengkung atau defleksi yang harus ditahan oleh kekuatan internal material.
1.2.2. JENIS-JENIS BALOK
Beberapa jenis balok antara lain :
1. Balok sederhana bertumpu pada kolom diujung-ujungnya, dengan satu ujung bebas
berotasi dan tidak memiliki momen tahan. Seperti struktur statis lainnya, nilai dari semua
reaksi,pergeseran dan momen untuk balok sederhana adalah tidak tergantung bentuk
penampang dan materialnya.
2. Kantilever adalah balok yang diproyeksikan atau struktur kaku lainnya didukung hanya
pada satu ujung tetap
3. Balok teritisan adalah balok sederhana yang memanjang melewati salah satu kolom
tumpuannya.
4. Balok dengan ujung-ujung tetap ( dikaitkan kuat ) menahan translasi dan rotasi
5. Bentangan tersuspensi adalah balok sederhana yang ditopang oleh teristisan dari dua
bentang dengan konstruksi sambungan pin pada momen nol.
6. Balok kontinu memanjang secara menerus melewati lebih dari dua kolom tumpuan untuk
menghasilkan kekakuan yang lebih besar dan momen yang lebih kecil dari serangkaian
balok tidak menerus dengan panjang dan beban yang sama.
Balok terbagi dari beberapa macam, yaitu :
1. Balok kayu
Balok kayu menopang papan atau dek structural. Balok dapat ditopang oleh balok induk, tiang,
atau dinding penopang beban.
2. Balok baja
Balok baja menopang dek baja atau papan beton pracetak. Balok dapat ditopang oleh balok
induk ( girder ), kolom, atau dinding penopang beban.
3. Balok beton
Pelat beton yang dicor di tempat dikategorikan menurut bentangan dan bentuk cetakannya.
BALOK KAYU
Dalam pemilihan balok kayu, factor berikut harus dipertimbangkan : jenis kayu, kualitas
structural, modulud elastisitas, nilai tegangan tekuk,nilai tegangan geser yang diizinkan dan
defleksi minimal yang diizinkan untuk penggunaan tertentu. Sebagai tambahan , perhatikan
kondisi pembebanan yang akurat dan jenis koneksi yang digunakan.
1. Balok kayu laminasi lem
Kayu laminasi lem dibuat dengan melaminasi kayu kualitas tegang ( stress grade)
dengan bahan adhesive di bawah kondisi yang terkontrol, biasanya parallel terhadap urat kayu
semua lembaran. Kelebihan kayu laminasi lem dibandingkan kayu utuh secara umum yaitu
batas tegangan yang lebih besar, penampilan yang lebih menarik dan ketersediaan bentuk
penampang yang bera
gam. Kayu laminasi lem dapat disatukan ujung-ujungnya dengan sambungan scarf dan finger
sesuai panjang yang diinginkan, atau dilem ujung-ujungnya untuk lebar atau kedalaman yang
lebih besar.
Gambar 14. Balok kayu laminasi lem
2. Balok kayu berserat parallel
Kayu berserat parallel atau disebut Parallel Strand Lumber ( PSL ) adalah kayu structural
yang dibuat dengan mengikat serat-serat panjang kayu bersama dibawah panas dan tekanan
dengan menggunakan adhesive kedap air. PSL adalah produk hak milik di bawah merek
dagang Parallam, digunakan sebagai balok dan kolom pada konstruksi kolom-balok dan balok,
header, serta lintel pada konstruksi rangka ringan.
Gambar 15. Balok kayu berserat paralel
3. Balok kayu veneer berlaminasi
Kayu veneer berlaminasi atau Laminated Veneer Lumber ( LVL ) adalah produk kayu yang
dibuat dengan mengikat lapisan tripleks secara bersama dibawah panas dan tekanan
menggunakan bahan adhesive kedap air. Mempunyai urat serat kayu arah longitudinal yang
seragam menghasilkan produk yang kuat ketika ujungnya dibebani sebagai balok atau
permukaannya dibebani sebagai [Link] digunakan sebagai header dan balok
Kegunaan Balok KayuBalok kayu biasanya di gunakan pada kontruksi banguna seperti pada
balok bangunan dan pada atap.
BALOK BAJA
Balok induk, balok, kolom baja structural digunakan untuk membangun rangka
bermacam-macam struktur mencakup bangunan satu lantai sampai gedung pencakar langit.
Karena baja structural sulit dikerjakan lokasi ( on-site ) maka biasanya dipotong, dibentuk, dan
dilubangi dalam pabrik sesuai spesifikasi disain. Hasilnya berupa konstruksi rangka structural
yang relative cepat dan akurat. Baja structural dapat dibiarkan terekspos pada konstruksi tahan
api yang tidak terlindungi, tapi karena baja dapat kehilangan kekuatan secara drastic karena
api, pelapis anti api dibutuhkan untuk memenuhi kualifikasi sebagai konstruksi tahan api.
Balok baja berbentuk wide-flange ( W ) yang lebih efisien secara structural telah menggantikan
bentuk klasik I-beam ( S ). Balok juga dapat berbentuk channel ( C ), tube structural,
Gambar 16. Balok baja
BALOK BETON
Balok beton pada umumnya memiliki konstruksi yang sama dengan kolom beton tapi
yang membedakannya yaitu bentuk bentangan. Bentuk bentangan kolom vertical dan bentuk
bentangan balok horizontal.
Elemen atau Struktur yang menyusun balok juga sama seperti kolom yaitu besi dan
beton.
Gambar 17. Pekerjaan balok beton
2.2.2 ELEMEN PENYUSUN BALOK
1. beton
beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat
dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri
dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air.
Gambar 18. Struktur balok beton
2. Besi
Besi adalah sebuah struktur yang terbuat dari baja yang memiliki fungsi sebagai salah
satu struktur penyusun pada balok.
Gambar 19. besi
Ukuran besi di pasaram:
8 mm, 10mm, 12 mm, 18mm, 24 mm, 32mm