MACAM-MACAM SENSOR
Disusun Oleh :
WHILDAN AKBAR
NIM : 1641150006
KELAS D4 SKL 1-E
PROGRAM STUDI SISTEM KELISTRIKAN
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2018
A. Proximity Sensor
Proximity sensor merupakan sensor yang digunakan untuk mendeteksi suatu obyek
benda berdasarkan jarak benda tersebut terhadap sensor. Proximity sensor ini akan
mendeteksi obyek benda dengan jarak yang cukup dekat berkisar 1 mm sampai
beberapa centimeter dari sensor. Sensor ini sering diimplementasikan pada industry
pabrik, perkantoran, dunia robot, dan lain-lain.
Berdasarkan penggunaanya, sensor proximity merupakan sensor yang mampu
mendeteksi keberadaan suatu obyek logam maupun non logam tanpa menggunakan
kontak fisik.
Jenis-Jenis Proximity Sensor
Sensor proximity ini memiliki 3 jenis sensor sesuai dengan kebutuhan sebagai
berikut:
• Proximity Inductive.
Jenis sensor ini digunakan untuk mendeteksi adanya
sebuah logam. Sensor ini akan bekerja apabila
terdapat suatu tegangan sumber, dan isolator pada
sensor akan membangkitkan sebuah medan magnet
dengan frekuensi tinggi. Dengan proses ini, apabila
terdapat sebuah bahan logam yang terdeteksi oleh
permukaan sensor maka medan magnet yang di
hasilkan akan berubah dan perubahan ini yang akan
membuat sensor memberikan sinyal.
• Proximity Capacitive.
Sensor ini sedikit berbeda dengan sensor
inductive, sensor ini tidak hanya dapat
mendeteksi benda logam saja tetapi juga bisa
mendeteksi benda non logam dengan
mengukur perbedaan kapasitansi medan
listrik pada kapasitor. Penggunaan sensor ini
biasanya digunakan pada bagian belakang
mobil untuk memudahkan mengatur posisi
parker sebuah kendaraan.
• Proximity Optic Sensor.
Sensor proximity optik ini mendeteksi
keberadaan suatu obyek dengan cahaya
biasnya atau pantulan cayaha(refleksi) yaitu
infra red. Bila terdapat benda dengan jarak
yang cukup dekat dengan sensor, maka cahaya
yang terdapat pada sensor akan memantul
kembali pada penerima(receptor) sehingga
penerima akan menangkap sinyal tersebut
sebagai tanda bahwa ada obyek yang melewati
sensor. Salah satu implementasi sensor
proximity optik ini yang paling dekat dengan
keseharian kita adalah pada penggunaan touch
screen pada ponsel.
B. Sensor cahaya
Sensor cahaya, seperti namanya sensor ini digunakan terhadap objek-objek yang
memiliki bentuk warna atau cahaya, yang diubah menjadi daya yang berbeda-beda.
Sensor cahaya terdiri dari 3 macam kategori:
· Fotovoltaic, prosedur kerja dari sensor ini yaitu, mengubah energi sinar
langsung menjadi energi listrik, dengan adanya penyinaran cahaya akan
menyebabkan pergerakan elektron dan menghasilkan tegangan.
· Fotokonduktif (fotoresistif ), sensor ini memberikan perubahan tahanan
(resistansi) pada sel-selnya. prinsip kerjanya, semakin tinggi intensitas cahaya
yang terima sensor, maka akan semakin kecil pula nilai tahanannya.
· Fotolistrik, sensor yang berprinsip kerja berdasarkan pantulan karena
perubahan posisi/jarak suatu sumber sinar (inframerah atau laser) ataupun
target pemantulnya, yang terdiri dari pasangan sumber cahaya dan penerima.
Salah satu contoh sensor cahaya adalah LDR (Light Dependent Resistor)
Sensor ini berfungsi untuk mengubah itensitas cahaya menjadi hambatan listrik.
Prinsip kerja dari LDR (Light Dependent Resistor) yaitu, semakin tinggi intensitas
cahaya yang mengenai permukaan LDR (Light Dependent Resistor) maka hambatan
listrik yang dihasilkan semakin besar, dan sebaliknya. Sensor ini dapat
diimplementasikan dalam pembuatan lampu otomatis. Lampu yang secara otomatis
hidup dimalam hari, dan mati disiang hari. Lampu hidup dikarenakan intensitas
cahaya yang terbaca oleh sensor sangatlah minim, dan sebaliknya.
• Sensor Cahaya Fotokonduktif
Sensor cahaya tipe fotokonduktif akan memberikan perubahan resistansi pada
terminal outputnya sesuai dengan perubahan intensitas cahaya yang diterimanya.
Sensor cahaya tipe fotovoltaik ini ada beberapa jenis diantaranya adalah :
LDR (Light Depending Resistor)
Photo Transistor
Photo Dioda
LDR (Light Depending Resistor)
LDR (Light Depending Resistor)
LDR adalah sensor cahaya yang memiliki 2 terminal output, dimana kedua terminal
output tersebut memiliki resistansi yang dapat berubah sesuai dengan intensitas
cahaya yang diterimanya. Dimana nilai resistansi kedua terminal output LDR akan
semakin rendah apabila intensitas cahya yang diterima oleh LDR semakin tinggi.
• Photo Transistor
Photo transistor
Photo transistor adalah suatu transistor yang memiliki resistansi antara kaki kolektor
dan emitor dapat berubah sesuai intensitas cahaya yang diterimanya. Photo
transistormemiliki 2 terminal output dengan nama emitor dan colektor, dimana nilai
resistansi emeitor dan kolektro tersebut akan semakin rendah apabila intensitas cahaya
yang diterim photo transistor semakin tinggi.
• Photo Dioda
Photo dioda adalah suatu dioda yang akan mengalami perubahan resistansi pada
terminal anoda dan katoda apabila terken cahaya. Nilai resistansi anoda dan katoda
pada photo dioda akan semakin rendah apabila intensitas cahaya yang diterima
photodioda semkin tinggi.
Sensor Cahaya Infra Merah
Sensor cahaya infra merah adalah sensor cahaya yang hanya akan merespon
perubahan cahaya inframerah. Sensor cahaya infra merah pada umumnya berupa
photo ttransistor atau photo dioda. Dimana apabila sensor cahaya infra merah ini
menerima pancaran cahaya infra merah maka pada terminal outputnya akan
memberikan perubahan resistansi. Akan tetapi ada juga sensor cahaya yang telah
dibuat dalam bentuk chip IC penerima sensor infra merah seperti yang digunakan
pada penerima remote televisi. Dimana chip IC sensor infra merah ini akan
memberikan perubahan tegangan output apabila IC sensor infra merah ini menerima
pancaran cahaya infra merah. Berikut adalah bentuk dari IC sensor infra merah
tersebut.
• Sensor Cahaya Ultraviolet
Sensor cahaya ultraviolet merupakan sensor cahaya yang hanya merespon perubahan
intensitas cahaya ultraviolet yang mengenainya. Seonsor cahaya ultraviolet ini akan
memberikan perubahan besaran listrik pada terminal outputnya pada saat menerima
perubahan intensitas pancaran cahaya ultraviolet. Sensor cahaya yang populer salah
satunya UVtron. Modul sensor cahaya UVtron akan memberikan perubahan tegangan
output pada saat sensor UVtron menerima perubahan intensitas cahaya ultraviolet.
Berikut adalah bentuk modul sensor cahaya UVtron.