0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
164 tayangan3 halaman

Metode Segmentasi Pasar dalam Bisnis

Dokumen tersebut membahas beberapa metode pemilihan target pasar yang umum diterapkan perusahaan untuk melakukan segmentasi pasar, yaitu single-segment concentration, selective specialization, market specialization, product specialization, dan full market coverage beserta contoh penerapannya.

Diunggah oleh

Rebeka Hutauruk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
164 tayangan3 halaman

Metode Segmentasi Pasar dalam Bisnis

Dokumen tersebut membahas beberapa metode pemilihan target pasar yang umum diterapkan perusahaan untuk melakukan segmentasi pasar, yaitu single-segment concentration, selective specialization, market specialization, product specialization, dan full market coverage beserta contoh penerapannya.

Diunggah oleh

Rebeka Hutauruk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kemudian yang akan saya bahas adalah mengenai bagaimana

bisnis anda bisa melakukan segmentasi untuk menggaet target


market secara tepat? Berikut adalah beberapa contoh &
metode pemilihan target pasar yang umum diterapkan di
dunia:

1. Single-Segment Concentration
Dalam metode ini, perusahaan hanya fokus pada satu
segmen pasar saja. Kelebihan menggunakan model ini
adalah jika perusahaan sudah kuat dalam segmen tersebut,
maka para kompetitor tidak mudah untuk mengambil
customernya. Namun metode ini juga memiliki kekurangan,
yaitu jika segmen tersebut sudah tidak dapat menggunakan
produknya, maka perusahaan akan loss karena hanya
memiliki satu segmen pasar saja. Jadi lingkup
penjualanannya itu terbatas.

Contohnya :

 Perusahaan DUCATI mereka memproduksi motor yang eksklusif


dan limited karena dari segi harga yang mahal dan diperuntukan
untuk kalangan atas.
 Perusahaan mobil FERRARI pun sama halnya dengan DUCATI
yang memproduksikan mobilnya dengan ruang lingkup yang kecil
tidak banyak orang yang menggunakannya karena harganya yang
mahal dan produksi yang terbatas.
2. Selective Specialization
Metode ini memungkinkan perusahaan memiliki segmen
pasar lebih dari satu. Dari beberapa segmen pasar tersebut,
ada kemungkinan tidak ada hubungannya sama sekali antara
satu dengan yang lain. Maka untuk soal sumber daya
manusianya dapat dibagi untuk menangani beberapa
segmen tersebut.

Contohnya :
 Perusahaan baju ZARA, Produk baju tersebut dikhususkan hanya
untuk perempuan namun untuk meningkatkan segmentasi,
perusahaan tersebut membuat produksi baru dengan nama ZARA
for men. Jadi mereka memproduksi kan baju untuk para pria juga.
 Seperti Produk susu HILO. Produk tersebut mempunyai target
market untuk orang usia remaja dan lansia. Untuk remaja
dikhususkan untuk meninggikan badan dan lansia di khususkan
untuk pencegahan osteoporosis.
3. Market Specialization
Dengan metode ini, perusahaan hanya fokus untuk
menyediakan kebutuhan satu pasar saja. Reputasi dari
perusahaan akan terus-menerus naik di pasar tersebut. Dan
bukan tidak mungkin, semua produk dari perusahaan akan
digunakan oleh semua lapisan dari pasar tersebut.
Jangkauannya lebih luas.

Contohnya :

 Seperti perusahaan NIKE mereka memproduksi bukan hanya sepatu


namun juga dari segi pakaian, celana, topi, sandal, kaus kaki, dan
produksi barang lainnya yang dapat dipakai oleh semua lapisan
masyarakat.
 Perusahaan P&G (Procter & Gamble) Selain terkenal dengan
barang-barang konsumsinya seperti sampo Pantene, Head and
Shoulders, dan Rejoice, P&G juga memproduksi parfum Hugo Boss
dan Gucci. Mereka memproduksi pula produk perawatan kulit SK-
II dan Olay serta produk busana Dolce&Gabbana. Sama seperti
NIKE produk P&G bisa dipakai disemua lapisan masyarakat.
4. Product Specialization
Dengan metode ini, perusahaan hanya fokus pada satu
produk saja. Dengan mengusung keunggulan produk
tersendiri, maka reputasi yang kuat pun bisa didapat. Namun
dengan metode ini, perusahaan harus lebih kreatif lagi
dengan produknya. Karena kunci suksesnya terletak pada
kreatifitas perusahaan untuk menyajikan produknya. Jadi
produk perusahaan tersebut memiliki banyak jenis.
Contohnya :

 Seperti produk PEPSODENT ada pepsodent ”expert protection”


butiran-butiran halus yg mampu membersihkan hingga ke sela-sela
gigi, bakteri dan plak hingga 24 jam. “Complete + Gum Care”
diperuntukan untuk mencegah gigi berlubang. “Sensitive Expert”
mampu mengurangi rasa ngilu dalam 30 detik. Jadi itulah jenis-
jenis produk pepsodent yang memiliki banyak jenis dan kreatif
dengan memberikan keunggulan-keunggulan pada produknya.
 Contoh lainnya ada PANTENE yang mempunyai keunggulan
produk seperti pantene anti ketombe, rambut rontok, menghitamkan
rambut, memperbaiki rambut bercabang dll.
5. Full Market Coverage
Dengan metode ini, perusahaan menentukan target bahwa
dia harus melayani seluruh segmen dengan produk yang
dibutuhkan segmen tersebut. Namun untuk metode ini jarang
dilakukan mengingat dibutuhkannya sumber daya dan biaya
yang tidak sedikit. Jadi tidak ada batasan dari kalangan
ekonomi.

Contohnya :

 Produk TEH BOTOL yang sering kita jumpai disetiap supermarket.


Semua kalangan dapat membelinya karena memang produk teh
yang satu ini sudah melekat pada masyarakat. Bisa dibeli oleh
kalangan apasaja.
 Lalu ada produk hape MITO, memang mempunyai target dengan
melayani seluruh segmen. Memberikan kesempatan bagi
masyarakat ekonomi rendah agar bisa mempunyai hape android
juga. Karena hape mito ini mempunyai harga yang bisa dijangkau
oleh semua lapisan masyarakat

Anda mungkin juga menyukai